NovelToon NovelToon
Kian & Elora (Sahabat, Tapi Dijodohin?)

Kian & Elora (Sahabat, Tapi Dijodohin?)

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Nikahmuda / Idola sekolah
Popularitas:4.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mina

Dijodohin sama Kian, sahabat dari kecil yang pernah nempelin permen karet di rambut gue itu sebuah bencana.

Gue tahu betul bobroknya Kian dari A sampai Z, tahu cara mikirnya yang ajaib sampai rekor kencannya yang melebihi jumlah anggota DPR. Kalau dipikir secara logika, harusnya tanpa pikir panjang gue langsung nolak.

Tapi masalah utamanya satu, Gue suka sama Kian.

Sialan emang.

Kini, demi gengsi Kian yang terluka gara-gara ditolak di meja makan, gue jadi terjebak masa percobaan 6 bulan jadi pasangan PDKT resmi. Masa di mana gue harus bertahan di antara dada yang deg-degan parah, dan dorongan kuat buat ngeplak kepala Kian saban hari.

Sanggupkah gue bertahan tanpa kehilangan akal sehat ini?😭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33: Misi Penyelamatan Trauma Bima

Seminggu tanpa Bima di kampus itu jujur rasanya sepi banget. Biasanya ada saja celetukan garing atau tingkah konyolnya yang bikin sekelas ketawa. Sekarang suasana kampus jadi terlalu tenang, sampai-sampai kita kangen dengerin lelucon random-nya yang suka gak jelas itu.

"Gara-gara lu nih, Ki," omel gue pas kami lagi duduk di parkiran kampus Sabtu sore itu. "Bima sampai bolos seminggu. Kalau dia kagak lulus gara-gara absent, lu yang tanggung jawab!"

Kian yang lagi mengancingkan jaketnya cuma bisa menggaruk tengkuknya yang enggak gatal. "Ya gimana, gue gak sengaja, gue refleks!"

"Tetep aja lu jahat!" semprot gue. "Sore ini kita ke rumah Bima. Lu harus minta maaf!"

Akhirnya, dengan berbekal niat baik dan rasa bersalah yang menggunung, kami meluncur ke rumah Bima naik mobil Kian.

Begitu sampai di depan rumah Bima yang asri, kami dipersilakan masuk oleh Asisten Rumah Tangga-nya. Tapi begitu melangkah ke ruang tamu, langkah gue dan Kian mendadak terhenti total.

Di sofa ruang tamu, terlihat orang tua Bima sedang duduk berdua. Tante Sonya ibunya Bima lagi menyenderkan kepalanya dengan manja di bahu suaminya sambil mengelus perutnya yang masih rata. Sementara Om Hary, ayahnya Bima, dengan penuh kasih sayang menyuapkan sepotong buah pepaya ke mulut Tante Sonya sambil berbisik mesra.

"Amm... pinter Istriku. Biar adek bayi di dalam sehat ya, Sayang," bisik Om Hary dengan nada yang... masya Allah, manis banget tapi sukses bikin bulu kuduk gue dan Kian berdiri serentak.

Kian langsung menyikut lengan gue pelan, menahan tawa sampai mukanya merah. Gue cuma bisa bengong. Duh, pantesan si Bima krisis mental tiap hari.

Setelah menyapa orang tua Bima sekilas dengan senyum seplastik mungkin, kami langsung kabur naik ke lantai dua, menuju kamar Bima.

Gue mengetuk pintu kamar Bima pelan. "Bim? Ini gue sama Kian..."

Enggak ada jawaban. Gue memutar gagang pintu yang ternyata enggak dikunci. Di dalam kamar yang remang-remang itu, Bima sedang terbaring di atas kasur, menatap langit-langit dengan posisi yang sama persis kayak mayat di laboratorium anatomi.

"Bim..." panggil Kian, melangkah mendekat dengan raut wajah yang mendadak melunak. "Sorry ya soal minggu lalu. Gue beneran nggak maksud ngetawain lu... gue minta maaf ya..."

"Iya, Bim," tambah gue, duduk di tepi kasurnya. "Kian cuma kelepasan. Kita ke sini mau minta maaf sekalian ngajak lu keluar. Kita traktir makan martabak telur spesial kesukaan lu, gimana?"

Mendengar kata 'martabak telur spesial', mata Bima yang tadinya redup mendadak berkedip. Dia perlahan duduk, menatap kami berdua dengan bibir melengkung.

"Beneran ditraktir ya?" cicit Bima pelan.

"Beneran, Bim! Apa sih yang enggak buat lu," jawab Kian mantap.

Keputusan memberikan martabak telur itu ternyata adalah awal dari malam terpanjang dalam hidup gue dan Kian.

Malam itu, di warung martabak langganan, Bima menghabiskan tiga porsi martabak telur sendirian sambil meluapkan seluruh curhatannya yang tertahan selama seminggu penuh. Kami berdua terpaksa duduk mendengarkan rengekan kegalauannya dari jam delapan malam sampai jam satu dini hari.

"Kalian tahu enggak rasanya..." rengek Bima sambil mengunyah martabak dengan mata berkaca-kaca, "pas gue mau keluar kamar mandi cuma pakai handuk, terus tiba-tiba bokap gue teriak, 'Bima! Pakai baju yang sopan, kasihan adek kamu di dalam perut Mama!' ANJIR! DIA MASIH BENTUK JANIN DUA BULAN, MASA UDAH BISA NGELIHAT GUE CUMA PAKAI HANDUK?!"

"Iya, Bim... sabar, Bim," sahut gue sambil mengelus bahunya, menahan kantuk yang amat sangat.

"Terus tadi pagi!" Bima memukul meja pelan. "Nyokap gue ngidam pisang molen jam tiga subuh! Yang disuruh beliin siapa?! GUE! Yang ngidamkan istrinya bokap gue, kenapa gue yang jadi seksi sibuk?!"

Kian di sebelah gue sudah memejamkan mata sambil menopang dagunya pakai tangan, mengangguk-angguk pasrah bagai boneka mampang. "Iya, Bim... lu anak berbakti, Bim..."

Semalaman suntuk, gue dan Kian harus menahan diri setengah mati, menahan tawa sekaligus menahan emosi, mendengar penderitaan Bima yang absurdnya enggak masuk akal. Tapi ya sudahlah, demi memulihkan mental sahabat terbaik kami yang mendadak mau jadi abang di usia 21 tahun, kencan romantis kami terpaksa ditunda lagi.

1
ms. S
bima.. oh bima galaumu bikin sejoli juga galau karena ngantuk🤣🤣
ms. S
lanjut... novelnya menarik buat dibaca hingga bisa inget jaman pdkt sama gebetan. bikin deg2an juga Krena serasa jatuh cinta
ms. S
up lagi kak. novelnya kocak abis . aku sng novel yg kyk gini, lucu, sedih tapi ga mewek2 bgt, dan masih sesuai realita lha . sgra nikah yuk mereka berdua penasaran
Mina: makasih kak, seneng deh baca komennya🫰
total 1 replies
paijo londo
asli fix nih yg bloon kyaknya elora Ter la lu polos g tau kalo si kian itu udah suka elora dari lama🤭🤭🤭
paijo londo
mampir' thor🤦🤦aduh kyaknya hidup elora bakal kiamat kena serangan mental menghadapi kelakuan si kian q yg baca kok ikut2an jadi stress ya🤔🤔🤔
ms. S
ya ampun aku jadi deg2an ini kayak akunsama kian🤭🤣
Nurwana
asik asik.....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!