NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Putri Tersembunyi

Lord Erkan menyusuri setiap lorong istana kebangsawanan Alfuttain. Pria berjas abu abu tua itu menjauh dari keramaian, mencari sesuatu yang bisa mencuri perhatiannya. Erkan tidak peduli, kalau nantinya dia dianggap lancang atau pun tidak sopan.

Erkan hanya bosan dan penasaran dengan suasana istana besar ini. Istana Alfuttain hampir sama besarnya dengan istana Kebangsawanan Albarack.

Erkan mulai melucuti dasi kupu kupu yang mencekik lehernya, menyimpan benda itu kedalam saku celana. Jangan sampai jatuh atau hilang, karena kalau sampai itu terjadi- kotbah Sang Mommy tidak bisa dia hindari lagi.

Erkan berjalan santai, bahkan jas yang dia pakai sudah terlampir di bahunya menyisakan kemeja hitam pas body yang membalut tubuhnya.

"Kenapa kalian membiarkan dia berkeliaran? bukankah Tuan Besar sudah mewanti wanti agar segera membawanya kembali!"

Langkah Erkan terhenti saat mendengar suara keributan tidak jauh darinya. Dahi pria muda itu berkerut saat melihat dua orang wanita tengah beradu urat leher.

"Apa salahnya kalau Tuan Putri berkeliaran di istananya sendiri. Lama lama kau seperti Putri Sheera, Ashuma! kau tidak sopan pada Putri Sulung keluarga Alfuttain!"

Erkan semakin mengikis jarak, namun hati hati dalam melangkah agar dia tidak ketahuan. Erkan bahkan rela bersembunyi di balik guci besar berisikan bunga yang tingginya hampir menyentuh pilar.

"Itu salah! kau tahu sendiri kan, kalau dia buta. Itu bisa membuat nama Keluarga Bangsawan Alfuttain tercoreng, kau ingatkan- tidak ada kecacatan untuk keluarga ini. Jadi Putri Shee-,"

"Tidak apa apa, aku akan kembali ke bungalow Bibi Jumma. Sudah kalian jangan bertengkar lagi, maaf kalau aku selalu membuat kalian repot,"

Wanita yang bernama Ashuma itu merapatkan bibirnya dalam. Dia cukup terkejut karena orang yang tadi dihinanya, ternyata sudah berada di dekatnya.

"Tapi Tuan Putri, anda-,"

"Tidak apa apa, itu memang kenyataannya. Aku memang buta, dan aku adalah noda di keluarga ini." sahutnya lembut.

"Tapi Tuan Putri- saya,"

Ucapan Jumma terhenti saat gadis yang dia panggil Tuan Putri itu melangkah pelan, menyusuri gelapnya malam bertemankan tongkat kecil- yang sudah menemani dia dari usia 5 tahun.

"Gara gara kau!" geram Jumma pada rekan kerjanya.

Wanita paruh baya itu segera menyusul Sang Tuan Putri, sementara Ashuma hanya berdecak tidak suka- lalu berlalu meninggalkan tempat kejadian. Menyisakan Erkan yang masih mematung di tempatnya, kedua matanya tidak dapat berkedip saat melihat semuanya.

'Gadis itu?' bisiknya dalam hati.

Tanpa menunggu lagi, Erkan segera keluar dari tempat persembunyiannya. Berlari kecil menyusul dua orang wanita yang berada didepannya.

"Tunggu!"

Langkah kedua wanita itu terhenti, Jumma menjadi orang pertama yang menoleh. Kedua mata wanita itu membulat saat melihat siapa orang yang berseru pada mereka berdua.

"Pu-,"

Ucapannya terhenti, saat Erkan mengisyaratkan Jumma untuk diam. Wanita paruh baya itu mengangguk segan, bahkan sedikit menunduk saat melihat Erkan semakin mengikis jarak padanya dan Sang Tuan Putri.

"Ada apa Bibi Jumma? siapa yang memanggil?" gadis bertongkat itu membalikan tubuhnya secara sempurna, menghadap Erkan yang sudah berada tepat dihadapannya.

Kedua mata biru safir nya menatap lurus tanpa berkedip, terlihat kosong- dan itulah kenyataannya. Kedua matanya tidak dapat melihat sejak dia balita, karena sesuatu terjadi padanya.

"Tuan Putri, ini- dia, dia adalah-,'

"Hai, aku Akara- pengawal keluarga Albarack. Senang bisa berkenalan dengan anda Tuan Putri-,"

"Sheena Oceana," potong cepat Jumma, membuat Erkan menoleh pada wanita paruh baya itu.

"Maaf Pa- Tuan," ucapnya tidak enak hati.

Apa lagi saat melihat wajah datar Sang Lord, Bibi Jumma reflek mundur kebelakang. Wanita itu membiarkan Erkan semakin mendekat pada Majikannya. Entah kenapa, Jumma merasa kalau Putra Mahkota Keluarga Albarack, tidak seperti pria lainnnya.

"Boleh aku tahu nama mu, maaf kalau aku lancang,"

Gadis bertongkat yang tadinya reflek mundur karena terkejut, saat mengetahui kalau ada orang lain yang mengetahui keberadaannya di istana ini, perlahan mulai tenang. Karena keberadaannya di istana ini begitu di sembunyikan, bahkan mungkin keluarga Alfuttain sudah mewafatkannya. Dia hanya noda di kebangsawanan Alfuttain yang begitu sempurna, walaupun dia sendiri tidak menginginkan kebutaan ini.

"Boleh-,'

"Oceana, panggil saja aku Anna, Tuan."

Erkan terpaku saat mendengar suara sang gadis. Gadis biola yang tadi dia lihat, gadis inilah yang dia cari- bukan gadis yang menjadi Putri Mahkota keluarga Alfuttain yang berkenalan dengannya tadi.

"Aku Akara, panggil aku sesuka mu saja. Aku pengawal keluarga Albarack, senang berkenalan dengan mu."

Erkan menatap dalam pada Sheena Oceana, si gadis biola yang membuat Erkan menjelajahi istana Alfuttain, seperti orang kurang kerjaan.

"Aku juga senang berkenalan dengan anda Tuan, boleh aku meminta satu permintaan pada anda, Tuan Kara." Sheena mengembangkan senyumannya, membuat Erkan semakin terpaku.

Gadis berambut panjang itu menatap kosong, dengan raut wajah khawatir. Ternyata saat di atas panggung tadi, Sheena memakai rambut palsu yang sama dengan Sheera, bahkan gaun mereka pun serupa.

Kenapa Tuan Alfuttain memperlakukan keduanya berbeda?

"Apa pun untuk mu, My Princess,"

Sheena menghela napas pelan, perlahan dia melangkah maju mendekat pada Erkan. Saat merasa kalau mereka sudah dekat, Sheena meraba udara untuk meraih tangan Sang Lord, yang dia kenal sebagai Pengawal keluarga Bangsawan Albarack.

"Tolong, jangan bilang pada siapa pun tentang aku. Simpan sendiri untuk mu, aku mohon," pintanya.

Tanpa sadar Sheena meremas tangan Erkan, membuat pria muda itu membalas remasan-nya pelan.

"Apa pun yang kau inginkan- aku akan menyimpannya sendiri, Putri Oceana," sahut Erkan, membuat senyuman di bibir Sheena semakin melebar.

                   

**AAIIHHHHH BAAAANGGGGG 🤒🤒🤒

YUHUUUUU JANGAN LUPA DUKUNGAN LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA YAAAAAAAAAA

NIKMATIN ALUR DAN CERITANYA

SEE YOU NEXT TOMORROW

BABAYYY MUUUAACCHH**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!