NovelToon NovelToon
Akulah Pewaris Sesungguhnya

Akulah Pewaris Sesungguhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / CEO
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: Moena Elsa

Kesempatan hidup kedua yang kudapatkan, akan aku manfaatkan dengan baik.
Aku berpikir siuman dari pingsan, tapi pada kenyataannya aku kembali ke waktu satu tahun sebelumnya.
Akan aku balas mereka yang telah menyakiti ku selama ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Moena Elsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Surat Masuk

Abimanyu memanggil Astrid untuk masuk ruangannya.

"Sayang, kamu nggak kangen sama aku kah?" sambut Abimanyu.

Astrid menengok kanan kiri memastikan situasi aman.

"Lihat siapa sih?" tanya Abimanyu.

"Lihat situasi, takut kepergok," bilang Astrid sambil menaruh jari telunjuk di depan bibir, agar Abimanyu tak berisik.

"Dibilangin aku kangen sama kamu nggak percaya," ulang Abimanyu.

"Issshhh, tuan Abimanyu ini masih pagi loh. Udah ngegombal aja," Astrid tersenyum genit ke sang bos

"Oh ya tuan, pagi ini ada jadwal pertemuan dengan lawyer yang akan membela tuan Kevin dan nyonya Yola," beritahu Astrid. Astrid langsung duduk di meja samping Abimanyu.

"Tuan..." panggil Astrid, sengaja menjeda ucapannya supaya terkesan ragu.

"Apa sayang? Ada yang kamu inginkan?" tanya Abimanyu.

"Tuan yakin akan menang dalam kasus ini? Semua bukti menunjukkan kesalahan ada di mereka berdua loh," kata Astrid.

Abimanyu menghela nafas, "Tak mungkin juga mereka kubiarkan di dalam selamanya,"

"Biar jadi efek jera bagi tuan Kevin dan nyonya Yola. Apa yang mereka lakukan telah mencoreng muka anda, itu sama saja mereka tak menghargai anda tuan," lanjut Astrid.

"Tapi tetap saja Kevin itu putraku," tanggap Abimanyu.

"Apa tuan Sean bukan putra anda? Saya rasa tindakan tuan Sean kali ini sangatlah benar," sanjung Astrid.

"Apa kau juga ada rasa dengan Sean?" telisik Abimanyu, ada sedikit rasa cemburu dalam nada bicara nya.

Astrid tertawa kecil, "Anda cemburu dengan tuan Sean?"

"Dengan status anda yang masih suami orang, bisa saja saya tergoda dengan tuan Sean," goda Astrid.

"Jangan buat aku kesal Astrid," seru Abimanyu sewot.

Astrid menyentuh perlahan pipi Abimanyu sengaja menggoda bos nya itu.

"Idih, jangan ngambek dong sayang ku," ujar Astrid tertawa. Abimanyu tersipu. Dalam benak Astrid merasa muak.

"Ada apa tuan tadi memanggilku?" tanya Astrid kembali ke tujuan awal.

"Konfirmasi saja divisi Sean, kelanjutan proyek timur kota bagaimana? Lancar?" seru Abimanyu.

"Harusnya laporan hari ini sudah masuk, coba nanti saya hubungi Celline," jawab Astrid.

"Setelah ini, siapkan dirimu!" suruh Abimanyu.

"Kemana tuan?"

"Sesuai jadwal yang kamu kasih tahu barusan, menemui lawyer," beritahu Abimanyu.

"Kok sama saya? Bukannya ini di luar urusan kerja? Lawyer itu ditunjuk atas nama pribadi anda loh," Astrid mengingatkan.

"Jangan membantah. Selesai pertemuan, kita jalan ke mall. Ada hadiah buat kamu," kata Abimanyu.

"Oke tuan, saya siap-siap," balas Astrid antusias.

Abimanyu terkekeh melihat tingkah Astrid.

Abimanyu keluar ruangan tak lama setelah Astrid pergi.

"Laporan dari divisi tuan Sean sudah dikirim tuan, anda bisa mengecek saat anda di mobil nanti," beritahu Astrid.

"Hhhmmm baiklah. Kita pergi sekarang!" ajak Abimanyu, Astrid pun mengangguk dan hendak bersiap.

"Oh ya tuan, barusan ada surat masuk untuk anda," kata Astrid.

"Tentang apa?" tanya Abimanyu.

"Sepertinya urusan pribadi," sambung Astrid.

"Nggak usah berbelit-belit. Isinya tentang apa," Abimanyu masih belum beranjak, berdiri di depan meja Astrid.

Astrid membuka amplop yang barusan sampai di meja nya tersebut dan membacanya perlahan.

"Sebaiknya anda baca sendiri tuan," Astrid menyodorkan kertas yang baru saja keluar amplop itu.

"Panggilan pengadilan?" Abimanyu mengerutkan kening nya.

Abimanyu membaca perlahan kata demi kata, baris demi baris hingga dua lembar kertas itu terbaca.

"Astrid, kamu hubungi lawyer. Kita tunda pertemuan hari ini," Abimanyu terburu pergi tanpa mengatakan apapun lagi.

Surat panggilan itu dibawanya serta.

Astrid hanya bisa mengangkat kedua bahu, tak mau ikut campur urusan sang bos yang sepertinya akan sibuk setelah ini.

Ponsel Astrid berdering, "Halo, tuan," sapa Astrid.

"Terus buat sibuk tuan Abimanyu, jangan kasih celah," beritahu sang penelpon.

"Baik tuan, pagi ini tuan Abimanyu membatalkan pertemuan dengan lawyer nyonya Yola dan tuan Kevin," ulas Astrid.

Panggilan terputus setelah Astrid melaporkan hasil kerjanya.

.

Abimanyu meminta sopirnya menuju suatu alamat yang lama tak dikunjungi nya.

"Mau apa kamu? Mau buat ulah?" gerutu Abimanyu karena kesal di jok belakang.

"Mana saya berani membuat ulah tuan, saya mah selalu siap mengantarkan anda," sahut sang sopir di belakang kemudi.

Abimanyu hanya bisa menepuk jidat mendengar ucapan driver nya itu.

"Langsung aja ke alamat yang aku bilang barusan," seru Abimanyu tak mau menghabiskan energi untuk berdebat dengan sang sopir.

"Siap tuan," mobil pun melaju perlahan.

Di tengah jalan, ponsel Abimanyu berdering.

"Sayang, hari ini jadi ke sini? Aku menunggu mu. Kevin juga," kata Yola di ujung telpon.

"Hari ini aku sibuk banget. Ada urusan mendadak yang musti aku urus," jelas Abimanyu.

"Urusan apa lagi? Apa kita ini menjadi nggak penting lagi di mata kamu sekarang?" rajuk Yola.

"Bukan begitu, tapi hari ini memang sedang ada urusan penting," lanjut Abimanyu.

"Urusan apa yang kamu bilang penting itu? Urusan kantor? It's impossible. Kamu biasanya mendahulukan ku daripada urusan kantor. Apa ini tentang sekretaris sialan itu?" kata Yola dengan nada kesal.

"Apaan sih kamu ini? Aku beneran ada urusan penting, dan tak bisa diwakilkan. Tidak ada kaitan dengan Astrid," ucap Abimanyu jengah.

"Pertemuan dengan pengacara sudah di rescedule, dan kamu ikuti prosesnya saja dulu," imbuh Abimanyu.

"Aku inginnya hari ini. Siang ini bahkan sampai malam aku akan menunggumu," bantah Yola.

"Terserah. Aku hari ini sibuk banget," Abimanyu menutup panggilan telpon sepihak. Semakin diturutin, Yola akan ngelunjak. Batin Abimanyu.

.

Di kantor lapas, Yola membanting pesawat telpon yang dipegangnya.

"Sial Abimanyu, awas saja kamu mendua. Akan ku hancurkan hidupmu," gumam Yola mengancam.

"Kamu mengumpat? Sudah baik aku kasih pinjam telpon. Kalau nggak memandang sosok tuan Abimanyu, aku tak akan kasih pinjam," seru lawan bicara Yola.

"Kamu kenal dengan suamiku?" tanya Yola menunjukkan kebanggaan.

"Tuan Abimanyu? Suami anda?" tanya nya heran.

Yola mengangguk.

"Kalau mimpi jangan di siang bolong nyonya, tuan Abimanyu itu suami tante saya. Tante Marina," bahas nya seraya tertawa mengejek.

"Marina hanya istri di atas kertas. Istri sebenarnya itu aku," kata Yola tak terima.

"Ha... Ha... Apa itu artinya istri tak dianggap?" olok wanita berseragam itu terbahak.

"Siapa namamu hah?" bentak Yola.

"Ada apa nyonya? Mau kasih bonus? Telpon aja pinjem," ejekan nya membuat Yola semakin marah

Dengan langkah berat, Yola mendekati wanita itu.

"Awas saja kalau suamiku datang. Akan ku pinta dia buat laporan untuk memecat kamu," ancam Yola.

"Kenapa bukan anda saja yang buat? Lebih cepat lebih baik," balas nya.

Kericuhan pun terjadi di sana.

Karena penyerangan terhadap petugas, Yola dipindahkan ke sel isolasi.

"Silahkan merenungi kesalahan anda nyonya," bisik wanita berseragam yang tadi bertikai dengan Yola.

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹

1
lin sya
smgt mama sean nikmatin hdup, buat apa pnya hrta klo gk digunain buat kesenangan diri, klo prlu cari berondong atau hot daddy sm geng mak2😄
lin sya
aku harap mamanya sean bneran cerai, jgn smpai krn abimanyu menyesal krn kebongkar kejahatan yola, papanya sean kan doyan cwek, dan gk ada cinta kemama nya sean utk apa dipertahankan, kira2 kpn papanya sean sadar ya/Smile/
Titien Prawiro
Kevin Yola dipenjara yg lama thor, Yola keluar penjara rambut putih siapa yg mau sama pelakor tua.
Titien Prawiro
Cellin beli berlian kenapa Yola iri, dia gk tahu Celline orang kaya. kepanasan hatinya. dasar pelKor kamu Yola,
Titien Prawiro
Good job Sean, buang Kevin dan ibunya, jangan simpan sampah.
lin sya
kira2 trbongkar gk ya, krn golongan darah kevin dan abimanyu berbeda, klo abimanyu gk peka kevin bkn anaknya brrti otaknya oding🤭, smga aj kbngkar kejahatan marco dan yola biar satu jeruji, pngen liat wajah penyesalan abimanyu yg udh sia2kan sean dan mamanya
lin sya
trnyata kevin bkn darah daging abimanyu, klo swtu saat posisi sean trdesak tes dna aj. klo trbkti bkn saudara seayah jd kevin gk pnya kuasa atas hrta sean dan bikin abimanyu menyesal bntr lgi jd duda tp hobby selingkuh🤭
lin sya
tnpa hrta dan kekuasaan yola dan anaknya bagaikan semut, tp sombongnya minta ampun, hrsnya sean jgn trrlu ringan menghukum gundik papanya, sean kan udh jdi pewaris bikin aj papanya gk pnya materi biar ngerasain dri bwh🤭
Tania Luvia
lanjut 👍
Tania Luvia
lanjut Thor, biarkan Yola menyingkirkan saja 😄
Tania Luvia
keren thor
Tania Luvia
sukses selalu thor, semangat
Tania Luvia
sepi thor💪
Tania Luvia
ngopi sambil mencari inspirasi bagus juga Thor 🤭
Tania Luvia
lanjut👍
Tania Luvia
lanjut thor🤭
Lee Mba Young
Anak laki kl gk punya kuasa gk bisa ngapa ngapa in kl bpk nya selingkuh. lihat Sean gk bisa misahin yola dng bpk nya.
atau pling gk nendang bpk nya biar miskin kl miskin yola pasti gk mau kn. 🤣.
Lee Mba Young
Berarti Sean gk punya kuasa 😄. lihat papa nya bawa gundik saja dia gk bisa misahin kok.
pdhl Dr segi umur Sean sdh dewasa.
Tania Luvia
Celline ternyata putri CEO yang tersembunyi🤣
Tania Luvia
gundik gilaaaa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!