NovelToon NovelToon
HANCURNYA KEPERCAYAAN

HANCURNYA KEPERCAYAAN

Status: tamat
Genre:Komedi / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: wulandari05

(REVISI)

Cerita ini mengisahkan seorang Wanita pintar,cantik dan sexy yang bernama Hara Pramaswari
Hara memiliki teman baru yaitu pria terpopuler dikampusnya,laki-laki ini menyukai Hara tapi kedekatan mereka membuat sahabat Hara membencinya,karena sahabat Hara juga menyukai laki-laki ini.

Pengusaha tampan dan kaya yang digandrungi banyak wanita,ialah Alexander Pranata pewaris pranata grup,pertemuannya dengan Hara sangat singkat,sampai akhirnya Alex memutuskan untuk menikahinya,akan ada banyak ujian yang akan dilalui mereka berdua,akankah mereka sanggup bertahan atau memilih untuk berpisah..?

Ingin tahu cerita selengkapnya silahkan dibaca😁mari kumpul dulu jangan jaga jarak di antara kita😆

JANGAN LUPA LIKE,VOTE DAN KOMEN ===
😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wulandari05, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kantor Baru

"Sudah lah Feb kita tidur saja besok kita harus ke tempat kerja Rangga pagi-pagi." ucap Hara menarik tangan Febby menuju kamar, mereka memilih tidur berdua karena Febby takut jika tidur sendiri.

Keesokan paginya Febby berangkat terlebih dulu karena ingin memberikan surat resignnya di Perusahaan Pranata Grup dengan diantar Pak ujang yang datang pagi-pagi sekali, sedangkan Hara masih berada dirumah menunggu Febby pulang.

Hara baru teringat jika dia hanya membawah baju kerja satu pasang, untuknya melamar kerja kemarin, dia tidak ingin memakai baju itu lagi karena menginggatkan Hara pada kejadian itu.

Akhirnya Hara berinisiatif pesan gojek dan membeli baju di pertokoan pinggir jalan saja sambil menunggu Febby pulang, gojek yang dipesan Hara tiba, dia segera memakai helm dan naik, gojek pun melaju membela jalan yang cukup ramai pagi ini.

"Kemana neng..?" tanya gojek sedikit berteriak.

"Cari toko baju bang yang dipinggir jalan saja." jawab Hara yang ikut berteriak karena jalanan sangat bising dengan suara kendaraan.

Hara menepuk pundak gojek menyuruhnya untuk berhenti dia memberikan uang untuk abang gojek, abang gojek pun berlalu pergi.

Hara berhenti disebuah toko baju yang tidak terlalu besar, saat dia akan berjalan mendekati pintu toko, dia dicegah oleh seorang wanita.

Hara mengernyit seperti mengenal wanita itu,tidak lama Hara menginggatnya ternyata yang berdiri didepannya sekarang adalah calon madunya karena memang hanya sekali mereka bertemu, "Maaf anda siapa ya..?" tanya Hara yang berpura-pura tidak mengenal.

"Ohh jadi kamu melupakan aku jalang." ucap Vera dia tadi ingin pergi ke rumah Alex tapi saat dijalan dia seperti melihat istri dari calonnya yang ternyata memang benar.

"Ada apa kamu menghadangku." ucap Hara dengan berdiri tegap dia sudah tidak ingin harga dirinya diinjak-injak lagi oleh Alex apa lagi calon madunya.

Vera menelisik penampilan Hara saat ini dari atas sampai bawah dia tersenyum mengejek seakan-akan menghinanya.

"Kamu harus tau diri, kamu hanya seorang wanita miskin yang hanya menjadi beban untuk Alex calon suamiku, kamu tau Alex sangat mencintaiku dan disini(Vera menunjuk perutnya)ada hasil dari buah cinta kita yang tumbuh." ucap Vera dengan mengelus perutnya.

Hara yang tadinya menantang setelah mendengar jika Vera hamil airmatanya sudah tidak bisa dia tahan lagi, sangat sakit hatinya saat mendengar Vera hamil yang Ayah si bayi adalah suaminya sendiri, Hara menghapus airmatanya dia berusaha untuk tegar.

"Jalang teriak jalang." ucap Hara dengan senyum smirk dibibirnya.

Tangan itu hampir saja mendarat dipipi Hara, tapi sebelum itu Hara sudah mencekal tangan Vera dan meremasnya, Vera merasa kesakitan tangan putih itu sampai memerah, jangan salah Hara Pramaswari pemegang sabuk hitam dia pernah mendapat gelar The Best Player disekolahnya dulu, berbagai macam piagam dia dapatkan karena sering mengikuti lomba dan beberapa kali turnamen.

Meskipun Hara pandai ilmu bela diri tapi dia tidak ingin mengunakan skillnya untuk hal yang tidak baik, maka dari itu tidak banyak yang tau jika seorang wanita cantik dengan paras feminim ini jago dalam ilmu bela diri.

Hara yang menginggat jika Vera sedang mengandung saat ini pun melepas tangan Vera yang dia gengam.

"Ingat Nona Vera jangan pernah kamu berani melukai ku, jika satu saja kamu membuat luka ditubuh ku, kamu akan menerima lebih banyak luka dariku." ucap Hara melenggang pergi memasuki toko.

"Hei jalang aku belum selesai bicara." teriak Vera yang tidak digubris oleh Hara.

Vera mengepalkan kedua tangannya jika saja saat ini dia tidak mengandung dia ingin mengejar dan menjambak rambut Hara, dia pun kembali ke mobilnya dan beranjak pergi.

Hara sudah mendapatkan apa yang dia cari, Hara lekas kembali pulang dengan gojek yang sudah dia pesan.

Setelah tibanya dirumah ternyata Febby sudah menunggu.

"Loe dari mana aja Ra..?" tanya Febby.

"Beli ini(dengan menunjukkan paperbag yang dia bawah)gue lupa kalau gue bawah baju kerja cuma sepasang." jawab Hara mereka pun masuk.

"Kenapa repot-repot beli kan loe bisa pakai baju gue." ucap Febby, mereka duduk di ruang tamu.

"Ya kali badan loe kecil gini, jelas gak muat lah sama gue." ucap Hara.

Febby mengangguk-anggukkan kepalanya tanda mengerti, Hara pun segera bergegas menganti bajunya dengan baju yang dia beli tadi tak lama dia menghampiri Febby diruang tamu.

"Gila temen gue cantik banget, bakal jadi primadona nih dikantor baru." ucap Febby menatap takjub paras dan penampilan Hara saat ini.

"Bisa aja loe bikin gue malu, ya udah ayo berangkat, Pak Ujang kemana..?" tanya Hara sambil berjalan keluar.

"Tadi sih pamit ke toilet mungkin sekarang ada didepan." jawab Febby berjalan dibelakang Hara.

"Pagi Pak." ucap Hara yang memang belum bertemu dengan Pak Ujang.

"Pagi neng, mari silahkan masuk." ucap Pak ujang membukakan pintu untuk Febby dan Hara, mereka tersenyum memasuki mobil.

Sampailah mereka dikantor Global Jaya Hara dan Febby sangat takjub melihat kantor ini mereka berfikir jika kantor Alex sangat besar dan begitu tinggi tapi ternyata kantor didepannya ini lebih besar dari pada kantor Alex, mereka berjalan masuk menuju meja resepsionis.

"Maaf ada yang bisa kami bantu." ucap Petugas Resepsionis tersenyum ramah.

"Kami ingin melamar pekerjaan disini kata teman saya disini ada lowongan kerja." ucap Hara yang juga tersenyum.

"Oh iya, anda langsung saja ke ruang HRD dari sini anda lurus, ruang HRD ada disebelah kanan." ucap Petugas resepsionis yang memang sudah diberi tahu oleh atasannya jika nanti ada dua wanita yang akan melamar pekerjaan.

Langsung saja Hara dan Febby menuju ruang HRD, ternyata mereka berdua langsung diterima bekerja hari ini juga, Febby ditempatkan di devisi keuangan seperti dikantor sebelumnya sementara Hara juga sama dia dipilih menjadi sekertaris CEO.

Saat ini Hara sudah berada diruangannya, tiba-tiba ada yang keluar dari ruangan CEO yang ternyata Rey, Hara mengira jika CEO diperusahaan ini adalah Rey karena melihat dari penampilannya sangat cocok menjadi seorang pemimpin, dia tidak tau saja jika yang berada didalam ruangan CEO adalah Rangga temannya, Rey menghampiri Hara, seketika Hara berdiri dan memberi hormat.

"Kamu sekertaris baru disini, jika kamu merasa kesulitan bisa tanyakan pada saya." ucap Rey tegas dia berlalu masuk keruangannya, Hara hanya tersenyum dan mengangguk.

Hara binggung dia mengaruk lehernya yang tidak gatal, ternyata perkiraannya salah, dia pun kembali duduk dan mempelajari berkas-berkas yang ada dimejanya saat ini.

Tiba-tiba telpon didepan Hara berdering, dia langsung mengangkatnya.

"Ya Hallo Pak dengan Hara Pramaswari disini ada yang bisa saya bantu." ucap Hara, tanpa Hara ketahui yang berada disebrang sana tersenyum mendengar suaranya.

"Keruangan saya sekarang." ucap Rangga langsung menutup telponnya.

"Kedengeranya galak bener si bos, pasti kepalanya botak terus perutnya buncit, semoga aku betah kerja disini." monolog Hara bergegas masuk ruangan CEO.

'Toktoktok..'

"Masuk.." ucapnya dari dalam.

Hara segera masuk, saat ini Rangga sedang berdiri menghadap jendela membelakangi Hara.

"Oh ternyata masih sangat muda.." batin Hara memperhatikan atasannya dari atas sampai bawah.

"Selamat pagi Pak.." ucap Hara yang sedikit gugup.

Rangga tersenyum dibelakang Hara dia pun berbalik, seketika Hara melonggo dengan mulut sedikit terbuka.

"Rangga.." ucap Hara menutup mulutnya.

"Apa yang kamu bilang tadi..?" tanya Rangga tegas.

"Oh maaf Pak Rangga." ucap Hara menunduk dia lupa jika sekarang berada dikantor.

Rangga yang melihatnya tersenyum dia kembali duduk dikursi kebesarannya.

"Sebelumnya kamu pernah menjadi sekertaris CEO,kamu pasti tau kan apa tugasmu." ucap Rangga dia terlihat sangat profesional.

Hara hanya mengangguk.

"Apa kamu tidak bisa bicara." ucap Rangga.

"Mmaaf Pak." ucap Hara gagap sungguh temannya ini sangat jauh berbeda.

"Baiklah apa agenda saya untuk hari ini..?" tanya Rangga menatap Hara dengan tatapan memuji sungguh wanita didepannya sangat cantik hari ini.

"Ada beberapa berkas yang harus Bapak priksa dan tanda tangani, untuk hari ini tidak ada meeting ataupun pekerjaan diluar kantor Pak." ucap Hara dia berusaha untuk tidak canggung, karena selama ini Rangga selalu memperlakukan Hara dengan manis, tapi saat melihat Rangga berubah tegas seperti ini" membuatnya sedikit takut.

"Baiklah kembali lah keruanganmu." ucap Rangga pada Hara.

"Saya permisi Pak." ucap Hara menunduk hormat berlalu pergi dan tidak lupa menutup pintu.

Didepan pintu Hara memegang dadanya.

"Astaga Rangga sangat terlihat berbeda jika di kantor." monolog Hara.

"Apanya yang berbeda..?" tanya seseorang yang ternyata Rey yang saat itu ingin ke ruangan CEO.

Hara gelagapan dia meminta maaf dan kembali kemeja kerjanya, Rey mengelengkan kepalanya melihat wanita cantik itu, dia pun mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk ruangan CEO.

'Toktoktok..'

"Masuk .." ucap Rangga dari dalam, Rey segera masuk dan duduk didepan Rangga yang hanya dibatasi oleh meja besar.

"Ada apa Rey..?" tanya Rangga tanpa menoleh dia fokus dengan laptopnya.

"Pak besok anda mendapat undangan pesta pernikahan dari CEO Perusahaan Pranata Grup apa Bapak mau menghadirinya.." ucap Rey.

Rangga berhenti dengan aktifitasnya saat ini, dia berfikir mungkin dia akan mengajak Hara kesana dan juga Febby.

"Ya saya akan datang, kamu juga harus ikut." ucap Rangga dia menatap Rey sebentar lalu kembali melanjutkan pekerjaannya.

"Baik Pak kalau begitu saya permisi dulu." pamit Rey kepada bosnya dia pun keluar dengan wajah datarnya.

**

Dikantor Alex saat ini, semua karyawan menjadi sasaran kemarahan Alex, Alex sangat murka saat mendapat kabar dari Reno jika teman Hara pagi ini mengantarkan surat risentnya, Reno hanya bisa mengelus dada melihat Bosnya saat ini.

"Bajingan pasti ini kerjaan anak bau kencur itu." ucap Alex mengebrak meja.

"Bos kendalikan emosi anda." ucap Reno yang saat ini berdiri disamping Alex.

"Hara seminggu ini tidak ada kabar Ren,satu-satunya yang tau dimana Hara hanya temannya itu,tapi sekarang dia." ucap Alex yang tidak melanjutkan perkataannya dia berjalan kearah sofa dan duduk disana disusul oleh Reno.

"Apa anak buah mu benar-benar tidak bisa mencari mereka,pecat saja mereka semua jika tidak mendapat informasi sama sekali." ucap Alex wajahnya terlihat frustasi dengan rambut yang acak-acakan.

"Saya akan berusaha mencarinya bos,maafkan saya." ucap Reno yang merasa gagal menjalankan tugasnya.

"Sekarang kamu pergi,tugaskan semua anak buahmu untuk mencari mereka." ucap Alex meraup wajahnya kasar.

"Baik,saya undur diri dulu.." ucap Reno pergi dari ruangan Alex.

Disaat hari pernikahannya yang hanya tinggal sehari, Alex diharuskan untuk ke kantor karena pekerjaannya yang memang tidak bisa ditinggalkan, apa lagi rencana pesta yang harusnya sebulan lagi harus dipercepat karena kehamilan Vera.

________________

Tunggu up ke dua😘

1
Desi Belitong
aduh malas baca nya bdoh
Fay
q kasi vote deh thor
Fay
mampir baca thor...👍
Elida Setyo Handayani
bukan nya hara jago karate, sabuk hitam penghargaan banyak kok di gituin dion nggak ngelawan...
Snowi Chan: namanya jg novel kalo tokoh utama ga bego ya ga seru
total 1 replies
Sri Wahyuni
kmu prcya az hara sm suami klau mmang s rangga niat nya ga bner sm kmu knp hrs milih kmu yg janda
Sri Wahyuni
jago bela diri bisa klah sm d goyang ranjang
Dilah Mutezz
perjelas hubungan mu dngan hara lex...
lgian sii vera udh d bilang udh slesai masih ajj ngejar",,
Dilah Mutezz
aq kirain siapa yg liat dngan ttapan lain ternyata bos mesumnya 🤭🤭
mega keyna
bener kan,apa jawabnya hara. mana mungkin,,, punya otak di gunain sis hara,,, jgn jd perempun bodoh terus2an,laki2 ngk mkn ada rasa kl dia dkt dgn perempuan trs2an,,, logika aja shi,,,
mega keyna
ngk ush pd sok romantis kalian,gedek bacanya malah,,, yg laki jg tolol ngk pernah ngungkapin perasaannya,yg ceweknya apa lg lebih tolol bin bodoh,udh di ksh tau tbtg kebenarannya jg msh mau sm laki model alek,dan ngk sadar jg tntg kebaikan rangga,org normal itu udh langsung faham,tp ngk tau jg shi kl sm hara kan dia emang bodoh shi,,,,
mega keyna
ngk tau ya aku benci bgt sm perempuan kaya hara,sok kuat sgla,ktanya jago karate kan,,,, emang manusia munafix ya kayak hara ini,,,, ngapain ngk ngelawan,apa mau cari surganya suami,ngk ush sok alim,manusia ngk ada yg kuat kalo udh di perlaku kan kayak km,bukan brti km hebat dan kuat,tp km BODOH.
mega keyna
ya memang hanya kata bodoh yg bisa buat hara,selamat ya hara atas kebodohan mu,,, makan tu cinta,,,
mega keyna
alex2,,,, itu shi namanya bukan cinta,kl cinta ngk mkn ada wanita lain,hara jg terlalu polos,ngk bisa lihat gelagat yg aneh sm alex,,,
cocoms
febby lucu, klu ngomong suka bener
Yanti Sarpin
kalau bikin cerita, dipikirkan dulu gimana alurnya. mosok sabuk hitam dilecehkan ngga bisa ngelawan.
Kerimpak Kaca Luya
Yg aku hairan ni,lelaki kalau ada masalah rumahtangga memang tidak jauh dari pub,hotel,wanita dan minum😔😔kenapa ya dikit² kalau ada masalah kesitulah tempat mereka lari....sebenarnya tempat yg mereka datangi itu sebenarnyalah yg mendatangkan masalah paling besar nantinya....bukan utk menyelesaikan masalah,menambahkan masalah adalah...bodoh punya org...cuba kalau rey berbincang dan sama² datang ke hospital utk cek...kan senang..
Novidiansari Pesawik
bengak si hara...jd esmosi bacanya...
Novidiansari Pesawik
lolo nian hara ini La tau laki galak nyikso msh galak diem b...bengak nian lawan dikit oi jgn jd betino lolo
Kerimpak Kaca Luya
Apa rey ingat buat anak macam buat kuih donat,bikin terus jadi gitu....ingat bersabar itu separuh daripada iman rey😔😔😔
Kerimpak Kaca Luya
Kamu jangan macam² lion takut nanti karma menimpa kerana menjadi pemain wanita...cuba tengok veta yg mati kerana kecelakaan....kerana masiatnya...tolong insaf ya lion.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!