NovelToon NovelToon
Cewek Berandal SMA

Cewek Berandal SMA

Status: tamat
Genre:Teen / Komedi / Action / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Varha

Genre: Comedy, School, Slice Of Life, friendship

Vani adalah Murid dari salah Satu SMA terbaik di negaranya. Dia memiliki kemampuan yang baik dalam pelajaran, Namun dia tidak memiliki etika yang seharusnya di miliki murid murid teladan lain. Dari pada belajar, dia memilih untuk berkelahi dengan siapapun yang menantangnya dan dia selalu membuat ulah di sekolahnya. Dia menjalani Kehidupan di kelas Satu SMAnya dengan ketiga orang sahabatnya (Agnes, Awani, Putri) yang memiliki sifat tidak jauh berbeda darinya.

Baca Season 2 nya di Cewek Berandal SMA 2
dan
Season 3 di Cewek Berandal SMA 3


_____________________________________________
WARNING!!
Cerita ini hanyalah Fiktif Belaka
____________________________________________

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Varha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CBS_35

Jack merasa sedikit malu karena tebakannya salah, dia mencoba mengelaknya

"Barusan becanda" Ucap Jack dengan ekspresi datar

"Bilang aja nggak tau" Ucap Jorhan

"hum.. Ray kan nggak bisa nyetir mobil"

"Jadi, Jack! kamu yang temenin Vani disini. Kita bertiga pulang naik taxi" Ucap Citra

"Nggak, Jack mending pulang aja. Di tunggu Agnes buat mabar tuh"

"Ray, kamu yang temenin aku" Ucap Vani

("kayaknya dia marah") batin Jack

"Lah, aku kan nggak bisa nyetir. Pulangnya mau gimana?" Tanya Ray

"nanti aku yang bawa, kita disini sampe aku baikan" jawab Vani

"Van, kamu kenapa?" Tanya Jack

"Kalian pulang aja gih, aku ngantuk berat"

"trus kamu Ray, jangan berisik di sini" Ucap Vani sambil memejamkan matanya

"ya udah, kita pulang dulu Van. kalau udah sembuh balik ke markas ya" Jorhan, Citra dan Jack keluar dari kamar Vani dirawat dan pulang ke kota mereka menggunakan taxi

"Yang lain udah pulang?" Vani membuka matanya dan bangkit dari tidurnya

"Kamu bukannya ngantuk? Tidur aja" Ucap Ray

"nggak ngantuk, pulang aja yuk. Tapi diem diem"

"Yang bener? udah nggak sakit?"

"Aku sehat" Vani tersenyum menahan sakitnya supaya Ray percaya padanya

("sehat banget njerr. perutku sampai nyut nyutan malah")

"baiklah ayo" Ray menyetujui Vani. dia menuntun Vani ke parkiran tempat mobil komunitas terparkir

"Ayo masuk" Ajak Ray. Ray mencoba membuka pintu mobil itu, namun tidak bisa

"Loh?? Kok nggak bisa" dia terus berusaha membuka pintu

"Kuncinya mana bambank! Mau sampe besok, tanpa kunci mana bisa dibuka" Ucap Vani dengan ekspresi datar

"oh! Kuncinya ada sama Jack!" Ucap Ray teringat

"Jack B*ngsadd emang" gumam Vani kesal

"ayo ke hotel" Vani berjalan mendahului Ray

"heh? ke hotel berdua mau ngapain!" Ucap Ray terkejut

"Jangan banyak b*cod, ikut aja"

"Mau ngapain kita?" Ray mengejar jalan Vani dan berjalan di sisihnya

"Akh.. Diem napa, nggak tau orang lagi sakit apa?!" Ucap Vani ngegas. Setelah berjalan cukup lama, mereka sampai di hotel. Vani masuk kekamarnya dan Ray mengikutinya

"Kita mau ngapain ke sini?" tanya Ray

"Aku ambil barang bentar, kamu bantu. Abis ini kita langsung pulang"

"Yah.. Cuma ambil barang?" Ucap Ray kecewa. Vani menoleh kearahnya.

"Emang mau ngapain?"

"Enggak ada sih.. Oh ya, selimut hotel mau di bawa pulang sekalian?" tanya Ray sembari memasukkan barang barang ke tas Vani

"Jangan bilang kamu masukin selimut itu ke tas?! Keluarin Woy!" Ucap Vani ngegas

"Nggak apa lah, rugi kalau nggak di bawa pulang. selimut disini tebel loh"

"Nggak sekalian sama bantal bantalnya bawa pulang? Trus sama lemari, gorden?" ucap Vani

"Boleh boleh, kalau bisa sekalian congkelin ubinnya. lumayan bisa jual lagi"

"Njerr, nyolong niat amat sampe ubin di congkel segala" Ucap Vani dengan ekspresi datar

"ahahaha, biar greget" Ucap Ray dengan tawa kecil

Selesai mengemasi barang Vani, mereka keluar dari hotel dan berjalan menuju parkiran

"Kamu nginep disini cuma bawa barang segini?" Tanya Ray

"Buat apa bawa banyak banyak, disini juga nggak lama" Jawab Vani. Sampai di mobil, mereka berdua masuk ke dalam mobil

"Kamu beneran udah bisa nyetir? Mukamu masih pucat gitu, kamu juga baru masuk rumah sakit tadi siang. Beneran udah kuat?" Tanya Ray

"Bisa, sans ama aku" Vani melajukan mobilnya cukup cepat dengan harapan supaya cepat sampai di rumahnya dan bisa segera beristirahat

Sementara di rumah Agnes, dia sedang memainkan Game baru yang sangat dia inginkan. Saat dia main game, dia mendapatkan notifikasi Chat dari seseorang

("Siapa nih? Nomor nggak dikenal")

Di chat

Jack : "hai"

Agnes : "siapa nih?"

Jack : "Jack, aku udah pulang. Mau mabar?"

Agnes : "oh Jack, Vani juga udah pulang?"

Jack : "Dia masih di kota sebelah sama Ray"

Agnes : "Kok nggak bareng?"

Jack : "entah lah, dia lagi nggak cocok sama aku"

Agnes : "Ada masalah apa?"

Jack : "Nggak tau, lupakan Vani. Jadi mabar nggak nih?"

Agnes : "Iya deh, palingan Vani lagi ngelakuin hal yang dia suka"

Jack : "hmm.. Aku login game"

Agnes : "Bentar Jack, ID game kamu berapa?"

Jack : "201520230 invite ya"

Agnes : "yokay^^"

Agnes dan Jack mabar Game dan mengobrol menggunakan Voice grup dengan akrabnya

Sementara itu Vani masih berada di perjalanan dengan mobil yang melaju cukup cepat. Hal itu membuat Ray mulai merasa khawatir

"hey! Pelan pelan aja" Ucap Ray

"Serah aku, aku yang nyetir juga" Ucap Vani cuek

"Dibilangin ngeyel"

("ada yang beda dari dia biasanya, tapi apa?")

"Kruyuukk~~" perut Vani yang belum terisi apapun dari pagi berbunyi, Ray mendengar suara itu

"Kamu laper?" Tanya Ray

"yee.. ni perut malu maluin aja. niatnya aku mau stay cool sampe rumah, malah perutku bunyi. Sia sia usahaku" jawab Vani

"Oh, itu warung makan. Mampir bentar situ" ucap Ray

"Oke deh kalau kamu maksa. Kita makan dulu"

"dimana letak pemaksaannya girl?"

"bilang aja laper juga" ucap Ray kesal

"ahahaha, Slow slow" Ucap Vani

"Karaktermu udah balik lagi?"

"Perasaan tadi masih diem, sekarang udah balik aja" Ucap Ray

"Emang aku tadi kayak apa?" Tanya Vani sembari memarkirkan mobilnya di samping warung makan

"Kayak es" Ucap Ray sembari membuka pintu mobil

"yee, es mata kau" Ucap Vani sambil turun dari mobilnya. Mereka berdua masuk dan memesan makanan. Setelah kenyang mereka kembali melanjutkan perjalannya. Vani lagi lagi kembali melajukan mobilnya dengan cepat

"broommm.. "

"Udah di bilang jangan kenceng kenceng!" Ucap Ray

"Takut yak, sans aja" Ucap Vani. dia menginjak gasnya lebih dalam

"hey! Ini jalan umum bukan sirkuit balap" Ucap Ray ngegas

"Ahahhaaa, kamu beneran takut ya?"

Tak lama kemudian, Mereka berdua sampai di kota mereka

"Aku yang nyetir cepet sampe kan. Nggak sampe sejam uda sampai kota" Ucap Vani bangga

Saat melewati perempatan, rasa sakit perut Vani akibat tertusuk tiba tiba bereaksi. dia merasa kesakitan yang hebat, kefokusan mengendarai mobilnya mulai goyah

"Akh... kok Sakit" rintih Vani kesakitan

"stop Van! lampu merah" seru Ray

'heh?!'

"Citttttt....."

"Brakkkk"

Mobil Vani berhenti di tengah perempatan dan di saat yang bersamaan bus dari arah samping melaju kencang dan menabrak mobil Vani. Mobil Vani terdorong cukup Jauh

1
Mukmini Salasiyanti
Ampyuunnnnnn
stresss dah gurunya🤣
LightDoor
orang Wonosobo kak?😁
arfan
up
mampir kak
BINTANG PENGHACUR
memalukan, dia yang ngehukum gw yang malu🤣
Kristiana Luluana
sumpah ini novel bikin sakit perut ada anak sekolah begitu kelakuannya
Maple🍁
inget msa SMA, gue jga sring msuk ruang BK krena sring bolos, ehhh ujung² di ksih surat buat Nyokap Gue, hadedehhhh msa SMA ngak prnah gue lpa di igatan Gue...🤭🤫🤣


S3mangat Author, msih gue pantau ni..

jangan lupa mampir di cerita oertama gue juga
yg berjudul.?

Pelangi Cinta Permata Hardinatta, jangan di bulli yah soalx in itu crita oertama gue, gue jga bru belajar buat crita. jdi msih menyesuaikan dengan pra pnulis yg sudah ad merekx..🤗😍❤
pena cantik putri
taik tu guru emosi gw
pena cantik putri
nama ku kok rata² the killer semua😭
Ardia Ningsih
perasaan ceritanya gak dari awal gak telat deh acara makan-makan.😄😄
Ardia Ningsih
Gurunya dikadalin 😂😂🤣🤣🤣
Nurwana
ad jga guru bgtu...... nda lama Thu model yg bgtukan disate sma muridnya.
Novhi Ta Pidri
ku menangis😭
Novhi Ta Pidri
ya iyalah fau ,, kn rambut nya d ikat agnes ya kelihatan lah
Novhi Ta Pidri
nangis gue thor
Novhi Ta Pidri
astaga jack saat kondisi kek gtu msh ajja bcnda
Novhi Ta Pidri
ngakak woy🤣🤣🤣🤣
Novhi Ta Pidri
jdi ingat guru kajur wktu smk mau ajja d begoin,🤣
Novhi Ta Pidri
hahahhaha
Supriadi Basri
Receh sih...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!