NovelToon NovelToon
Menjadi Bunda Untuk Anak Nakal

Menjadi Bunda Untuk Anak Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Contest / Duda / Tamat
Popularitas:881.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Siti Salmah Inara

Bertemu dengannya Membuatku Terpesona Tapi... Aku sadar bahwa dia adalah Ustadz. Apa Bisa perempuan biasa sepertiku bisa mendampingi seorang yang sangat alim?.

"Boleh kan Alif memanggil Kak Cia Sebutan Bunda?" tanya anak kecil polos itu kepadaku..
Hah, mimpi apa aku semalam, ayahnya itu Ustadz Cia, sadar sadar.

"No Alif, No aku bukan bunda mu" jawab ku seadanya.
" Makanya Alif ingin Kak Cia Jadi Bunda Alif" Jawab anak kecil ini tetap kekeh dengan permintaan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Salmah Inara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pekerjaan menumpuk

Alif Pulang Ke rumah sakit

"Eehh-Emm-Maksudku ee itu" ucapku terbata-bata. Mas Azzam malah tersenyum.

"Aku akan Memberimu jawaban, bukankah kau pernah bilang padaku meminta Waktu 7 hari Aku me menyetuju nya sebelum mendapatkan jawaban itu Izinkan aku mendekatimu secara perlahan kita akan berusaha sama sama saling mencintai. " Ucap mas Azzam dengan serius mentapamu.

Entah kenapa aku mengangguk begitu saja. Azzam tersenyum.

Waktu sudah malam udara dingin.

"Aku pulang dulu mas " pamitku. Mas Azzam segera membukakan pintu mobil dan aku masuk ke mobil. Ku taruh sebuket bunga mawar di samping kemudi. Ku tekankan agar jendela kaca terbuka.

"Hati-hati' ucap mas azzam dengan senyuman yang terpancar bahagia di luar jendela. Ku angguki dan mengendarai mobil.

Aku tersenyum senyum sendiri. Memikirkan kejadian tadi sambil melihat bunga mawar yang di sampingku. Malam ini aku tidur di apartemen yang sengaja aku pesan.

Azzam terus saja tersenyum berjalan arah Rungan Alif. Umi Rana melihat anaknya tersenyum sendiri pasti ada hal yang bahagia membuat anaknya yang selalu menampakkan biasa saja sekarang tersenyum senang.

Azzam melihat anak nya tidur akhirnya lega.

Azzam memilih duduk di sofa

"Abi.. Alif pengen pulang, Alif udah gak betah di sini " Rengek Alif menggelengkan kepalanya tetap tidak mau makan.

"1 Kali saja. " Ucap Azzam berusaha menyuapi Alif tetep kekeh Tidak makan.

"Okeh kita pulang hari ini. Tapi Alif harus makan bubur ini sampai habis!" Ucap Azzam

Mata Alif berbinar. Alif mengangguk setuju walaupun bubur nya tidak ada rasa nya tapi demi pulang Hari ini Alif rela memakan nya sampai habis. Alif makan di suapi oleh abinya. azzam senang Alif akhirnya makan juga.

Awwab, Rana dan ayu sudah mempersiapkan semuanya. Azzam mengatakan Alif akan pulang Hari ini mereka setuju dengan begitu Alif akan di rawat di rumah.

Mereka Menyadari mobil masing masing. Mobil yang pertama di kendarai oleh Azzam, Alif dan ayu. Mobil yang kedua di kendarai Abi awwab.

Azzam mempunyai mobil pribadi yang dia punya. hanya saja jarang di gunakan, azaam lebih suka mengendarai sepeda motornya.

Meski Rumah Abi awwab sederhana tidak menampakan Kemewahan tapi Keluarga Azzam dan Ayahnya mempunyai apapun yang bisa tercukupi. Mereka Lebih suka sederhana tidak menampakan nya.

Mobil yang mereka kendarai masuk ke bagasi Rumah Milik Keluarga Ayah dan ibu Azzam.

azzam menggendong tubuh Alif dan membaringkan nya Di Kamar milik Alif. Ayu meletakan paper bag yang berisi pakaian kotor. ayu pun pergi . Umi Rana dan Abi awwab pun masuk rumah dan menjalankan aktivitas biasanya.

Drrrttt... Drrttt..Drrrttt

Nada dering terus saja berbunyi tanpa henti aku yang sedang terlelap tidur di apartemen ku merasa tergangguku. ku ambil HPku dan menjawabnya meski rasanya sangat malas.

"Halo... " Ucapku dengan suara serak khas tidur.

"Cia!, Kamu di mana kenapa Gak pulang ke rumah, Kamu tidur di mana dan sekarang sama siapa!" Ucap suara tegas dari sebrang telphon, siapa lagi kalau bukan kak irfa. ku jauhkan telpon ku dan mengganti posisi duduk sambil bersender ke sofa.

"Kakak Tanya nya satu satu " ucapku.

terdengar dari sana Menghela nafas dengan berat.

"Aku di Apartemen kak" ucapku dengan hati-hati takut salah paham.

"Apa. Kenapa ada di sana Sama siapa kamu. Jangan sampai berbuat macam-macam!."Ucap kak Irfan.

"Nggak kak, aku sendirian di sini. tadi malam aku ngantuk sekali makanya aku sewa Apartemen di sini"

"Sekarang Pulanglah!" Ucap kak Irfan dengan tegas.

"Emmm Nggak kak aku ada Rapat di kantor hari ini "

"lalu kamu mau pulang kapan?" tanya kak Irfan.

"Entahlah kak udah dulu kak, aku mau mandi" Ucapku cengengesan.

"Kau pasti Belum bangun, masih di kasur" Tebak kak Irfan yang pasti memang benar.

"hehehe " aku cengengan, aku pun mematikan sambungan telephon.

Mengambil handuk dan memasuki kamar mandi. Menggantikan dengan pakaian yang di bawa Sekretaris Qiqi. Sambil berangkat bersama.

Rapat hari ini sangat penting aku yang turun tangan menemui para klien.

setelah rapat seperti biasa mengerjakan dokumen yang belum selesai.

Hingga aku mengabari pada kak Irfan dan mommy alasan kenapa tidak pulang kerumah. Pasti Mommy sangat khawatir aku pun mengiyakan agar setelah pulang kantor bergegas pulang ke rumah.

Alif hanya diam berbaring di atas ranjang. Alif tidak bisa main kemana-mana Karena tubuhnya yang masih sakit. Azzam dengan suasana hati yang khawatir pada tubuh alif kali ini mengajar, Azzam tidak enak yang terus meninggalkan pekerjaan nya. Dengan berat hati meninggalkan Alif bersama umi dan ayu.

Abi awwab yang selalu menggantikan berhari hari selama Azzam tidak mengajar.

"Mbak ayu, Alif bosen nih gak bisa Main" ucap Alif yang selalu berbaring tidak boleh nanhak gerak.

ayu tersenyum mendengarkan ponakan nya.

"Sabar lif makanya cepet sembuh" jawab ayu yang menemani alif menonton tv.

Matahari terbenam pertanda pergantian siang menjadi malam.

Azzam pulang ke rumah orang tuanya dengan wajah letih Azzam memasuki kamar Alif dahulu melihat Putranya. Azzam membuka pintu kamar anak nya terlihat anak nya jam segini tidur. Azzam menutup pintu kembali.

"Kak, Alif Cape dari tadi Ngoceh Mulu Dan gak lama tidur" ucap ayu mengangetkan Azzam.

Azzam mengelus dadanya. Azzam pun mengangguk.

Azzam kembali masuk ke kamarnya, badanya lengket Azzam pun memasuki kamar mandi dan keluar dengan tubuh yang segar. Azzam memakai pakainya.

Azzam teringat dengan Cia. sedang apa dia. akhirnya Azzam memutuskan untuk menelphya.

"halo assalamualaikum" ucap Azzam setelah diangkat.

"hmm waalaikumsalam ada apa mas Azzam"

"kau sedang apa dan di mana?" ucap mas Azzam tersenyum.

"Ada di kantor" ucapnya dengan singkat.

"kau masih kerja dek? kenapa gak pulang?" tanya Azzam dengan khawatir.

"Pekerjaan ku Numpuk".

"Aku akan menjemputmu pulang!, Kamu Share Lok sekarang" ucap Azzam langsung mematikan sambungan telephon.

Azzam membaca pesan yang di kirimkan dek Cia, lokasinya. Azzam bergegas mengambil Kunci Motornya dan menjemput Cia.

Stelah sampai di gedung yang sangat tinggi Azzam melihat Cia berjalan di depan menunggunya. Cia tersenyum mendekati Azzam. Azzam menagmbil helm yang di bawanya menyerahkannya pada Cia.

"lain kali jangan pulang terlalu Sore apalagi ini akan malam" ucap mas Azzam dengan lembut.

"maaf"

"Aku gak bisa makai helm " Ucap ku menunduk malu.

azzam tersenyum dan memakaikan Cia helm. mereka berdua pun berjalan menggunakan motor Azzam.

"Kau tau aku jantungku selalu saja berdetak sangat cepat jika bersamamu" Ucap Azzam.

aku membulatkan mataku.

Sama Mas, Aku juga Gitu Mas Azzam, Batin ku berteriak.

Aku langsung menaiki Motor mas Azzam. entahlah aku terlalu malu mengatakan jika aku juga sama jika berada bersama mas Azzam selalu saja Jantungku berdetak sangat cepat, seperti lari maraton.

Azzam mengantar Kan Cia sampai Depan rumah Cia.

terlihat kak Irfan di depan rumah melipatkan kedua tangan nya dengen eksptesi garang.

Cia mau masuk ke rumah tapi Azzam langsung turun dan berjalan beriringan

"kenapa mas Azzam ngikutin aku?" tanyaku bingung sambil melangkah kan kaki ku masuk ke rumah.

mas Azzam malah diam tersenyum.

kami sampai di depan kak Irfan dan ada juga mommy.

"Assalamualaikum" Ucap mas Azzam tersenyum sambil mencium punggung tangan mommy sari.

" Maafkan saya Sebelumnya, saya hanya mengantar dek Cia sampai masuk ke rumah" ucap mas Azzam menetap mommy sari dan juga kak Irfan.

mommy tersenyum.

"waalaikumsalam nak, aku tau kamu anak baik" jawab mommy tersenyum.

kak Irfan memandang Azzam tak suka.

"kenapa kamu pulang telat?" tanya Irfan pada Cia.

"Eemmm.. maaf kak, pekerjaan kantor Numpuk jadi aku telat," ucapku.

"kalau begitu saya permisi, assalamualaikum" pamit mas Azzam sambil mencium punggung tangan mommy dan menjabat tangan kak irfan.

mas Azzam tersenyum manis padaku. entah kenapa degub jantungku selalu saja berdetak sangat cepat ketika berada bersama mas Azzam.

sampai punggung mas Azzam pergi mas Azzam berlalu aku masih menatap nya.

mommy sudah masuk dari tadi melihat kelaukuan anaknya yang sedang jatuh cinta.

"Woy, Ngelamun Terus" ucap kak Irfan me gangetkan ku.

"ganggu saja." gerutu ku yang masih terdengar.

"masuk!, Nanti Kesambet setan Jatuh cinta" Ledek kak Irfan. lalu masuk ke rumah

"Dihhh kakak mah gitu." Teriaku kesal.

Ting

Suara pesan masuk ku buka dari mas Azzam.

Mas Azzam:

Jaga Diri kamu baik-baik.

Ting.

Mas Azzam:

Aku menunggu jawabanmu Besok.

Aku diam membaca pesan dari mas Azzam iya besok adalah jawaban apakah aku mau menjadi bunda Nya si Alif atau tidak.

Aku bingung. namun setiap berada bersama mas Azzam detak jantungku selalu saja berdetak sangat cepat.

1
Shaluna 👑
berasa di tangkap nya alif/Facepalm/
Shaluna 👑
udah punya anak loh, anak kamu momy /Facepalm/
Shaluna 👑
hahahaha 🤣
Shaluna 👑
wkwkwk 🤣
asridiani
berbohong Thor bukan berhobong 🤭🤭
asridiani
berbohong Thor bukan berhobong 🤭
asridiani
mobil yg kena paku, nasib nya gmn Thor?😅
asridiani
gagal fokus kalimat pertama Thor😅, "celana jeans sedang merutuki.....

nama nya siapa sih ,ku penasaran akhirnya 🤭
Call Me Salma: huhuhu typo typo🤭
total 1 replies
Tri Hartati
.
Tri Hartati
o p onl p on. . p PP z
Ditaa
mending ganti bahasa "udah bukan jaman dulu lagi." jgn pake tahun 2021
Ida Sagita
lanjuttt thorr udah sya bom like
Priskha
fokus thor nulisnya banyak typo nich 😁😁😁😁
Call Me Salma: Maaf yah banyak Typo, Saya manusia biasa
total 1 replies
Yuli Yuli
lanjut thor,jgn gantung🙏😂
Call Me Salma: Btw Masih pada mau lihat Extra Part selanjutnya? 😅
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
sm fatimah
Lizz Wiwik
Maryam atau Aisyah
Lizz Wiwik
namanya IRFAN bukan Arfan jgn bikin bingung
Lizz Wiwik
anak pak ustadz pastinya
Mari ani
mampir nih
Irma Herawati
😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!