NovelToon NovelToon
Ibu Susu untuk Putra CEO

Ibu Susu untuk Putra CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Pengganti / Pengasuh
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: aera_yong

Di malam persalinannya, Aisha diusir oleh suami dan mertuanya yang kejam setelah bayinya dinyatakan meninggal. Luntang-lantung di tengah hujan dengan dada yang sesak karena terus memproduksi ASI, Aisha pingsan di jalanan.

Di sisi lain, Adrian—seorang CEO dingin—sedang frustrasi karena bayinya yang baru lahir kritis dan menolak semua susu formula.

Takdir mempertemukan mereka. Saat bayi Adrian didekap oleh Aisha, sang bayi langsung tenang dan mau menyusu. Adrian akhirnya mempekerjakan Aisha sebagai ibu susu rahasia lewat kontrak ketat. Namun, seiring berjalannya waktu, Aisha mulai menyadari sebuah rahasia kelam: bayi yang ia susui memiliki ikatan batin yang sangat kuat, mirip dengan darah dagingnya sendiri yang hilang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aera_yong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Benih Keraguan

Gavin Dirgantara duduk sendirian di dalam ruang rapat yang kini senyap. Sisa kehangatan dari ancaman Adrian seolah masih tertinggal di udara, mencekik lehernya.

Namun, alih-alih mundur, ketakutan yang sempat melintas di hatinya justru berganti menjadi tawa renyah yang menggema di ruangan kosong itu.

"Begitu rapuh, Adrian..." gumam Gavin sembari menyeka sudut bibirnya.

"Kamu menaruh seluruh kelemahanmu pada satu wanita. Sangat tidak mirip dengan seorang Arkan sejati."

Gavin bangkit dari kursinya, merapikan jas abu-abunya, dan melangkah keluar menuju lift privat. Di dalam mobilnya yang bergerak membelah kemacetan jalanan Sudirman, ia membuka sebuah map kulit berwarna cokelat yang diberikan oleh informannya.

Map itu berisi seluruh detail masa lalu Aisha mulai dari pernikahannya yang hancur dengan Taufik, kemiskinan yang mencekiknya, hingga momen di mana ia harus menjual air susunya demi menyambung hidup Fatih.

Mata Gavin terpaku pada satu detail kecil: surat perjanjian awal kontrak menyusui yang pernah robek namun berhasil disalin kembali oleh orang dalam rumah sakit.

"Kontrak bisnis berkedok kemanusiaan," Gavin tersenyum licik.

"Aisha mungkin berpikir dia sudah menjadi ratu di istana itu. Tapi, bagaimana jika dia tahu bahwa sejak awal, dia hanyalah sebuah 'komoditas' yang dibeli oleh Adrian untuk menyelamatkan pewarisnya?"

Sementara itu, di gedung utama mansion Arkan, malam telah turun dengan tenang. Aisha baru saja selesai menidurkan Fatih dan Kael di kamar bayi mereka yang luas.

Ia melangkah keluar ke balkon kamar utamanya, menatap rintik gerimis yang mulai membasahi dedaunan taman.

Sebuah pelukan hangat dari belakang mendadak merengkuh pinggangnya. Aroma khas kayu cendana yang maskulin langsung menyergap indra penciumannya.

Adrian menyandarkan dagunya di pundak Aisha, mengembuskan napas panjang seolah seluruh beban pekerjaannya menguap begitu menyentuh tubuh istrinya.

"Kamu wangi sekali," bisik Adrian, suaranya bariton rendah yang menenangkan.

Aisha tersenyum, mengusap punggung tangan Adrian yang melingkar erat di perutnya.

"Kamu pulang terlambat malam ini. Bagaimana rapat pemegang sahamnya? Semuanya lancar?"

Tubuh Adrian sempat menegang sejenak mendengar kata "rapat", namun ia dengan cepat menguasai dirinya. Ia membalikkan tubuh Aisha agar menghadapnya, lalu mengecup kening wanita itu dengan kelembutan yang teramat sangat.

"Semuanya aman, Sayang. Gavin tidak akan menjadi masalah besar bagi kita. Aku sudah mengurusnya."

Meski Adrian berkata demikian, Aisha bisa melihat ada kilat kecemasan yang tersembunyi di balik mata elang suaminya. Ada hal yang disembunyikan Adrian, dan Aisha memilih untuk tidak mendesaknya demi menjaga ketenangan malam ini.

Keesokan harinya, Adrian harus berangkat sangat pagi untuk menghadiri peresmian proyek pelabuhan di Tanjung Priok. Aisha yang tinggal di rumah memutuskan untuk merapikan ruang perpustakaan pribadi di lantai dua gedung utama tempat yang jarang disentuh namun menyimpan banyak arsip keluarga Arkan.

Saat sedang menyusun beberapa buku hukum tua di rak terbawah, jemari Aisha tidak sengaja menyenggol sebuah laci kecil di sudut meja kerja cadangan Adrian yang tidak terkunci sempurna. Sebuah map perak tebal terjatuh, menumpahkan beberapa lembar dokumen ke atas karpet.

Aisha berlutut untuk memungutnya. Namun, matanya terpaku pada judul selembar kertas resmi yang berada di tumpukan paling atas:

'SURAT PERJANJIAN EKSKLUSIF ADOPSI DAN PENYEDIAAN ASI'

Pihak Pertama: Adrian Arkan (Arkan Group)

Pihak Kedua: Aisha (Ibu Kandung Fatih)

Dengan jantung yang mendadak berdegup kencang, Aisha membaca baris demi baris klausul lama yang dibuat setahun lalu itu. Di sana tertulis dengan sangat jelas, pada draf awal sebelum mereka menikah, tim hukum Adrian telah menyiapkan skenario untuk mengambil alih hak asuh Fatih secara penuh dan mengasingkan Aisha dengan sejumlah uang kompensasi jika kontrak menyusui Kael telah selesai, demi menjaga kemurnian silsilah keluarga Arkan.

Walaupun perjanjian itu kini sudah dihancurkan dan tidak berlaku sejak mereka menikah, fakta bahwa Adrian pernah merencanakan hal sekejam itu di masa lalu memperlakukannya tak lebih dari sekadar mesin penyedia ASI membuat dada Aisha terasa sesak luar biasa. Air matanya menetes tanpa bisa dibendung, membasahi kertas tua di genggaman tangannya.

Tepat pada saat itu, ponsel di saku gaun rumahnya bergetar. Sebuah nomor tidak dikenal mengirimkan sebuah pesan teks:

"Apakah kamu menyukai kejutan di laci meja kerjanya, Nyonya Arkan? Sekarang kamu tahu, suamimu yang terhormat itu tidak pernah mencintaimu sejak awal. Kamu dan anakmu hanyalah transaksi bisnis yang sukses."

Aisha membekap mulutnya, tubuhnya gemetar hebat di tengah kesunyian perpustakaan raksasa itu. Benih keraguan yang ditanam oleh Gavin kini telah berhasil menembus benteng pertahanan hati sang Ibu Susu, tepat di saat Adrian sedang berada jauh di luar jangkauannya.

---

Bersambung~

1
Erna Riyanto
anak Aisha cewe apa cowo yaa...
Erna Riyanto
kok aneh ..sdh diusir .. diceraikan...skrg dicari lagi...pik..topik
Erna Riyanto
hp baru disediakan pihak Adrian..kok BS si topik kirim pesan ke nomer aisa...
Anonim
😍😍😍
Anonim
🤭🤭🤭
Anonim
😭😭😭
Anonim
😭😭
Anonim
Mantap
Anonim
❤️❤️
Anonim
Aku suka 😍😍
Anonim
❤️❤️
Anonim
😍😍
Sumining 123
luar BB biasa
Aera_yong
Wah gays terimakasih udah baca karya aku yang ini ya gays udah nembus 3k hehheeh😍😍🥳🥳
Sumining 123
lanjutkan cerita nya menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!