Novel ini hanyalah cerita fiksi.
Novel ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Sandra.
Sandra adalah seorang gadis muda yang pintar , memiliki wajah yang cantik , kulit putih mulus dan rambut hitam panjang.
Sandra memiliki sifat yang manja , tapi dengan orang yang tidak disukainya , dia akan kelihatan dingin dan jutek.
Banyak cowok ganteng yang mengejarnya , tapi selalu di tolak.
Sampai Sandra bertemu dengan Antonio , seorang pengusaha muda , wajahnya yang biasa saja , dan usianya jauh lebih tua diatas Sandra , tapi bisa mengubah perasaan Sandra.
Yukkk...ikuti kisah cinta manis Sandra dan Antonio...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nov De, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 34
Selesai makan siang , Sandra pun menuju ke kamarnya.
Sandra mengambil Hp nya , dan mulai chat Karin.
"Karin , nanti kamu ikut aku ambil ukuran badan 18 hari lagi ya , kamu mau aku jemput apa gimana?"
(Pesan terkirim)
Karin dan Riko sudah janjian bertemu dengan Niko hari ini.
Mereka ingin memberitahukan , masalah pernikahan Sandra kepada Niko.
Sebelum Karin memberitahukan Sandra akan menikah , Hp Karin berbunyi , masuk 1 chat dari Sandra.
Karin langsung membuka dan membaca isi chatnya , sebelum membalas chat Sandra , tanpa sadar Karin bertanya kepada Riko , "Sandra minta aku untuk ukur badan 18 hari lagi , kamu mau anterin aku gak?"
"Lihat nanti ya" , ucap Riko.
"Atau aku dijemput Sandra aja ya , biar bisa kenalan langsung , sama calon suaminya" ucap Karin yang lupa , kalau Niko belum tau Sandra mau nikah.
Mendengar kata calon suami , Niko langsung bicara.
"Calon suami Sandra? maksudnya gimana?" , tanya Niko.
"Upppsssss....kenapa sampai keceplosan gini sih gue" , batin Karin.
"Gini Niko , sebenarnya gue sama Karin hari ini mau kasih tau loe , kalau bisa loe jangan ngarepin Sandra lagi , dia udah mau menikah" , ucap Riko , menjelaskan kepada Niko.
M-E-N-I-K-A-H
"Gue gak percaya , gak mungkin Sandra akan menikah secepat ini , kata kalian dia gak pernah pacaran , masa udah langsung nikah aja" , ucap Niko.
"Sorry Niko , ini semua terjadi secara tiba-tiba , gue juga gak tau sebelumnya , gue taunya , Sandra sudah dekat dengan cowok , waktu kita ketemu dengan Sandra di mall waktu itu" , ucap Karin , mencoba menjelaskan.
"Waktu ketemu di mall waktu itu , berarti orang yang dia tunggu itu , sebenarnya pacarnya" , ucap Niko.
"Pantesan , Sandra menggandeng tangannya dengan mesra" , batin Niko.
"Ya kalau bisa , loe move on ya , jangan berharap lagi , perasaan juga gak bisa di paksain bro" , ucap Riko , mencoba menenangkan Niko.
"Ya mau bagaimana lagi , dari awal gue juga sudah ditolak" , ucap Niko dengan wajah sedih.
"Loe yang sabar ya , masih banyak kok cewek diluar sana , nanti kalau di kampus gue ada cewek cantik , gue kenalin ke eloe" , ucap Karin , mencoba menghibur Niko yang kelihatan sedih.
"Iya terima kasih Karin" , ucap Niko.
"Nanti kalau mau , kita pergi nya bareng aja ke nikahan Sandra , kebetulan gue yang jadi bridesmaids nya" , kata Karin.
"Gue belum tau , pergi apa nggak ke nikahan Sandra , memangnya kapan acara pernikahannya?" , tanya Niko , dengan lirih.
"Tanggal 25 juni " , jawab Karin.
"Berarti sebentar lagi ya , kenapa cepat banget" , ucap Niko , dengan nada yang agak tinggi karena terkejut.
"Ya...gue mana tau , itu kan keputusan Sandra dan pacarnya" , ucap Karin.
"Iya , gue rela deh Sandra bersama yang lain , asalkan dia bahagia" , ucap Niko , dengan tatapan yang nanar.
"Gitu dong bro , nanti loe pasti dapet seseorang yang lebih baik , yang bisa membuat loe jatuh cinta lagi" , ucap Riko , mencoba menghibur temannya.
Niko hanya menganggukkan kepalanya.
"Meskipun...akan sangat sulit untuk aku , menerima kenyataan ini , tapi aku akan berusaha untuk menerimanya" , ucap Niko di dalam hatinya.
Setelah itu Karin membalas chat Sandra...
"Nanti aku kabari ya , kalau Riko mau nganterin aku , aku pergi sama Riko , kalau dia gak mau , baru aku pergi sama kamu."
(Pesan dikirim)
Dikamar , Sandra yang lagi menonton televisi , mendengar bunyi suara Hp nya , Sandra langsung membuka dan membalas chat dari Karin...
"Ok , nanti kamu kabarin aku aja" 🙂🙂🙂
(Pesan dikirim)
"Ok" 🙂🙂🙂
-Karin-
Tok...tok...tok... Sayang...panggil mama Amel.
"Iya ma" , ucap Sandra , sambil membuka pintu.
"Ini batik untuk Antonio ya , nanti kalau kamu ada keluar bawa ke tante Rita , minta tolong dijahitkan , buat seragaman untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap mama Amel.
"Ok ma , ntar aku antar ke butik tante Rita" , jawab Sandra.
"Ya udah , mama mau istirahat ke kamar lagi ya."
"Iya ma" ucap Sandra.
********
Hari-hari berlalu...dengan sangat cepat , semua persiapan untuk acara pernikahan , sudah hampir selesai.
Sudah beberapa hari tidak bertemu dengan Sandra , karena sibuk dengan pekerjaan di kantornya , membuat Antonio sudah tidak sabar ingin melihat bidadari cantiknya.
Antonio yang sudah menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang , tidak terasa mobilnya sudah terparkir di depan rumah Sandra.
Sandra yang sudah menunggu dengan cantik dari tadi , begitu mendengar suara mobil Antonio , langsung berjalan keluar dan masuk ke mobil Antonio.
"Halo sayang" , ucap Antonio , sambil mengecup kening Sandra.
"Halo kak , kangen banget ya" , ucap Sandra sambil tersenyum.
"Kangennnnn
...bangetttttt..." , ucap Antonio sambil memeluk Sandra.
Sandra membiarkan semua hal yang dilakukan Antonio kepadanya , karena dia pun bahagia , Antonio memperlakukannya seperti itu.
"Kak , kita ke butik tante Rita dulu ya" , ucap Sandra.
"Sudah bisa fitting baju sayang?'' , tanya Antonio , sambil melepaskan pelukannya dan menjalankan mobilnya.
"Bukan fitting kak , tapi aku mau mengantarkan kain batik , untuk kakak pakai nanti , pada saat acara pernikahan Ajeng , karena mama maunya kita seragam semua" , ucap Sandra.
"Oh... ok sayang , Ajeng kapan menikahnya?" tanya Antonio.
"Gak sampai sebulan setelah kita menikah" , ucap Sandra.
Antonio hanya menganggukkan kepalanya.
Setelah berjalan melintasi jalan raya yang padat , akhirnya mobil Antonio sudah terparkir di depan butik tante Rita.
"Kak aku masuk sendiri aja ya , kan cuma nganterin aja" , ucap Sandra.
"Iya sayang , kakak tunggu kamu disini ya" , ucap Antonio.
Sandra turun dari mobil dan masuk ke dalam butik.
"Tante Rita nya ada?" tanya Sandra , kepada salah satu karyawan disana.
"Ada mba , saya panggilkan sebentar ya" , ucap petugas tersebut sambil berjalan.
"Halo Sandra , ada apa kesini , fitting nya minggu depan kan" , ucap tante Rita.
"Iya tante , aku cuma mau anterin kain batik ini ,tolong dijahitkan buat kak Antonio , untuk acara pernikahan Ajeng" , ucap Sandra.
"Oh...ok Sandra" , ucap tante Rita.
"Kalau gitu aku permisi dulu ya tante" , ucap Sandra.
"Iya Sandra" , ucap tante Rita.
Sandra pun berjalan keluar menuju ke mobil Antonio.
"Sudah sayang" , ucap Antonio.
"Sudah kak" , jawab Sandra.
"Kak , kalau kita ke mall aja gimana? Aku belum punya sepatu , buat acara nikahan kita nanti" , ucap Sandra.
"Boleh sayang , apa sih yang gak buat kamu" , ucap Antonio sambil tersenyum.
Karena Sandra sudah mulai terbiasa dengan gombalan calon suaminya , jadi dia hanya tersenyum , setelah mendengar kata-kata calon suaminya.
Sepanjang jalan menuju ke mall , mereka hanya mengobrol ringan , tidak terasa mobil sudah masuk ke parkiran mall.
Sandra dan Antonio seperti biasa berjalan sambil bergandengan tangan , selama di mall.
Sandra memasuki beberapa toko sepatu yang ada disana , mencoba satu persatu sepatu yang menurutnya menarik.
Sampai akhirnya , Sandra menemukan 2 sepatu yang sangat dia sukai dan cocok digunakan , untuk hari pernikahannya.
Sepatu putih yang bertabur swarovski didepannya itu , membuat sepatu itu pastinya sangat cocok dengan gaun putih pemberkatannya.
"Sepatu ini bagus ya kak" , ucap Sandra kepada Antonio.
"Iya sayang , sepatu itu sangat cantik di kaki kamu" , jawab Antonio.
"Kalau yang ini bagaimana kak , untuk acara resepsinya bagus gak?" , tanya Sandra , sambil menggunakan sepatu berwarna silver tali-tali dan ada swarovski juga di seluruh sepatu itu.
"Iya bagus sayang , kamu pakai apa aja bagus" , ucap Antonio sambil tersenyum.
"Makasih pacar kesayanganku" , ucap Sandra dengan manja.
"Aku ambil kedua ini aja" , ucap Sandra.
Antonio langsung menuju ke kasir , untuk membayar sepatu yang di pilih Sandra.
"Kakak gak beli sepatu juga , untuk acara pernikahan kita?" , tanya Sandra.
"Gak sayang , kebetulan kakak masih punya 2 sepatu yang masih baru , warna putih dan abu-abu , cocok untuk digunakan nanti" , ucap Antonio.
Selamat liburan untuk pembaca author yang sedang pergi berlibur dan sehat selalu untuk semuanya 😊🙏