NovelToon NovelToon
Kesempatan Kedua

Kesempatan Kedua

Status: tamat
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:108.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: Miss Yune

"Lebih baik, kau mati saja!"

Ucapan Bram membuat Cassandra membeku. Dia tidak menyangka sang suami dapat mengeluarkan pernyataan yang menyakiti hatinya. Memang kesalahannya memaksakan kehendak dalam perjodohan mereka hingga keduanya terjebak dalam pernikahan ini. Akan tetapi, dia pikir dapat meraih cinta Bramastya.

Namun, semua hanya khayalan dari Cassandra Bram tidak pernah menginginkannya, dia hanya menyukai Raina.

Hingga, keinginan Bram menjadi kenyataan. Cassandra mengalami kecelakaan hingga dinyatakan meninggal dunia.

"Tidak! Kalian bohong! Dia tidak mungkin mati!"

Apakah yang terjadi selanjutnya? Akankah Bram mendapatkan kesempatan kedua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05. Ingatan yang Terhapus

Bram menatap dokter di hadapannya dengan ekspresi tidak percaya. Kata-kata yang baru saja diucapkan terasa seperti palu godam yang menghantam dadanya.

"Apa maksud Anda Cassie mengalami amnesia?" suaranya terdengar serak, hampir tak keluar.

Dokter itu menghela napas pelan, memahami betapa sulitnya kabar ini bagi pria di depannya. Telah banyak dia alami dari pengalamannya, keluarga pasien tidak terima bila kondisi pasien tidak sesuai dengan keinginannya.

"Pasien mengalami benturan cukup keras di kepala, yang menyebabkan amnesia selektif. Artinya, dia hanya melupakan bagian-bagian tertentu dari hidupnya. Dalam kasus Cassandra, tampaknya dia melupakan pernikahannya dengan Anda."

Bram merasakan dunia seakan runtuh. Napasnya memburu, tangan mengepal di sisi tubuhnya. Tidak, ini tidak mungkin. Cassie melupakannya? Istrinya sendiri tidak ingat kalau mereka pernah menikah?

Melupakan bagian-bagian tertentu dari hidupnya? Tapi, dengan jelas Cassie hanya melupakan dirinya. Bagaimana mungkin wanita yang selama ini selalu mengungkapkan perasaan cinta mendadak lupa akan dirinya?

"Tidak... tidak mungkin..." gumamnya, menggelengkan kepala dengan keras.

Namun, dokter tetap tenang dan profesional. Pria paruh baya itu memaklumi kalau Bram tidak terima dengan keadaan Cassie. Dia berusaha untuk menjelaskan dengan baik agar Bram mengerti kondisi Cassie.

"Saya menduga ini bisa jadi mekanisme pertahanan alami dari otaknya. Biasanya, amnesia selektif terjadi ketika seseorang mengalami trauma psikologis yang sangat dalam. Maaf, dengan kata lain, mungkin bagian dari dirinya tidak ingin mengingat sesuatu yang menyakitkan."

Kata-kata itu menusuk Bram tepat di jantungnya. Trauma psikologis. Luka yang dalam. Semua itu terjadi karena dirinya, karena perkataan kejam yang ia lontarkan sebelum Cassie mengalami kecelakaan.

Menyakitkan? Apakah sangat menyakitkan bila mengingat tentang dirinya? Hingga Cassie memilih mengubur dalam-dalam tentang dirinya.

“Lebih baik, kau mati saja!”

Ucapan itu kembali menghantui pikirannya. Dia yang menyuruh Cassie mati, dan sekarang Cassie benar-benar melupakannya seolah-olah dia tidak pernah ada dalam hidupnya. Seolah-olah Bram adalah bagian yang tak ingin diingat oleh Cassie.

Penyesalan memang selalu datang terakhir. Dia tidak dapat menarik semua ucapannya. Begitu tega, dia meminta Cassie untuk mati. Pria mana yang mengatakan hal itu pada istrinya sendiri.

Bram meremas rambutnya frustrasi. "Tidak! Aku harus bicara dengannya! Dia pasti akan mengingatku!"

Sebelum dia bisa berbuat sesuatu, suara berat penuh kemarahan terdengar dari belakangnya. "Kau tidak akan menemuinya!"

Gunawan, Papa Cassie, berdiri dengan tatapan tajam. Setelah mengetahui semua penderitaan yang dialami oleh Cassie, dia tidak mungkin membiarkan putrinya terus bersama dengan Bram. Di sampingnya, Clarissa dan Jessie menatapnya dengan wajah penuh kebencian.

"Dia istriku!" teriak Bram, matanya merah menahan emosi.

Tidak peduli, di hadapannya adalah mertua yang seharusnya dia hormati. Bram bersikeras untuk bertemu dengan Cassie.

Gunawan melangkah maju, tangannya terkepal. "Kau tidak berhak menemuinya, kau yang menghancurkannya! Kau yang membuatnya seperti ini! Sekarang, kau tidak punya hak untuk mendekatinya lagi."

Bram tidak bisa menjawab. Dia tahu kata-kata itu benar. Luka yang diderita Cassie bukan hanya karena kecelakaan, tapi karena dirinya. Karena cinta sepihak yang dipaksakan dalam pernikahan mereka. Karena dirinya yang selalu menduakan Cassie dengan Raina.

Clarissa mengusap air matanya. "Kami akan menjaga Cassie. Dia sudah cukup menderita karena kau, Bram. Biarkan dia tenang."

Bram mengepalkan tangannya. "Tapi... aku mencintainya."

Jessie tertawa sinis. "Cinta? Setelah kau Setelah kau membuatnya hidup dalam bayang-bayang Raina selama ini? Aku tahu dengan jelas semua yang kamu lakukan. Jangan bercanda dan mengatakan omong kosong tentang cinta, Bram. Pria sepertimu, tidak mungkin memiliki cinta!"

Bram tak bisa menyangkalnya. Cassie mungkin mencintainya dengan sepenuh hati, tapi dia sendiri butuh kehilangan Cassie untuk menyadari betapa besar artinya wanita itu dalam hidupnya.

Sebelum Bram bisa membela diri, beberapa pria berbadan tegap mendekat, orang-orang kepercayaan Gunawan.

"Bawa dia keluar dari sini," perintah Gunawan dingin.

Bram berusaha melawan, tetapi dua pria langsung menghalanginya. "Aku mohon, izinkan aku melihat Cassie sekali saja!" serunya, tetapi tidak ada yang menghiraukannya.

Sementara itu, di dalam kamar rumah sakit, Cassie duduk dengan bingung di tempat tidurnya. "Mama, kenapa pria tadi terus memaksakan diri untuk bertemu denganku? Siapa dia?"

Clarissa tersenyum lembut, meskipun hatinya terasa berat. "Dia hanya seseorang dari masa lalumu, Nak. Tidak ada yang perlu kau ingat tentang dia."

Cassie mengernyit, seakan mencoba mengingat sesuatu yang hilang dari pikirannya. Namun, kepalanya berdenyut nyeri, membuatnya menyerah untuk mencari jawabannya sendiri.

Di luar, Bram hanya bisa berdiri dalam kehancuran saat melihat keluarga Cassie menutup pintu aksesnya ke dalam kehidupan wanita itu. Namun, satu hal yang ia tahu dengan pasti: dia akan melakukan apa pun untuk mendapatkan kembali Cassie—bahkan jika itu berarti membuatnya jatuh cinta lagi dari awal.

Namun, ponselnya berbunyi dan dia melihat nama yang tertera di layar ponselnya dengan bingung.

Raina memanggil...

***

Bersambung...

Terima kasih telah membaca. ❤️

1
Ari Sawitri
ya kamu juga jangan kasih dia akses donk. blokir tuh nomor Mak Lampir itu. 😡😡😡 heran skrg bs bilang spt ini kmrn kmrn otak kamu kemana 🤨
ayu cantik
suka
Siti Maulidah
ceritanya menarik
vely
hahahahahaha kasian banget sih kamu bram, lihat tu istrimu sekarang anemia ehh salah yang bener amnesia /Tongue/
vely
itu mungkin bram
Anre1201
buat Cassie, coba jadi perempuan tegas sedikit demi anakmu. kamu tuh wanita Dari keluarga kaya, jadi tidak usah takut susah. tanpa suami pun kamu bisa membesarkan anak kamu !!!!!
beri kan penjelasan ke Bram untuk bisa menyelesaikan masa lalu nya baru datang lagi, jangan biar kan masalah belum selesai tapi sudah bersama, walaupun demi anak tapi itu bukan solusi. kamu harus cari kebahagiaan kamu, kamu harus belajar mencintai diri kamu, belajar untuk menerima orang-orang baru, belajar untuk menumbuhkan rasa percaya dalam diri sendiri agar hidup mu bisa tenang dan anak mu lahir dengan rasa Cinta.
Anre1201
Cassie terlalu lemah Karna cinta, ga bisa tegas, Dari awal sudah terlihat karakternya. watak dia lembut tapi Bucin kalau soal Cinta hingga tidak punya prinsip. makanya selalu kalah karena Bodoh, tolol dan Goblok sudah bikin rasional kalah Dari akal sehat 😤
Anre1201
lelah??? ya cerai Begooooooo 😤
ini cerita nya bijimana sihhhh.. Katanya masih terikat pernikahan tapi ga ada solusi nya. kalau memang ingin pisah bukan cerai ya ngomong di awal.. minta ketenangan diri buat masing-masing pihak, agar ada Jalan keluar terbaik untuk bisa menyelesaikan masalah yg ada, jadi ketika balikan, masing-masing sudah selesai dengan masa lalu nya dan siap menjalani pernikahan dengan pondasi yg lebih kuat agar tidak melakukan kesalahan tolol lagi 😤
Anre1201
cerita yg bullet, sama-sama orang kaya tapi ga bisa cari bukti soal sepele seperti ini. Cassie juga ga tegas, kalau memang sudah selingkuh ngapain di kasih kesempatan 🥱 apalagi selingkuh itu penyakit yg susah diobatin, walaupun balik lagi, tetap saja, kepercayaan sudah hilang dan akan jadi duri dalam daging.
apalagi Dari awal pernikahan sudah tidak sehat Karna terpaksa + tidak ada Cinta yang tulus Dari kedua belah pihak.. jadi pernikahan nya tidak ada pondasi yang kuat.. makanya terjadi perselingkuhan 🙄
Anre1201
Dari sini bisa di lihat.. Bucin memang bikin manusia jadi Bego, tolol + goblok !!!!!!!karena tidak bisa membedakan antara Cinta, pengkhianatan, kesetiaan, ketulusan, kepercayaan dan harga diri !!!!!!
tris tanto
weh cpt bgt udh diindo
tris tanto
kn udh dikasih tau kok bhnya tehenyyaakkkk ,kaget doong
tris tanto
masih dibahas lg,kn dibb depan udh dibhs knp jd muter2
tris tanto
lidahnya keluarrr,,,melet dong ,gk sampe otakku mbayangke,,
Sri Mugianti
sebenarnya yg jadi adeknya itu si Cassie atau Jessi
tini_evel
cassie ini kakak atau adik sih.. awal dibilang kakak tp ada juga dibilang adik..
Agus Andryani
iya mmang dr awal sdh bungung
ichapurie
ini gimana sih, diawal katanya cuma anggep raina adek, terus bab berikutnya bilang cuma ciuman, bab berikutnya lagi bilang nginep di villa berdua tapi pisah kamar, eh bab berikutnya bilang pernah ngehabisin malam bersama , yg bener gmna sih thor kok beda2 tiap bab
Tira Aneri
suukaaa
rarr
thor aku mampir sini dlu, smbil nunggu update terbaru "satu malam bersama ceo" laura adenya liam🤭
Miss Yune: Dah update kak. cusss mampir ya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!