NovelToon NovelToon
Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fira Lmj

cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salahin Casandra

    Masih di apartemen nyonya Casandra, kini Azizah, Arofik plus Bagas tengah asik menonton televisi acara kartun kesukaan Arofik.

    Setelah beberapa menit kemudian suara ponsel milik Bagas berdering, terlihat wajah Bagas yang serius berbicara dengan seseorang di sebrang sana.

    Tak lama kemudian muncul seseorang berpakaian rapi, jas mahal melekat pada tubuhnya, sepatu pantofel mengkilap di kakinya, dan nafas memburu dari mulutnya.

    Tidak ada angin dan tidak ada hujan tiba-tiba seseorang tersebut mengucapkan

 "AZIZAH AKU BERSEDIA"

Azizah dan Bagas sempat tercengang oleh kedatangan dan ucapan Dimas yang mendadak banget.

* Nih mas Dimas kenapa sih? Tiba-tiba saja bilang bersedia maksutnya bersedia apa coba* gumam Azizah dalam hati

* Tuan muda ini kenapa sih, bersedia untuk apa gak jelas banget* gumam Bagas dalam hati

Melihat tatapan kebingungan dari Azizah dan Bagas, kini Dimas berusaha menutupi kegugupannya.

" Eghem.... Bagas tolong segera berangkat ke kantor karena sebentar lagi papa akan meeting dengan klien penting dari Bali" ucap Dimas sambil duduk di sofa sebelah Azizah

" Baik tuan muda, Azizah saya berangkat kerja dulu ya lain kali kita ngobrol-ngobrol lagi plus makan di luar ok" ucap Bagas yang di hadiahi delikan manja oleh Dimas Anggara

" Wokey pak Bagas, terimakasih makanannya" ucap Azizah

Setelah kepergian Bagas, kini Dimas Anggara mengajak Azizah untuk duduk di dapur karena ingin ngobrol serius dan hanya berdua.

" Ngapain ngajakin ke dapur, lagian gak ada yang bisa di olah juga kalau mau di masakin" ucap Azizah

" Emang di kulkas gak ada bahan makanan?" tanya Dimas yang di jawab gelangan kepala oleh Azizah

" Jadi kamu dari kemaren gak makan?" tanya Dimas sambil menatap wajah Azizah

" Ya gimana mau makan di kulkas gak ada apa-apa, mau keluar cari makan aku gak bisa caranya gunakan lift" ucap Azizah

Mendengar ucapan Azizah kini Dimas nampak tertawa lepas kayak orang habis menang lotre.

Plak...!

Dengan bibir cemberut Azizah menggeplak lengan Dimas, yang kini tengah tertawa kegirangan di atas penderitaan yang di alami Azizah dan Arofik.

" Hahaha maaf... Maaf lagian kamu lucu banget, kenapa gak gunain telepon rumah itu untuk hubungi seseorang untuk bawakan kamu makanan" ucap Dimas sambil menunjuk ke arah telpon rumah

" Ya mau hubungi gimana kalau nomornya saja gak tau" ucap Azizah

" Dan lagi aku gak bisa mandi" ucap Azizah

" Ha..!! Maksutnya gimana? Gak bisa mandi? Emang airnya mampet atau gimana?" tanya Dimas

" Bukan gitu, emmmm.... Tapi aku gak bisa cara keluarin airnya gimana?" ucap Azizah sambil menunduk malu

" Huwaahahahahaaaaaa, pantes bau asem huwahahahha" ucap Dimas yang tertawa ngakak

" Lempar orang dari sini mati gak sih" ucap Azizah yang kesel di ketawain terus oleh Dimas

" Emang kamu mau lempar siapa?" tanya Dimas sambil berkacak pinggang

" Ya lempar orang yang nyebelin, yang suka ketawa di atas penderitaanku" ucap Azizah sambil melangkah menuju sofa ruang tamu

Tapi baru beberapa langkah Dimas telah mencekal tangannya dan menyuruh untuk duduk lagi di kursi meja makan.

" Maaf ya, aku gak maksut buat kamu marah" ucap Dimas

" Hemmm" jawab Azizah

" Aku mau menerima pernikahan ini" ucap Dimas yang buat Azizah terperangah

" Sudah mingkem jangan mangap gitu" ucap Dimas

" Kamu serius mas, mau nikah kontrak sama aku?" tanya Azizah sambil menatap wajah Dimas

" Ya aku serius, tapi bukan nikah kontrak aku maunya nikah beneran sama kamu tanpa kontrak dan untuk selamanya" ucap Dimas sambil memegang tangan Azizah

" Kamu gak sedang nginggau kan mas?" tanya Azizah

" Serius Azizah, aku suka sama kamu, aku mau nikah sama kamu nikah beneran tanpa surat kontrak hanya surat akta nikah saja dan untuk selamanya bukan sesaat" ucap Dimas sambil menatap wajah Azizah

Di saat mereka saling tatap dan mencerna omongan keduanya, suara Arofik terdengar melengking di depan toilet.

" Kakaaaakk aku mau pup, gimana cara yaaaa" ucap Arofik

Buyar sudah acara tatap-tatapan dan acara lamaran mereka, dan berakhir tertawa bersama dengan keabsurd an momen mereka berdua.

Dimas segera berlari menuju toilet dan mengajari Arofik cara menggunakan toiletnya.

Setelah selesai mengajari Arofik kini Dimas dan Azizah duduk berhadapan dan memulai obrolan dan saling mengutarakan perasaan satu sama lain,

Hingga tiba di momen berpelukan suara teriakan dari seseorang mengagetkan mereka berdua.

" Aaaahhhhhkkkk.... Kalian mesum... Aaakkkkk" teriak mama Casandra

Lebay banget mama Casandra ini orang berpelukan di bilang mesum, lah dia tang Nina ninu apa namanya?

" Iya ma teriak yang kenceng biar semua orang tau kalau aku berpelukan dengan zizah biar sekalian di grebek dan di nikahin juga" ucap Dimas yang malah melanjutkan kembali acara berpelukan yang sempat terhenti

" Dimas kamu ini apa-apaan sih, main peluk-peluk anak mama minimal nikahin dulu baru boleh deketin anak mama" ucap Casandra sambil melerai pelukan keduanya

" Yang anak mama nih sebenarnya aku atau zizah sih ma?" ucap Dimas

" Ya zizah dong, kamu kan cuma anak tabungan papa" ucap Casandra

" Maksutnya anak tabungan tuh gimana ya?" tanya Dimas sambil menatap wajah Casandra dengan serius

" Ya anak tabungan, kan kamu awal mulanya dari pipis mama dan papa terus jadi kuping, besoknya lagi nabung jadi hidung, besoknya lagi jadi mulut sampai beberapa bulan kemudian jadi kamu" ucap Casandra sambil mencomot buah anggur yang dia bawah

Sumpah Dimas dan Azizah gak ngerti lagi harus ngomong apa, acara Nina ninu di jadikan ajang tabungan ini konsepnya gimanaa?

" Ya sudahlah lupakan soal tabung menabungnya ada yang lebih penting dan urgent dari pada itu" ucap Dimas yang di angguki Azizah

Sebelum Dimas mengutarakan keinginannya suara teriakan Arofik terdengar dari toilet.

" Kakaaaakkk gimana cara ceboknyaaaa?" teriak Arofik

Dimas dan Azizah kompak menepuk jidat masing-masing sedangkan Casandra nampak tertawa lepas membayangkan kondisi Arofik di dalam sana.

" Biar saya saja yang cebokin dia mas, mas selesaikan saja pembicaraan ini" ucap Azizah sambil beranjak menuju dapur

" Kok Azizah ke dapur gak ke toilet kan Arofik di toilet?" ucap mama Casandra dengan heran

Nampak Azizah membawa baskom berisi air dan segera berlari menuju toilet tempat Arofik pup.

Maksutnya Azizah mau bawah air itu untuk cebok adiknya gitu? " gumam Casandra

" Ya mau gimana lagi, dia gak bisa gunakan kran air di toilet, bisanya ya di wastafel jadi otomatis dia tampung air itu pakai baskom dan bawah ke toilet" Ucap Dimas sambil bersandar di sandaran sofa

" Astaghfirullah mama lupa ajarin dia semalam" ucap Casandra sambil menepuk jidatnya

1
Fira Lmj
Yuk guys baca ceritanya di jamin kamu akan baper dan ngakak dengan tingkah absurd si zizah dan bucinnya pak CEO
anggita
mungkin rejeki anak sholeh😊
Fira Lmj: makasih kakak Saranya
total 1 replies
anggita
Maaf saran saja Thor, klo awal paragraf/alinea pakai huruf besar🙏. moga novelnya lancar.
Fira Lmj: makasih kakak Saranya 🙏
total 1 replies
anggita
ikut ng👍like, kasih☝iklan saja.
Fira Lmj: makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!