Maira adalah anak perempuan pertama dari keluarga yang sederhana , kehidupan maira berubah saat ia beranjak dewasa , di saat maira duduk di bangku smp ada seseorang yang datang di dalam hidupnya maira , ia adalah seorang adik laki-laki yang bernama fakhri dwi pangestu.
Maira ini dari kecil sudah di tinggalkan oleh ayah kandungnya, maira tak tau di mana ayahnya berada dan semua keluarga nya tidak mau memberitahu kan keberadaan ayahnya maira , sekarang ibunya maria sudah menikah lagi dan maira punya adik namun hubungan maira sama ayah tirinya tidak begitu baik.
Sekarang maira sudah duduk di bangku SMA kelas 12 , sebentar lagi dia lulus SMA dan ia ingin sekali melanjutkan ke jenjang kuliah tapi ibunya maira sudah tidak sanggup membiayai sekolahnya lagi. Gimana dengan kehidupan maira selanjutnya? Stay tune ya guys.
Maaf sebelum nya ges, novel ini di tamatkan terlebih dahulu, maaf jika alurnya tidak jelas, sia author sudah tidak ada waktu untuk menulis, jika suatu saat saya punya banyak waktu luang, maka saya akan menulis ulang novel ini, terimakasih yang sudah membaca nya sampai episode 70.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Retno Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 35
Pukul 18.00 wib, pesanan nya bu lisma sudah siap dan mas dzaky sama maira menunggu bu lisma datang.
Tak butuh waktu lama, bu lisma pun akhirnya datang.
"udah siap ya mas mba?" kata bu lisma
"sudah buk" ujar mas dzaky
"ini uang sisa nya ya, " kata bu lisma
"iya buk, terimakasih ya" ujar mas dzaky
"bisa tolong bawakan ke mobil mas?, " kata bu lisma
"bisa buk." ujar mas dzaky
Mas dzaky pun langsung mengambil 2 plastik yang berisi 3 kotak nasgor, maira berniat mau membantu tapi di larang sama mas dzaky
"gak usah dek, kamu tunggu disini aja" kata mas dzaky
"udah gapapa mas, " ujar maira
"gak usah dek, kalau saya bilang gak usah ya gak usah," kata mas dzaky
"ya udah deh iya." ujar maira
Maira kembali duduk dan mas dzaky menaruh nasgor di mobil sendirian. Setelah mas dzaky menaruh semua nasgor ke mobilnya bu lisma, mas dzaky mengajak maira untuk sholat maghrib
"sholat kan dek?" kata mas dzaky
"iya, saya kan berjilbab dan mestinya mas dzaky udah tau dong kalau saya muslim, " ujar maira
"bukan gitu maksud saya dek, udah ayo sholat dulu di musholla" kata mas dzaky
"terus warung nya?, " ujar maira
"ya kita titipin dulu, yang penting uang nya saya bawa" kata mas dzaky
"oh gitu." ujar maira
Mas dzaky sama maira berlajan, tiba-tiba mas dzaky berhenti di lapaknya abang batagor
"pak, titip dulu ya, saya mau sholat" kata mas dzaky
"oh iya mas, siap" ujar abang batagor
Maira sama mas dzaky melanjutkan berjalan menuju musholla.
Nah author cepetin aja ya, karna udah beberapa bab masih hari rabu malam
Pukul 23.00 mas dzaky sama maira sudah siap untuk pulang, tapi tiba-tiba saja krisna datang lagi untuk menjemput maira
"udah selesai ra?" kata krisna keluar dari mobilnya
"udah, ngapain kesini lagi?" ujar krisna
"tadi gue di suruh ibu loe untuk jemput loe" kata krisna
"oh oke" ujar maira
"barang-barang yang di bawa pulang mending taruh aja di mobil ra, " kata krisna
"boleh kan mas?" kata maira kepada mas dzaky
"kalau gak ngerepotin sih boleh, " ujar mas dzaky
"ya udah ayo saya bantuin." kata krisna
Krisna sama mas dzaky memasukkan barang-barang ke dalam mobil, sedangkan maira berdiri di samping mobil.
Setelah semua barang udah masuk, maira sama krisna langsung masuk ke dalam mobil, dan mas dzaky mengendarai motor tanpa membonceng maira.
Mas dzaky jalan duluan, dan di belakangnya mas dzaky ada mobilnya krisna.
Di dalam perjalanan maira terlihat sangat mengantuk, dan tanpa di sadari maira tertidur.
"pasti loe capek banget ra" gerutu krisna
Tangan nya krisna berusaha mengambil selimut di belakang, setelah itu selimutnya di taruh di atas tubuh nya maira, beberapa menit kemudian maira sama krisna sudah sampai di warung nasgor yang di jepang.
Krisna sengaja enggak mau bangunin maira, dan krisna membantu mas dzaky untuk menuruh semua barang-barangnya.
Setelah semua barang nya di turun kan dari mobil nya krisna, krisna langsung pamitan sama mas dzaky
"mas, saya langsung pamit ya" kata krisna
"terus motornya maira?, " ujar mas dazaky
"biar saya ambil besok aja mas, " kata maira
"ya udah kalau gitu, hati-hati." ujar mas dzaky
Krisna pun langsung masuk ke dalam mobil nya lagi, dan langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah nenek nya maira.