Ari atau yang sering di panggil sama teman kuliahnya dengan nama sam Ari di tengah ke frustasiannya dia mendapatkan berkah sebuah sistem yang membantu Ari menjadi arsitek terkenal bareng dua temannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimoarikashiki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kencan bareng adek dan pacarnya
Sesampai di rumah dini aku pun me wa dini dan kami lanjut ke rumah pacarnya adek sesampai di rumah pacarnya adek aku pun minta tukeran.
"dek kamu di depan sama kakak biar dua cewek di belakang"kata aku ke adek sambil lihat adek
"oke kak"kata adek ke aku sambil lihat aku
cuma dini yang penasaran tapi dia mengetahui sesuatu yang pacar adekku gak tahu.
"yank kamu menjauhkan sesuatu yang berbau negatif"kata dini ke aku sambil lihat aku
"iya biar ketika aku menyetir aku gak fokus ke belakang melalui kaca yang menghadap ke belakang"kata aku ke dini sambil lihat dini
"hati dan pikiran gak ada yang tahu yank"imbuh aku ke dini sambil lihat dini melalui kaca yang mengarah ke belakang
"benar juga yank dek kamu jangan suuzon sama kakakmu ya"kata dini ke adekku sambil lihat adekku
"aman calon kakak ipar itukan demi kebaikan bersama"kata adekku ke dini sambil lihat dini
perjalanan pun kami lanjutkan menuju restoran yang sudah aku booking dan pacar adekku pun nanya ke aku
"dek kalau mau nanya ya nanya aja gak usah di tahan"kata dini ke pacar adekku sambil lihat pacar adekku
"kakak emang di perusahaan kakak sudah berkembang ya?"tanya pacar adekku ke aku sambil lihat aku
"kalau di kota iya tapi kalau sekala provinsi belum dek"jawab aku ke pacarnya adekku sambil lihat pacarnya adekku
"tapi mau mengarah kesana yank"kata adekku ke pacarnya sambil lihat pacarnya
aku langsung melirik ke adek yang rupanya sudah mengecek posisi di IAI Jabar.
"kamu udah lihat di IAI Bekasi ya dek?"tanya aku ke adek sambil lihat adek
"hmm iya kak bahkan gak hanya di Bekasi tapi di kota apel juga kak Indi arsitek itu perusahaan temannya kakak ya"jawab adek ke aku sambil lihat aku dan aku juga menganggukkan kepalaku sebagai jawabannya
"emang kenapa toh dek?"tanya dini ke adekku sambil lihat adekku
"kak dini gak tahu pacar kakak sama kawan seperjuangannya sedang mengincar IAI provinsi kak"jawab adekku ke dini sambil lihat dini
"emang udah di peringkat berapa yank?"tanya dini ke aku sambil lihat aku
"hmm 100 besar yank soalnya perusahaan aku sama kawan seperjuanganku poinnya jauh dari yang lain di IAI kota"jawab aku ke dini sambil lihat dini

Anggaplah ini foto Ari sang CEO sekaligus owner TAN arsitek ketika di lift mau ke ruangannya
oke lanjut ke kencan adek kakak dengan pacarnya setelah kencan dua wanita pun beli pakaian.
"yank kami mau beli pakaian kamu mau nitip gak yank"kata dini ke aku sambil lihat aku
"titip jeans aja yank nih kartu debitnya"kata aku ke dini sambil lihat dini dan memberikan kartu debit
"oke yank"kata dini ke aku sambil lihat aku
sedangkan kami berdua pindah kopi yang tentunya pacar kami juga tahu.
"udah dek ngopi disini aja"kata aku ke adek sambil lihat adek
"oke dah kak berarti kakak udah nyobain kopi disini"kata adek ke aku sambil lihat aku
"udah kalau pas janjian sama yang minta di renovasi ke perusahaan"kata aku ke adek sambil lihat adek
"berarti sering kak"kata adek ke aku sambil lihat aku
"ya lumayanlah dek seminggu paling sekali kalau yang punya rumah minta di renovasi sambil ngopi"kata aku ke adek sambil lihat adek
"wih lumayan ngomong maaf ya kak yang soal tadi soalnya banyak guru yang bilang perusahaan kakak sudah masuk 100 besar di Jabar jadi sekalian adek lihat punya kawan seperjuangan kakak di kampus ternyata juga sama"kata adek ke aku sambil lihat aku
"santai aja dek soal itu mah kakak tadi cuma kaget doang"kata aku ke adek sambil lihat adek
"kirain kakak marah"kata adek ke aku sambil lihat aku
setelah memesan kopi kami ngobrol membahas dari sekolah yang di renovasi sampai mengarah ke pertemuan adekku dan pacarnya yang walau respon aku hanya mendengarkan saja karena dini udah segalanya jadi aku sudah gak melirik ke yang lain.
hingga akhirnya para wanita muncul dengan banyak jajanan serta pakaian dan celana aku hanya terdiam habis itu melihat ke adek.
"dek kamu tahu kalau ikut tadi kakimu akan pegal karena mereka pasti muteri satu mal"kata aku ke adek sambil lihat adek
"sepertinya mereka cocok kak kalau soal belanja kak mana kompak lagi belanjanya"kata adek ke aku sambil lihat aku
"itu bukan kompak dek memang mereka lagi mau belanja aja"kata aku ke adek sambil lihat adek
"oh gitu ya kak adek baru paham kak tentang maksud kakak"kata adek ke aku sambil lihat aku
dini langsung datang dengan lu dan menyerahkan belanja yang aku pesan dan kartu debit yang aku kasih.
"ini pesanan dan terima kasih kartu debitnya ya yank"kata dini ke aku sambil lihat aku
"sama sama yank kartu debitnya"kata aku ke dini sambil lihat dini
"yaudah ayo kita balik sudah malam banget ini"kata aku ke mereka sambil lihat mereka
"ayo gas yank balik"kata dini ke aku sambil lihat aku
kami pun balik aku mengantarkan para cewek yang pertama aku antarkan pacarnya adek baru setelahnya ke rumah dini habis itu aku balik. Minggu pertama ini progres sangat cepat bahkan aku pun agak kaget.
'sistem kalau kelar agak cepat itu wajar gak sih"kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'kalau di bilang wajar sangat tuan karena sesuai dengan tim schedule yang sudah tuan dan tim sipil buat jadi itu sangat wajar'kata sistem arsitek di otakku
'apalagi kalau cepat ini hasilnya sangat memuaskan tuan pasti akan dapat apresiasi dari bapak aing'kata sistem arsitek di otakku
'hmm ada benar juga ya sistem sepertinya Minggu ini aku perlu istirahat karena setelah hari Minggu aku akan di tumpuk banyak kegiatan ya walau aku owner-nya'kata aku dalam hati ke sistem arsitek
'lebih bagus ingat istirahat tuan daripada terlalu fokus ke kerjaan'kata sistem arsitek di otakku
setelah mengobrol ke sistem aku pun memutuskan istirahat sampai pagi, habis sarapan aku tidur lagi karena sudah sangat lelah banget ngurus di kantor. Untuk ayah pun aku minta untuk jangan terlalu capek jika mereka sudah bisa maka Minggu aku minta ayah istirahat dan di setujui sama semuanya