NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Terpaksa Menjadi Istri Dosen Kejam

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tunangan Sejak Bayi / Tamat
Popularitas:4.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nur Ulsyah Musyarofah

Luna, seorang mahasiswi cantik, rajin dan energik memiliki masalah dengan dosen yang memberinya nilai D pada semester lalu, Edric.

Demi menolong bapaknya yang kurang biaya rumah sakit, Luna terpaksa menuruti keinginan seorang nyonya besar pemilik rumah sakit.

Nyonya besar tersebut memintanya untuk menikah dengan suaminya.

Saat Luna tahu, suami dari nyonya besar itu adalah, Edric Aderald, sang dosen kejam yang ia benci.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Ulsyah Musyarofah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamili Dia

"Pak, saya naik angkot aja ya! Bapak kasi tau tempatnya, saya jalan sendiri nggak papa kok."

Edric memandang Luna. Ekspresi kesal masih tergambar pada wajah itu.

Dan tanpa diduga Luna, lengan kekar itu menggandengnya. "Kamu ikut saja denganku!" ajak Edric pada Luna.

Mau tak mau kaki Luna melangkah mengikuti si dosen killer. Dia pun dibawa masuk ke mobil dan duduk di samping kemudi, sementara Edric yang mengemudikan mobil itu sendiri.

Tak lama kemudian mobil itu pun bergerak. Tidak ada yang bersuara sama sekali dalam mobil itu, baik Luna maupun Edric, keduanya saling terdiam tak bersuara. Hingga Luna merasa jenuh dan mencoba membuka suara.

"Pak, kenapa nyonya Dita pakai pengawal tapi kok bapak tidak?" tanya Luna polos.

Edric belum menjawab ia masih menyetir mobil dan fokus pada jalanan.

"Atau, kalian berdua satu mobil gitu?" tanya Luna lagi. "Pak Edric yang nyetirin. Hehehe," tawa receh Luna keluar karena menyadari perkataannya tak ada sahutan.

'Dekil dekil, nyesel ini aku ngajak ngomong,' gerutu Luna dalam hati.

"Tidak usah mencampuri yang bukan urusanmu!" jawab Edric dengan tegas.

Luna memberingsut. 'Padahal nggak usah dijawab! Sudah malas!'

Luna akhirnya terdiam sampai Edric masuk ke sebuah restoran dan memarkirkan mobilnya di sana.

"Turun!" perintah Edric pada Luna.

Luna pun tergopoh melepas sabuk pengamannya dan turun mengikuti Edric yang sudah terlebih dahulu.

Luna mengikuti Edric yang mulai masuk ke area restoran milik sebuah hotel mewah. Kemudian seorang pramusaji menghampiri mereka.

"Tuan Edric?" tanya pramusaji tersebut.

"Ya, saya." Edric menjawab sang pramusaji.

"Nyonya Dita sudah menunggu di private room." Pramusaji tersebut memberi sebuah kunci pass untuk ruangan yang dimaksud.

Luna hanya mengikuti ke mana Edric pergi.

'Apa aku benar bakal menikah dengan si dekil ini? Oh tidak, jangan!' Luna bergidik sendiri sambil berjalan di belakang Edric.

'Tapi dipikir-pikir, pak Edric ini cukup ganteng sih, nggak heran istrinya cantik seperti nyonya Dita. Tapi kenapa nyonya Dita memintaku untuk menikah dengan suaminya?' batin Luna lagi.

Tanpa ia sadari, kini Edric sudah berdiri di depan pintu dan hendak masuk. Luna pun juga ikut masuk setelah Edric.

"Kalian sudah datang?" tanya Dita yang sudah tiba terlebih dahulu.

"Cepat berikan saja kontraknya sayang!" saran Edric begitu ia tiba.

"Biarkan Luna makan dulu," ujar Dita.

"Ccrk!" Edric mendecak sebal, dia langsung mengambil sebuah map kuning di samping Dita dan memberikannya pada Luna. "Baca itu, lalu segera putuskan!" perintahnya pada Luna.

Jika bukan karena di hadapan Dita. Mungkin Luna sudah mendecak, mendecih, menyebik, memberingsut bahkan mungkin mengumpat pada Edric.

Luna menerima map kuning dari Edric, dia kemudian membuka dan membaca isinya.

Dahinya berkerut-kerut membaca setiap isinya. "I-ini maksudnya?"

"Persis seperti yang kau baca, Luna. Kamu paham? Atau ada yang ditanyakan?" ujar Dita.

"Nyo-nyonya?" Luna menatap ragu pada Dita dan Edric bergantian.

"Sudahlah sayang, hentikan saja. Lagipula, Luna juga masih kuliah." Edric memberi ekspresi tak suka atas semua ini.

"Tidak bisa begitu, Edric. Kita sudah sepakat!" Dita menatap tegas pada suaminya, dia terlihat marah mendengar Edric ingin membatalkan ini.

Edric pun mengembuskan napasnya, wajahnya seakan terlihat lelah dan bosan.

"Pokoknya aku tidak mau tau, Edric. Kamu harus bisa menghamili Luna!" tegas Dita.

***

Bersambung ...

1
🧟‍♂️🧟‍♂️
apasih loneng loneng alay banget
🧟‍♂️🧟‍♂️
udah mah luna kuliah goblok pula lemot
Siti Nurbaidah
Luar biasa
sakura
..,
Angelia
Lumayan
Borahe 🍉🧡
keren ceritamu thor
Borahe 🍉🧡
mereka dah nikah yah?
Qaisaa Nazarudin
Tw thor,Akhirnya happy ending,Bisa juga Edric meradakan menjadi seorg ayah,,
Qaisaa Nazarudin
Pasti karena seringnya Dita menggugurkan janin tuh,
Qaisaa Nazarudin
Kok perut masih rata,Hamil 5 bulan itu sudah besar lho,Udah keliatan banget..
Qaisaa Nazarudin
Ini pastinya mamanya Edric ya..
Qaisaa Nazarudin
Edric junior bakal launcing tuh,Pasti Edricbahagia saat tau Luna hamil..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata oh Ternyata…
Qaisaa Nazarudin
Edric kan thor,, Kok jadi Leo sih..
Qaisaa Nazarudin
Kasihan sekali,, Benar2 wanita iblis Dita,Ini lah akibatnya seorg ayah yg nikah mengandalkan wanita cantik luarannya saja, Saat matinya anaknya yg hidup kayak gelandangan..🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️
Qaisaa Nazarudin
Mmg itu seharusnya, saat kamu bersama Dita, kamu hanya di anggap Dita kacungannya doang,
Qaisaa Nazarudin
Edric itu kan dosen,Tapi kok bego sih,heran aku ck 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄
Qaisaa Nazarudin
Gila..Tapi kok Suami nya nurut aja ke Dita,Apa karena yg Paling kaya dr dia,Makanya dia kek gitu,Jd suami kok lemah gitu..Pasti istrinya ada selingkuhannya tuh,
Borahe 🍉🧡
jgn" Ellena kknya Luna terus Dita dendam pada Ellena dan balas dendam ke adiknya Luna
Borahe 🍉🧡
kok gak ada komentar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!