NovelToon NovelToon
Langkah Sunyi Arunika

Langkah Sunyi Arunika

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Konflik etika / Penyesalan Suami
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: Bunaya

Empat tahun lamanya Arunika mengalah dan hidup sebagai istri pajangan, demi menghormati amanah almarhum ayahnya. Namun, segalanya hancur saat ia mendengar rencana kejam Saka. Pria itu berniat menikah lagi dengan kekasihnya, namun menolak menceraikan Arunika hanya karena butuh statusnya demi warisan keluarga Daniswara. Saka mengira Arunika wanita lemah yang akan pasrah dipoligami.
Kekecewaan mendalam itu justru membangkitkan sisi cerdas yang selama ini Arunika sembunyikan. Tanpa labrakan histeris, Arunika menyusun skenario skakmat dalam senyap. Tepat di hari pernikahan megah Saka, ia melangkah pergi membawa dokumen cerai dan menayangkan video perselingkuhan suaminya di gedung pesta. Sebuah langkah sunyi yang tidak hanya menyelamatkan harga dirinya, tetapi juga menjadi awal runtuhnya seluruh takhta palsu yang Saka banggakan.

Ingin tahu kisah selengkapnya? Yuk ikuti cerita Langkah Sunyi Arunika hanya di NovelToon

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 Arus yang Berbalik

Satu hari telah berlalu sejak Saka mendapatkan kenyataan pahit yang meremukkan sisa-sisa pertahanan Saka di Jakarta. Mengetahui fakta bahwa Kakek Agung Daniswara, sosok yang selama dua puluh delapan tahun ini memanjakan dan membanggakannya sebagai cucu kesayangan, kini mengabaikannya dengan terbang ke Yogyakarta demi menyusul Arunika, membuat dunia Saka terasa hancur.

Saka ingin menyusul Kakek Agung untuk bersujud pada Arunika meminta maaf, serta memastikan kondisi terkini Arunika. Namun Saka tidak bisa bergerak, posisinya benar-benar tersander di Daniswara Group. Di siang hari, dia dipaksa duduk di meja kerja di bawah tatapan pengawasan dari komite audit eksternal, sementara di malam hari, dia memilih mengunci diri di dalam kamar lama rumah orang tuanya dengan penampilan yang kian kuyu dan linglung.

Di dalam kesunyian kamarnya, pikiran Saka berjalan liar layaknya labirin kegelapan yang menyiksa kewarasannya. Dia didera badai kecurigaan yang merajam ulu hatinya. Di satu sisi, kecurigaannya terhadap kehamilan tiga bulan Valerie kian memuncak. Ingatan mengenai tanda merah mencurigakan di leher Valerie serta memori obat pencegah kehamilan dosis tinggi yang selalu ia cekoki dulu, membuat instingnya menolak percaya bahwa janin itu adalah darah dagingnya.

Namun, di sisi lain, ketakutan yang jauh lebih pekat mendadak mencengkeram urat nadinya. Jika obat dosis tinggi pada Valerie saja bisa jebol, bagaimana dengan ramuan obat pencegah kehamilan dosis tinggi yang malam itu ia minumkan secara paksa ke dalam mulut Arunika. Saka mencengkeram rambutnya sendiri dengan frustrasi. Bayangan mengenai sosok wanita bermasker yang memiliki postur dan keanggunan teramat mirip Arunika dengan perut yang sudah menonjol buncit di rumah sakit Jogja tempo hari, kini terus berputar menghantuinya. Saka mulai didera ketakutan luar biasa. Jangan-jangan, Arunika di Yogyakarta sebenarnya sedang mengandung anaknya, sementara dia di Jakarta terpaksa menerima benih yang ada dalam rahim Valerie yang ia curigai bukan miliknya.

Belajar dari kisah tragis almarhum papanya, Raditya Daniswara, yang selama dua puluh delapan tahun ditipu mentah-mentah oleh ibunya, Saka seketika menolak menjadi pria bodoh kedua di Daniswara yang ditipu oleh kebohongan kehamilan.

Saka merengkuh ponselnya dari atas meja, lalu mencari nomor kontak milik sebuah agensi penyelidik swasta kepercayaan yang biasa mengurus audit internal rahasia. Begitu panggilan terhubung, suara Saka merendah, sedingin es, dan sarat akan instruksi yang tegas dan kuat.

"Lacak klinik atau rumah sakit tempat Valerie memeriksakan kandungannya dalam beberapa hari terakhir ini," perintah Saka tanpa basa-basi, tatapan matanya menajam menembus kegelapan kamar. "Gunakan jaringan kita di dalam laboratorium medis tersebut. Masuklah secara senyap dan dapatkan sample vena milik Valerie yang diambil saat dia check-up. Saya ingin kalian melakukan tes paternitas janin secara rahasia dengan sampel darah saya. Saya ingin hasilnya berada di meja saya secepatnya."

"Dimengerti, Tuan Saka," jawab detektif swasta tersebut sebelum sambungan di putus sepihak.

Tepat setelah Saka menutup telepon dan menyimpan kembali gawainya sebuah notifikasi pesan resmi dari sekretaris dewan komisaris masuk ke gawainya, memutus paksa ketegangan batin Saka.

“Tuan Saka Daniswara, diberitahukan bahwa seluruh administrasi serah terima jabatan pasca RUPS Luar Biasa telah rampung. Pemimpin tertinggi baru pilihan pemegang saham mayoritas dijadwalkan akan berada di kantor pusat Daniswara Group besok pagi pukul sembilan tepat. Kehadiran Anda diwajibkan.”

Membaca baris demi baris pesan singkat tersebut, Saka menarik napas dalam-dalam dengan pandangan mata yang sepenuhnya pasrah. Mengingat Kakek Agung beberapa hari lalu sudah berada di Jogja, Saka langsung menarik kesimpulan namun keliru. Dia sangat yakin bahwa sosok pimpinan baru pemilik delapan puluh lima persen saham mayoritas yang akan datang besok pagi adalah Arunika Wiranata, mantan istrinya yang dia tunggu.

"Kakek berhasil membujuk kamu pulang, Arunika. Kita akhirnya bertemu."

Senyum tipis tercetak di sudut bibir Saka yang kini memantapkan hatinya. Dia sadar, dia yang biasanya gila hormat kini telah lumpuh dihantam rasa penyesalan. Beberapa hari Saka sudah memikirkannya, dia memutuskan untuk menyerah kalah. Saka menolak menjadi bawahan atau staf biasa di Daniswara Group di bawah kepimpinan mantan istrinya.

Namun besok pagi, Saka bertekad untuk tampil sesempurna dan serapi mungkin. Dia ingin menyambut kedatangan Arunika secara terhormat, menyerahkan jabatannya dengan baik-baik tanpa paksaan dan yang terpenting dia menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas segala sikap dan perbuatannya di masa lalu, lalu melangkah keluar dari Daniswara Group dengan cara terhormat.

Saka berpikir bisa semudah itu semuanya berakhir. Akan semudah itu Arunika memaafkan atas semua perbuatannya selama empat tahun menikah. Saka berpikir dengan meminta maaf lalu pergi semua akan selesai begitu saja. Tapin kita biarkan saja Saka di Jakarta sibuk menata mental untuk menyambut Arunika yang tidak akan datang.

Keesokan harinya di Yogyakarta, fajar subuh baru saja menyingsing menghalau kabut tebal di langit Sleman. Di halaman rumah bergaya Jawa klasik milik Ibu Sandra, sebuah mobil SUV hitam modern milik Mas Anggoro telah terparkir rapi dengan mesin yang sedang dipanaskan, siap membawa rombongan menuju bandara internasional Yogyakarta untuk terbang ke Jakarta.

Arunika berdiri di teras rumah bersama Ibu Sandra dan Anggita untuk melepas keberangkatan mereka. Tangannya yang anggun perlahan bergerak mengusap permukaan perut buncit kehamilan lima bulannya di balik gamis longgar yang meliuk anggun diterpa angin subuh.

"Mas Anggoro... Dinda..." panggil Arunika, suara lembutnya kini memancarkan aura dingin seorang pimpinan yang sesungguhnya. "Lakukan dengan baik. Tidak ada yang kalah maupun menang, kita tidak sedang bersaing, aku hanya ingin menjalankan amanah Ayah Bagus dan Papa Raditya. Dan jangan katakan apapun tentang aku pada Saka."

"Tenang saja, Nika. Mantan suamimu itu tidak akan mengganggumu lagi. Tidak kubiarkan juga dia menolak keputusanmu yang mengirim kami memimpin Daniswara," sahut Dinda dengan semangat dan penuh tekad berapi-api, melirik Mas Anggoro yang mebalasnya dengan satu anggukan tegas.

"Kakek juga akan memastikan Saka bisa menerima keputusanmu."

Arunika mengalihkan pandangannya pada Kakek Agung. "Terima kasih Kek, aku hanya ingin tenang selama di sini, sampai aku melahirkan. Aku akan kembali ke Jakarta suatu saat nanti di waktu yang tepat. Kakek jaga kesehatan, jangan terlalu lelah," balas Arunika ucapan Kakek Agung yang kini tersenyum padanya sambil mengangguk.

Arunika kembali menatap Mas Anggoro. "Titip Kakek Agung, Mas." Mas Anggoro mengangguk. Lalu dia beralih pada Darma yang baru saja tiba. "Terima kasih selalu berada di samping Kakek Agung," ucap Arunika pada asisten Kakek Agung tersebut

"Sudah tugas saya," jawab Darma singkat.

Di sudut pelataran pagar, Mahendra yang sengaja ikut datang subuh-subuh, melangkah mendekati Mas Anggoro sebelum kakak sepersusuan Arunika itu masuk ke dalam mobil. Mahendra membetulkan letak kacamatanya, lalu menatap Mas Anggoro. "Gunakan seluruh kekuatan jaringan logistik dan suntikan modal segar yang sudah aku masukkan ke Daniswara kemarin, Mas Anggoro," bisik Mahendra dengan nada baritonnya yang datar. "Jika Saka berani membuat kekacauan di ruang rapat, tim hukum kita tidak akan segan untuk menyeretnya keluar secara tidak hormat."

"Dimengerti, Pak Mahendra. Terima kasih sudah membantu memulihkan saham Daniswara Group. Tugas saya jadi bisa lebih ringan." Mas Anggoro diam sejenak, lalu melempar pandangannya ke arah Arunika yang tersenyum lebar pada Kakek Agung. "Titip Arunika, titip keluarga saya di sini selama saya di Jakarta."

"Tidak perlu takut tentang hal itu. Saya juga akan memastikan perusahaan Mas Anggoro aman di sini. Saya akan membantu Arunika dan Anggita untuk mengelolanya selama kamu di Jakarta. Mereka juga bisa belajar banyak nantinya, bagaimana menjalankan perusahaan," balas Mahendra.

Mas Anggoro mengangguk. "Terima kasih. Saya percayakan semua yang di Jogja pada Anda, Pak Mahendra."

Setelah semua berpamitan, Kakek Agung Daniswara masuk ke dalam mobil, dia duduk di kursi tengah bersama Dinda yang ikut masuk ke dalam mobil. Sahabat Arunika itu pagi ini terlihat sangat segar dan tampil modis khas karyawan ibu kota Jakarta.

Mas Anggoro masuk, duduk disamping sopir. Kakak laki-laki Anggita dan Arunika itu tampil gagah dan berwibawa dalam balutan stelan jas formal, memegang tas yang berisi dokumen penunjukan dirinya sebagai CEO sementara. Sedangkan Darma duduk di barisan belakang sambil sesekali memastikan tuannya baik-baik saja.

SUV hitam itu perlahan bergerak membelah kabut, melaju kencang menuju bandara Yogyakarta, membawa arus yang berbalik untuk meruntuhkan kesombongan Saka selama ini.

1
Aidil Kenzie Zie
bayangkan perasaan papa Raditya yang juga dikhianati tapi tetap diam 😡😡 serta Nika yang juga kamu khianati 😡😡😡
Noey Aprilia
Gmna rsanya d khianati???sakit kn???
gtu jg yg arunika rsakan dlu...jd trima nsib aja,hkum krma udh dtang.......
Lucy
nah ketauan juga kan Valeri,ank rian kau blg ank saka untung saka pinter GK mau kejadian dirinya terulang lagi😀😀
Lucy
lanjut Thor,penasaran isi surat keterangan Test DNA nya😃😃
Sri Widiyarti
lanjut kak penasaran..
Noey Aprilia
Kevin sm anknya udh nyman sm gita,tp oma'nya msih ttp mau mnjdohkn dgn kluarga yg setara ktanya....tp tnang aja,ibunya kevin udh ngsih lmpu hjau kyanya....
Sri Widiyarti
lanjut thor ditunggu up-nya...
Lucy
Oma Kevin seharusnya LBH mementingkan Kevin dan Keysha drpd martabat kluarga😡jgn mau di atur Oma mu kevin
Sri Widiyarti
arunika bahagia setelah lepas dari kamu saka....
Sri Widiyarti
saka...saka muak arunika liat mukamu...
Noey Aprilia
Oma'nya kevin mstinya lbh mmentingkn prsaan ccunya drpd skdr gengsi.....ngpn jg pke jdoh2an kl ga bsa bkin nyman,apa lg ada ank kcil yg btuh ssok ibu....udh nmpel gt sm anggita,msa ga ngrti.....
udh msuk rak kk,tp aku glau bcanya....sedih.....😭😭😭
Sri Widiyarti
semoga Abang mahen jodohnya sejatinya arunika ..
Sri Widiyarti
selamat hancur saka penyesalanmu ga guna ..
Noey Aprilia
Mga aja ga ada drama mnyebalkn dr kluarganya mahen,kn kl holang kaya biasanya songong....mskpn ga smua sih.....tkutnya blm apa2 udh kluar kta" tidak merestui krna prbedaan sosial"....🙄🙄🙄
Muft Smoker
lanjuuuuut kak
Noey Aprilia
Jgn usik nika....
skrng pawangnya bnyak,pd galak pula...sklinya ngusik,abis d bntai....😁😁😁
Nurhartiningsih
suka sama novel yg tokoh wanitanya cerdas..kuat .dan tangguh .nggak cengeng nggak menye2
Noey Aprilia
Ngarep bgt pgn ktmu arunika...
sorryyyy yeee.....😛😛😛
Ariany Sudjana
skak mat itulah hukum tabur tuai, kamu sudah membuang berlian mahal demi pelacur murahan seperti Valerie 🤣🤣😂😂
Noey Aprilia
Yg jd prtnyaan....
apakh kluarga bsar mahen dn kevin bkln mrestui????
emng sih skrng blm rsmi,tp kl suatu saat nnti mreka srius....bsakh mnerima arunika dgn statusnya????🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!