NovelToon NovelToon
Sistem Masuk Perjalanan

Sistem Masuk Perjalanan

Status: tamat
Genre:Sistem / Dikelilingi wanita cantik / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Kaya Raya / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Riizer13

Ryzel Dicky, seorang pria yang menyebrang ke dunia paralel dengan penyebab yang konyol.

Dunia paralel ini tidak berbeda sedikit pun dengan Bumi.

Disebabkan dirinya jenuh dengan pekerjaan, ia mendapatkan sebuah sistem yang mengharuskannya melakukan perjalanan menuju ke suatu tempat.

Namun, perjalanan yang ia lalui tidak semudah itu, banyak sekali cerita yang tidak terduga terjadi.

[Berhasil Masuk di Paris! Dapatkan 50% Saham Dureks dan + 9 cm Panjang Adik Kecil!]

[Berhasil Masuk di Tokyo! Dapatkan Afinitas Binatang!]

[Berhasil Masuk di Moskow! Dapatkan Istri Setia dan Cantik, 70% Saham Foksconn, dan Mansion Senilai 90 Triliun!]

Tanpa disadari dirinya telah menjadi orang terkaya dan tertampan di dunia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riizer13, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35: Bersiap Berenang

Dipuji oleh Yochi membuat Ryzel malu, terlebih dilihat dan didengar oleh orang-orang yang kebetulan ada di sekitar kamar mandi umum.

Ryzel berjalan menghampiri keduanya dengan senyuman yang canggung.

“Sudah siap semuanya?“ tanya Ryzel kepada mereka berdua.

“Sudah, aku tinggal memakai sunblock atau krim pelindung kulit dan pelindung bibir.“ Yochi tersenyum dan mengangguk.

“Aku juga sudah beres melakukan persiapan, sudah siap untuk pergi berenang.“ Tan menganggukkan kepalanya. “Kita mau berenang atau bermain jet ski?“

“Aku mau berenang terlebih dahulu,” kata Yochi yang ingin berenang untuk kegiatan pertamanya di Pantai Patong.

“Kalau kamu?“ Tan menatap Ryzel dan memiringkan kepalanya.

“Aku juga ingin berenang di bibir pantai, sewa jet ski mungkin nanti setelah aku melakukan siaran langsung di bibir pantai.“ Ryzel menunjukkan tas yang berisikan peralatan siaran langsung ke arah Tan.

“Baiklah, aku ikut kalian berdua.“ Mau tidak mau Tan mengikuti Ryzel dan Yochi untuk berenang di air pinggiran pantai.

Mereka bertiga berjalan dari depan area kamar mandi umum ke tempat mereka simpan barang dan berjemur.

Di Pantai Patong Ryzel kerap kali melihat turis asing yang memakai bikini seksi, perutnya terbuka dan terlihat ke mana-mana, tentu pemandangan ini jarang sekali ada di Indonesia, kecuali pantai yang ada di Bali.

Para turis luar negeri ini banyak yang berjemur di bawah terik matahari, ada yang bermain ayunan, juga bermain pasir dan bermain permainan pantai lainnya. Mereka ke sini tidak hanya berdua, melainkan ada yang membawa anak kecil bahkan keluarga besar.

Di sepanjang bibir pantai, kebanyakan orang yang berkunjung adalah turis. Mereka dengan santai berjemur sambil menikmati semilir angin pantai tang menabrak tubuhnya.

Meskipun mereka terkenal dengan sifat cuek dan acuh tak acuh, banyak turis wanita yang melirik Ryzel ketika berjalan dan berpapasan dengannya.

Sosok Ryzel yang bertelanjang dada sangat menarik perhatian wanita, terutama wajahnya yang tampan memiliki pandangan mata yang begitu memikat.

Tubuhnya yang tinggi ternyata memiliki kepadatan otot yang luar biasa, tidak terlalu kering atau kurus dan juga tak berlebihan seperti orang yang memakai steroid, otot-otot Ryzel yang ditampilkan jelas sangat menggoda bagi wanita dari berbagai negara.

Bahkan seorang wanita tua tergoda oleh visual Ryzel.

Yochi yang berjalan di sebelah Ryzel terus menerus menatap otot perut delapan pak Ryzel. Baginya, otot ini pantas untuk disentuh.

Akhirnya, Yochi pun tak bisa menahan lagi, dan ia berkata, “Anu, bolehkah aku menyentuh otot perutmu, Ryzel?“

Pipi Yochi memerah karena tersipu sambil melihat wajah Ryzel.

Tan tidak masalah dengan keinginan temannya ini. Meskipun dirinya iri dengan otot yang dimiliki oleh Ryzel.

“Boleh, pegang saja.“ Ryzel tidak keberatan dengan permintaan Yochi, itu cuma memegang dan bukan yang lain.

Setelah mendengar izin Ryzel, tangan Yochi terulur dan pelan-pelan membelai sela-sela lekukan otot perut Ryzel.

Berlangsung selama beberapa detik dan Yochi menarik kembali tangannya dengan wajah yang tersenyum cerah.

Ia merasa puas selepas menyentuh otot perut Ryzel.

Sementara itu, Ryzel menahan geli saat Yochi menyentuh otot perutnya.

“Ryzel, apa aku juga boleh memegang perutmu?“ Tan tiba-tiba bertanya kepada Ryzel.

“Tidak,” ucap Ryzel dengan cepat.

“Pfft! Hahaha!“ Yochi tak menahan tawa setelah melihat respons Ryzel.

Ryzel pria normal, tentunya ia menjauhi sesuatu yang menyimpang.

Beberapa langkah kemudian, mereka bertiga sampai di tempat meletakkan barang dan mereka melakukan persiapan lagi sebelum terjun ke air laut.

Sebelum ke air, Ryzel memasang ponselnya di tongkat gimbal untuk siaran langsung, ia juga menambahkan pelindung tambahan supaya ponselnya benar-benar tidak akan rusak. Ponsel khusus bermain gim miliknya ini cuma tersertifikasi IPX4 yang artinya tahan percikan air saja dan bukan tahan air sehingga boleh diajak berendam ke dalam air.

Melihat ini, Yochi menjadi penasaran dengan apa yang dilakukan Ryzel, dan ia pun bertanya, “Sedang apa, Ryzel?“

“Aku sedang bersiap-siap untuk siaran,” balas Ryzel sambil melanjutkan persiapan siaran langsungnya.

“Aku lupa, kamu sudah bilang bahwa kamu adalah seorang streamer.“ Yochi menepuk dengan pelan dahinya. “Apakah aku boleh masuk ke kamera nanti?“

“Boleh saja, memangnya tidak apa-apa?“ Ryzel tidak mempermasalahkan ini, ia membebaskan dan memperbolehkan siapa saja orang yang ingin masuk ke dalam siaran langsungnya.

Yochi menggosok betis kakinya yang mulus dengan krim pelindung kulit dan menganggukkan kepalanya. “Tidak mengapa, aku malah ingin tahu bagaimana rasanya menjadi seorang Streamer.“

“Ya sudah, tunggu aku menyelesaikan persiapannya dahulu.“

“Oke, aku juga mau membungkus seluruh kulitku dengan krim pelindung.“

“Ryzel, aku juga mau lihat kamu siaran langsung,” celetuk Tan yang berada di sebelah Yochi tengah bermain ponsel.

“Iya, nanti.“

Beberapa menit kemudian, mereka bertiga berdiri dan meninggalkan tempat istirahat mereka, berjalan menuju air laut yang naik ke bibir pantai.

“Halo, Semuanya! Kembali lagi bersamaku, Ryzel! Apakah kalian merindukan aku?“

Ryzel berjalan sembari mengarahkan ponsel ke wajahnya, ia melakukan pembukaan siaran langsung seperti biasanya.

Dalam sekejap, puluhan ribu orang berdatangan ke ruang siaran langsung Ryzel, mereka mengirimkan banyak komentar dan menjawab pertanyaan Ryzel.

“Iya, aku rindu kamu, Ryzel!“

“Apakah aku salah lihat? Wajah Ryzel tampaknya makin tampan!“

“Aku selalu merindukan kamu, Ryzel! Aku hampir gila jika tidak melihat wajahmu dalam satu jam!“

“Aku rindu sekali! Sampai-sampai ingin memakanmu di ranjang apabila kita bertemu!“

“Siapa yang ada di sebelah Ryzel? Kelihatan seperti seorang wanita.“

“…”

Rentetan para penggemar memiliki segalanya untuk dikatakan.

Kebanyakan dari para penonton Ryzel salah fokus dan lebih memerhatikan sosok yang berjalan di sebelah Ryzel.

Sosok itu adalah Yochi yang sengaja hanya menampakkan setengah kanan tubuhnya saja. Ryzel juga melakukan sensor manual agar boba Yochi tak tertangkap kamera.

Ryzel takut ada anak kecil menonton siaran langsungnya. Ia harus menampilkan sesuatu video yang baik bagi penontonnya.

Sebelum melakukan siaran langsung, Ryzel sudah mengimbau kepada Yochi untuk jangan memperlihatkan tubuhnya di ruang siaran langsungnya.

Yochi mengerti hal ini, dan ia pasti akan mengikuti perkataan Ryzel.

“Sawadee khaa~” Yochi menangkupkan tangannya di kamera, ia menyapa para penonton dalam bahasa Thailand.

Lebih dari 50.000 penonton terkejut dengan Yochi, mereka tak menyangka ada wanita cantik yang ikut masuk ke dalam bingkai kamera siaran langsung Ryzel.

Mereka dengan gegas mengirimkan komentar dengan hati yang tercengang.

“Siapa ini? Cantik sekali!“

“Wow! Kulitnya mulus bersih, bahkan lehernya lebih bersih dari wajahku!“

“Istriku! Akhirnya aku menemukanmu setelah sekian lama mencari!“

“Yochi? Ryzel bersama Yochi Yindala?“

“Aku mencium sesuatu yang tidak alami, dari mana, ya?“

“Wajah ini sangat cantik! Aku iri sekali!“

"Hai, Wanita Cantik? Bolehkah Abang minta nomor Whatsupp milikmu? Nanti kita jalan-jalan bersama ke waduk."

"Annyeong Haseyo! Orang Korea memang cantik-cantik, aku jadi ingin ke Rusia! Mamah anakmu nanti akan menikahi wanita Jerman!"

“…”

Biasanya para penonton pria jarang berkomentar, kini mereka semua muncul ke permukaan siaran langsung dan mengirimkan komentar dengan mata yang menyala.

Para pria tidak tahan dengan kecantikan, mereka pasti akan melihat wanita yang cantik dan segera berkomentar mengenai kecantikan wanita tersebut.

Sama halnya dengan apa yang terjadi di ruang siaran langsung Ryzel, mereka banyak yang memuji Yochi sebelum tahu siapa identitas Yochi sebenarnya.

Jikalau tahu, Ryzel yakin mereka akan menarik kembali komentarnya, meski cuma beberapa.

1
Night Watcher
2018 tahun lalu sdh ada ponsel 😂😂😂
Night Watcher
ganti kulit (nelungsumi), kyk ular..🤭
Night Watcher
laki2, tangannya ramping? jangan bilang gayanya lembut & menye2.. 🤭
Yan aga
sangking ramahnya bisa buat kawan pensi 🤣🤣🤣
Erlang Shen
wah bogor ga tuh.. tempat tinggal gw juga
Jaromw
de hel bro, udah GK masuk akal
Jaromw
kok jadi novel kultivasi sih
Jaromw
de hel si bro membuat harem🤭
Jaromw
dehel udah melenceng jauh nih
Jaromw
MC nya kelamaan bertindak
Jaromw
hiks gini mulu deh author nya jangan dong
Robby Tom
tamatnya agak aneh ya, tapi ceritanya bagus. Tetap semangat Thor /Good/
Sebut Saja Chikal
bangke ni author daritadi pikiran nya absurd banger 🤣🤣🤣
Sebut Saja Chikal
wkwkwk ngakak cok
Sebut Saja Chikal
duar
Sebut Saja Chikal
wkwkwkwk author imajinasinya liar bnget keren keren/Joyful/
bakpao
/Good//Good/
Oka Derza
lebih bagus setiap lokasi atau objek disertai foto Thor

jdi kita para readers merasakannya jg
Oka Derza
stepen ganti nama Thor?
Oka Derza: bukan Jena Thor, stepani
total 1 replies
Oka Derza
mereka ada kaitannya dengan ryzel Thor?

kok kaget dia yahh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!