Percintaan mereka awalnya begitu kuat , walau dengan di tentang kedua orangtua , mereka kekeh untuk tetap bersama .Walau pertentangan itu sangat kuat , mereka mampu mengatasinya .Tetapi satu peristiwa , menyebabkan dunianya abu abu bahkan hitam .
Bram Gunawan , seorang CEO sukses, masa lalunya membuatnya pernah mengalami keterpurukan .Satu peristiwa menyebabkan dia harus melepaskan isteri yang dia cintai.
Ana Laura Geraldine , seorang wanita berusia 28 tahun , menikah dalam usia muda , dan memutuskan bercerai 23 tahun.
Dia harus memutuskan bercerai dari suaminya , karena rasa bersalah pada dirinya yang begitu besar . Tahun tahun penghukuman itu dia lakukan, tanpa ada mengurangi rasa sakit dan sedih.
Bahkan mengunjungi sebuah makam pun mereka selalu berbeda waktu .
Apakah mereka akan kembali bersama lagi ? Usaha apa yang di lakukan Bram untuk meraih hati mantan isterinya ?
Simak kisah ini .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lenny, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ada Apa
Ketika pagi datang , Ana perlahan bangun, senyumnya di sambut senyuman sang suami .
" Mas sudah rapi," ujar Ana .
" Mas sudah olah raga juga yaaang, gym di lantai atas ".
" Hmmm wangi banget , mbok Siti masak apa mas ?".
" Mas belum sarapan yaaang, nungguin kamu ."
" Jadi lapar," ujar Ana tersenyum.
" Mbok masak apa? " tanya Ana ramah.
" Kari bihun ayam non."
" Makan yuk non".
"Yukkkk, "ujar Ana.
" Masakan mbok enak , serasa makan ,makanan ibu sendiri."
" Mbok sudah bisa jadi ibu angkat non, dari kecil ngasuh non, kalau kangen sama mami non, peluk aja mbok."
Ana mengangguk .
Ana makan dengan lahap, Bram juga.
" Kari bihun ayam, memang menu the best , masakan mbok deh, liat , baby pengen nambah
, " ujar Ana.
" Makanlah non, biasa non makan dikit banget ."
" Mau makan apa , bilang sama mbok."
Ana mengangguk.
" Mbok siap - siap yahhh, hari ini matahari bersinar terang , saatnya kita memanjakan diri Shopping
, " ujar Ana tersenyum.
Ana dan Bram duduk di ruang keluarga .
Ana memperhatikan suaminya.
" Mas kapan ke Bali lagi ?".
" Selasa yaang , mau ninjau finishing pekerjaan pembangunan hotel , " ujar Bram menggenggam tangan Ana .
" Jangan ambil pekerjaan dari Ruth lagi ya mas".
" Ya yaaang."
" Mas harus hati - hati, jangan makan, minum apapun dari dia . Jangan sampai dia memakai zat
Afrodisiak ,ujar Ana menatap serius ke arah Bram sang suami ."
(Afrodisiak adalah zat yang mampu meningkatkan gairah seksual).
" Mas akan extra menjaga diri yaaaang, mas akan berusaha , doakan mas".
"Ini pembelajaran buat mas , agar mas jangan mengambil kontrak dengan manusia licik, kapan kita lengah, maka akan menjadi santapan nya."
" Ya yaaang , maaf."
Ana memeluk sang suami .
" Mbok udah siap non."
" Baiklah mbok."
" Bulan depan, mbok Tami akan datang menemani mbok, mbok akan punya teman, dan supir namanya pak Iwan."
" Baik non."
Ana dan mbok Siti memasuki mobil, Ana duduk di samping Bram , mbok Siti di bagian belakang.
" Pemandangan dan arsitektur Jerman , semakin maju, " ujar Ana.
" Bahkan persaingan sangat tinggi, " ujar Ana .
" Pembangunan hotel papi gimana mas ?".
" Masih pengerjaan yaaang. "
" Sepertinya papi , gitu hotel beroperasi, bakalan stay di Jerman yaaang ".
" Ana senang banget mas," ujar Ana.
" Mas masih nebak loh yaaang ".
" Mudah - mudahan benar , " ujar Ana tersenyum.
" Non, nanti kita beli isi kulkas juga ya , soalnya stok sayur, dan lainnya udah gak ada lagi ."
" Baik mbok, " ujar Ana.
Mereka pun memasuki mall, menaiki lift, dan menuju pakaian wanita. Ana menemani mbok Siti mencari pakaiannya , kemudian mbok Siti dan juga Bram juga mencari pakaian Ana. Na tersenyum membelai perutnya .
" Perut kamu menggemaskan yaaang."
" Mas ngejekin ya ?".
" Gak yaaang ,.mas beneran sangat suka, melihat baby kita semakin bertumbuh. Hilang lelah mas yaaang."
" Benar mas,. Ku pengen punya anak 3 ,kalau mas gimana ?".
" Terserah kamu aja yaaang, mas okay -okay aja, yang penting kamu nyaman, kuat . Karena melahirkan bukan hal yang gampang."
" Mas sangat pengertian, bantuin Ana ngasuh anak - anak kita ya mas ".
" Pasti yaaang, namanya juga saham bersama , "ujar Bram memencet hidung Ana.
Mbok Siti tersenyum , mbok Siti selalu mendoakan agar majikannya selalu rukun, saling mencintai dan menyayangi, dan sehat selalu.
Kedua majikannya sangat baik, sejak suami dan anak mbok Siti meninggal, keluarga Ana lah , menjadi keluarganya. Sampai ketika Ana menikah, mami Ana menyuruh mbok Siti menjagai puteri kesayangannya .Sejak menikah, seperti suatu pertanda, mami Ana mempercayakan anaknya sama mbok Siti.
Ana dan mbok siti pun baru nyadar, kenapa maminya berkeras mengirim mbok Siti ke Jerman, bahkan mengantarnya sendiri.Banyak ngomong, bahwa apapun gang terjadi, Ana harus kuat, dewasa, harus bisa bahagia, jangan pernah pisah dengan Bram.Kata - kata itu sering di ulang mami Ana, padahal biasanya gak gitu. Ana dan mbok Siti serta Bram , gak terlalu merhati in , gitu mami Ana pergi untuk selamanya , mereka baru tahu, pesan dan nasehat sang mami.
Ana melihat pakaian sehari - hari pria . Ana sudah hapal pakaian seperti apa yang disukai sang suami. Ana membeli pakaian Bram juga. Membeli kemeja dan juga dasi .
Bram tersenyum, Semua memang benar warna kesukaan dan selera Bram.
" Kamu selalu tahu yaang, tahu selera mas".
" Sudah tahunan ngenal mas, masa gak tahu sihhh".
" Iya yaaang, mas tahu, tahu bahwa hanya kamu yang sangat memahami mas, kesukaan mas itu apa ."
" Hmm, ku jadi Pd banget mas, "ujar Ana tersenyum.
" Kita ke toko bayi yukkk," ujar Bram .
" Yukkkk," ujar Ana dan mbok Siti penuh semangat.
🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳
Jangan lupa
Like
Vote
Koment
keegoisan wanita
* pemeran utama wanita selalu dibenarkan dan kesalahan tidak dianggap salah, ngugat cerai suami (kesalahan fatal),
*pemeran utama pria selalu disalahkan dan dibuat menderita dan akan mengemis cinta
*pelakor dilaknat dan dibuat jahat
*pebinor (sangat banyak dinovel ini) dan semua dianggap benar
* intrak pemeran utama pria dengan wanita lain (pelakor) menjijikan
* intraksi pemeran utama wanita dengan pria lain (pebinor) akan dibenarkan dengan berbagai alasan, persahabatan lah, persaudaraanlah
Ayar yg selalu mengingatkan kita bahwa apa yg ada didunia semuanya fana.
Tuhan yg memberi maka Tuhan juga yg akan mengambil.
🥰🥰🥰🥰