NovelToon NovelToon
The Stellar Blood Swordmaster'S

The Stellar Blood Swordmaster'S

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Balas Dendam
Popularitas:168
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

Di sudut tergelap Distrik Kumuh Oakhaven, Ren bertahan hidup sebagai pelayan di sebuah rumah bordil sekaligus tempat penampungan anak-anak telantar. Di balik fisiknya yang tampak biasa dan otaknya yang encer, Ren menyembunyikan kutukan sekaligus berkah: ia adalah keturunan Vampir terakhir yang murni, terpaksa menahan dahaga darah agar tidak memicu kecurigaan Gereja Suci.

​Dunia Ren runtuh ketika sekelompok Ksatria Suci berzirah perak—yang seharusnya menjadi simbol kehormatan—membantai tempat tinggalnya demi menutupi skandal korupsi ordonya. Di ambang kematian, Ren merangkak ke ruang bawah tanah rahasia dan menemukan Crimson, roh pedang kuno yang haus darah. Demi membalaskan dendam dan mengubah takdirnya, Ren memulai jalannya sebagai Sword Master yang tidak biasa: memadukan teknik pedang legendaris dengan kekuatan darah yang terlarang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34.Penguasa perbatasan

Kereta hitam tanpa panji itu membelah kabut malam, meninggalkan kemegahan Elisia yang kini terbungkus ketakutan laten. Di dalam kereta, Ren duduk bersandar dengan ketenangan seorang predator yang baru saja mengamankan wilayah perburuan barunya. Di tangannya, ia memegang maklumat emas berstempel darah suci Kekaisaran—bukti autentik bahwa Perbatasan Barat kini menjadi tanah independen di bawah kuasanya.

"Kardinal Malakai benar-benar seperti tikus yang ketakutan," Lyra membuka suara dari kegelapan kursi seberang. Senyuman sinisnya melebar saat ia menimang belati kembarnya. "Intelijen faksi bawah melaporkan bahwa Dewan Tertinggi langsung menutup rapat-rapat kejadian di Aula Penghakiman. Mereka terlalu malu untuk mengakui bahwa Ordo Perak ditundukkan oleh satu pedang hitam."

Ren menarik sudut bibirnya, sebuah *smug* dingin terukir di wajah tampannya. "Bagus. Biarkan mereka tetap diam dalam rasa takut. Itu memberi kita waktu lebih untuk mematangkan formasi di Gorgona."

**"Hahaha! Benar sekali, Ren! Tekanan mental yang kau berikan pada pak tua itu begitu pekat hingga aku bisa merasakan getaran ketakutannya dari sini!"** Crimson tertawa gila di dalam kepala Ren, membuat tato streaks merah di lengan bawahnya berpendar hangat melalui *Blood Circulation* yang berdetak konstan.

### Penyambutan di Altar Gorgona

Ketika kereta melewati dua patung gargoyle tak berkepala di gerbang ngarai, kabut merah Reruntuhan Kuno Gorgona langsung menyambut mereka, seolah-olah mengenali kepulangan sang tuan.

Namun, sesampainya di area luar reruntuhan, Ren mendapati ratusan murid faksi bawah telah berkumpul. Tidak hanya para penempa dan petarung perintis, tetapi juga murid-murid warga biasa dari distrik luar akademi yang berbondong-bondong melarikan diri ke perbatasan setelah mendengar kabar kemenangan Ren di ibu kota.

Begitu Ren melangkah turun dari kereta, suasana ngarai yang semula riuh langsung hening seketika. Tanpa perlu aba-aba, ratusan manusia itu berlutut serentak di atas tanah berbatu, menundukkan kepala mereka sedalam mungkin.

"Selamat datang kembali, Master Ren!" seru mereka serempak, suara fanatisme mereka bergema di antara dinding-dinding batu raksasa.

Ren berjalan membelah barisan manusia yang berlutut itu dengan langkah anggun. Jubah hitam beratnya menyapu tanah, dan pedang *Crimson Edge* tiruan di pinggangnya memancarkan hawa dingin yang mematikan.

Ia berhenti di depan tangga masuk reruntuhan, lalu berbalik menghadap pasukannya. Rambut perak abu-abunya yang berantakan tertiup angin perbatasan yang kering. Di bawah temaram pendaran *Blood Stones* yang mulai terpasang di sepanjang ngarai, sepasang mata crimson Ren menyala seutuhnya dengan kilatan intens yang mengerikan.

Guratan energi streaks merah yang sangat tajam memotong kegelapan wajah tampannya, memancarkan aura absolut seorang penguasa sejati yang siap menantang dunia.

Sesungging *dangerous smirk* yang begitu dingin terukir di wajahnya. Ia mengangkat maklumat emas Kekaisaran ke udara, lalu melepaskan sedikit energi kompresi murni yang membuat kertas emas itu terbakar oleh api streaks merah, hancur menjadi abu yang beterbangan.

"Kekaisaran telah melepaskan cengkeramannya dari tanah ini karena ketakutan," Ren membuka suara, nadanya halus namun berfrekuensi tinggi, menembus langsung ke dalam benak setiap murid yang hadir. "Mulai detik ini, tidak ada lagi faksi bawah yang tertindas. Di tempat ini, kita membangun tatanan baru. Dan siapa pun yang berani mengusik ketenangan perbatasan kita... akan berakhir sebagai tumbal bagi altar darah Gorgona!"

Sorakan liar yang memekakkan telinga langsung meledak dari ratusan murid faksi bawah, mengukuhkan dimulainya era baru di bawah kepemimpinan sang **Blood Sword Master**.

1
꧁𖣔⃟⃝⃞𒈙᭄404᭄𒈙⃞⃝𖣔꧂
Coba bikin yang murim 👍🏻
EAGLE EZ: oke untuk bab pertama dulu bree kalo ingin di tambah mohon bantu juga bree👍
total 3 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!