NovelToon NovelToon
M.U.A Modern Di Zaman Kuno

M.U.A Modern Di Zaman Kuno

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cinta Istana/Kuno / Sistem
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Aurielle Veyra (25 tahun), seorang Make Up Artist kelas dunia, dikenal mampu mengubah wajah biasa menjadi sebuah 'Mahakarya'.

Namun setelah tertidur usai bekerja tanpa henti, dia terbangun … bukan di Apartemen mewahnya.

Melainkan di raga seorang gadis yatim piatu miskin di desa terpencil dalam Kekaisaran Shang Agung, yang bernama Lin Yue. Yang meninggal karena menyerah menjalani kehidupan di dunia itu.

Di dunia tanpa kosmetik modern, Aurielle terikat dengan sebuah ruang dimensi misterius berisi resep kecantikan kuno yang telah lama hilang dari sejarah.

Dari bunga liar, mutiara, hingga ramuan rahasia, dia menciptakan kosmetik yang mampu membuat siapa pun terlihat memukau.

Namun, di balik kecantikan yang dia ciptakan …
tersembunyi rahasia racun halus, dan permainan kekuasaan yang mematikan.

Karena di dalam dunia Kekaisaran~

Sebuah wajah yang sempurna bisa menjadi sebuah 'senjata' yang mematikan!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 05: Kejamnya Selir Lan!

***

Sore hari di Paviliun Pelatihan Selir itu terasa jauh lebih tenang dari pada sebelumnya, karena para calon Selir itu diizinkan untuk beristirahat, setelah mereka melalui berbagai macam prosedur pendaftaran dan pembagian kamar.

Kamar yang diberikan kepada Lin Yue dan Mei Fang terlihat cukup 'sederhana' dimata para pelayan Istana, namun bagi gadis desa seperti mereka, kamar tersebut sudah terlihat seperti sebuah Istana Kecil.

Sebuah ranjang kayu rendah, meja kecil yang terbuat dari kayu cendana, dan jendela besar yang menghadap ke halaman Paviliun.

Brugh!

Mei Fang menjatuhkan tubuhnya ke atas salah satu ranjang di sana, sambil menghela napas panjang.

"Haaaah! Rasanya benar-benar seperti mimpi ... Kita benar-benar masuk ke dalam Istana Kekaisaran! Bukan sebagai tamu, tapi sebagai 'Calon Selir' Kaisar Agung ..." gumamnya pelan.

"Apa yang membuatmu terkejut saat masuk ke dalam Istana ini?" tanya Lin Yue sambil melepas jepit rambutnya.

"Semuanya bikin aku terkejut, Yue-Yue ... Para pelayan berwajah datar, penjaga yang ada di setiap sudut, bahkan cara mereka berinteraksi pun berbeda!" jawab Mei Fang dengan wajah lelah.

"Dengan sedikit lirirkan mata saja, mereka sepertinya sudah paham, apa yang harus mereka lakukan. Bukankah itu terlihat mengerikan?" lanjut Mei Fang sambil memeluk tubuhnya sendiri.

Lin Yue tersenyum tipis, saat mendengar keluhan temannya itu.

"Itu semua di sebut sebagai 'Pusat Kekuatan dan Kekuasaan', dimana mereka belajar dengan ketat aturan Istana, dibawah pengasuhan orang-orang yang berkuasa. Makanya mereka bisa kompak seperti itu tanpa harus bersuara," ujar Lin Yue menjelaskan.

"Apa kamu tidak merasa takut sama sekali, Yue-Yue?" tanya Mei Fang sambil menolehkan kepalanya.

Lin Yue hanya mengangkat bahunya dengan acuh.

"Yang aku takutkan hanya satu ..."

'Apa itu?"

"Kemiskinan ..."

Mei Fang terlihat 'loading' beberapa detik, sebeluk akhirnya dia tertawa lepas.

"Hahahahaha! Kamu adalah gadis yang paling aneh, Yue-Yue! Orang-orang takut yang lain, kamu malah takut miskin!" ujarnya setelah selesai tertawa.

Lin Yue hanya tersenyum tanpa menjawab lagi, namun di dalam otak cantiknya~

Dia sudah menghitung beberapa langkah ke depan, untuk menghadapi persaingan di dalam Hareem Istana ini.

--

Setelah melihat Mei Fang mulai terlelap, Lin Yue berjalan ke sudut ruangan itu dan mulai masuk ke dalam Dimensi Ajaibnya.

Slab!

Di dalam ruang dimensinya, terhampar luas tanaman-tanaman herbal dan bunga yang langka.

Ada sebuah kolam kecil berisi air spiritual kecantikan, dimana harga per-giok kecil bisa mencapai puluhan tael emas jika di jual.

Disana juga ada sebuah ruangan khusus untuk dia meracik penemuan-penemuan baru dalam bidang kecantikan, yang berisi alat-alat modern di zamannya.

"Bagus! Dengan semua ini, aku bisa mencapai semua yang aku inginkan di dunia fantasi kuno ini ..." gumamnya puas.

Lin Yue mencoba meminum air spiritual itu dengan kedua tangannya, dan~

Sring!

Keajaiban pun terjadi ...

Kulit tubuhnya semakin mulus dan putih seperti porselen, dan rambutnya menjadi lebih ikal dan sehalus sutera.

Wajahnya semakin cantik berseri, walaupun tanpa make up.

Lin Yue berkaca di atas air kolam itu sambil tertawa brutal.

"Whuahahahaha! Dengan begini, siapapun akan mimisan saat melihatku di luar sana! Tsk! Aku jadi mirip boneka manekin hidup sekarang, andaikan di dunia modern, mungkin aku sudah menjadi artis papan atas dengan modal seperti ini ..." ujarnya dengan nada bangga.

Lalu dia berjalan ke arah ruangan khususnya sambil membawa bahan-bahan herbal yang baru dia petik, dan mulai meracik bahan-bahan itu menjadi sebuah keajaiban kecil di dunia ini.

Terdengar suara mekanis lembut menyapanya, saat dia sedang mengolah bahan-bahan itu.

[Selamat datang kembali, Host!]

"Hey, akhirnya kamu muncul juga. Apakah ada kabar yang menarik?" tanya Lin Yue kepada sistemnya.

Swosssh!

Beberapa layar transparan canggih langsung muncul di depannya, memperlihatkan semua kejadian yang ada di dunia luar.

Lin Yue terpana sekejap, saat melihat seorang pria tampan berwajah dingin yang sedang duduk di atas singgasananya.

"Penampilannya bikin rahimku menghangat, Tem! Hahahaha!" ujarnya tanpa filter.

[Pria itu adalah Kaisar zaman ini, Host! Dia adalah target Anda untuk mencapai kejayaan di dunia ini! Dengan perlindungannya, Anda akan aman di dunia ini.]

Sebelum Lin Yue menjawab ucapan Sistem, tiba-tiba alarm merah di dalam ruangan itu berkedip dengan brutal.

TOOOT! TOOOT! TOOOT!

[PERINGATAN SIAGA SATU! SISTEM MENDETEKSI SEBUAH BAHAYA, HOST!]

"Bahaya apa, Tem? Tunjukkan padaku!" perintahnya dengan wajah tegang.

[Terdeteksi sebuah rencana sabotase terhadap Host, yang sedang dipersiapkan oleh musuh.]

Lin Yue langsung menyeringai tipis, ternyata musuh dibalik kegelapan itu sudah tidak sabaran terhadapnya, dan ingin menghabisinya di awal.

"Perlihatkan detailnya kepadaku, Tem!"

Layar sistem itu langsung berubah menjadi peta 'Real-Live' di sekitar Paviliun Pelatihan Selir.

Beberapa titik merah muncul di beberapa bagian atap dan lorong Paviliun itu.

[Orang-orang dari Paviliun Naga Perak telah berhasil menyuap beberapa pelayan dapur di Paviliun ini.]

[Rencana pertama: Kecelakaan dengan menjatuhkan sebuah lampion besi yang berat di koridor bagian timur.]

Lin Yue menatap layar itu dengan tatapan tajam.

"Lampion besi?"

[Sebuah lampion dekorasi yang terbuat dari besi padat. Beratnya sekitar 50 kilogram.]

"Kalau jatuh dan menimpa kepala manusia ..."

[Potensi kematian sekitar 90%.]

Lin Yue mendecakkan lidahnya dengan kesal.

"Tsk! Ternyata Selir Kehormatan Lan sudah tidak sabar ingin membunuhku, ya?"

Layar berikutnya muncul di depan Lin Yue.

[Rencana kejahatan kedua: Tumpahan minyak disekitar tangga batu.]

"Hahahaha!" Lin Yue tertawa miris.

"Jadi mereka juga menyiapkan 'kecelakaan' kedua, jika lampion gagal, maka aku akan jauh terpeleset dari tangga batu itu?"

[Benar, Host!]

"Haaaah! Benar-benar wanita ambisius yang sangat berbahaya ..." ujarnya sambil menghela napas panjang.

[Saran SIstem: Host kalau bisa menghindari area koridor timur selama dua jam kedepan.]

"By the way, Tem ... bagaimana hitungan waktu diluar sana dengan waktu di dalam ruang dimensi ini?" tanya Lin Yue.

[Satu jam diluar, sama dengan satu hari di dalam dimensi ini, Host!]

"Wah, keren! Berarti aku bisa bekerja dan istirahat di dalam sini dengan nyaman, tanpa menghilang lama dari dunia luar ..." ujarnya bersemangat.

Tidak lama kemudian, dia tersenyum licik.

Lin Yue berjalan ke arah ramuan racun yang sudah disiapkan oleh ruang dimensi sebelumnya, lalu mengendusnya perlahan.

"Racun Perusak Wajah ..." gumamnya pelan.

"Jika dia sudah berani menyentuh hidupku, maka aku akan mengembalikannya dengan baik ..."

"Tem, apakah kamu menjual pengawal bayangan yang handal dalam mall sistemmu?" tanya Lin Yue.

[Ada Host! Pengawal bayangan tanpa jejak, yang tidak akan diketahui oleh siapapun. Dia akan tinggal di dalam ruang dimensi ini selamanya. Harganya 200 poin kontribusi.]

[Ini adalah pengawal bayangan yangterbuat dari robot AI yang sudah disempurnakan.]

"Bagus! Kalau dia berbentuk robot, maka sudah tidak diragukan lagi kesetiaannya."

Tangan Lin Yue langsung meracik sebuah 'skincare' ajaib, sebagai langkah pertamanya.

Dan dia akan memberikan skincare itu kepada Mei Fang.

Beberapa jam kemudian, dia sudah membuat sebuah krim perawatan wajah dan tubuh sekaligus, agar kulit putih dan selembut salju dalam dua kali pemakaian.

[Selamat, Host! Host telah menghasilkan sebuah produk ajaib baru sekaligus, dan mendapatkan poin kontribusi sebanyak 1000 poin!]

[Berikan nama produk itu, dan dapatkan hadiah kejutan dari Sistem.]

Lin Yue terkejut saat mendengar suara sistemnya, lalu dia tertawa.

"Hahahahaha! Baiklah, namanya adalah ... 'Krim kecantikan Xueyu Gao' ..."

[Selamat! Krim kecantikan Xueyu Gao telah didaftarkan lisensinya, dan Host mendapatkan sebuah toko lantai dua siap pakai di pusat Ibukota Kekaisaran! Surat-surat lengkap dan kuncinya ada di ruang penyimpanan.]

"Wah! Terima kasih Sistem! Kamu memangyang terbaik!"

[Sama-sama, Host!]

Lin Yue langsung membuka mall sistem, dan dia membeli robot pengawal bayangan seharga 200 poin, pil pembesar payu-dara dan bo-kong sebesar 200 poin, dan asisten robot wanita tangguh yang akan dia pakai nanti di dunia luar sebesar 300 poin.

Dalam sekali belanja, Lin Yue sudah menghabiskan sebesar 700 poin!

Sisa 300 poin yang dia simpan untuk hal darurat, dan dia bertekad untuk membuat banyak produk kecantikan ajaib, agar bisa membeli banyak robot AI untuk menjadi pelayan ditokonya.

Tidak lama kemudian, dua robot pesanannya sudah ada dihadapannya, satu robot AI berpakaian hitam-hitam seperti ninja dan satu robot wanita yang persis dengan pelayan di zaman ini.

"Kalian berdua hanya patuh dengan perintah suaraku, oke?! Pengawal bayangan aku kasih nama 'Alung' dan untuk pelayan aku kasih nama 'Aling'."

"Alung berjaga dalam kegelapan untuk keselamatanku, dan jangan sampai terdeteksi oleh pengawal bayangan milik Kaisar murahan itu, paham?!"

"Saya mengerti, Nona!" jawab Alung.

"Dan Aling ... kamu tinggal di dalam sini dulu, sampai aku mendapatkan Paviliun dan pelayan sendiri. Setelah aku lolos menjadi Selir Istana, baru kita bisa memulai rencananya,"

"Baik, Nona. Aling mengerti!" jawab Aling.

"Bagus! Dan Alung, misimu malam ini adalah menyelinap ke dalam Paviliun milik wanita kejam itu, dn tuangkan racun ini ke dalam semua make up dan perawatan wajah yang dia pakai setiap hari. Kita akan lihat hasilnya dalam dua hari kedepan ..." perintah Lin Yue dengan seringai kejam diwajah cantiknya.

"Alung mengerti, Nona!"

Wusssh!

Setelah semuanya selesai, dia keluar dari dalam ruang dimensi denganwajah sumringah.

Slab!

--

Saat dia keluar dari sana, langit di dunia luar sudah sore, dan pas waktunya untuk mengagalkan rencana si nenek sihir itu.

Beberapa gadis terlihat keluar dari kamarnya untuk berjalan-jalan di halaman Paviliun.

Mei Fang masih terlelap dengan damai, dan Lin Yue sedang mengagumi dirinya sendiri di depan sebuah cermin perunggu.

Rambut ikal besarnya semakin halus dan indah, dan kulitnya semakin mulus bercahaya.

"Tsk! Cantik-cantik begini malah dimusuhin! Rugi kalian musuhin aku ..." gumamnya sambil berkaca.

"Dan sekarang ... sekarang adalah waktunya melihat 'permainan kecil' yang mereka siapkan untukku ... Hehehehe!"

Saat dia keluar kamar, dia bertemu dengan seorang pelayan yang bekerja disana.

"Salam, Nona Lin ..." ujarnya sambil menunduk sedikit.

"Salam ..." jawab Lin Yue sambil tersenyum ramah.

"Aku ingin berjalan-jalan sore ini, apakah kamu tahu jalan menuju ke arah taman teratai di bagian timur?" tanya Lin Yue.

Pelayan itu langsung menunjukkan arahnya kepada Lin Yue dengan jarinya.

"Lewat sana, Nona ..." jawab pelayan itu.

"Baiklah, terima kasih," ujar Lin Yue sambil menganggukkan kepalanya.

Beberapa orang gadis yang melihat Lin Yue berjalan ke arah timur langsung menegurnya.

"Kamu mau pergi ke taman teratai?" tanya salah satu dari mereka.

"Ya, aku mau melihat pemandangan lain di sekitar sini ..." jawab Lin Yue.

"Aku dengar dari perbincangan para pelayan, area itu agak sepi dan menakutkan ..." ujar salah satu dari mereka dengan wajah ketakutan.

"Sepi dan menakutkan? Hehehehe ... Justru itu adalah bagian yang paling menyenangkan ..." sahut Lin Yue sambil berlalu pergi.

--

Dia berjalan menuju ke arah koridor bagian timur dengan santai, seolah-olah tidak tahu apa yang akan terjadi kepadanya.

Namun di dalam benaknya, Sistemnya sedang menghitung waktu.

[Dalam 12 detik kedepan, lampion tersebut akan dilepaskan.]

Lin Yue berjalan melewati pilar pertama dengan wajah tenang.

[10 detik.]

[7 detik.]

Dan Lin Yue tiba-tiba berhenti, saat seorang pelayan lewat membawa sebuah nampan.

Lin Yue langsung menjatuhkan jepit rambutnya, dan meminta pelayan itu untuk mengambilkannya.

"Maaf, Kak ... Bisa tolong ambilkan?" pinta Lin Yue dengan wajah polosnya.

Pelayan itu membungkukkan badannya untuk mengambil jepit rambutnya, namun hal yang tidak terduga terjadi~

GRAANG!

Lampion besi itu jatuh tepat ditempat Lin Yue berdiri sebelumnya, hingga membuat pelayan itu menjerit histeris.

"Aaaaaaaa!"

Lin Yue langsung memundurkan langkahnya dengan ekspresia wajah terkejut yang natural.

"Ya, Tuhan! Hampir saja aku jadi rempeyek otak rasa original tadi ..." gumam LinYue sambil menutup mulutnya dengan kedua tangan.

Beberapa penjaga langsung berlarian kearah mereka dengan wajah tegang.

"Apa yang terjadi?!"

"L-Lampionnya ... tiba-tiba ... Jatuh!" jawab pelayan itu dengan tubuh gemetar ketakutan.

"Aku juga tidak tahu, bagaimana bisa lampion sebesar dan seberat itu bisa jatuh? Apakah penyangganya sudah berkarat, sehingga kaitnya tidak kuat?" uja Lin Yue dengan suara pelan.

Salah satu penjaga itu mengerutkan keningnya, kejadian ini pasti disengaja oleh seseorang.

"Periksa bagian atap dan penyangganya! Laporkan semuanya kepada Yang Mulia Kaisar Agung!" perintahnya dengan nada tegas.

Dua orang penjaga lainnya langsung berlari naik untuk memeriksanya.

Sementara Lin Yue berakting layaknya seorang gadis kecil yang ketakutan, menunduk di pojokan sambil memeluk lututnya.

Namun dibalik rambutnya, dia tersenyum penuh kemenangan.

Setelah ditenangkan oleh pelayan itu, Lin Yue kembali berjalan ke jebakan yang kedua, yaitu tangga batu yang menuju ke arah taman teratai.

[Terdeteksi ada minyak bening di anak tangga ketiga. Harap berhati-hati, Host!]

Saat dia hendak melangkah naik, dibelakangnya ada beberapa gadis lain yang juga datang kesana.

Mei Fang pun terlihat muncul dari kejauhan.

"Yue-Yue!" panggil Mei Fang sambil berlari kecil kearahnya.

Lin Yue menolehkan kepalanya kearah suara itu.

"Fang-Fang?"

"Kamu keluar tidak bilang-bilang, sampai aku bangun dan mencarimu!" keluh Mei Fang dengan wajah cemberut.

"Maafkan aku, aku hanya ingin melihat taman teratai di Paviliun ini. Aku akan memberimu hadiah nanti, untuk permintaan maafku ..." ujar Lin Yue sambil tersenyum.

Mereka pun berjalan bersama menuju tangga batu itu, namun sesampainya disana, Lin Yue menghentikan langkahnya.

"Anak tangga ini terlihat licin ..." gumamnya pelan.

Mei Fang melihatnya dengan seksama, dan dia juga terkejut.

"Hah?!! Kok bisa?!"

Lin Yue membawa Mei Fang ke arah pinggir, agar mereka bisa melihat pelayan yang hendak lewat lewat kesana.

"Perhatikan saja ..." bisik Lin Yue ditelinga Mei Fang.

Pelayan itu berjalan dengan wajah angkuh, dan tidak lama kemudian~

Gluduk! Gluduk!

"Aaaaaaa!"

Pelayan itu tergelincir jatuh, pada saat dia menginjak anak tangga yang ketiga.

Brugh!

"Ya, Dewa!" seru Mei Fang terkejut.

Penjaga yang baru saja selesai memeriksa tempat kejadian pertama, berlari kembali ke arah suara teriakan itu.

"Ada apa lagi?!" tanya penjaga itu dengan wajah kesal.

"Tangganya ternyata licin, sehingga membuat pelayan itu terjatuh dari atas sana ..." sahut Lin Yue dengan wajah pura-pura ketakutan.

Para penjaga itu memeriksa setiap anak tangga, lalu mereka menemukan sesuatu yang aneh di anak tangga ketiga.

"Minyak?!"

Wajah para penjaga itu semakin masam, saat mengetahui ada yang ingin mencelakai para calon selir Kaisar itu.

"Sudah lihat, kan?" bisik Lin Yue ditelinga Mei Fang.

"Apa?"

"Surga itu penuh dengan ... jebakan!" jawab Lin Yue sambil tersenyum.

--

Semua kejadian itu akhirnya sampai ditelinga Kaisar melalui pengawal bayangannya.

Kaisar Longhui tidak menyangka, jika ambisi Selir Lan sampai sebesar itu, sampai-sampai dia ingin menghilangkan nyawa gadis bernama Lin Yue itu.

Sementara itu di Paviliun Naga Perak, Akiew terlihat sedang berlutut di depan Selir Lan, dan Peiyu terlihat sedang menuangkan teh untuk majikannya itu.

"Ampuni hamba, Yang Mulia Selir ... Rencana pertama dan kedua gagal. Gadis itu keberuntungannya sangat besar ..." ujar Akiew dengan kepala tertunduk dalam.

Lan Xingsheng tertawa rendah, tidak lama kemudian matanya berkilat dingin penuh kekejaman.

"Beruntung? Hahahahaha! Mari kita lihat ... berapa lama keberuntungannya itu bisa bertahan!"

"Peiyu! Siapkan yang kamu beli kemarin, dan perintahkan orang-orang kita untuk melakukan rencana selanjutnya!"

"Baik, Yang Mulia Selir!"

⚛⚛⚛

1
Herma Irwan
lanjut Thor
Herma Irwan
Maha karya yg luar biasa , saya paling suka cerita seperti ini yg kuno ada yg modern ada apalagi ada sistem 👍 kereeen Thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih dukungannya, Kak Herma ... 🙏🏻😊🤗🫰🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
dan author nya ngetik smbil nyemil wafer tango
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤯🤯🤯🤯🤯 🤣🤣🤣🤣🤣
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
terimakasih thor ini baru bagus pasangan mcnya setia dingin kepada lain tapi tidak kepada mcnya tidak seperti Kaisar itu yang mempunyai banyak selir cih lebih baik Kaisar muda yang setia
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Oke2, Kak ... tapi gak cepat2, yak ... biar lin Yue mengembara dulu setelah perang ... 🤣🤣🤣🤣.

Btw, Kk juga penulis ya? aku cek profile, tapi kok gak ada novelnya?
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
semangat thor di tunggu Kaisar tua mati oleh Kaisar muda thor hahahaha
Fajar Fathur rizky: bikin alur cerita pas linyue ke luar dari istana itu tidak sengaja ketemu Kaisar muda itu yang sedang menyamar
total 7 replies
月亮星星 ( yueliang xingxing )🌟🌙
seneng nih klo sistem nya kyk gini..
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih banyak, Kak ... 😊🙏🏻🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
aku
namanya estetik bgt tor 😁 xialan 🤣🤣🤣
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Udah pusing cari nama yang gak pasaran, Kak ... Eh, malah nemunya nama itu ...🤣🤣🤣🤣🤣. Terima kasih dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🤗💖💖💖
total 1 replies
Fajar Fathur rizky
jangan bikin hamil anak Kaisar itu thor kapan bikin Kaisar itu tewas thor sama Kaisar muda thor yang belum punya selir dan setia agar sama linyue
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Sabar, Kak Fajar ... Karena permintaan Kk, alur yang sudah aku buat jadi dirombak semuanya nih ... Otak aku mau meledak mikirnya biar nyambung ...😅😅😅. Kasihanilah aku, Kak ... Author juga manusia soalnya, harus berpikir dengan otak mungilku ini ... 🙏🏻😁😊.
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setiap niat yang mulia pasti di ijabah sama Allah kak..
jadi semangat dalam menjalani niat yang mulia itu, terutama untuk kucing² manis itu..
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞: sama² kak 🤗
total 4 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin linyue makan pil lagi yg buat dia kembali perawan thor
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor dalam peperangan oleh Kaisar muda Kekaisaran lain bikin Kekaisaran Kaisar itu di taklukkan oleh Kekaisaran lain thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Tunggu Sistemnya naik level dulu, ya kak ... 😅😅😅🙏🏻🙏🏻🙏🏻.
total 9 replies
Fajar Fathur rizky
thor bikin Kaisar itu tewas thor bikin pasangan mcnya hanya punya dia aja tidak punya selir thor
🌷🌸 Clarissa 🌸🌷: akhhh seruu nyaa, lanjutkann thorrr oh ya semoga tercapai yaa bikin rumah kucingnya, semangat!!!/Determined/
total 5 replies
Atalia
jadi menegangkan yaa author

pokoknya semangat ya 🥰

ditunggu yaa kelanjutannya author🤭
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Atalia ...🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
setuju, musuh yang paling nyata adalah sesama manusia itu sendiri
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Benar sekali, Kak Elle ...🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻
total 7 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
wahh, hewan beast bisa narsis juga ternyata /Facepalm/
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣 ... pamer ... pamer ... 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Sribundanya Gifran
lanjut thor
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Ashiaaap, Bunda ... 😊🙏🏻🤗💖💖💖
total 1 replies
ᵉᶠ ↷✦; 𝓔 𝓵 𝓵 𝓮 ❞
secepatnya, ayo tingkat kan lagi kekuatan mu Yue sampai maksimal
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Terima kasih, Kak Elle ... 🙏🏻🤗💖💖💖
total 5 replies
Atalia
makin penasaran aja

pokoknya semangat ee author

ditunggu yaa kelanjutannya author🥰
༆ᏗᏬRᎧRᏗ79༄: Thank You, Kak Atalia ... 🙏🏻🤗😊🫰🏻🫰🏻💖💖💖💖
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!