NovelToon NovelToon
BOS KU Ternyata JODOHKU??

BOS KU Ternyata JODOHKU??

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Beda Usia
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yurnalis Lidar0306

Menghilang selama lima belas tahun, ia akhirnya kembali karena tuntutan pekerjaan. Luka masa lalu mengajarkannya bahwa apa yang bukan milikmu, tak akan pernah bisa dipaksa menjadi milikmu. Kini ia hadir dengan versi terbaik, bertekad menjalani hidup lebih dewasa.

Namun, takdir justru mempertemukannya dengan sosok menyebalkan yang menjadi atasannya. Kesabaran pun terus diasah karena harus bertemu setiap saat.

Lantas, mampukah benih cinta tumbuh di antara pertemuan mereka? Atau justru mereka akan tetap memilih jalan masing-masing?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yurnalis Lidar0306, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode-35

Hari-hari berlalu dengan sangat cepat dan padat. Setelah insiden mendadak beberapa waktu lalu, Arkan tidak bekerja sendirian lagi. Kali ini, ia benar-benar membutuhkan bantuan tangan kanannya yang paling ia percaya, dan itu bukan hanya Arjun, melainkan Nara.

Mereka berdua bekerja bahu-membahu, menyelesaikan segala kekacauan yang sempat terjadi.

Di ruangan kerja yang kini terasa lebih hangat namun tetap profesional, Arkan duduk di kursi kebesarannya, sementara Nara duduk tepat di sampingnya, sibuk memilah-milah berkas, mencocokkan data, dan memastikan tidak ada satu pun celah yang bisa diserang oleh musuh.

"Sayang, coba lihat data laporan bulan lalu ini. Kok ada selisih sedikit di angka ini ya?" tanya Arkan menunjuk layar monitor, suaranya terdengar serius namun tenang.

Nara langsung mendekatkan wajahnya, matanya yang tajam dan teliti langsung memindai angka-angka itu dengan cepat.

"Oh iya Kan, ini bukan kesalahan kok. Ini karena ada pemindahan dana sementara buat proyek cabang baru. Sudah aku arsipkan di folder biru ini kok, buktinya lengkap," jawab Nara santai sambil menyerahkan berkas itu tepat di hadapan pria itu.

Arkan tersenyum bangga. Ia benar-benar bersyukur memiliki Nara. Wanita ini tidak hanya cantik dan baik hati, tapi juga sangat cerdas, rapi, dan detail. Berkat ketelitian Nara, semua administrasi yang tadinya sempat kacau karena disita petugas, kini bisa disusun kembali jauh lebih rapi dan aman dari sebelumnya.

"Makasih ya sayang... kalau gak ada kamu yang ingat detail-detail kecil begini, mungkin aku bakal pusing tujuh keliling," ujar Arkan tulus sambil mengusap punggung tangan Nara yang sedang bekerja.

"Iya lah, kan emang tugas aku jadi sekretaris kamu. Lagian kan kita satu tim, satu tujuan. Harus saling bantu dong," balas Nara manis tanpa menghentikan jari-jarinya yang lincah mengetik dan menyusun laporan.

Mereka bekerja dengan sangat kompak. Arkan yang memikirkan strategi besar dan cara menghadapi pihak luar, sementara Nara yang memastikan pondasi data dan administrasi di dalam tetap kokoh dan sempurna.

Berkat kerjasama yang solid ini, masalah yang sempat membuat panik seluruh perusahaan akhirnya bisa terselesaikan dengan baik.

Nama baik Delvin Group perlahan kembali pulih. Para rekan bisnis yang sempat ragu mulai percaya lagi, dan pemeriksaan dari pihak berwenang pun dinyatakan bersih dan aman. Mereka tidak menemukan kesalahan apa pun, justru tertarik dengan sistem administrasi yang sangat rapi berkat kerja keras Nara.

"Hhh... akhirnya selesai juga," desah Arkan panjang lebar sambil bersandar malas di kursinya, memejamkan mata menikmati rasa lega yang luar biasa.

Nara tertawa kecil melihat wajah lega itu. Ia berdiri, lalu menuangkan segelas air putih dan memberikannya pada pria itu.

"Nah gitu dong... kan kalau dikerjain bareng-bareng jadi cepet selesai kan? Tuh kan aman lagi semuanya," kata Nara ceria.

Arkan membuka matanya, lalu menarik pinggang Nara agar wanita itu duduk di pangkuannya.

"Iyaa... kamu emang penyelamatku. Kamu tuh bukan cuma pacar atau sekretaris sayang, tapi kamu itu partner hidup aku," bisik Arkan lembut, memeluk tubuh wanita itu erat-erat, menghirup aroma wangi yang menenangkan.

"Jadi... masalahnya udah selesai sepenuhnya kan Kan?" tanya Nara hati-hati, tangannya bermain-main di kerah kemeja pria itu.

Arkan terdiam sejenak, lalu menghela napas.

"Secara perusahaan dan hukum, iya udah aman sayang. Kita menang bersih. Tapi..." tatapan Arkan berubah sedikit gelap, "...soal siapa dalang yang main kotor itu, aku masih belum temukan jejaknya. Orang itu benar-benar pintar dan bersih banget mainnya."

Nara mengangguk paham. "Yaudah nanti juga ketahu kok. Yang penting sekarang kita udah aman, perusahaan juga aman. Kita nikmati dulu kemenangan kecil ini ya."

"Iya kamu benar..." Arkan tersenyum kembali, lalu mencuri kecupan manis di bibir Nara. "Makasih buat segalanya sayang. Tanpa kamu, mungkin aku gak sekuat ini."

 ______________

Saat jam istirahat tiba, suasana kantor yang tadinya hening dan penuh konsentrasi perlahan berubah menjadi lebih riuh dan santai. Nara turun ke lantai dasar dan bergabung dengan teman-teman staf administrasi untuk makan siang bersama di ruang kantin yang nyaman.

Di sana, tentu saja ada dua sahabat setianya, Ayu dan Mona, yang selalu siap menemani. Dan tak ketinggalan, Amira juga ikut duduk melingkar bersama mereka. Wanita itu tampak sangat akrab dan lincah, bercampur baur dengan mudah seolah ia memang sudah menjadi bagian dari kelompok mereka sejak lama.

"Wah menu hari ini lumayan enak nih, ayam kecapnya mantap!" seru Ayu semangat sambil menyendok nasi.

"Iya nih, perut udah keroncongan banget dari tadi," timpal Mona sambil tertawa.

Nara tersenyum melihat keriuhan itu. "Makasih ya kalian udah nungguin aku."

"IYa harus di tunggu,karena makan siang tanpa Mbak Nara rasanya hambar," sahut Amira cepat dengan senyum manis, lalu menyuapkan makanannya dengan lahap.

Suasana makan siang itu berjalan sangat cair dan menyenangkan. Mereka mengobrol tentang banyak hal, mulai dari gosip artis, tren fashion terbaru, sampai keluh kesah soal kerjaan yang sedikit menumpuk belakangan ini. Nara tertawa lepas, merasa sangat bersyukur memiliki lingkungan pertemanan yang sehangat ini.

"Eh guys..." tiba-tiba Mona memecah obrolan dengan nada misterius, "...inget gak sih, malam ini kan ada acara ulang tahunnya Siska yang di bagian marketing tuh? Dia udah undang kita semua lho."

"Oh iya bener! Hampir aja aku lupa!" seru Ayu kaget. "Katanya acaranya di salah satu kafe yang lagi hits di kota, terus ada makan-makan dan games seru gitu."

"Wah asik dong! Kita pergi bareng-bareng yuk?" ajak Mona antusias.

"Boleh banget ! Aku ikut! Kebetulan malam ini aku lagi gak ada kerjaan," sahut Amira langsung mengangkat tangan, matanya berbinar antusias. "Pasti seru banget kan bisa refreshing sejenak."

Nara mengangguk setuju. "Iya boleh juga deh. Lumayan kan buat healing setelah capek kerja dan banyak masalah kemarin-kemarin."

"Nah itu dia! Mbak Nara juga harus ikut biar makin rame! Kita bisa dandan cantik-cantik bareng dong nanti!" seru Amira lagi, kali ini ia mendekatkan tubuhnya ke arah Nara seolah sangat akrab.

"Iya Nara, kamu kan pacar Bos, tapi tetep harus gaul sama kita dong," goda Ayu.

"Halah apaan sih..." Nara tertawa renyah, wajahnya memerah. "Yaudah jadi ya! Kita kumpul di sini jam berapa nanti?"

"Jam tujuh malem aja Mbak! Nanti kita berangkat bareng-bareng naik taksi atau mobil satu aja biar seru!" usul Amira penuh semangat.

"Setuju!!" seru yang lain kompak.

Di dalam hati Nara, ia merasa semakin yakin bahwa dugaan Arkan selama ini salah. Amira benar-benar gadis yang baik, ceria, dan sangat bersemangat. Mana mungkin orang sebaik dan seasyik ini punya niat jahat? Pasti Arkan cuma terlalu protektif dan curigaan saja, pikirnya lega.

Sementara itu, Amira yang melihat Nara yang begitu polos dan percaya diri hanya tersenyum dalam hati.

Bagus,teruslah gigit umpan yang aku lempar Nara, karena malam ini... aku punya kejutan spesial buat kamu, batinnya licik.

"Makasih ya Mbak Nara udah mau ikut. Pasti malem ini bakal jadi malam yang nggak terlupakan deh!" ucap Amira manis, namun tatapan matanya menyiratkan sesuatu yang lain.

BERSAMBUNG...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!