NovelToon NovelToon
Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Penguasa Elemen Tak Terkalahkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Fantasi / Mengubah Takdir
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Sandra Yandra

Kaelen Voss, pemuda yang dianggap sampah karena tak memiliki kekuatan apa pun seketika mendapatkan kekuatan legendaris Sistem Penguasaan Elemen. Dia mampu mengendalikan segala elemen, dari dasar hingga yang terkuat. Melalui perjalanan dan pertempuran, dia bangkit dari keterpurukan, mengungkap rahasia masa lalu, dan akhirnya mengalahkan penguasa kegelapan untuk menjadi sosok terhebat yang menguasai segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandra Yandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertanda Bahaya dan Potensi Tersembunyi

Malam semakin larut, namun suasana di dalam dan sekitar Akademi Sihir Kerajaan tidak kembali tenang seperti biasanya. Peristiwa penyusupan yang baru saja terjadi, meski berlangsung singkat dan berhasil digagalkan sepenuhnya oleh Kaelen telah meninggalkan jejak kekhawatiran yang mendalam di kalangan pimpinan akademi. Begitu ketiga mata-mata Organisasi Bayangan itu diusir hingga jatuh di luar pagar pertahanan. Gelombang peringatan sihir langsung menyala terang di seluruh menara pengawas. Membangunkan seluruh pasukan keamanan dan para guru dari istirahat mereka.

Di ruang pertemuan utama gedung pusat. Lampu-lampu sihir menyala terang menerangi ruangan besar itu. Suasana di dalamnya sangat tegang. Para Guru Besar, pimpinan divisi keamanan, dan anggota Dewan Akademi telah berkumpul dengan wajah-wajah serius dan penuh kekhawatiran.

Di ujung meja panjang, Guru Besar Valerius duduk diam dengan kedua tangan saling bertaut di dagu. Matanya menatap kosong ke satu titik. Pikirannya sedang berputar cepat memikirkan dampak dari kejadian malam ini.

Di sebelahnya, Guru Hanes berdiri tegak di samping peta besar wilayah akademi yang terbentang di atas meja. Wajahnya pucat dan keringat dingin masih tampak menetes di pelipisnya.

"Mustahil," gumam salah satu Guru Besar tua sambil menggelengkan kepala tak percaya. "Sistem pertahanan kita yaitu Lapisan pendeteksi energi. Jaringan penghalang sihir hingga Formasi perlindungan kuno yang diwariskan pendiri semuanya dianggap tak tertembus selama seratus tahun lebih ini. Bagaimana mungkin tiga orang bisa masuk begitu saja tanpa terdeteksi sedikit pun? Dan yang lebih mengerikan, mereka masuk hanya untuk menemui satu orang yaitu Kaelen Voss."

"Karena mereka bukan penyihir biasa, dan energi yang mereka miliki bukanlah energi elemen alam yang kita kenal dan kita deteksi," jawab Guru Hanes dengan suara berat. Dia mengangkat kepalanya. Menatap rekan-rekannya satu per satu. "Dari laporan yang saya terima langsung dari Kaelen sendiri, serta sisa jejak energi yang tertinggal di kamarnya. Itu adalah Energi Kegelapan Murni. Sifatnya berbeda. Tidak berwujud. Menyatu dengan bayangan, dan sama sekali tidak bereaksi dengan alat pendeteksi standar kita. Itu adalah ciri khas mutlak dari Organisasi Bayangan."

Suara bisikan kaget langsung terdengar di ruangan itu. Nama organisasi itu disebutkan, dan ketakutan lama yang sempat terkubur kembali muncul ke permukaan.

"Jadi benar desas-desus itu," ucap Valerius perlahan. Memecah keheningan. Dia mengangkat wajahnya. Matanya yang tua namun tajam menatap lurus ke arah pintu ruangan. "Organisasi Bayangan telah bergerak kembali. Dan sasaran utama mereka bukan harta kita. Bukan pengetahuan kita, melainkan anak muda itu."

"Guru Besar Valerius," sela pemimpin divisi keamanan dengan wajah cemas. "Jika sasaran mereka adalah Kaelen, maka bahaya yang mengancam kita jauh lebih besar dari pada yang kita bayangkan. Kaelen adalah aset terbesar kita. Harapan terbesar kerajaan. Bahkan mungkin harapan seluruh benua ini. Jika sampai dia terluka atau dicuri oleh mereka..."

"Kita tidak akan membiarkan hal itu terjadi," potong Valerius tegas. Dia berdiri tegak, aura kewibawaan seorang pemimpin sejati memancar kuat dari tubuh tuanya. "Mulai detik ini tingkat keamanan dinaikkan ke Tingkat Maksimal. Tutup seluruh gerbang masuk dan keluar akademi. Aktifkan Formasi Pelindung Langit dan Bumi yang belum pernah kita gunakan selama lima puluh tahun terakhir. Tidak ada satu makhluk pun yang bisa masuk atau keluar tanpa izin resmi dari Dewan. Dan yang paling penting..."

Valerius berhenti sejenak, menekan setiap kata yang akan diucapkannya.

"Kaelen Voss harus dijaga sekuat tenaga. Tempatkan dua Guru Besar secara bergantian berjaga di dekat tempat tinggalnya. Berikan dia akses ke setiap sumber daya. Setiap teknik, dan Setiap pengetahuan yang dia butuhkan untuk memperkuat dirinya. Karena kita harus sadar satu hal yaitu semakin kuat Kaelen, semakin aman dia dari jangkauan organisasi itu. Dan hanya dia sendiri yang pada akhirnya akan mampu menghadapi ancaman itu secara langsung."

Sementara para pemimpin akademi sibuk menyusun strategi pertahanan ganda untuk melindunginya, sosok yang menjadi pusat dari semua kekhawatiran itu justru sedang duduk tenang di dalam kamarnya. Terbenam dalam lautan kekuatan yang baru saja dia bangkitkan.

Di ruangan yang kini kembali hening itu, udara terasa panas dan berat. Di sekeliling tubuh Kaelen kabut berwarna merah tua bercampur cokelat pekat berputar perlahan. Memancarkan hawa panas yang mampu melelehkan besi dalam hitungan detik. Di telapak tangannya yang terbuka, gumpalan cairan kental dan bersinar terang bergerak-gerak seperti makhluk hidup. Itu bukan lagi elemen Tanah biasa, dan bukan pula elemen Api biasa. Itu adalah Magma, hasil penyatuan sempurna dari kedua elemen dasar yang kini telah dia kuasai hingga ke puncak.

Kaelen menatap gumpalan cairan panas itu dengan mata berbinar antusias, namun di dalam hati sanubarinya, dia juga merasakan getaran bahaya yang samar namun terus bertambah kuat.

[ANALISIS ELEMEN BARU: MAGMA - TINGKAT LANJUTAN 10%]

[SIFAT: Gabungan dari Elemen Tanah & Elemen Api. Memiliki kepadatan setara batu granit, suhu mencapai 1.200 derajat Celcius, kemampuan melelehkan hampir semua benda padat, serta daya hancur yang merusak struktur benda hingga ke tingkat atom.]

[PERINGATAN KHUSUS: Deteksi gelombang energi asing. Sumber: Jauh di luar jangkauan, namun semakin kuat. Identitas: Sisa jejak dari ketiga mata-mata tadi yang terhubung ke pusat komando Organisasi Bayangan.]

[INFORMASI TAMBAHAN: Melalui koneksi jejak energi ini, Potensi Tersembunyi Pengguna terdeteksi bergetar hebat. Ada sesuatu yang tersembunyi jauh di dalam diri Pengguna yang merespons secara alami terhadap keberadaan Energi Kegelapan.]

"Potensi tersembunyi?" gumam Kaelen pelan, matanya menyipit tertarik. Dia menutup telapak tangannya, menghancurkan gumpalan magma itu kembali menjadi energi murni yang masuk ke pori-pori kulitnya.

Kaelen sudah sering mendengar istilah itu dalam buku-buku kuno. Potensi tersembunyi adalah kemampuan bawaan yang dimiliki seseorang sejak lahir yang terkunci rapat dan hanya akan terbuka saat kondisi tertentu terpenuhi, atau saat dihadapkan pada pemicu yang tepat. Banyak penyihir hebat yang kekuatan aslinya baru muncul saat mereka berada di ambang kematian atau saat menghadapi musuh sepadan.

"Jadi keberadaan mereka ancaman yang mereka bawa itulah kuncinya," batin Kaelen.

Kaelen mulai menyelami lebih dalam ke dalam dirinya sendiri. Melewati aliran empat elemen dasar yang kokoh. Melewati Inti Kristal yang bersinar hingga mencapai bagian terdalam dan paling gelap dari jiwanya.

Di sana jauh di dalam lubuk hatinya yang paling dalam tersimpan sebuah benih kecil yang samar-samar berwarna hitam pekat, namun berkilauan dengan cahaya keemasan yang misterius. Benih itu diam, tenang, dan hampir tidak terasa keberadaannya.

Namun setiap kali Kaelen memikirkan Organisasi Bayangan. Setiap kali dia merasakan jejak energi kegelapan. Benih itu berdenyut pelan, seolah bernapas dan meminta untuk dibangunkan.

Kaelen teringat kembali kisah masa kecilnya saat desa tempat dia tinggal hancur lebur. Saat orang tuanya tewas, dan saat dia diselamatkan oleh Guru Hanes. Di teringat rasa sakit yang luar biasa. Rasa marah yang tak terbendung, dan rasa dendam yang membara di dadanya.

Dulu dia mengira itu hanya emosi biasa, tapi sekarang dia sadar ada sesuatu yang lain yang terbangun bersamaan dengan rasa sakit itu.

"Itu bukan sekadar dendam," bisik Kaelen. "Itu adalah bagian dari diriku sendiri. Sesuatu yang diturunkan dari leluhurku. Sesuatu yang membuatku mampu menyerap energi apa pun. Sesuatu yang membuatku berbeda dari semua penyihir lain di dunia ini."

Kaelen ingat ucapan Wali Kristal sebelum makhluk itu lenyap: "Kau memiliki esensi yang sama dengan para dewa. Kemampuan menyatu dengan segala hal."

Dan Kaelen ingat ucapan Jenderal Bayangan. "Kau adalah wadah yang sempurna."

1
whiteblack✴️
Kekuatan baru?? apa itu kae...🤔
whiteblack✴️
wow..kae..keren...
whiteblack✴️
nah kae...kamu tau soal itu juga jadi berhati" lah saat pakai " Mana"mu..
whiteblack✴️
wow..proses yg sangat menajubkan
whiteblack✴️
good ..kae...itu yg aku inginkan
whiteblack✴️
kae keren....
whiteblack✴️
ini kata" yg asama yg di ucapkan oleh musuh kae di akademi waktu itu...
whiteblack✴️
masih kepo selanjutnya gimana kak..
whiteblack✴️
Kae akan menang, dan kuat melawanmu Gus setan bedeba
whiteblack✴️
kata" kae keren sekali
whiteblack✴️
ayo kae...lawan dg "Mana"mu ...dg sadis ok
whiteblack✴️
benar kae..dirimu harus siap siaga mulai sekarang
whiteblack✴️
khayalanmu setan bedebah akan musnah dg sendirinya!!😒 kae akan memusnahkan kau setan bedeba/Angry/
whiteblack✴️
nie raja setan bedeba Ge'er banget.../Speechless/...hey setan bedeba...kae akan mengalahkanmu dg jentikan jari .../Determined/
whiteblack✴️
wow..lira keren...
whiteblack✴️
hmmm aku suka itu kae..kutunggu moment itu terjadi..
whiteblack✴️
wow..kae keren..nah gitu dong di beri balasan seperti itu ya kae..biar tidak ada jejak setan bedeba tuw..
whiteblack✴️
rasakan tuw...pembalasan dari kae
whiteblack✴️
masih kepo kak...mau lihat kae bertarung...
whiteblack✴️
Rasakan tuw...pembalasan kae..enak tidak bedeba sialan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!