Hay! Novel PYTT sedang tahap revisi dan author akan melanjutkan kembali ceritanya. Ada sedikit perubahan, jangan lupa tinggalkan jejak.
Menceritakan kisah seorang gadis yang berteman dengan makhluk lain (Hantu). Perjalanan keduanya di bumbui dengan kisah cinta dan persahabatan. Dimana nanti mereka akan menuntaskan sebuah kasus (Hal mistis) yang menghampiri keempatnya.
Bagaimana kisahnya, silahkan baca.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Berrybunny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 6
"Astaga lupa! Aku kan mau ambil air," ucap Naya dengan menepuk keningnya.
"Hati hati di atas lemari dapur lo ada penghuninya," ucap Erick pada Naya.
Naya pun terhenti setelah mendengar ucapan dari Erick dan langsung berputar kearah Erick.
"Ah kamu ngaco, mana ada hantu dirumah aku. Rumah aku itu anti hantu okay," ucap Naya sambil memegang pundak nya.
'Anti anti kalo anti gue gak bakalan disini pea," gumam Erick.
"Terus kenapa lo gak kedapur," ucap Erick.
"Gak jadi udah gak haus," jawab Naya menuju kekasur nya.
"Bilang aja kalo lo itu takut kan," ledek Erick pada Naya.
"Kata siapa, sok tahu kamu," jawab Naya dengan gugup.
"Ok kalo gitu coba ambil air sekarang kalo gak takut," tantang Erick.
"Baiklah siapa takut," jawab Naya.
Naya pun akhirnya pergi kedapur walau dia takut dengan yg di ucapkan Erick. Naya terus berjalan menuruni anak tangga sampai kebawah dan Langsung menuju dapur.
Sesampainya didapur, Erick mulai usil dengan menjahili Naya. Naya yg melihat ada yg terbang terbang putih pun ketakutan. Naya berteriak dengan sangat keras.
Erick yg melihat itu tertawa terpingkal pingkal menyaksikan Naya yg ketakutan. Disaat Naya akan naik lagi kekamar nya Erick muncul didepan Naya dan hampir saja membuat Naya terjatuh dari tangga.
Sebelum itu terjadi Erick dengan sigap langsung menangkap Naya.
Deg ... deg ...deg... suara detakan jantung Naya saat saling bertatapan dengan Erick yg hanya tinggal beberapa senti lagi dari wajah Erick.
"Lo gpp?" tanya Erick.
"Gpp aku cuman kaget aja," jawab Naya dengan muka yg pucat.
"Ya udah aku kekamar duluan," sambung Naya sambil berjalan menuju kekamarnya.
Sesampainya dikamar, Naya merasa takut namun dia juga terlihat bahagia karena dia dekat dengan cowok yg membuat nya tidak karuan. Di sisi lain, Erick pun sama dia merasa aneh dengan perasaannya. Erick senyum senyum sendiri di luar rumah sambil melihat si mbak Kun yg ada dipohon mangga depan rumah Naya.
"Hihihihihihihi..., kenapa kamu senyum senyum sambil melihat saya?" tanya mbak Kun pada Erick.
"Apakah kamu suka padaku?" sambungnya.
"Idih, siapa juga yg suka sama lo Kunti jelek, buluk."
"Bilang aja kalo suka, gak usah malu aku mau kok jadi pacar kamu," ucap mbak Kun.
"Tau ahk males gue ngomong sama lo hantu buluk," ucap Erick.
"Hey kamu juga hantu sama seperti saya," omel mbak Kun.
"Asal lo tahu walau gue hantu tapi gue tetep ganteng, gak kayak lo Kunti jelek," jawab Erick.
Erick pun kembali masuk kedalam rumah Naya dan meninggalkan mbak Kun sendiri. Mbak Kun yg dibilang begitu kesal dengan omongan yg dilontarkan Erick.
"Huh dasar hantu sok ganteng, eh tapi emang bener sih dia ganteng," gerutu mbak Kun.
...----------------...
Erick masuk kedalam kamar Naya, dan sesampainya dikamar ternyata Naya telah tertidur dengan sangat pulas. seperti biasa Erick selalu memperhatikan wajah Naya yg menurut nya membuat Erick nyaman pada Naya.
Pagi pun tiba. Naya bangun dari tidurnya dan langsung menuju kekamar mandi. Setelah mandi Naya turun kebawah untuk sarapan.
Sesampainya dibawah Naya tidak melihat Erick dimana pun. Naya pun mencari keberadaan Erick.
'Di mana cowok itu, pagi pagi udah ngilang kayak hantu aja,' gumam Naya.
Naya terus mencari keberadaan Erick. dan sampai lah Naya di taman belakang rumahnya. Ternyata Erick berada di sana sedang berbincang bincang dengan penghuni taman belakang.
Naya yg melihat Erick berbicara sendiri pun langsung menghampiri Erick dan bertanya.
"Hey kamu ngapain bicara sendiri?" tanya Naya pada Erick.
"Ciee samperin tuh sama mbak Naya yg cantik sama baik hati." Goda hantu penghuni tesebut pada Erick.
"Apaan sih," jawab Erick.
"Hey di tanya malah bicara sendiri lagi," ucap Naya.
"Gak ngapa ngapain cuman jalan jalan doank," jawab Erick.
"Ouh, ya udah yok berangkat sekolah," ucap Naya.
"Lo duluan aja, gue ada urusan sebentar," jawab Erick.
"Ok deh."
Naya pergi ke sekolah dan sesampainya di sana Naya bercerita pada Dara tentang Erick. Dara pun merasa senang dan tidak senang karena jika Naya tahu Erick bukan manusia melainkan hantu dan kakak nya pasti Naya akan menjauhi nya seperti teman temannya yg lain.
Dara melamun memikirkan bagaimana cara dia bisa bicara pada Naya tentang siapa itu cowok yg sepertinya Naya suka. Naya yang melihat Dara melamun pun langsung membuyarkan nya karena bel masuk telah berbunyi.
Mereka berdua masuk ke dalam kelasnya. Guru pun datang dan memulai pelajaran. Lama mereka mendengarkan penjelasan guru akhirnya bel istirahat pun berbunyi.
Naya dan Dara seperti biasa mereka tidak pergi ke kantin. Di dalam kelas yg sunyi itu Erick menampakkan wujudnya dan membuat Naya grogi. Dara pun yg melihat kakaknya itu merasa senang.
'Aduh kenapa tuh cowok harus ke sini sih?'
Naya melamun sambil memandang Erick. Erick sengaja datang ke kelas Naya hanya untuk bertemu dengan adiknya Dara.
"Dara," ucap Erick sambil tersenyum.
Naya seketika menjadi muram, mungkin menurut nya yg akan di panggil adalah namanya, tapi yg di panggil oleh Erick adalah Dara sahabat nya.
"Gimana kabar kamu?" Tanya Erick.
"Aku baik kok," jawab Dara.
"Ehemm," ucap Naya.
'Aduh apakah ini saat nya aku cerita sama Naya kalo dia itu kakak aku, tapi apakah dia nanti mau terus menjadi sahabat ku atau dia akan pergi.' Gumam Dara.
"Eh Naya kenalin dia itu kakak aku," ucap Dara dengan gugup.
Naya yg mendengar itu langsung melotot tidak percaya , Naya kira cowok yg dia suka adalah pacar sahabatnya. Ternyata mereka hanya lah saudara.
"Kalian saudara?" Tanya Naya.
"Dia adik gue, Dara."
"Wah Dara kok kamu punya Kakak ganteng gak bilang sih," ucap Naya dengan malu.
"Sebenarnya sih ketika kamu cerita tentang cowok itu aku penasaran soalnya kamu ceritain ciri cirinya kayak kakak ku, Nah terus aku ikutin deh eh ternyata benar cowok yg kamu ceritain itu adalah kakak aku," ucap Dara.
"Dan iya Naya kamu jangan takut ya kalo aku ceritain sesuatu sama kamu," sambung Naya.
Naya pun mengernyitkan dahi nya.
"Kenapa emang?" Tanya Naya penasaran.
"Hm gini gimana ya cerita nya," jawab Dara.
"Cepetan Dara kamu jangan bikin aku tambah penasaran," ucap Naya.
Dara terdiam sambil memandang ke arah Erick. Erick yg tahu adik nya tidak dapat menceritakan tentang dirinya pun langsung menjawab pertanyaan dari Naya.
"Gue bukan manusia," ujar Erick.
"Hahahaha..... kalian kalo bercanda yg benar donk." Jawab Naya sambil tertawa garing.
"Iya Nay, sebenarnya kak Erick itu udah meninggal 1 tahun yg lalu," sambung Dara.
"Dara kamu gak bercanda kan?" Tanya Naya sekali lagi.
Dara dan Erick pun menggeleng kan kepalanya tanda bahwa mereka tidak sedang bercanda pada Naya.
Hallo all makasih buat yg udah mau baca karya aku, maaf ya kalo ada banyak typo karena ini baru belajar dan mohon bimbingannya ✨
DAN UNTUK SEMUA JANGAN LUPA UNTUK VOTE, LIKE , COMMENT AND FAVORIT.
XIE XIE ❤️
Semangat Thorr.
Maaf nyicil bacanya.😍😍😍
Keren ... From Asire
Mampir ya ke SELINGKUHILAH AKU, JIKA KAU BISA
aku fav dulu ya..😍