NovelToon NovelToon
Menggoda Perjaka Tua

Menggoda Perjaka Tua

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Dosen
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

Danu merasa hidupnya benar-benar di kutuk oleh Lila gadis kecil yang dulu dia rawat, empat kali sudah dia gagal memiliki pasangan hidup hingga dia di juluki Perjaka Tua di kampus di mana dia mengajar.
"Siang Pak Dosen" Suara itu benar-benar Danu hafal, siapa lagi kalau bukan Lila si Pengutuk kecil.
"Ada apa?"
"Pak saya ada masalah, mohon bantuan"
"Bantuan apa? apa ada materi yang sulit di fahami?" Danu mencoba bersikap professional.
"Ada pak"
"Materi apa?"
"Materi tentang bagaimana cara menjadi istri Pak Danu Pramana"
'Uhuk uhuk'
Danu sampai tersedak mendengar Lila kembali berulah.
"Lila ....."
Lila langsung berlari keluar setelah menaruh buku tugasnya di meja kerja Danu.
Akankah Lila berhasil mendapatkan cinta sang Dosen? yuk kepoin cerita serunya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

5

Lila keluar dari kamar mandi dengan tubuh yang fresh, dia sudah memakai baju terbaik miliknya, sudah memakai parfum kesukaannya, dia bahkan memakai Lip blam agar bibir nya terlihat lebih bagus dan tidak kering. Lila berjalan santai ke ruang tamu ingin segera menemui Danu, namun dia sangat terkejut melihat Danu masih mengenakan handuk saja. Tentu Lila ngiler melihat tubuh seksi itu, pengen banget Lila elus-elus. Tadi di kamar mandi dia tidak sempat menatap dengan jelas tubuh itu karena dia terlalu berkonsentrasi dengan handuknya yang serasa mau lepas. Tapi sekarang, Lila benar-benar bisa melihat tubuh itu dengan puas.

Apa Mas Danu sengaja tak berpakaian agar dia tergoda? Apa ini rencananya agar mereka segera ke pelaminan?

Melihat mata Lila yang tak berkedip, Danu langsung menutupi tubuhnya dengan bantal yang ada di sofa.

"Ngapain lihatin Mas begitu?"

Meski ini bukan yang pertama kalinya di tatap dengan penuh puja oleh Lila, tapi kali ini dia hanya memakai handuk, tatapan Lila benar-benar membuatnya tidak nyaman.

"Mas yang ngapain berpose begitu? Mau Lila cium ya? Atau mau otw pelaminan sekarang? Ayok Lila siap lahir batin"

Danu langsung melemparkan bantal di tangannya ke arah Lila.Bicara apa dia? Suka sekali menggoda bujang lapuk seperti dirinya.

"Baju mas basah tadi, kamu punya baju ganti tidak? Mas tidak mungkin pulang dalam keadaan seperti ini bukan?"

"Sebentar, Lila carikan"

Danu ikut bangun dan berjalan ke kamar Lila, dia tidak masuk, hanya melihat dari ambang pintu saja.

"Ada tidak? Dulu kamu sering pakai kaos kan?"

"Sebentar mas, Lila lupa naruh nya"

Lila tersenyum setelah berhasil menemukan baju yang dia cari, Lila buru-buru memberikan baju itu ke Danu.

"Mau Lila bantu?"

kekehnya sambil tersenyum penuh harap.

"Mas bisa sendiri"

Danu meraih baju itu, dia sempat heran juga mengapa ada baju laki-laki di lemari Lila. Meski ukurannya agak kecil, namun masih pas di pakai Danu.

"Ini pasti bukan bajunya, apa dia diam-diam punya lelaki lain? Kog bisa ada baju seperti ini di lemarinya?"

Danu benar-benar penasaran, Lila memang gadis yang periang dan ceria, mudah sekali lelaki muda jatuh hati pada gadis itu, tapi ini patut di curigai, kenapa dia diam-diam menyimpan baju lelaki? Dia tidak cemburu, hanya kesal saja, Lila selalu koar-koar kalau dia menyukai dirinya, tapi kenapa dia punya baju laki-laki?

Danu jadi pusing sendiri, setahunya dia tidak pernah melihat lelaki lain masuk ke rumah ini, Danu tentu bertanggung jawab atas Lila, Mbak Lisa dan juga Mbak Tari sudah menitipkan Lila padanya, dia tentu selalu mengawasinya Lila baik di rumah ataupun di kampus tanpa sepengetahuannya.

Selama ini Lila nampak normal, dia tidak pernah dekat dengan lelaki lain selain dirinya.

Danu memilih keluar dari kamar mandi, dia akan cari tahu nanti jika waktunya tepat, untuk sekarang dia masih perlu di rumah Lila selama empat jam lebih, jadi Danu akan mencoba menahan diri untuk tidak bertanya dulu.

Danu keluar, dia mencari sosok Lila yang tidak nampak di ruang tamu, namun dari arah dapur terdengar seseorang sedang beraktivitas di sana, Danu langsung ke sana menghampiri Lila.

"kamu masak?" Tanya Danu berbasa-basi, dia tahu Lila sedang menuangkan kopi di dalam sebuah gelas bening.

"Mas Danu nggak lihat apa yang Lila tuang?"

"Tahu"

"Nah, kenapa nanya? Sudah tahu Lila lagi buatin mas Danu kopi"

Danu hanya tersenyum, asyik juga ternyata menggoda Lila seperti ini, biasanya dia yang di buat kesal dengan tingkah Lila, sekarang gantian.

"Kan mas cuma nanya, ngapain kamu marah-marah?" Goda Danu, dia menarik kursi di ruang makan, dia duduk di sana sambil menatap Lila yang tengah kesal.

"Lila nggak marah Lo, cuma gemes aja sama mas Danu"

Lila menaruh kopi itu di depan Danu, dia juga ikut menarik kursi tepat di sebelahnya. Lila menopang dagunya dengan satu tangan sambil tersenyum menatap Danu.

"Jangan lihatin Mas kayak gitu Lila!"

"Kenapa? Mas Danu ganteng lho, bajunya juga cocok banget, ternyata Lila nggak salah beli"

Danu jadi tersedak, ternyata baju ini bukan milik lelaki lain.

"Kamu ngapain beli baju laki-laki? Mau jadi cewek tomboy?"

"Mas Danu dari tadi suudzon terus sama Lila, Lila beli ini memang buat mas Danu, waktu itu Lila masih kelas dua SMA, Lila lihat baju ini dan langsung teringat sama mas Danu, jadi Lila langsung beli aja, eh ternyata cocok banget di badan mas"

"Oooo"

Lila kembali menatap Danu yang tengah menikmati kopi buatannya. Dia sudah lama membayangkan hari-hari seperti ini dengan Danu. Lila tidak menyangka hari ini akan terjadi lebih cepat dari dugaannya.

"Mas"

"Hmmm"

"Kita sudah seperti pasutri ya?"

Danu tak menggubris, dia tetap menikmati kopi nya.

"Mas Danu ganteng banget tadi waktu pakai handuk aja, seksi"

'Astaga! bicara apa sih ini anak? mana ngomongnya dengan nada menggoda begitu.

Danu mencoba tetap bertahan dengan ekspresi wajahnya yang lempeng.

"Mas..."

"Apa?"

"Kita nikah yuk?"

Danu hanya mendelik menatap Lila yang masih senyum-senyum menggoda dirinya. Percuma juga meladeni bocil yang baru gede satu ini.

Lila akhirnya kesal juga melihat Danu yang hanya diam dan tak bereaksi apa-apa. Tidak tahu apa mas Danu kalau di sekolah dulu banyak sekali yang mengejar nya? Bahkan di kampus tidak sedikit yang menembak dirinya. Lila tetap teguh dengan pilihannya, dia setia dan tidak pernah mencintai laki-laki lain selain mas Danu.

Lila menarik gelas kopi yang di minum Danu, dia menarik kursinya hingga tidak berjarak.

Dia harus memastikan sesuatu, Lila ini cantik, bening, masih mulus dan masih ting-ting. Dia wanita sempurna idaman para lelaki. Tanpa menggoda pun para cowok-cowok akan mendekat padanya. Tapi mas Danu? Meski dia sudah berulangkali menggoda dan merayu, lelaki ini tetap tak tertarik, apa Mas Danu nya suka pisang.....? OMG no no no.

Ah itu tidak mungkin, mas Danu pernah beberapa kali melamar wanita, Lila tidak yakin dengan hal itu, tapi Lila harus tetap memastikannya.

"Mas tatap mata Lila!"

Danu tentu menolak menatap Lila, jantungnya saja sekarang sudah mau copot karena Lila sedekat ini dengannya. Apalagi di minta menatap matanya, bisa-bisa Danu lepas kendali dan nyosor langsung ke bibir Lila yang begitu menggoda iman itu.

"Tatap mata Lila mas!"

Lila memaksa Danu, dia tarik wajah Danu dengan kedua tangannya.

"Kamu mau apa Lila?"

Lila menatap mata Danu dengan tajam. Danu sampai menelan Salivanya sendiri saat melihat bibir Lila yang begitu dekat dengan wajahnya.

"Mas Danu nggak Gay kan?"

'What! Gay! Pertanyaan macam apa itu?'

Danu benar-benar tidak menyangka kata itu yang akan keluar dari mulut indah Lila.

1
D_wiwied
yesss jika ibu suri sudah bertitah maka sdh pasti harus terlaksana.. yeeay kawin kawin eh nikah ding 😆😆🤭
Cahi Rama
update nya setiap hari kak
Ibah Ibah: Siap kakak.... 🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
D_wiwied
demit yg doyan sayur asem+ tongkol n sambel terasi ya bu 🤭🤣🤣
D_wiwied
dulu ular beneran kalo sekarang ular jadi2 an, bikin Danu takut khilaf ntar 🤭
D_wiwied
niat hati pengen godain Danu, eeh malah nyasar salah masuk ke kandang macan 😁 smg ga kenapa2 deh
Ibah Ibah
takut khilaf lagi mungkin 🤣🤣🤣
D_wiwied
yaoloo segitu kagetnya mas Danuuuu takut diper kotak sm Lila ya, wong lila nya aja lg haid loh masss 🤣🤣🤭🤭
D_wiwied
wkwkwk ada2 aja sih Lil, jd ilang kan momen terharunya 🤣🤣
D_wiwied
diih yg munafik, bilangnya ga suka tp nyatanya sukanya main sosor macam soang.. 😁
D_wiwied
ga usah sok gengsi, sok2 an jual mahal pdhl aslinya kepo kan penasaran kan.. rasain tuh 🤣🤣🤭
D_wiwied: nah iya kan 🤭🤣🤣
total 2 replies
D_wiwied
woaahhh kasih paham Lil, jauhin aja dulu tu mas Danu mu kalo perlu manfaatkan sj tu siapa kemarin yg ponakan rektor tu, panas2 in si Danu bego kita liat bakalan kebakar ga dia 🤣🤣🤣
D_wiwied
koq ga yakin aku.. wong othornya pasti dah nyiapin part khilaf banyak ya kan thor 🤭🤣🤣
Ibah Ibah: Ya begitulah 🤣🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
D_wiwied
ya ampun Liiil.. dimana2 itu orang klo ke gap pasti malu2 or takut ini malah makin galak aja 🤭🤣🤣
D_wiwied
Lil kamu bener2 bar-bar tp aku sukaaa, kejar terus itu si bujang lapuk sampe jatuh klepek-klepek sm kamu 🤭🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!