NovelToon NovelToon
PRIA LUMPUH PILIHANKU

PRIA LUMPUH PILIHANKU

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik / Anak Yatim Piatu / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:667.6k
Nilai: 4.6
Nama Author: Naryati

Aku tak mau menikah Oma jadi jangan paksa aku untuk segera nikah lagian mana ada wanita yang bersedia bersanding dengan pria lumpuh sepertiku?" Rakha berteriak pada sang Oma..

Rakha Alexander seorang lelaki yang begitu tampan dan juga pewaris kekayaan sang Ayah. Namun nasibnya naas saat mengalami kecelakaan tujuh tahun silam sehingga membuat kakinya lumpuh...

Sang Oma ingin supaya Rakha menikah dengan tak tik yang dia bisa akhirnya membawa seorang gadis yatim piatu bernama Azahra Ayu Pratiwi untuk menjadi istri buat Rakha apakah kira kira keduanya mau terikat dalam ikatan pernikahan ataukah keduanya sama sama akan menolaknya. Ikuti terus ya insyaallah update tiap hari...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 06

Oma Widya pulang dengan bahagia karena pada akhirnya apa yang ingin dia dapatkan bisa dia raih..

"Aku harus memberitahu Rakha pasti dia senang."

Oma Widya mengetuk pintu kamar Rakha dan tak lama kemudian terdengar suara Rakha di dalam kamarnya..

"Selamat malam cucu Oma, Oma punya kabar bahagia untuk kamu sayang."

Rakha pun bingung dengan ucapan sang Oma yang selalu saja terkadang membuatnya bingung dengan semua yang dia inginkan..

"Apa Oma?" tanya Rakha lirih..

"Oma telah menemukan gadis yang tepat untuk kamu Rakha dan dia bersedia menikah denganmu."

Rakha langsung kaget setelah mendengar ucapan Oma Widya yang mengatakan bahwa dirinya telah menemukan seorang wanita untuknya?

"Oma pliss Rakha gak mau menikah Oma tolong Oma jangan paksa Rakha. Lihatlah gadis mana yang mau menikahi lelaki cacat dan tak berguna seperti aku Oma. Enggak Oma Rakha gak mau." Rakha pun marah setelah mendengarkan ucapan sang Oma...

Hati Oma Widya serasa hancur di bentak oleh Rakha dan tak terasa bulir bening mulai menetes membasahi kedua pipinya yang sudah mulai menua..

"Rakha,,, Oma hanya ingin mencarikan yang terbaik untuk kamu Nak,karena gak selamanya Oma bisa jagain kamu Oma sudah semakin tua Rakha dan umur Oma gak tahu sampai kapan. Oma minta kabulkan permintaan terakhir Oma ya Nak menikahlah dengan wanita pilihan Oma."

Rakha yang melihat Oma Widya menangis dan mendengarkan ucapannya pun merasa bersalah mungkin benar apa yang di katakan sang Oma bahwa Rakha juga perlu seseorang yang bisa menemaninya namun adalah wanita yang akan tulus merawatnya? ataukah wanita itu mau menikah hanya karena harta?

Rakha pun menggenggam tangan Oma Widya dengan lembut..

"Oma jangan bersedih lagi ya maafkan Rakha yang tanpa sengaja membentak Oma. Tak seharusnya Rakha begitu. Oma tapi wanita mana yang mau menikah sama Rakha? Pasti wanita itu gak tahu tentang kondisi Rakha yang sebenarnya."

Hati Rakha pun mulai bimbang.

"Dia sudah tahu Rakha dan dia menerimamu apa adanya. Dia juga seorang wanita yang sangat cantik berbudi pekerti yang bagus untuk itu Oma menginginkan dia yang menjagamu karena Oma yakin dia akan menjadi istri yang baik untukmu. Kamu mau ya mengambulakan keinginan Oma?"

Rakha pun bingung rasanya seperti mimpi jika dia harus menikahi wanita yang tak dia kenal,namun jika dia menolak pasti akan membuat Oma kecewa karena Rakha tahu Oma pasti telah memikirkan ini matang matang..

"Baiklah Oma aku ikuti saja mau Oma bagaimana? Tapi apakah Oma yakin wanita itu tak akan meninggalkan aku ketika dia melihat aku dengan kondisi yang seperti ini?" Rakha pun bertanya memastikan bahwa apa yang dia pikirkan salah...

"Oma yakin Nak dia adalah gadis yang luar biasa dia tak akan pernah mengingkari apa yang telah dia katakan."

Oma Widya pun merasa lega karena pada akhirnya Rakha mau menerima perjodohan ini,perjodohan yang begitu membuat hati Rakha dag dig dug..

🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤🖤

Beberapa Minggu kemudian Zahra menemui Pak Hendra untuk mengatakan bahwa dirinya akan keluar dari perjaannya.

"Pak Hendra bisa minta waktu sebenta?" tanya Zahra lirih..

"Ada apa Za kamu bilang aja jika memang ada yang bisa saya bantu pasti akan saya bantu?" jawab Pak Hendra sembari tersenyum...

"Maaf Pak sepetinya Za akan keluar dari toko Bapak."

"Loh kenapa mendadak Za apakah gaji yang Bapak kasih kurang? Kalau gitu akan Bapak tambahin tapi kamu jangan keluar ya." Pak Hendra tetap ingin mempertahankan Zahra di tokonya...

"Bukan itu Pak masalahnya,tapi Minggu depan insyaallah saya akan menikah dan tak mungkin jika saya harus bekerja lagi karena Za ingin fokus urus suami." Jawab Zahra sembari tertunduk..

Pak Hendra kaget bukan kepalang...

"Apa menikah?" tanya Pak Hendra lagi..

Zahra pun mengangguk..

Tak lama setelah itu ada seorang pemuda yang tampan namanya Gerry dia adalah anak dari Pak Hendra yang kebetulan sedang mengunjungi sang Ayah..

"Assalamualaikum.." ucap Gerry ketika masuk kedalam ruangan sang Ayah..

"Waalaikumsalam." jawab Pak Hendra dan Zahra secara bersamaan..

Setelah Gerry datang Zahra pun berpamitan untuk keluar ketika tatapan Gerry bertemu dengan Zahra hatinya langsung bergetar karena ketika melintasi Zahra membungkukan sedikit badannya sebagai tanda menghormati..

"Yah dia siapa? Gila cantik banget. Kenapa Ayah gak pernah bilang kalau punya karyawan secantik itu kalau gitu kan Gerry akan sering kesini?" ucap Gerry nyerocos gak jelas...

"Huss dia sudah mau menikah sebentar lagi jangan di ganggu dasar buaya." ucap Pak Hendra yang sangat paham dengan putranya yang satu ini pasalnya dia sering gonta ganti pacar...

"Yah kok dia nikah si? Ayah ini gak asik seharusnya kenalin dulu sama Gerry sebelum dia memutuskan untuk menikah. Hufss punya Ayah gak pengertian."

"Kamu kesini mau apa? gak cuma mau ngomong itu kan? Kalau iya sudah sana kamu keluar Ayah pusing dengerin ocehan kamu yang gak penting itu." Pak Hendra memang selalu bersikap keras sama kedua putranya bukan berati dia gak menyayangi mereka..

"Ih punya Ayah kok gini amat ya? Ada karyawan cantik gak di kenalin ke aku,eh sekarang malah ngusir." Gerry terus saja ngndumel membuat Pak Hendra pun terkekeh..

"Terus anak Ayah yang paling ganteng ini mau apa kesini? Habis kamu si playboy makanya Zahra gak aku kenalin sama kamu."

"Namanya Zahra Yah? cantik seperti orangnya.

Ayah aku mau minta di beliin mobil baru Yah,masa cucu Oma Widya Wijaya pemilik perusahaan terbesar di Indonesia mobilnya jelek." ucap Gerry sembari menatap Ayahnya..

"Ya sudah nanti Ayah beliin. Kalau udah gak ada urusan lagi pulang sana Ayah pusing dengarin kamu ngomel terus." Pak Hendra pun mengusir Gerry dengan paksa..

"Iss Ayah macam apa ini? Ya sudah Yah salamin buat Zahra ya bilang sama dia menikahnya sama aku aja." Gerry pun berlari keluar dan tanpa sengaja hampir menabrak Zahra..

"Maaf Zahra aku gak sengaja,tapi kamu gak apa apa kan?" tanya Gerry dengan lembut..

"Maaf kita bukan mahram jadi gak usah pegang pegang." ucap Zahra sembari menunduk kemudian pergi meninggalkan Gerry yang sedang menatapnya bak serigala yang ingin menerkam mangsanya..

"Cantik benar benar cantik. Aku harus mendapatkannya bagaimanapun caranya." Gerry pun menyunggingkan senyuman kemudian pergi meninggalkan toko bunga milik Ayahnya..

Di kediaman Wijaya...

Rakha masih bingung memikirkan siapa wanita yang hendak di nikahinnya Minggu depan bagaimana wajahnya dan seperti apa orangnya. Namun Rakha justru teringat kembali pada Zahra gadis yang menolongnya waktu dia hendak jatuh di taman..

"Kenapa malah bayangan gadis itu yang ada di fikiranku? lagian itu kan cuma kebetulan mana mungkin dia calon istriku." Rakha pun tersenyum sendiri membayangkan seandainya itu terjadi...

Oma Widya pun melihat Rakha tersenyum sangat bahagia Oma Widya berharap seterusnya Rakha akan tetap tersenyum..

1
Nayche
kak,disetiap kalimat dan juga percakapannya,tolong pake tanda koma ya,soalnya kayak aneh,agar para pembaca lainnya ngerti,oh iya jangan terlalu banyak menggunakan kata 'pun' disetiap kalimat,coba dengan kata-kata lain
Herli Herliyani
Luar biasa
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya nya
teruslah berkarya dan sehat selalu 😘
Yunerty Blessa
aduh sudah tamat 🤔🤔
Yunerty Blessa
tahniah buat kehamilan Zahra..
Yunerty Blessa
semoga kali ni kau yang akan celaka
Yunerty Blessa
semoga saja Amar bisa sembuh......
Yunerty Blessa
sweet nya Rakha.....
Amar pasti positif HIV..... kerana suka gonta ganti perempuan yang dicelup nya 🤭
Yunerty Blessa
seperti nya Zahra hamil tu Rakha
Yunerty Blessa
aduh Gerry 🤦‍♀️ kenapa tidak jujur saja
Yunerty Blessa
Gerry jadi pahlawan Helena....satu kesempatan emas buat ambil hati Helena... semangat Gerry..
Yunerty Blessa
semoga berjodoh ya Gerry dan Helena
Yunerty Blessa
tidak tahu malu Anjani....
Yunerty Blessa
baguslah kalau gitu pendirian mu Rakha
Yunerty Blessa
semoga bahagia selalu Rakha dan Zahra
Yunerty Blessa
itu menurut mu Anjani bukan menurut Rakha 😏😏
Yunerty Blessa
senangnya Zahra dah sedar.....
Yunerty Blessa
baguslah Gerry kau mengalah semoga ketemu seperti Zahra ya....
Yunerty Blessa
Gerry telfon saja pak polisi supaya ditangkap dan dinikahkan....jadi Amar dan Amelia biar sah
Yunerty Blessa
Anjani seorang pemuaz nafsu hanya untuk imbalan.... dasar gila dan matre....rugi Rakha kalau kembali kepada Anjani 😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!