NovelToon NovelToon
Jangan Lupakan Aku

Jangan Lupakan Aku

Status: tamat
Genre:Mafia / CEO / Romansa / Ibu Mertua Kejam / Tamat
Popularitas:124.6k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

BUKAN PENULIS ANU—YANG SUKA BOLEH BACA

Berkisah tentang dua insan yang menjalani kisah cinta virtual selama empat tahun, berhasil menyatu dalam ikatan tali pernikahan.

Axel Anggara Kusuma adalah suami yang mencintai istrinya semenjak mengawali kisah cinta virtual ini. Yuvita Antarina adalah gadis TKW yang bekerja di Hongkong, dan dalam kontrak kerja, dilarang pulang ke Indonesia sebelum kontrak selesai.

Usai pernikahan, untuk sementara waktu Axel mengajak Yuvi tinggal bersama keluarganya. Ibu Axel yang tidak menyukai Yuvi diam-diam mengusirnya menyuruh kembali bekerja sebagai TKW. Namun, di saat perjalanan, pesawat Yuvi mengalami kecelakaan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34. Jatuhnya Harga Diri Arsen

"Lepaskan!" teriak Tuan Setto.

"Apa yang kalian ingin kan?" Tuan Setto segera merogoh kantong pada celana mengeluarkan dompetnya.

"Saya tahu! Kalian menginginkan ini!" Tuan Setto menarik isi yang ada dalam dompet itu.

"Ambil!" Lalu melemparnya tepat di wajah Arsen.

Arsen hening, ini pertama kali ia mendapat kehinaan dari keluarga pasien. Arsen merasakan harga dirinya jatuh seketika di antara uang yang bertebangan di udara.

Arsen terpaku menatapi punggung keluarga Tuan Setto yang terus menjauh meninggalkan ruang ICU itu. Tangannya tergenggam, tambang emas melayang, dan ia merasa dipermalukan.

Ponsel Arsen bergetar, tanpa pikir panjang ia menjawab panggilan tersebut tidak melihat siapa yang meneleponnya. "Kenapa kalian sangat lama, hah?"

Suara di seberang terdengar hening. "Cepat katakan! Di mana anak itu!" bentaknya lagi setelah tidak mendapatkan jawaban.

"Maaf, Dok ... saya tidak mengerti dengan maksud Anda," jawab seseorang yang diseberang.

Arsen mengerutkan keningnya melirik pada layar ponsel yang melekat di telinga. Dengan seketika ia pun terkejut ternyata orang yang baru saja ia maki, bukan lah Kano.

"Ma-maaf, Pak. Saya pikir yang menelepon barusan adalah karyawan rumah sakit ini." Arsen berusaha menata dirinya kembali mengusap jakun yang terasa sangat kering.

"Apa yang terjadi? Sepertinya Anda sedang mengalami masalah?" tanya yang diseberang kembali.

"Biasa lah Pak. Masalah pasti selalu ada di mana pun kita berada dan bekerja. Ada informasi penting apa ya, Pak? Tumben sekali Anda menelepon?"

"Begini, Dok. Barusan seseorang meminta izin kepada pihak kepolisian untuk menggeledah dan memeriksa rumah sakit yang Anda pimpin."

Wajah Arsen yang sudah tegang gara-gara kesal, kini semakin mengerut. "Maksudnya?"

"Seorang pengacara, baru saja melaporkan keanehan Rumah Sakit Medika Jaya. Beruntung dia membuat laporan kepada saya. Jika, ia melapor kepada Komandan Aji, dipastikan malam ini juga rumah sakit itu akan disidak dan diinvestigasi."

Degh ...

Jantung yang tadinya sudah berdebar kencang karena amarah, kini menjadi semakin cepat. Arsen mengernyitkan wajah, dengan urat-urat biru menyembur di pelipis dan keningnya. Tangan kini berada di dada, mencoba untuk menahan debaran yang seakan memorak porandakan diafragma sebagai penyangganya.

"Anda jangan khawatir, Dok. Saya akan menjadi tameng yang handal bagi, Anda. Asalkan ... sepertinya saya tidak perlu memperjelaskannya lagi bukan?"

Panggilan pun usai, menyisakan debaran jantung yang belum juga kembali normal. "Siapa orang yang ikut campur dengan urusanku?" geramnya.

Setelah beberapa waktu berhasil menata diri, Arsen segera melakukan panggilan kepada Kano. Tak lama kemudian, panggilan dijawab.

"Maaf, Boss ... kami belum bisa menemukan kriteria itu hingga saat ini. Mohon tunggu beberapa waktu lagi! Kami masih dalam pencarian."

"Cepat kembali!" ucap Arsen dengan geram.

"Tapi, Boss? Bukan kah transplatasi itu akan dilakukan malam ini juga?" Kano masih belum mengetahui apa yang terjadi, tetapi ia berhasil membuat raut merah padam milik Arsen, semakin menghitam.

"CEPAT KEMBALIIII!" teriaknya.

Kano tersentak membuat ponsel yang tadinya melekat pada telinga, menjauh dari posisinya. Beberapa kali ia mengusap telinga dan menggelengkan kepala.

"Baik lah, Boss. Kami akan kembali."

*

*

*

Pada mansion keluarga Arsen, Mila tengah mengeloni Aziel yang hampir tertidur. Bibirnya tiada henti mengulas senyuman. Bayangan senyuman Axel, seakan tak luput dari ingatan.

Senyuman itu persis sama dengan rangkaian gambar yang terkadang muncul dalam ingatan. Meskipun terasa samar, entah kenapa wajahnya tidak asing sama sekali. Siapa dia? 

Mia merasakan debaran yang semakin cepat. 

Aku ingin bertemu kembali dengannya. Namun, aku tak mau jika Pak Arsen melihat pertemuan kami berdua. Kenapa ini?

1
Rifah Ihsanul Fajri
baru baca kelanjutannya ini thor, lanjutkan sampe tamat thor
Rifah Ihsanul Fajri: masilah ka😄
total 2 replies
Rif
knp upnya cm 1x sehari aja sih thor?
SoVay: itu aja sepi bgt kak 🤣 perjuangan smpai kembali ke masa depan dl yaa
total 1 replies
Rif
seru thor, lanjut
SoVay: kasih vote dunk kak 🤣🤲🙏
total 1 replies
Rif
semangat selalu thor
SoVay: makasi kak, udah langsung baca. kmrn agak ragu lanjut si, apalagi level anjlok dan sepi bgt. namun, kasian bgt kisah ini kalau tidak sampai tamat 😢
total 1 replies
Mas Budian
aku sengaja gak baca baca buat nabung bab biar gak penasaran, sudah lama juga gak mampir kesini. semangat ya author 👍💪💪💪💪
SoVay: baru habis kemalangan mas 🙏
total 1 replies
Rif
ini gak niat buat lanjutin nih thor???
SoVay: yuhuuu kak, aku udah lanjut yaaa..ayooo mampir lagi yaaa
total 2 replies
Ati Pct
aku di HK kak othor biasa ngomong tp gak biasa nulis kok berasa aneh aja bhasa kanton nya maaf 🙏 lebih baik gk ditulis bahasa kantonnya seperti yg diatas udah betul ( dalam bahasa canton) gitu aja daripada aneh 🙏😁😁😁😁
Ati Pct: ya bhsa Kantonis mas Budiman yg baik hati 🤭🤭🤭 sbb bacanya aneh aja karena aku juga pernah kerja di Hongkong eeeh kok malah curhat 🤣🤪🤪🤪🤪🤪
total 3 replies
yanktie ino
terima kasih
eyank hadir membawakan setangkai mawar untukmu
Fara F
Terima kasih atas promonya say🙏😘😘❤
SoVay: sama2 ya kakak 🥰 moga semakin laris
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
kok nggak bisa lagi dscrool sih thor. aku gak mau tahu, cerita ini harus dilanjutkan!
Mas Budian
biasa lah ucapan sayang atau ucapan yang paling menyakitkan itu biasa kita dapat dari orang terdekat, misalnya keluarga saudara bahkan suami.
Rif
lanjut thor, bikin penasaran
SoVay: tnggu ya kak, insya Allah awal bulan kita lnjutkan
total 1 replies
Aku Rajin Membaca
kasihan sekali 😭
Aku Rajin Membaca
pulang kampung
Ati Pct
ya jangan dijual hpnya atuh neng Yuvi niih aku juga terbang ke Hongkong buat berobat ibuku yg sakit 🤭🤭 jadi curhat
SoVay: iya kak, demi tuntutan hidup ya kak. memaksa kita untuk bertindak
total 1 replies
Ati Pct
april.kepoooo apa.iri yaaa🙄🙄🙄
SoVay: wkwkwkw sbg sodara biasanya gmn kak? 🤣🤣🤣
total 1 replies
Mas Budian
ayo semangat Thor update nya
SoVay: udah semangat ini mas e 😭 tapi banyak tapinya
total 1 replies
Mas Budian
makin kesini makin seru ceritanya
Aku Rajin Membaca
wkwkwkw..asik sendiri emak2
Aku Rajin Membaca
disumpel dulu mulut bu juwi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!