NovelToon NovelToon
KARMILA

KARMILA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Diam-Diam Cinta
Popularitas:52
Nilai: 5
Nama Author: MAMI ADRIELLA20

"Kau terlalu banyak menyimpan kebohongan sehingga kejujuran mu di pandang semu sekarang."

Kepergian Reno bukan lah sesuatu yang salah, aku yang salah disini aku paham arti perginya. "Jangan pergi! jangan tinggalkan rumah."

Dia amat marah setelah berita itu sampai ke telinga nya...


yukk buruan cari sepenggal kalimat ini dibalik cerita aku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MAMI ADRIELLA20, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Psikolog

'Dri, kamu mau pergi ke psikolog? Cuman ini lebih ke terapi sih... Aku rekomendasi banget ke kamu' Pesan dari Dewi, salah satu wanita yang hancur juga dengan perselingkuhan rumah tangganya. 'Tapi harus nginap?' balas ku setelah membaca brosur yang ia bagikan.

'Ambil di weekend aja, kalau mau ntar aku yang antar kesana.'

"Kenapa?" Dean membuat ku terkejut. "Enggak... teman ku ajak main, cuman gimana ya" (pasang wajah seolah ingin menyindir.)

"Punya motor aja enggak." Kataku coba mengingatkan dia akan janjinya, "Aku ada buat belikan motor, sekarang juga bisa ! cuman bukan itu ingin ku beri untuk mu, minimal satu Tahun lagi lah aku bisa DP mobil buat kamu... ya tapi itu dia, kamu ya yang lanjutkan bulanan nya, kan apartemen juga aku subsidi."

"Aku diam, aja deh kalau udah hitung-hitungan begini... 5 menit lagi taksi nya sampai!"

"Bukann... Ih apa sih Dri, ini murni karena kesalahan keluarga ku atau memang ada yang bikin kamu berubah?"

Eh kok dia jadi mendominasi gini, enggak bisa nih, enggak. Dia harus tetap dibawah ku supaya aku bisa kontrol emosi nya. "Kamu kasar banget sih, aku juga begini tuh karena keluarga mu tau! Lihat nih aku bahkan sampai pengen konsultasi ke psikolog tau." menunjukkan pesan ku dan Dewi rupanya menjadi temeng buat Dean tetap ada di pihak ku. "Maaf ya aku jadi luka terberat untuk mu." Lagi-lagi pelukan itu bukan tempat ternyaman bagiku.

"Aku enggak apa-apa kalau pertemuan kali ini kita enggak banyak waktu,asal kamu sembuh ya. Soal permintaan kamu, tentang motor. Bisa aku minta bantuan supaya kamu naik mobil aja? Lumayan lah sekelas kamu Lo iya kali naik motor." Bujuk Dean untuk permintaan ku, ia memang selalu buat standar ku diatas rata-rata.

Untuk tawaran itu kenapa aku enggak kepikiran jual beberapa barang pemberian untuk menutupi DP nya ya, lumayan juga Dean sempat memikirkan kenyamanan ku. Sayangnya sekarang kamu seolah menjadi permainan ku sayang bukan lagi laki-laki kecintaan ku. "Iya udah,tapi aku mau nya kamu yang pilih kan... "

Dean menggenggam erat tangan ku, ku pandang datar ke arah wajah nya. Dia merasakan perbedaan itu biasanya aku selalu tersenyum malu bila ia memperjuangkan suatu hal untuk ku, kini obrolan kami hanya datar tidak beraturan jadinya hampa bangettt.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Moment spesial tidak begitu jelas terekam di ingatan ku, intinya aku hanya dua malam bersama dengan Dean, dia setia mengantarkan ku ke tempat terapi inap setelah itu ke bandara sendiri berhubung ibunya juga kurang enak badan jadi dia akan kembali sendiri ke rumah nya.

"Sembuh ya sayang, nanti kamu keluar aku harap kamu kembali seperti dulu." kecupan kening,pipi kanan kiri berakhir dengan adegan mengeluarkan beberapa dana guna registrasi pengobatan ku.

Disini cukup privasi,aku datang dan disediakan satu kamar. Dimana aku tidak boleh pegang handphone dan fokus satu Minggu untuk pengobatan mental, disini sebelum tidur aku harus benar-benar seger dan bersih.Maka sebab itu ada namanya spa dan juga untuk rambut di spesial kan untuk kita pijat kepala.

Jam dinding menunjukkan pukul 21:30 karena aku tadi siang sudah tidur siang jadi ngantuk nya belum begitu tertarik hanya karena badan ku merasa ringan rasanya enak untuk dibawa rebahan. Pagi hari aku diajak untuk meditasi dan juga yoga sederhana sebelum menikmati buah potong dipagi hari. Bertemu beberapa teman dan saling bertukar cerita, mereka hebat bisa berdamai dengan keadaan bahkan ada yang datang karena terus merasa dihantui bisa sembuh.

"Besok aku sudah bisa pulang, tenang rasanya. Sekarang diriku harus lebih produktif dan stop mikirin apa kata orang dan mulai berani lawan pikiran ku kalau aku itu lemah. Enggak, aku kuat." ucapan nya terdengar biasa namun getaran tangan nya isyarat kepada ku ia masih mencoba berdamai.

"Aku tau itu berat, kamu kuat ya."

Dia mengangguk pelan,terapis khusus melayani aku datang.Membawaku dekat dengan kolam pemandian," Hai ADRIELLA, gimana tadi malam apakah kamu masih mimpi buruk itu?" Dibawah pohon bunga Kamboja duduk diperbatasan kolam sungguh suasana tenang yang ku inginkan.

"Mimpi nya sih enggak,aku nyaman dengan fasilitas yang diberikan." Senyum terbaiknya memulai pengobatan ini, aku boleh tau kapan mimpi itu selalu datang?"

"Ketika mental ku down atau lagi capek banget."

"Aku bawa kamu ke dalam alam sadar mu, kamu siap?"

Aku mengangguk pelan, langkah nya membawa ku pada suatu ruang gelap ada tempat tidur dan ada air gemericik serta aku dipijit kembali... memakai handbook aku siap untuk kembali kedalam jiwa tenang ku. Ketika terapis tadi menyentuh bagian ku, membaluri nya basah dengan minyak... Ketenangan itu menarik hayalan atau mimpi ku seperti flashback: Kira-kira yang bisa aku jelaskan...

Aku marah menolak sekolah di kampung Paman saudara laki-laki Mama, tapi aku ditanggal begitu saja. Aku menangis dibalik selimut tengah malam ketika Papi dibilang meninggal oleh mereka, tiba-tiba bayangan aku memakai baju putih merah sedang menangkap ikan di sungai belakang sekolah itu menyayat hati ku disana Paman saudara laki-laki ibu mencubit kuat paha ku dan menarik ku pulang. Kata-kata nya " kamu menjadi beban ku, menyusahkan kami saja." Disana aku teriak merasakan sakit nya cubitan itu nyata kembali dipaha ku. Kembali lagi pada rasa sakit ketika melihat badanku yang putih pucat mulai legam tak terurus sibuk ke ladang. Disana ada seorang wanita ku temui ternyata tetangga Paman, ya dia ibu laki-laki yang ku ceritakan itu. Hanya dia cerita kalau anaknya tidak tinggal dikampung ini dia sekolah di desa yang lebih ramai dan maju. Mereka punya beberapa rumah, termasuk orang kaya menurutku waktu itu.

Semenjak saat itu aku sering datang ke rumah nya, rumah tua dengan banyak kamar dan kamar mandi. Aku baru sadar itu rumah yang sering masuk ke dalam mimpiku, aku melihat dia sedang menyortir jahe hasil panennya dan juga beberapa goni kopi' — kamu datang katanya menjemput ku untuk masuk kerumah itu, ada suami nya yang baik kerap buatkan aku teh manis karena dia juga suka minum teh manis di pagi hari. "Aku suka disini," Ucapan itu keluar bukan hanya sekedar berbunyi, dalam pikiran ADRIELLA kecil pada masa itu mumpung kedua orang ini tidak diganggu oleh anak-anak nya biarkan kasih sayang mereka ada padaku.

Itu menjadi momentum terindah dalam hidupku, aku semakin rajin menyelesaikan tugas-tugas ku lebih awal di rumah dan sering membawa pelajaran ku ke rumah sepasang suami-istri itu, mereka menyambut ku. Dan cerita kalau mereka juga punya satu anak perempuan dan dua anak laki-laki, anak perempuannya sudah kelas 3 SMP dan satu anak laki-laki SD kelas 6 dan 1 anak laki-laki SD kelas 2 sama seperti aku, bahkan ulang tahun kami hanya berjarak 3 bulan dari tanggal yang sama.

Aku terus mengulang kisah itu sampai ketika keluarga itu pergi aku kembali merasakan seperti itu, aku sering merenung kapan keluar dari kampung mati ini, mana sekolah siswa ya cuman 4 lagi,aku rindu kehidupan ku yang dulu. Mulai disitu sikap diam dan cuek ku bertumbuh, ternyata ketika aku kembali pada satu hari dari ladang rumah itu terbuka lagi... Senang nya luar biasa, ada seorang anak laki-laki menghampiri ku, ia seumuran dengan ku.

(Disini aku jelasin ya posisi antara rumah tetangga itu dan rumah Paman ku, rumah Paman ku dekat dengan SDN kampung itu, nah jarak 50 M dari SDN ada gereja katolik dan satu rumah dari gereja katolik adalah rumah tetangga itu, dan jauh-jauh sekali ada beberapa rumah... intinya disitu masih kampung banget.)

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!