NovelToon NovelToon
PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

PREMAN JALANAN PUTRA KONGLOMERAT

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Perjodohan / Pembunuhan
Popularitas:317k
Nilai: 4.9
Nama Author: Wisnu Arca

perkenalan
namanya Roman maulana satria usia dua puluh empat tahun pendidikan sarjana hukum lulusan amerika.hidup sebagai preman jalanan walau merupakan putra konglomerat pewaris tunggal satria corp. kisah cintanya tak direstui ibunya. yok kita lihat perjuangan hidupnya untuk mengungkap kasus kematian kekasihnya yang dibunuh dengan menularkan virus covid 19 yang lagi viral dan menghilang dari kedua orang tuanya. mari kita masuk dalam kisah pertama pulang ke Idonesia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisnu Arca, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TONI MENYEWA PEMBUNUH BAYARAN

Usai meeting dengan clientnya, Nadira segera beranjak dari tempat duduknya.

"Aku puas meeting hari ini dan segera kita lanjutkan meeting selanjutnya!" ucap chairil menjabat tangan Nadira.

"Trimakasih telah menerima perusahaan saya sebagai partner kerja sama dengan perusahaan bapak!"jawab Nadira senang.

Ketika berdiri berjabat tangan dengan pak chairil, mata Nadira melihat sosok orang yang dikenal lewat pantulan kaca, pintu yang ada dalam cafe yang berada dalam mall.

"Toni! " guman Nadira dalam hati.

"Aku mengenal orang orang ini. orang orang ini adalah orang orang bayaran aku harus hati hati!" pikir Nadira dalam hati

"Untung saja aku minta Hadi menjemputku!"kata hati Nadira dan Nadira segera menelpon Hadi.

"Halo...! " Hadi mengangkat hand phonenya yang datang dari Nadira.

"Kamu dimana Di...! "tanya Nadira

"Aku sudah diluar menunggu! "jawab Hadi.

"Baik, aku sudah selesai meeting dan segera keluar! " kata Nadira mematikan hand phonemya serta langsung melangkah keluar.

Ghazan dan Winda mengikuti langkah Nadira dari belakang.

Nadira langsung masuk ke mobil Hadi

"Ada yang mengikuti kita! " ucap Nadira memandang Hadi.

"Siapa? " tanya hadi menoleh kebelakang

"Suruhan Toni! " jawab Nadira.

"Jadi...kamu melihat toni bersama orang orang ini?"tanya hadi sambil menjalankan mobilnya keluar dari parkiran mall.

"Iya Hadi, arahkan mobil naik ambil jembatan casablanca keluar kota! " pinta Nadira.

"Kita harus call Roman agar dia berhati hati membawa Morrin! " kata Hadi langsung membawa laju mobilnya.

"Ya, aku mengenal mereka semua!" kata Nadira

"Sampai dimana kamu mengenal mereka!" tanya Hadi terus membawa mobilnya semakin kencang sampai sampai Ghazan dan kawan kawannya hampir saja kehilangan jejak.

"Aduh Barra aku kehilangan jejak!" telpon Ghazan pada Barra yang mengendarai mobil warna silver.

"Ikuti aku...! "jawab Barra lewat hand phonenya dengan membawa laju mobilnya mendahului Mobil Ghazan.

Kejar kejaran tiga buah mobil ditengah tengah kota metro politan, membelah jalan sudirman. Hadi terus membawa mobilnya dengan kecepatan mulai dari seratus dua puluh kilometer perjam. Sekarang sudah lebih dari seratus empat puluh kilometer perjam.

Kita lihat mamanya Roman yang kini sedang dirumah. Marisa mondar mandir dirumahnya. Bi minah mengikutinya secara diam diam karena kalau dalam keadaan seperti ini, pabila Marisa memanggilnya maka bi minah tidak merasa kesulitan untuk mendengarnya dan terhindar dari kemarahan majikannya.

Marisa menyambar hand phonenya yang tergeletak diatas meja.

"Halo, Winda... hanya kamu satu satunya yang bisa membantuku!"telpon Marisa dengan perasaan yang tidak tenang.

"Bantuan apa ma...? saya pasti usahakan!"jawab Marisa dalam pikiran yang tidak stabil, karena posisinya sekarang menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Toni dengan bayaran menggiurkan. mobilnya sedang mengejar target yang rasanya sulit dijinakkan. malah dipermainkan oleh Hadi yang mengendarai mobil dengan piawai.

"Bagaimana caranya kamu memisahkan Roman dengan Morrin!" jawab Marisa.

Seulas senyum merekah dibibir winda mendengar perkataan ibunya Roman. Sejuta khayalan memenuhi otak dan pikirannya yang rakus. Rasanya apa yang diimpikan selama ini akan menjadi kenyataan.

"O...itu ma,gampang mah itu ma...serahkan saja sama saya... "jawab Winda tenang.

"Ma...usai saya nyelesaikan urusan saya, nanti kita jumpa ya ma... "lanjut Winda dengan suara manis.

"Temui mama secepatnya iya...? " pintaMarisa memelas.

"Pasti ma...pasti!" jawab Winda seraya mematikan hand phonenya.

Tiga mobil yang kejar mengejar sekarang telah berada didaerah yang sepi, dan sengaja Hadi mengarah dua mobil penjahat yang sudah diketahui kejahatannya oleh Nadira.

Ghazan adalah pembunuh bayaran yang bisa dikatakan reputasinya sudah mencapai tingkat international. Sedangkan Nadira adalah mantan mafia yang pernah direkrut oleh Iran untuk memata matai israel dan Amerika.

Nadira adalah gadis keturunan turky, berusia sekarang sekitar dua puluh empat tahun yang dijumpai Roman di Amerika.

Waktu itu Roman baru diawal awal dia menginjakan kakinya di Amerika.

Seorang gadis cantik dengan rambut pirang. Memanjang melewati bahu ditemukan tergeletak bersimbah darah. Sebuah lubang peluru ditemukan disebelah kanan dadanya, kira kira kurang lebih lima centimeter di atas ***********.

Roman berusaha mengangkat dan membantu gadis itu. Lalu gadis itu di istirahatkan di apartemen kosnya sebelum minta bantuan kepada Restu.

Restu yang mendapat informasi dari Roman tentang gadis yang ditolongnya. Merasa terkejut dan memberi nasehat kepada Roman, agar tidak sembarangan memberi pertolongan kepada orang yang belum dikenalnya.

Itulah awal mula perkenalannya dengan Nadira, sampai Nadira dikirim oleh Roman untuk mengawasi dan mengawal Morrin di Indonesia. Tanpa sepengetahuan siapapun termasuk Morrin sendiri.

Sepertinya tidak ada apa apanya untuk melunakan orang ini, pikir Ghazan dalam hati.padahal dia sempat dipermainkan oleh Hadi pemuda lokal yang jarang sekali menghadapi penjahat sekaliber Ghazan dan Barra.

Kalau saja Hadi mau dia masih bisa lebih lama untuk mengerjainya.

Dua anak muda keluar dari mobil BMW 4Z berwarna putih. Yang satu seorang gadis cantik Indo kearab araban dan satunya lagi pemuda Indonesia asli tanpa campuran. tapi, mirip pemuda korea. melangkah keluar dengan tenang.

Sedangkan mobil yang memburunya, keluar seorang penjahat kaliber dunia dengan tubuh besar dan tinggi. Kulitnya putih, dengan wajah mirip India dan Pakistan didampingi seorang wanita cantik asli orang Indonesia. Tanpa campuran tapi wajah dan hidungnya mirip seperti Orang Amerika.

Ditambah lagi dengan sebuah mobil silver, keluar delapan orang laki laki dengan wajah seram dan angkuh. Tampaknya delapan anak buah Ghazan ini campuran antara Indonesia dan India pakistan.

"Hay anak muda, aku tidak ada urusan dengan kamu. Aku hanya butuh gadis itu!" tunjuk Ghazan kearah Nadira.

"Dasar pengecut...! kamu hanya berani terhadap seorang wanita.bayangkan...! berapa jumlah kalian laki laki yang menginginkan temanku ini! "timbal hadi menggertak Ghazan.

"Kalian belum mengenalku, sebelum menyesal sebaiknya kamu tidak ikut campur urusanku! "Ghazan kembali memberi peringatan kepada Hadi.

"Tapi, aku mengenalmu...! "tatap Nadira dengan mata tajam kearah Ghazan.

"Kamu Ghazan pembunuh bayaran berdarah dingin. ditubuhmu mengalir darah India dan pakistan! "sambung Nadira memberi penjelasannya tentang siapa dirinya pada Ghazan.

Darah dingin bergejolak dalam tubuh Ghazan, dari mana gadis yang diburu ini mengenal dirinya.

"Ha..ha...ha... tentu saja kamu mengenalku, siapa yang tidak mengenalku ditempat ini. Semua orang disini mengenalku! "jawab Ghazan sombong.

"Hari ini kamu akan kutangkap dan kuserahkan kepada negara asalmu untuk di ekdekusi hiyaaaat! "Nadira langsung menerjang Ghazan.

Sebuah gerakan salto ringan dan manis datang menghadang terjangan Nadira. Dua kaki milik sama sama perempuan beradu di udara dan dua duanya mendarat dengan manis diatas tanah.

Sementara itu, Ghazan yang mendapat serangan dari Nadira. Dan dapat dipatahkan oleh Winda masih berpikir tentang pernyataan Nadira.

"Hari ini kamu akan kutangkap dan kuserahkan kepada negara asalmu untuk di eksekusi!" kata kata itu sedikit menggoyahkan pikiran Ghazan dan semakin penasaran siapa sebenarnya Nadira.

Melihat dari bentuk wajah Nadira, sangat berbeda dengan orang orang kebanyakan disini. Ghazan berpikir kalau Nadira bukan asli orang pribumi, alias Indonesia asli atau lebih tepatnya Nadira penduduk pendatang dari luar wilayah Indonesia.

Nah, gays bagaimana dengan Ghazan apakah dia mengenali Nadira ikuti terus episode berikutnya . Jangan lupa like dan share terimakasih.

1
Endeh Dedeh
Luar biasa
Abi Uung
aktor utamanya siapa sich sebenarnya ?
Abi Uung
lanjut bro ! mantap ceritanya
Khairul Imran
Luar biasa
Eko Nur Yanto
Roman Orang kaya P Riski juga tapi kok gak punya Bodi guad ya?????
Eko Nur Yanto
mantul
Eko Nur Yanto
Lumayan
Wisnu Arca
Thor...Akunku tidak bisa muncul lagi. aku lupa sandinya, sudah ku ajukan. tapi, tidak ada jawaban. yang ada disini bingung mau nulis kelanjutannya.
Wisnu Arca: tolong kak gimana aku melanjutkan episode berikutnya.
total 1 replies
Arfance Akbar
kapan up nya Thor.....
♍Naira_GENEXIS
timpal "
♍Naira_GENEXIS
baru di awal typonya banyak
♍Naira_GENEXIS
Roman yang datang ke Indonesia bukan Restu.
♍Naira_GENEXIS
typo
Arjuna Wera
udh lama bangat ko lom up thor
mochamad ribut
up up
mochamad ribut
up
Amang Karsadi Amang Karsadi
iya di bn ljut pa boss
Arjuna Wera
semakin menarik nie lanjutkan thor
Arjuna Wera
lanjutkan thor
Irwan Lan
Jangan Salamualaikum, yg benar Assalamualaikum.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!