WARNING!!!
Mohon maaf apabila masih ada kesalahan nama pada cerita ini sebelumnya nama pemeran cowoknya memanglah David tapi author ubah jadi Raka jadi mohon dikoreksi author bakalan ubah demi kenyamanan para readers 🤗
Olivia, seorang wanita 25 tahun yang dipaksa bekerja sebagai wanita penghibur oleh ibu angkatnya disebuah tempat hiburan. Dan ditempat tersebut, dia tak sengaja bertemu dan jatuh cinta dengan seorang pengusaha kaya raya yang memiliki sikap sedingin es.
Bagaimanakah cara olivia melelehkan sikap orang yang dicintainya? silahkan dibaca aja 😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon israningsa 08., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35. RP. 570 JUTA
Lain halnya dengan Oliv yang berada dikamarnya, dia masih sangat kesal dengan sikap Raka padanya.
"Ada apa dengan dia?, tau-tau langsung bersikap dingin tanpa alasan!," Tanya Oliv bingung.
"Dan kenapa juga aku harus memikirkannya?, ahkhh bodo amatlah," batinnya.
"Olivvvv!, kamu disini cuman numpang, dan hanya sekedar seorang pembantu, jadi jangan memikirkan hal-hal yang tidak penting", menyemangati diri sendiri.
Keesokan harinya, Oliv memulai pekerjaannya dengan penuh semangat dan tak mau mengingat sikap Bosnya tersebut.
Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang semakin mendekatinya.
"Pagi Oliv!!", sapa Raka, berusaha bersikap Ramah.
"Iya!" jutek.
"Ada apa dengan sikap kamu?" Tanya Raka menyadari itu.
"Saya lagi nyapu pak jadi harus fokus! (judesh)," Ucap Oliv membuat Raka sedikit kesal.
"Apa hubungannya sikap kamu sama nyapu?"
"hubungannya erat ngak bisa dipisahin pak!, kalau saya ngak fokus nanti debu yang saya sapu bakalan terbang kemulut seseorang!"
"Oooo kenapa bisa begitu?"
"Ishhhh (kesal), sudah ya pak saya ngak minat bercanda sama bapak!", ucap Oliv yang kemudian hendak melangkah pergi tetapi kemudian tangannya ditarik oleh Raka.
"Kamu masih marah, sama saya?"
"Nggak!"
"Terus kenapa jawabnya kayak gitu?, lagi PMS?"
"Sok tau!"
"Terus apa?"
"Nggak!"
"Kamu ngak usah marah lagi!, ohhh ya aku ada sesuatu buat kamu!"
"Ngak minat!"
"Kalau kamu ngak mau, aku bakal cium!" Seru Raka membuat Oliv menghempaskan tangannya dan langsung menutup mulutnya menyadari wajah Raka mendekat.
"Mmk, apa yang mau kau lakukan?, jangan coba-coba ya?"
"Nahhh, terus kamu masih ngak mau?"
"(geleng-geleng kepala)"
"gitu dongg!,"
"sini" (menarik tangan Oliv lalu kemudian berjalan kearah kamar).
"Lepaskan!, jangan tarik-tarik saya!" berusaha memberontak
"Diamlahh" (lembut).
Ketika suasana menjadi sedikit canggung dikala mereka sudah berada didalam kamar.
"khemm sekarang tutup mata!" Perintahnya
"Apaan, kamu mau ngapain?, ngak mau!"
"Jadi maunya dicium?"
"Okeoke, bos menang!"
Kemudian Oliv menutup mata, tiba-tiba saja dia merasa geli ketika rambut panjangnya dikibas kan didepan dada, dia sedikit gugup dengan apa yang akan bosnya lakukan terhadapnya, dia merasa ada yang menempel tepat dibawah dagunya.
"Sekarang kamu boleh buka mata!"
"(membuka mata)"
"Akkhhh (kaget) ini kalung buat apa?" tanya Oliv heran.
"Ya untuk di pakelahh"
"Nggak pak!, (berusaha melepaskan), saya ngak mau pake barang mahal"
"Itu bukan kalung mahal kok, cuman berlian kecil doang ,harganya juga terjangkau!"
"Emang, berapa harganya pak!"
"Harganya RP 570 juta" ucapnya dengan sembrono.
"WHAT!!"
"Ini maksudnya ngasih kalung mau pamer doang ya?, yang katanya murah tapi ternyata oh ternyata!" batin Oliv
"Ngak pak saya ngak mau, lagian ini maksudnya apasihh!" tanya Oliv penasaran.
"Ini anggap saja sebagai permintaan Maaf saya"
"Enggak-enggak( berusaha melepaskan kalung yang ada dilehernya) saya sudah memaafkan bapak ,lagian bapak atasan saya jadi saya ngak berhak untuk melawan atau marah sama bapak" ucap Oliv.
"Ehhh jangan dilepas"
"Kalau kamu sudah memaafkan saya, itu kalung anggap saja sebagai hadiah karena sudah mengisi hari-hari saya, dan ingat saya tidak pernah menganggap kamu sebagai pembantu di tempat ini". Ucap Raka membuatnya tercengang.
"Apasihh pak, saya masih bingung dengan ucapan bapak?"
"Cihhhh Dasar ya!, (menjintak dahi Oliv), kamu ini pura-pura polos atau apa?"
"Ehhhh" ,tencengang heran
"Sudahlah, kamu juga tidak mengerti maksud dari ucapanku, jadi lupain saja dan ingat kalung yang ada dileher kamu tidak boleh lepas tanpa perintah saya camkan" Ucap Raka
Sehat, bahagia & sukses selalu ya..🥰
Semangat berkarya Kakak ⭐❤️❤️❤️❤️❤️⭐
Kalau mau nikah ya nikah aja laki-laki gak perlu wali aja, ngasih taunya Lewat chat aja sama video nya.
Lanjut Isra semangat terus ya nulisnya, salam dari"Dokter Cinta Spesialis Hati"
ijin promo sekalian thor 🍓
jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍓🍓🍓