Suatu hari Kael ikut misi menutup Rift kecil.
Namun Rift itu berubah menjadi Rift Hitam — portal langka yang belum pernah tercatat.
Di dalamnya mereka menemukan kuil kuno dari dimensi lain.
Di tengah kuil ada artefak hidup yang disebut:
Core of Eclipse
Ketika semua orang mati diserang Abyssal, Kael menyentuh inti tersebut.
Dan dunia tiba-tiba berhenti.
Sebuah suara muncul:
“Host ditemukan. Sistem Evolusi Dimulai.”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rehanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eclipse Breaker — chapter 5: Pertarungan Melawan Penjaga Rift
Kapak raksasa itu jatuh seperti meteor.
BOOOOM!
Tanah dungeon meledak ketika kapak milik Rift Guardian menghantam lantai. Batu hitam pecah dan debu tebal memenuhi udara.
Kael melompat ke samping tepat sebelum serangan itu mengenai tubuhnya.
Namun gelombang kejutnya tetap menghantamnya.
CRASH!
Tubuh Kael terlempar beberapa meter dan berguling di tanah.
“UGH…!”
Dadanya terasa seperti dipukul palu.
Monster itu terlalu kuat.
Abyss Knight langsung menyerang.
Tubuh bayangan itu melesat dengan kecepatan luar biasa.
Pedang gelapnya mengarah langsung ke leher monster raksasa itu.
SLASH!
Namun sesuatu yang tidak terduga terjadi.
Pedang bayangan itu hanya meninggalkan goresan kecil.
Rift Guardian bahkan tidak mundur.
Monster itu tertawa rendah.
“Lemah…”
Lalu dengan satu ayunan tangan—
BAM!
Abyss Knight terpukul keras dan terlempar menabrak dinding dungeon.
Batu retak.
Debu berjatuhan dari langit-langit.
Kael membeku.
“Itu… bahkan tidak melukainya?”
Rift Guardian menatap Kael dengan mata merah menyala.
Lalu ia mulai berjalan perlahan.
DUUUM…
DUUUM…
Setiap langkahnya membuat tanah bergetar.
Kael mencoba berdiri.
Namun lututnya masih gemetar.
Ini bukan monster biasa.
Ini adalah makhluk yang seharusnya tidak muncul di dungeon rank rendah.
Layar sistem muncul tiba-tiba.
Analisis Musuh
Nama : Rift Guardian
Rank : B
Kekuatan : Sangat Tinggi
Kelemahan : Inti Rift
Kael langsung mengaktifkan Abyss Vision.
Matanya terasa panas.
Dunia kembali berubah.
Tubuh Rift Guardian dipenuhi aliran energi merah.
Namun kali ini ada satu titik yang bersinar terang di dadanya.
Sebuah inti energi yang berdenyut seperti jantung.
“Itu… titik lemahnya.”
Namun masalahnya jelas.
Bagaimana ia bisa mencapai titik itu?
Monster itu terlalu besar.
Dan terlalu kuat.
Rift Guardian tiba-tiba berlari.
Kecepatannya jauh lebih cepat dari yang Kael bayangkan.
Kapaknya terangkat tinggi.
Kael mencoba menghindar—
Namun terlambat.
CRASH!
Kapak itu menghantam tanah tepat di depannya.
Gelombang kejut menghantam tubuh Kael dan membuatnya terlempar lagi.
Pedangnya terlepas dari tangannya.
Kael jatuh keras ke tanah.
Penglihatannya berputar.
“Tidak… bisa…”
Monster itu berjalan mendekat.
Kapaknya terangkat lagi.
Satu serangan lagi.
Dan semuanya akan berakhir.
Namun tiba-tiba—
WHOOSH!
Sebuah bayangan muncul dari samping.
Abyss Knight.
Makhluk bayangan itu melompat dan menahan kapak raksasa dengan pedangnya.
CLANG!
Benturan logam menggema di dungeon.
Abyss Knight berlutut karena tekanan besar.
Namun ia tetap menahan serangan itu.
“Tuanku… bangkit…”
Suara berat itu keluar dari mulut bayangan.
Kael menatapnya dengan mata terkejut.
Ia bahkan hampir tidak bisa berdiri…
Namun prajurit bayangannya masih bertarung.
Kael mengepalkan tangannya.
“Aku belum selesai.”
Ia berdiri perlahan.
Layar sistem tiba-tiba berkedip lagi.
Kondisi Host Kritis
Skill Baru Tersedia
Tulisan baru muncul.
Skill Dibuka
[Void Step]
Gerakan instan melalui bayangan.
Kael menarik napas tajam.
“Teleport…?”
Jika skill ini bekerja…
Ia bisa mencapai titik lemah monster itu. Abyss Knight masih menahan kapak Rift Guardian.
Namun tubuh bayangannya mulai retak. Ia tidak bisa bertahan lama.
Kael menatap inti bercahaya di dada monster.
Jantungnya berdetak keras.
“Ini kesempatan satu-satunya…”
Ia menatap bayangan di tanah.
“Void Step.”
Tubuh Kael langsung tenggelam ke dalam bayangan.
Detik berikutnya—
Ia muncul tepat di depan dada Rift Guardian.
Mata monster itu melebar.
Kael sudah menggenggam pedangnya kembali.
Dengan seluruh kekuatannya—
Ia menusukkan pedang ke inti bercahaya itu.
STAB!
Cahaya merah meledak keluar dari luka itu.
Rift Guardian mengaum keras.
GRAAAAAAAAAAH!
Dungeon bergetar hebat.
Namun Kael tidak melepaskan pedangnya.
Ia menekan lebih dalam.
Energi hitam mulai keluar dari tubuh monster itu.
Rift Guardian mencoba menyerang balik—
Namun Abyss Knight menahannya.
“Sekarang… Tuanku!”
Kael mengerahkan seluruh kekuatannya.
“MATI!”
CRAAASH!
Inti Rift pecah.
Cahaya merah meledak ke segala arah.
Tubuh raksasa Rift Guardian membeku.
Lalu perlahan…
jatuh ke tanah.
DUUUUM!
Dungeon kembali sunyi.
Kael jatuh berlutut.
Napasnya terengah.
Beberapa detik kemudian—
Layar sistem muncul.
Dan kali ini…
layarnya bersinar jauh lebih terang dari sebelumnya.