NovelToon NovelToon
Mengejar Duda Teman Papa

Mengejar Duda Teman Papa

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cintapertama / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noor Hidayati

Zia Nafiza Faraz Shaikh gadis cantik bak Barbie dengan perawakan tinggi langsing berkulit putih mulus tanpa cacat cela yang kini berusia 17th dan tengah duduk di bangku kelas 2 SMA sangat tergila-gila dengan DUDA yang usianya 21th lebih tua darinya.
Zia tidak segan-segan untuk menunjukan rasa cintanya hingga mengungkapkan perasaannya pada Om Bryan yang tak lain adalah Teman Papanya sendiri.

Akankah Om Duda membalas cinta gadis kecil sepertinya?
Lalu bagaimana dengan Papa Faraz? Akankah Ia menyetujui hubungan putrinya dan Temannya sendiri?

Novel ini adalah sekuel dari novel romantis "Perjalanan Cinta Sang Duda" yang akan berkisah tentang kehidupan Zia MENGEJAR DUDA TEMAN PAPA.

follow FB Author @i'tsmenoor
Instagran / Tiktok @_itsmenoor

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noor Hidayati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa Yang Harus Om Pilih?

Tidak seperti biasanya, Kali ini Bryan menyesap bibir Zia dengan cepat, lalu mengusap bibir Zia yang basah menggunakan ibu jarinya.

Kemudian Bryan terus menatap wajah Zia dengan tatapan yang sangat dalam.

"Kenapa Om liatin Zia seperti itu?"

"Tidak. Om hanya sangat mencintaimu, meski apapun yang akan terjadi nanti, Om akan selalu mencintaimu." Bryan mengusap lembut wajah kekasih kecilnya dengan tatapan yang tidak seperti biasanya.

"Kenapa Om bicara seperti itu, jangan bikin takut Zia."

Bryan meraih tubuh Zia ke pelukannya. Bryan mendekap tubuh Zia dengan erat seolah tidak mau melepaskannya.

"Om..."

Tanpa terasa air mata Om Bryan lepas dari mata indahnya. Namun Ia segera mengusap menggunakan jari telunjuknya agar kekasih kecilnya tidak mengetahuinya.

Setelah cukup lama, Bryan melesapkan pelukannya dan memaksakan senyumnya. Kemudian menyalakan mobilnya dan mengantar Zia ke sekolah.

Sepanjang perjalanan Zia terus memperhatikan Om Bryan yang menunjukan sikap tak biasa. Namun Zia segera menepis pikiran buruk tersebut dan berfikir positif.

Setelah sampai di depan gerbang sekolah. Bryan kembali memeluk Zia dan menciumi wajahnya bertubi-tubi.

"I love you so much Zia Sayang."

"I love you Om..." Zia turun dari mobil dengan perasaan aneh.

Bryan terseyum dan tidak melepaskan pandangannya pada kekasih kecilnya yang terus melangkah masuk hingga menghilang dari pandangannya.

"Om tidak tau akan bertemu lagi dengan mu atau tidak Zia, Tapi perlu Zia tau, Om sangat mencintaimu. Kamu gadis pertama yang mampu membuatku jatuh cinta setelah kematian istriku." Bryan kembali mengusap air matanya yang kembali lolos dari mata indahnya. Kemudian Bryan meninggalkan sekolah dan menuju ke sekolahan David.

•••

Hanya butuh menunggu lima menit Bryan melihat kedatangan David dengan mobil mewah kesayangannya. Bryan segera turun dan menarik tangan David yang baru keluar dari mobil. kemudian menyeretnya ke samping mobilnya.

David yang kemarin baru di perlakukan hal yang sama oleh Faraz merasa terkejut karena kali ini Bryan yang menyeretnya.

Dengan menggebrak mobil di sisi kanan kiri David, Bryan menanyakan niat David yang sebenarnya kenapa mengencani putrinya.

"Katakan apa yang kamu inginkan?"

"Apa? Aku hanya menginginkan restu Om," ucap David berlaga polos

"Jangan berpura-pura David! Katakan apa niatmu sebenarnya mengencani Bella yang sudah pasti kamu tau jika Bella adalah putriku?!"

David terseyum smirk dan menyingkirkan tangan Bryan dari sisinya.

"Kenapa Om begitu tidak sabaran, permainan baru akan di mulai, kenapa terburu-buru?" tanya David dengan mengusap-usap seragam sekolahnya yang tadi di sentuh oleh Bryan

"David! Aku benar-benar muak melihat tingkah mu! Sebelumnya kamu akan memperk'osa Zia dan sekarang kamu akan merusak putriku?!"

"Sorry Om, Bella bukanlah tipe ku. Kalau boleh jujur Aku tidak sudi untuk menyentuhnya, tapi itu perlu di lakukan jika Om masih terus berhubungan dengan Zia!"

Bryan tercengang mendengarnya. Ia tidak pernah menyangka jika David lebih licik dari apa yang Ia fikirkan.

David menertawakan ketegangan Bryan yang mengkhawatirkan kedua wanita yang begitu berharga dalam hidupnya.

"Sekarang Om faham kan apa tujuanku sebenarnya?"

Bryan hanya mematung menatap David, Ia seakan tak percaya dengan apa yang baru saja Ia dengar.

"Jika Om masih belum faham juga, dengarkan Aku baik-baik!" David bicara di telinga Bryan dengan mengatupkan giginya.

"Tinggalkan Zia atau putrimu yang harus menanggung hasratku yang belum terselesaikan pada Zia kala itu!"

Bryan kembali tercengang dengan apa yang David katakan. Bagaimana bisa di usia David yang terbilang masih sangat muda memikirkan hal sebejat itu demi obsesinya memiliki Zia.

"Aku hanya memberi waktu Om tidak lebih dari 24jam. Segera tentukan keputusan Om, Karena Aku bisa kapan saja menyuruh Bella datang menemui ku dan dengan suka rela pasti Bella bersedia melepaskan kesuciannya untuk ku!" David terseyum smirk dan pergi meninggalkan Bryan yang masih terdiam mematung.

"Apakah perasaan yang tak menentu saat memeluk Zia karena ini?" batin Bryan yang hampir saja terjatuh. Namun Ia segera berpegangan pada mobilnya.

"Zia... Apakah tadi jadi pertemuan terakhir kita?" Bryan tak kuasa menahan air matanya. Ia tidak tau siapa yang harus Ia pilih, keduanya sangat begitu Ia cintai, rasanya tidak mungkin mempertahankan Zia dan membiarkan David merenggut kesucian putrinya seperti ancamannya, tapi melepas Zia, itu sama saja menyerahkan Zia pada Buaya yang sama.

Bersambung...

1
aurel chantika
lanjut mak
Nuryati Yati
papa Bryan ngapain tlpn segala kurang kerjaan aja
Nuryati Yati
wah kakek Rehan menang banyak dpt sudar baby 😁
Nuryati Yati
pantes Belvana ngebet banget
Nuryati Yati
/Facepalm//Facepalm/
Nuryati Yati
kok Belva gk tau kalo punya kembaran
Nuryati Yati
itu yg di lihat Rehan Belva bukn Belvana
Nuryati Yati
cerita Bryan dan Zia terulang lagi ke Belvana
aurel chantika
salah paham lagi
aurel chantika
astaga ne anak.
aurel chantika
pikiranmu jahat sekali belvana,kamu tidak tau mama zia udah hampir gila mikirin kamu.& kamu malah sama laki-laki yg GK kamu kenal.
aurel chantika
semoga ketemu
aurel chantika
wah Roy teman papanya belvana rupanya
aurel chantika
belvana emang ya minta dicubit ini
aurel chantika
aku lanjut baca ne
Itsmenoor (Author Gragas): Wah terimakasih kak Aurel Cantika, gimana kabarnya, kok baru lanjut baca? 😅
total 1 replies
Mulyanah Fira
Luar biasa
Yuliana Purnomo
thanks Thor 🥰,, happy ending 👍
Itsmenoor (Author Gragas): Wahhh dah tamat aja 😅
total 1 replies
Yuliana Purnomo
haaah Briyan sekarang merasakan di posisi opa Faras kn
Yuliana Purnomo
penasaran kakek Rehan unboxing siang bolong kh??
Yuliana Purnomo
coba jambang nya Ama kumisnya di pangkas justru akan keliatan muda,, kakek Rehan😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!