NovelToon NovelToon
Affair With Hot Secretary

Affair With Hot Secretary

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Selingkuh / Kehidupan di Kantor
Popularitas:12.7k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Hampa, itulah yang dirasakan Tristan dengan rumah tangganya. Sampai suatu hari, dia kedatangan sekretaris baru yang cantik jelita. Saat itulah tiang kesetiaan Tristan goyah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 5 - Sudah Lama

Wawancara akhirnya selesai setelah berlangsung cukup lama. Ketiga kandidat dipersilakan menunggu di luar ruangan sementara para pewawancara menyelesaikan beberapa catatan terakhir. Tidak lama kemudian, seorang staf HR keluar dan meminta mereka kembali berkumpul di ruang tunggu.

"Terima kasih sudah mengikuti seluruh rangkaian wawancara hari ini," ujar staf tersebut dengan ramah. "Untuk hasil akhirnya, perusahaan akan melakukan penilaian terlebih dahulu. Pengumuman kelulusan akan dikirimkan melalui email masing-masing kandidat."

Nayla mengangguk. "Baik, Kak."

Dia kemudian mengambil tasnya dan meninggalkan ruang tunggu bersama dua kandidat lainnya. Begitu sampai di lobi, Nayla mengembuskan napas panjang. Rasanya seperti baru saja melepaskan beban berat dari pundaknya. Dia memang belum tahu apakah akan diterima atau tidak, tetapi setidaknya dia sudah memberikan jawaban terbaik yang bisa diberikan.

Salah satu kandidat perempuan berjalan melewatinya sambil berbicara dengan temannya melalui telepon.

"Aku kurang yakin bakal lolos. Saingannya lumayan."

Nayla hanya tersenyum kecil. Dia tidak ingin memikirkan hasilnya terlalu jauh. Bagaimanapun, dia sudah melakukan yang terbaik.

Nayla keluar dari gedung Nebula dan berdiri sebentar di depan pintu utama. Dia menatap gedung tinggi tersebut sekali lagi.

"Semoga saja kali ini bisa."

Setelah itu, dia pulang. Sepanjang perjalanan, Nayla membayangkan bagaimana jika dirinya diterima. Gaji yang jauh lebih tinggi akan sangat membantu keluarganya. Dia bisa membayar biaya sekolah kedua adiknya dengan lebih tenang. Dia juga bisa mulai menabung untuk biaya operasi ibunya. Namun Nayla segera mengingatkan dirinya sendiri agar tidak terlalu berharap.

...***...

Tristan baru saja meninggalkan gedung Nebula bersama Denis. Sebelum pulang, dia sengaja mengajak putranya membeli makanan kesukaannya.

"Ayah beli ayam gorengnya."

Mata Denis langsung berbinar. "Yang besar?"

Tristan tertawa kecil. "Iya. Yang besar."

Denis tersenyum puas sambil memegang kotak makanan di pangkuannya.

"Terima kasih, Yah."

"Sama-sama."

Perjalanan menuju rumah berlangsung cukup tenang. Denis yang sejak pagi mengikuti Tristan ke kantor tampaknya sudah kelelahan. Beberapa menit setelah kendaraan meninggalkan restoran, kepalanya perlahan bersandar pada kursi.

Tristan menoleh.

"Denis?"

Tidak ada jawaban. Anak itu sudah tertidur. Tristan tersenyum tipis. Dia membiarkan putranya tidur sampai mereka tiba di rumah.

Begitu kendaraan berhenti di depan rumah, Tristan turun lebih dahulu. Dia kemudian membuka pintu belakang dan mengangkat tubuh Denis dengan hati-hati. Anak itu hanya bergerak sedikit sebelum kembali tidur. Tristan membawanya masuk ke rumah.

"Pelan-pelan, Yah..." Denis bergumam dalam tidur.

"Iya." Tristan tersenyum kecil. Dia membawa Denis ke kamar, meletakkannya di atas tempat tidur, lalu menarik selimut sampai menutupi tubuh anak itu.

Tristan mengusap rambut putranya. "Besok Ayah yang temani tur sekolahmu."

Denis tidak menjawab. Namun wajahnya terlihat jauh lebih tenang.

Tristan berdiri dan keluar dari kamar. Setelah menutup pintu, dia langsung mencari Olivia. Dia menemukan istrinya berada di ruang keluarga.

Olivia duduk santai di sofa dengan kaki disilangkan. Di atas meja terdapat berbagai macam perlengkapan perawatan kuku. Wanita itu sedang mengoleskan cat kuku baru pada jarinya dengan sangat teliti.

Tristan berdiri beberapa langkah darinya.

"Olivia!"

Olivia tidak langsung menoleh. "Hm?"

"Kita perlu bicara."

"Ada apa?"

Tristan menatapnya. "Kenapa besok kamu tidak mau menemani Denis?"

Tangan Olivia berhenti sejenak. "Menemani apa?"

"Tur sekolah."

Olivia kembali melanjutkan pekerjaannya seolah pertanyaan tersebut bukan sesuatu yang penting.

"Oh, itu."

Tristan mengerutkan kening. "Denis sudah memintamu."

"Iya."

"Lalu?"

Olivia mengembuskan napas. "Aku tidak bisa."

"Kenapa?"

"Besok aku ada arisan."

Tristan menatapnya tidak percaya. "Arisan?"

"Iya."

"Arisan dengan siapa?"

"Teman-temanku." Olivia meniup kuku yang baru saja dicat. "Sudah lama kami menjadwalkannya."

Tristan terdiam beberapa detik. "Dan kamu memilih arisan daripada menemani anakmu?"

Olivia akhirnya menoleh. "Tristan, jangan mulai lagi deh."

"Aku hanya bertanya!"

"Ya, aku memilih pergi ke arisan."

Jawabannya begitu santai hingga membuat kesabaran Tristan mulai menipis.

"Tapi Denis mengharapkanmu menemaninya?"

"Aku tahu."

"Dia bahkan sampai menangis karena kau menolak!"

Olivia mengangkat bahu. "Dia masih kecil. Besok juga lupa."

Tristan menatapnya tajam. "Dia bukan anak kecil yang bisa diabaikan begitu saja."

Olivia mendengus. "Dia punya pengasuh."

"Pengasuh bukan ibunya!"

Kalimat itu membuat Olivia terdiam.

Tristan melangkah mendekat. "Selama ini terlalu banyak hal yang kau serahkan kepada pengasuh."

"Aku punya kesibukan."

"Aku juga sibuk!"

"Bedanya, kamu punya pekerjaan."

Tristan menatapnya. "Aku bekerja untuk keluarga ini."

"Aku juga!"

"Kamu bekerja untuk apa?"

Pertanyaan itu membuat Olivia langsung menatapnya tajam.

"Untuk diriku sendiri."

Tristan menghela napas. "Aku tidak pernah melarangmu menikmati hidup. Aku juga tidak pernah mempermasalahkan kamu membeli barang mahal, pergi bersama teman-temanmu, atau melakukan apa pun yang membuatmu bahagia."

"Lalu apa masalahmu?"

"Denis!"

Suara Tristan terdengar lebih tegas. "Yang aku minta hanya jangan sampai kamu melupakan kewajibanmu sebagai ibunya!"

Olivia meletakkan kuas cat kuku di atas meja. "Kewajiban?"

"Ya!"

"Kamu bicara seolah aku ibu yang buruk!"

"Aku tidak mengatakan begitu!"

"Tapi itulah maksudmu!"

Tristan menggeleng. "Aku hanya mengatakan bahwa anak kita membutuhkan perhatianmu."

"Denis baik-baik saja kok!"

"Dia menangis karena kamu menolak menemaninya!"

"Dan sekarang dia sudah berhenti menangis, kan?!"

Tristan terdiam.

Olivia kembali mengambil botol cat kuku. "Kamu terlalu membesar-besarkan semuanya."

"Karena bagimu semuanya memang tidak penting!"

Olivia langsung menatap Tristan. "Apa maksudmu?"

"Bahkan mungkin, aku juga tak penting bagimu!" tukas Tristan.

Olivia malah tertawa hambar. Dia membalas, "Kenapa? Kau butuh belaian?"

"Kau pikir tidak? Kita sudah lama tak melakukannya, Liv. Setahun? Dua tahun? Aku bahkan lupa terakhir kita melakukannya." Tristan membicarakan hubungan suami istri.

"Ya, itu karena kau terlalu sibuk! Saat kau pulang, aku udah capek. Aku benar-benar capek dengan keluarga ini, Tris!" sahut Olivia. Dia lalu beranjak begitu saja dari hadapan Tristan. Masuk ke toilet dengan membanting pintu.

1
Mita Paramita
akhirnya ketahuan juga nih 🤣😈🫡🫡
+44
cerdas🌚
Ass Yfa
Tristan sebelum bertindak....pikirkan langkah2 mematikan.untuk mereka
Rommy Wasini Khumaidi
belum semua kebohongan Olivia terbongkar,termasuk hubunganya dengan Zay.tahan dulu mas Tris,nunggu bukti lebih banyak lagi
MamDeyh
Tristan plis jgn kelamaan bodoh.
Ass Yfa: jangan gegabah..kumpulin bukti dulu
Tris....pengkhianatan yg menyakitkan...baru bome meledak
total 1 replies
Linda Othman
kantoi..
Mita Paramita
akhirnya 🤣🤣🤣
+44
baguslah.. segera berakhir para lintah
Ass Yfa
akhirnya...Tristan liat Okivia..sama Zsy...harusnya....buar bom meledak...boooommmm
Rommy Wasini Khumaidi
dilihat dari judulnya tek kira mas Tris sama Nayla yang dipergoki,ternyata sijalang Olivia
Rommy Wasini Khumaidi
lah bukanya Olivia sama Zay mau liburan diparis,kok malah di paris van java🤣🤣 uang 100jt lebih hanya dipakai dalam negri buat nginep dihotel mewah doang😂
Desau: lebih seru paris van java kak 🤣
total 1 replies
MamDeyh
Sama Zay kah 🤔
Mita Paramita
mungkin Denis bukan anak kandung Tristan... hasil perselingkuhan Olivia & zay😈😈😈 lanjutin Tristan sampe puas bikin Nayla tepar 🤣🤣🤣🫡
Mita Paramita
gass terus Nayla bikin Tristan lupain Olivia 🤣🤣🤣 rebut sekalian
Mita Paramita
bos dan sekretaris jadi lupa batasan malah curcol masalah rumah tangga 🫡🫡🫡 kasian ternyata Tristan Pria kesepian
Mita Paramita
Nayla takut gelap 😭😭😭 tapi kalo sekarang lebih takut kehilangan Tristan 🤣🤣🤣
Rommy Wasini Khumaidi
monggo dilanjutkan saja mas Tris
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirmanW⃠✰͜͡v᭄🦈
jangan-jangan Denis bukan anak Tristan sama Olivia lagi, Olivia kan suka di celup-celup😂
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirmanW⃠✰͜͡v᭄🦈
langsung jadian deh Tristan sama Nayla menjadi pacar selundupaan 🤭
⸙ᵍᵏTitian 𝐙⃝🦜pirmanW⃠✰͜͡v᭄🦈
kalau udah mabuk pasti lupa sama janji ya Tristan 😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!