NovelToon NovelToon
KEBANGKITAN RATU SRIGALA

KEBANGKITAN RATU SRIGALA

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Action / Fantasi
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chinta Maulana

Disebuah kerajaan bulan yang dihuni ribuan manusia Srigala. Disaat gerhana bulan merah, permaisuri Lira baru saja melahirkan seorang anak perempuan yang cantik namun tidak memiliki aura Srigala yang membuat sang Raja Argan harus membunuh anak kandungnya sendiri karena dianggap aib.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chinta Maulana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 017 Arah Tujuan Yang Sama

Di dalam goa yang gelap dan pengap, Elara tertawa riang, suaranya bergema penuh kemenangan. Di hadapannya, cahaya keunguan berputar perlahan ilmu sihirnya hampir sempurna.

"Tak lama lagi, aku akan menjadi penyihir tak terkalahkan di tanah ini," ucap Elara, matanya berkilat penuh ambisi. "Hanya satu inti kehidupan yang tersisa: inti Srigala Bangsawan yang bercahaya keemasan kebiruan. Jika kumiliki, kekuatanku akan melonjak tak tertandingi."

Drakar berdiri tak jauh, menatapnya penuh harap. "Rencanamu sempurna. Setelah itu, kita kuasai seluruh bangsa Srigala. Kau akan menjadi Ratu Srigala satu-satunya, disegani dan ditakuti semua klan."

Elara duduk angkuh di singgasana batu, jari-jemarinya menari di tongkatnya. “Benar. Aku akan berdiri di puncak kekuasaan, dan semua akan tunduk padaku.”

Sementara itu, suasana di kediaman Klan De Luna penuh kegelisahan. Alaric duduk serius mendengar laporan Boras dan Kaelan yang berdiri di hadapannya, tampak cemas.

“Apa yang membuatmu begitu gelisah, Boras?” tanya Alaric tenang namun tegas.

Boras menunduk sejenak. "Beberapa hari ini, banyak saudara kita tewas mengenaskan. Inti kehidupan mereka diambil paksa tanpa belas kasihan."

Alaric mengepalkan tangan erat. "Itu ulah Elara. Dia menyedot kekuatan setiap makhluk yang dijumpainya." Ia menghela napas panjang. "Bahaya besar mengancam kita. Jika dia mulai mengambil inti kehidupan Srigala biasa, tak lama lagi dia pasti mencari Srigala Bangsawan, satu-satunya yang memiliki inti istimewa untuk menyempurnakan kekuatannya."

Kaelan tampak bingung. "Apakah Srigala Bangsawan itu ada di antara kita, Tuan?"

Alaric menggeleng pelan. "Belum tentu. Meski lahir dari keluarga bangsawan, belum tentu seseorang memiliki darah asli pembawa inti kehidupan berwarna keemasan kebiruan. Itu anugerah langka, tanda Srigala legenda."

Pikiran Kaelan melayang. Mungkin orang yang dimaksud justru ada di dekat kita tanpa disadari?

"Sebelum Elara menemukannya lebih dulu," ucap Alaric sambil berdiri, "kita harus mendahuluinya. Dialah satu-satunya harapan kita untuk menghilangkan kekuatan sihir gelap milik Elara."

Jauh dari sana, di goa Nazar yang tenang, kondisi Rian kian membaik. Wajahnya yang pucat kini kembali segar, napasnya pun teratur dan kuat.

Nazar memperhatikannya sejenak, lalu bertanya pelan, "Siapa namamu, pemuda?"

Rian menatap pria tua yang bijaksana itu dengan hormat. "Namaku Rian."

"Baiklah, Rian," Nazar tersenyum ramah. "Istirahatlah beberapa hari di atas batu es itu. Biarkan tenagamu pulih sepenuhnya sekaligus membuang sisa racun yang masih tertinggal. Sepertinya seseorang sedang mengincarmu kamu harus bisa melindungi dirimu sendiri."

Seraphina yang berdiri tak jauh dari sana ikut bertanya, "Apa maksud perkataanmu, Nazar?"

Nazar hanya tersenyum penuh makna, tak menjelaskan lebih lanjut. "Nanti engkau pun akan mengerti, Tuan Putri."

Seraphina mengangguk pelan, berusaha memahami petunjuk itu.

"Mungkin tak lama lagi," lanjut Nazar serius, "akan ada yang datang mengambil Rian. Kekuatannya kini dahsyat. Tuan Putri harus bersiap menghadapi apa pun."

"Aku siap," jawab Seraphina tegas. "Aku akan melindungi semua di sisiku, sekuat apa pun musuhnya."

Rian merasa tak berdaya. Bagaimana aku bisa membantu jika kekuatanku belum pulih?

Nazar seakan membaca pikiran Rian. "Apa pun terjadi, tetaplah di atas batu es itu. Pulihkan dirimu dulu, itulah bantuan terbesar saat ini."

"Baiklah, akan aku lakukan, Nazar. Aku ikuti semua arahanmu," jawab Rian, tekadnya kembali menyala.

Sementara itu, di kediaman bawah tanahnya, Elara tiba-tiba menegakkan kepala. Ia menghirup napas dalam, seolah mencium sesuatu yang dicarinya. Sudut bibirnya terangkat membentuk senyum penuh kemenangan.

"Akhirnya... Aku mencium bau mangsanya," ucapnya pelan namun penuh arti.

Drakar yang melihat perubahan sikapnya segera bertanya, "Kau sudah menemukannya?"

"Iya," Elara menatap ke arah pintu keluar goa, matanya bersinar penuh nafsu berkuasa. "Dia berada di Hutan Larangan."

Drakar tersenyum lebar. "Kalau begitu, tak ada waktu yang harus disia-siakan. Segera kita berangkat."

"Benar," sahut Elara berjalan tegas pergi. "Inti kehidupan Srigala Bangsawan itu milikku. Tak ada yang bisa menghalangiku menjadi Ratu Srigala sejati."

Di malam itu, bahaya perlahan mendekati tempat Seraphina, Rian, dan Nazar menunggu.

1
kaylla salsabella
masih ngeyel
kaylla salsabella
cari mati sari
kaylla salsabella
ooo ternyata bener rian yang dulu di tolong Seraphena
kaylla salsabella
pangeran rian apakah orang yang sama dengan yang di sembuhkan nazar
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
si elara atau ibunya elara
Surianto Tiwoel
🔥🔥🔥
kaylla salsabella
alhamdulillah
kaylla salsabella
🤔🤔🤔🤔🤔
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
😍😍😍
kaylla salsabella
lanjut😍😍
kaylla salsabella
semoga berhasil
kaylla salsabella
yeeee rasain kamu elara🤭🤭🤭
kaylla salsabella
ooo srigala bangsawan nya adalah rian
kaylla salsabella
pasti ratu lira
kaylla salsabella
jodohin lira sama Alaric saja 🤣🤣🤭🤭
kaylla salsabella
lagi thor
kaylla salsabella
lanjut
kaylla salsabella
perasaan ku Dikit amat🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!