NovelToon NovelToon
Is That Slime? I Reincarnated Into Another World

Is That Slime? I Reincarnated Into Another World

Status: tamat
Genre:Kehidupan alternatif / Light Novel / Tamat
Popularitas:120.2k
Nilai: 5
Nama Author: Isekai Fantasy

Arsel seorang pengangguran spesialis pembobol kotak amal, suatu hari saat dia dikejar masa ia tersambar petir dan tersadar di dunia berbeda dimana sihir dan pedang berada.

Sejak itu petualangan yang penuh berbahaya harus dilaluinya untuk bisa bertahan hidup di dunia sana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isekai Fantasy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34 : Sebuah Pernikahan

Di kediaman Eris sebuah pesta kecil-kecilan telah digelar saat matahari tenggelam seutuhnya, aku Arsel telah membuat beberapa makanan yang cukup enak di atas meja hingga Elena menunjukan wajah masam.

Aku mengundangnya kemari juga, aku pikir aku ingin mencoba dekat dengannya dan begitu juga semua orang yang tinggal di sini.

"Fuah."

Entah Alice atau Eris keduanya membuang nafas setelah meneguk bir mereka lalu mengambil potongan daging ke dalam mulutnya, hanya aku dan Elena yang tidak meminum alkohol jadi sebagai gantinya kami meminum semacam susu yang digabungkan dengan potongan buah-buahan.

Minuman yang cukup menyegarkan setelah bekerja sekian lama.

Untuk Emi dia lebih tertarik dengan salad yang kubuat yang dimana aku menambahkan saos mayones di atasnya.

"Sayuran mentah ternyata bisa dimakan langsung, rasanya juga enak."

"Jadi selama hidupmu kau tidak memakan sayuran mentah?" tanyaku demikian.

"Hanya kentang saja yang tumbuh di wilayah iblis."

Elena masih menatapku tanpa berkedip.

"Hentikan, kau membuatku takut."

Aku sudah menjelaskan tentang keberadaan Emi serta tujuan kenapa aku memerlukan uang 100 juta dan entah kenapa Elena melotot ke arahku.

"Kalian tahu apa yang kalian lakukan? Kalian menyembunyikan raja iblis."

Dia berteriak lalu meminum minumannya dengan sekali tegukan.

"Tapi dia baik."

"Meski begitu pandangan orang lain akan berbeda."

"Karena itulah saat kita menerima uangnya kita akan membangun wilayah di tempat lain dan aku ingin Elena juga ikut bersama kami."

"Kenapa kau ingin mengajakku?"

"Soal itu."

Aku ragu untuk mengatakannya tapi aku pikir tidak salah untuk mencobanya.

"Aku pikir suatu hari aku bisa mengajak Elena menikah denganku."

Elena tertawa dan itu cukup melukai hatiku.

Alice menepuk punggungku sementara Eris dan Emi menunjukan wajah sedih padaku, mereka malah menambahnya semakin buruk.

"Jangan khawatir Arsel, kupikir di luar sana banyak ikan yang menunggu ditangkap, mari aku perkenalkan pada kakak-kakak cantik di rumah bordil," ucap Alice yang jelas mendapatkan penolakanku.

"Oi, aku tidak pergi ke tempat seperti itu," kataku datar.

Sementara Elena baru berhenti tertawa.

"Maaf soal barusan, mari lupakan soal pembicaraan tidak penting barusan."

"Lupakan yah, padahal aku akan memberikan jawaban iya tapi jika kau bilang begitu sayang sekali."

Keheningan terasa diantara kami semua, Eris dengan ragu berkata.

"Apa aku tidak salah dengar, Elena bilang mau menikah dengan Arsel."

"Um, memangnya kenapa? Aku pikir kita bisa melangsungkannya secepat mungkin."

"Bukannya malah bertanya, kau tidak seperti seorang yang sedang jatuh cinta pada Arsel, bagaimana mengatakannya kau selalu dingin padanya."

"Aku tidak pandai menunjukannya."

Alice tercengang.

"Kupikir ada keajaiban di tempat ini, Arsel yang kupikir tidak akan menikah akhirnya menikah, aku akan menangis."

"Apa maksudmu itu?"

Dan Emi melanjutkan.

"Ini sebuah kebahagiaan, aku senang melihatnya secara langsung."

Aku masih tidak percaya.

"Ini beneran?"

"Aku serius."

"Tidak ada paksaan ataukah mungkin kau sedang mengandung hingga butuh seseorang untuk mengakui anakmu."

"Aku ini wanita baik-baik."

"Aku mengerti, tolong jauhkan pisau itu... aku bisa mati."

"Baguslah jika kau mengerti, saat di desa aku pikir Arsel sedikit keren."

Aku sedikit kebingungan namun Elena melanjutkan.

"Sebenarnya sebelum penduduk tiba, aku melihatmu bertarung."

Waktu saat aku bertarung dengan katak itu. Aku memang mengatakan aku ingin menikahinya tapi apa tidak terlalu cepat.

Apa semuanya akan baik-baik saja ya?

"Jika kau berubah pikiran aku akan marah loh."

"Tentu saja tidak."

Dalam beberapa hari pernikahanku telah ditentukan, kami mengundang semua orang termasuk penduduk desa serta ibu dan adik Elena.

Kami memutuskan sementara waktu tinggal di penginapan bersama sebelum kembali ke kediaman Eris.

Dunia fantasi memang membuatku terkejut, aku bisa menikah muda rupanya.

1
Mifthahul Thereze Rizki
Luar biasa
Alifia Aura ma'rifah
awokawok lucu bgt jadi ketagihan mau baca trus
Prakabumi. Askar
pandangan ku tentang iblis itu sama seperti hantu,berbeda dunia tapi saling terhubung.
Prakabumi. Askar
sosok sungut lele terlihat
Rahma Wati
orang jahat nyuri kotak
Prakabumi. Askar
kan kan udah gw duga.ini pasti rimuru
Prakabumi. Askar
bjir lah
Prakabumi. Askar
bro sedang menciptakan genre slime
Everiel: gender asem /Facepalm/
total 1 replies
Prakabumi. Askar
azab pancuri kotak
Cosmos
bro mencoba lurus
Cosmos
dibandingkan wanita, pria lebih menderita saat demam
ChrisNeedMoney
dari anime tensura lagi
ChrisNeedMoney
jadi keinget anime Isekai wa smartphone to tomo ni😹
ChrisNeedMoney
antah berantah kali
ChrisNeedMoney
Awawa teh naon?/Sob/
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
apakah dia akan mencapai lv999
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
uuuu menarik..
𝐈𝐜𝐡𝐢𝐧𝐨𝐬𝐞
seru cuy, santai gitu kesannya, jadi bacanya tenang juga
wesdy sked
gw. baru tau kalo slime punya gender
Kaisar Naga: hahaha
total 2 replies
Wy Ky
keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!