Nasib Chloe Aubert bagaikan sebuah neraka yang tidak berujung. Segala penderitaan harus dia rasakan semenjak perceraian ke dua orang tuanya.
Dan ketika dia dewasa di di paksa menerima pernikahaan dengan seorang pria bernama Gazel Dwargo seorang bos Mafia sindikat perdagangan wanita, organ Tubuh manusia, Narkoba, senjata uranium dan lain-lain.
Bahkan pria ini memiliki sebuah hobby yang sangat menakutkan yaitu mendengar suara rintihan kesakitan yang terdengar seperti melodi di telinganya.
Semua karena keserahakan ibu tirinya, yang tega menjualnya pada Pria Psychopat ini. Sedangkan ayah kandungnya, hanya diam dan bahkan mendukung apa yang sedang di lakukkan oleh istrinya.
Membuat rasa percaya pada orang lain dalam dirinya menguap begitu saja.
Dan ketika dia sudah lelah menjalani hidupnya, Chloe berpikir untuk nekad melakukkan bunuh diri, tetapi ketika Gazel mengetahui niatnya itu, pria itu malah ingin membantu Chloe untuk melakukan hal gila itu.
“Aku adalah Kematian, kalau aku belum menentukan kapan kematianmu, maka itu bukanlah akhirmu! Meskipun kamu berteriak ingin mati, aku tidak akan membiarkanmu mati, sebelum aku bosan mendengar rintihanmu.” Gazel Dwargo.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andrieta rendra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 35
KISAH INI HANYALAH KHAYALAN BELAKA, AKAN ADA ADEGAN - ADEGAN YANG MEMBUAT EMOSI DAN MENAMBAH TENSI, JADI MOHON TINGKAT KESABARANNYA DI TAMBAH YA GENGS 🌊❤️🌹
💐 HAPPY READING 💐
Sesampainya di tempat tujuan, Gazel meminta Erlad mengantar Chloe ke kamar yang ada di Vila mereka. Karena dia tahu Chloe sangat lelah, dan mungkin pekerjaan ini akan memakan waktu yang sangat lama.
Sementara Erlad dan pengawal yang lain mengantar Chloe, Gazel terlihat bertemu dengan Seika, “bagaimana persiapannya?” Tanya Gazel pada anak buah kesayangannya itu.
“Semuanya sudah aman Tuan, ada 5 orang yang berkhinat, dan ke limanya juga sudah kita amankan.” Jawab Seika, juga menjelaskan kondisinya.
Gazel terlihat menarik nafasnya dalam, lalu menghela nafasnya kasar. “Kenapa akhir - akhir ini selalu banyak yang berkhinat?!” Tanyanya dengan nada yang kesal.
“Seika, aku memberikanmu wewenang untuk menyeleksi setiap anak buah yang benar - benar mau bekerja, bukan untuk menjadi mata - mata! Lalu jika seperti terus, yang ada bisnis saya bisa hancur!!” Makinya yang membuat Seika menundukan kepalanya.
“Maaf Tuan, saya janji hal seperti ini tidak akan terjadi lagi.” Balas Seika, dengan penuh penyesalannya.
Gazel berdecit, dia benar - benar kesal dengan hal seperti ini. Kalau 1 atau dua orang saja yang berkhinat? Maka dia tidak perlu repot - repot terbang ke Rusia, tapi karena ini sudah 5 orang, maka dia harus terjun sendiri untuk mencari tahu apa alasan mereka berkhinat seperti ini.
“Aku tidak membutuhkan janji - janjimu! Aku butuh bukti!” Tegasnya, lalu bergegas melangkahkan kakinya masuk ke dalam ruang penyiksaan.
Ruangan itu berada di bawah tanah dari Vila mewah miliknya, jadi tidak ada yang akan mengira jika Vila mewah itu, memiliki tempat yang menjadi ruang pembantaian manusia di bawahnya.
Gazel tidak pernah memandang bulu, apa lagi jika dia sudah sangat marah seperti ini, maka dia tidak akan segan untuk menyiksa lawannya.
***
Ketika masuk ke dalam ruangan, Gazel melihat ke limanya telah di ikat dengan wajah yang lebam - lebam karena di pukuli oleh anak buahnya tadi.
Gazel duduk di kursi kebesaraanya, dengan menunjukan wibawanya. Jangan lupakan Rubik yang ada di tangannya.
“Apakah kalian sudah mendapatkan alasan mengapa mereka berkhinat?” Tanya Gazel, pada anak buahnya yang tadi bertugas untuk menyiksa mereka yang berkhianat.
“Mereka hanya menjawab karena uang Tuan, pihak lawan memberikan uang yang cukup banyak untuk mereka, jauh dari jumlah yang kita berikan, itulah yang membuat mereka tergiur.” Jawab anak buahnya itu.
Gazel terlihat menampilkan senyumnya. “Jadi masalahnya hanya pada uang ya? Padahal kalau meminta uang lebih, maka saya akan dengan senang hati memberikannya, bahkan bisa lebih 10 kali lipat dari apa yang mereka berikan, dan tentu saja hal itu juga akan membuat kalian aman, tetapi sepertinya kalian lebih senang berkhinat, jadi ya lebih baik nikmati saja pertunjukan ini.” Tungkasnya, lalu menoleh ke arah Seika yang ada di belakangnya.
“Apakah Donaturnya sudah kamu temukan?” Tanya Gazel sepertinya tidak akan menyia - nyikan kesempatan menyiksa mereka sekaligus menambahkan pundi - pundi uangnya.
“Sudah Tuan, dalam 20 menit, mereka semua akan siap, dan semua Dana juga akan masuk dalam Rekening Tuan Erald.” Jawab Seika, memberitahukan kondisi kesiapan para klien yang akan menyaksikan penyiksaan ini secara langsung.
“Baiklah, kalau begitu kita persiapkan semuanya,” ucap Gazel, meminta pada anak buahnya yang lain untuk memasukan mereka ke dalam alat - alat penyiksaan yang sudah di sediakan.
Leher mereka di rantai dengan tali yang bisa memelar, dan pada jarak 2 meter ada kunci yang mereka bisa dapatkan agar bisa membuka rantai itu dari leher mereka.
Sedangkan tali rantai itu hanya bisa memelar sekitaran 1 meter lebih saja, jadi untuk mereka bisa menggapai kunci itu, mereka harus berusaha sekuat tenaga mereka, karena hanya ada waktu 5 menit kesempatan mereka untuk mendapatkan kunci itu, karena jika mereka tidak bisa membukanya dalam waktu 5 menit, maka kepala mereka akan masuk dalam gilingan yang sudah ada di belakang, dqn secara otomatis tali itu akan di tarik sehingga mereka tidak bisa melawan dan membiarkan kepala dan otak mereka menjadi daging giling.
*To Be Continue. **
**Note : teman-teman, kalau bisa babnya jangan di tabung ya, karena itu akan berpengaruh dengan Level yang akan Mimin dapatkan nanti ***🙏🏻🙏🏻* dan Akan mimin pastikan bahwa karya ini bukanlah promosi, dan akan selalu ada di sini sampai tamat.
*Dan Jangan lupa yah, dukunganya🥰 jangan Sinder.*
*Woy sedekah woy!!!! Jempolnya itu di goyangk'an jempolnya**😎*
Jangan pelit! Mimin, jangan jadi pembaca gelap woy, legal **😭Like,Komen,Hadiah,Dukungan dan Votenya ya semua para pembaca yang terhormat, jangan lupa biar Mimin lebih rajin lagi Updatenya****😘😘
**Kalo malas-malasan entar Mimin juga malas-malasan loh ***😭😭😭*
*Terima kasih**🙏🏻🙏🏻*