NovelToon NovelToon
Lihat Aku, Mela!

Lihat Aku, Mela!

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Ria Mariana

Cerita mengandung 21+

Berawal dari mimpi buruk, duda 40 tahun yang menjadi kakak angkat Mela tiba-tiba menyatakan rasa suka pada adik angkatnya yang orang tuanya adopsi.
Jarak mereka terpaut 22 tahun, namun Darsen tetap kekeuh untuk mendapat hati Mela.

Darsen, ia jatuh hati pada adiknya sendiri dan pada akhirnya membuat kesalahan di satu malam membuat Mela kehilangan kehormatannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ria Mariana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34 : Dilema

2 hari kemudian.

Makan malam kali kedatangan tamu tak terduga. Darsen memandangnya dengan tatapan tidak suka, setelah dari kemarin ia harus makan malam bersama dua wanita tak tahu malu, kali ini ia harus makan malam bersama calon adik iparnya.

Leonardo William, atau biasa di sapa Leon.

Dia baru saja datang dari London sore tadi, kedatangannya yang mendadak membuat Adi dan Amira bingung.

Leon makan dengan sopan, bahkan tidak ada suara dentingan piring. Darsen menatapnya dengan tatapan tidak suka namun Leon sepertinya tidak memperdulikan.

"Sudah lama sekali tidak makan makanan Indonesia. Rasanya sangat lezat, terima kasih atas makan malamnya," ucap Leon sopan.

"Makanlah yang banyak! Besok akan Tante masakin yang jauh lebih enak," ucap Amira.

"Terima kasih, Tante."

Mereka melanjutkan makan lagi sampai Pak Adi masih di buat penasaran kenapa Leon datang mendadak tanpa pemberitahuan.

"Leon, kau bilang jika akan datang 3 bulan lagi tapi kenapa malah datang sekarang?" tanya Pak Adi.

"Ehmm ... Mela memblokir nomor saya padahal kami tidak bertengkar atau melakukan kesalahan."

Pak Adi dan Amira heran, Amira menatap Darsen yang asyik menyuapi Velino. Pasti ini semua ada campur tangan Darsen karena selama ini Amira melihat gerak-gerik mencurigakan dari Darsen dan Mela.

"Bapak akan bilang pada Mela, Mela itu masih labil jadi mohon di maklumi, ya?"

Leon mengangguk, ia lalu memandang Darsen yang sedari tadi tidak menghiraukannya. Mela sempat bercerita padanya jika sang kakak bersikap ketus dan galak.

"Kak Darsen sangat sayang anak sekali, ya? Mau menyuapi adek ini," ucap Leon mencoba memikat hati Darsen.

Darsen tak menghiraukan ucapan Leon bahkan memandangnya pun tidak. Amira yang tidak ingin sang calon menantu kecewa dengan sikap Darsen segera mengalihkan pembicaraan.

"Leon, cepatlah makan! Setelah ini tante akan menunjukan kamarmu di sebelah mana."

Darsen terkejut, bocah itu harus tinggal bersamanya? Dia langsung berdiri dan pergi begitu saja supaya Leon bisa peka jika Darsen tak menyukainya.

1 jam kemudian.

Darsen mendapati Velino sedang bermain dengan Leon. Dia dengan marah langsung menarik putranya. Leon menaikkan alisnya melihat calon kakak iparnya sangat ketus kepadanya.

"Papa sudah berulang kali bilang supaya jangan terlalu dekat dengan orang yang baru dikenal," ucap Darsen.

"Pah, Om Leon baik. Dia memberiku mobil-mobilan baru dan makanan."

Darsen merebut mainan dan makanan dari tangan Velino lalu mengembalikannya pada Leon. Leon sangat heran kenapa Darsen begitu tidak suka padanya?

Darsen menarik paksa putranya untuk kembali ke kamar, Leon memandangnya dengan tersenyum sinis.

Dasar tidak waras! Batin Leon.

***

Keesokan pagi.

Darsen berangkat lebih awal supaya tidak bertemu dengan Leon.

Kantornya masih sepi dan dia di sana hanya melamun tidak jelas di ruangannya.

"Bos, kenapa datang pagi sekali? Hoaaaam ... aku mengantuk sekali," ucap Pras yang membuka pintu.

"Cepat buatkan aku kopi!" pinta Darsen.

Pras menatap sang bos dengan jengah, ia menuju ke mesin pembuat kopi lalu membuatkan untuk sang bos yang terlihat stres.

"Ada apa sih, Bos?"

"Leon datang, aku yakin pernikahan mereka akan dipercepat. Aku harus bagaimana?"

Pras membawa kopi untuk sang bos lalu meletakkannya di atas meja. Uap kopi panas itu seketika menghambur memberikan efek aroma yang menenangkan.

"Sepertinya cara bos tidak ada yang berhasil saat Bos bilang pada Pak Adi dan Bu Amira jika Bos mencintai Mela, mereka malah justru menjauhkan kalian. Begini saja Bos, Bos hamili Mela saja pasti setelah itu mereka akan setuju. Restu ditolak, hamil solusinya," ucap Pras yang kampret itu.

Darsen menatap tajam asisten bejatnya itu. Pras malah cengengesan dan kabur dari ruangan Darsen.

Darsen menghela nafas panjang, ia menyandarkan kepalanya pada kursi lalu mengingat wajah Mela yang akhir-akhir ini sangat imut.

Tok ... tok ... tok ...

Seorang gadis yang baru saja debut menjadi idola masuk ke ruangan Darsen, ia adalah Yeri.

Darsen mengerutkan dahi tatkala melihat Yeri datang menemuinya sepagi ini.

"Ada apa, Yeri?" tanya Darsen.

"Pak, bolehkah aku mundur dari Cherry Girls?"

Darsen menatap tajam pada gadis yang baru saja debut itu. Mata Yeri memerah lalu mengeluarkan cairan bening dari pelupuk matanya.

"Kau ingin menghancurkan agensi?" tanya Darsen.

Yeri hanya diam, di sudut matanya terdapat kesedihan yang mendalam namun ia seolah menyimpannya sendiri.

"Suruh manajermu menghadapku! Jika kau ada masalah lebih baik diselesaikan baik-baik, setelah ini psikiater akan mendampingi kalian. Aku tahu tekanan awal debut sangat berat. Hapus air matamu dan kembalilah latihan!" ucap Darsen.

Yeri mengangguk, ia segera ke luar dari ruangan Darsen. Darsen menghela nafas lagi, masalah terus saja menghampiri di agensinya dan yang terbaru adalah salah satu idol prianya terlibat prostitusi online dan membuat saham Agensi Ars anjlok.

"Kakak?" ucap suara yang tak asing setelah kepergian Yeri.

Darsen langsung menghampiri Mela lalu memeluknya dengan erat. Mela langsung melepaskan pelukannya dan menatap Darsen.

"Leon sudah datang sepertinya ..."

"Sssst ... Diamlah!" ucap Darsen.

Mela semakin bingung dengan hubungan ini dan yang ia pikirkan hanyalah perasaan Pak Adi yang mungkin saja kecewa jika ia menolak perjodohan dengan Leon.

"Aku sangat sayang dengan Bapak. Dia merawatku dengan ikhlas sampai aku seperti ini, aku tidak kekurangan satu apapun bahkan aku bisa mempunyai segalanya," ucap Mela.

Darsen mencium bibir Mela supaya Mela tak melanjutkan ucapannya lagi. Air mata Mela mengalir dengan dilema hati ini. Dia sangat mencintai Darsen namun ia lebih menyayangi sang bapak.

Setelah berciuman 2 menit, Darsen melepas ciumannya lalu mengusap kepala Mela.

"Apapun yang terjadi jangan memutuskan hubungan denganku. Kita saling mencintai pasti ada jalan lain untuk mempersatukan kita tapi jika sampai akhir kau memang harus menikah dengannya maka kakak akan mengantarmu ke gereja di hari pernikahanmu dengan ikhlas," ucap Darsen.

Tangis Mela pecah saat kakak sekaligus pacarnya mengatakan hal itu. Bagaimana bisa sang pacar mengantarkan pacarnya menikah dengan orang lain? Membayangkan itu saja pasti sangat sesak.

"Aku mencintai, Kak Darsen."

"Aku juga mencintaimu, Mela Sayang."

Setelah itu Darsen mengunci ruangannya dan ingin berbaring di paha Mela. Entah sampai kapan hubungan mereka akan bertahan karena Pak Adi dan Leon sudah membicarakan hari pernikahan. Mela mengusap rambut Darsen yang lembut dan wangi, duda satu anak itu selalu memperhatikan penampilannya.

"Salah satu cara hanya kawin lari saja namun pasti media yang akan menjadi musuh kita," ucap Darsen.

"Jangan berpikiran aneh, Kak! Aku tidak mau mengambil resiko."

Tiba-tiba ponsel Mela bergetar yang ternyata dari Leon. Mela mengangkatnya dengan cepat.

"Kau di mana? Aku ingin mengajakmu fitting gaun pengantin," ucap Leon dari telpon.

1
Azura (A)
sweet
Author_Ay: Yuk baca juga karya aku kak My Bastard Boss

jangan lupa like, vote dan komen
total 1 replies
SR.Yuni
Di part ini berbeda dengan kebanyakan Novel yg berujung wanitanya ternoda, kali ini aman dan bergerak cepat darsennya....top banget pokoknya authornya
Senora Ahmad
ih,,, si pras sm dokter rafi lucu 😄😁 ayo darsen ungkapkn sj pd org tua kalian💪 semangat
Rinda_Rey
darsen dikira pras gegara yang ngasih jam waktu itu pras, kena prank kamu mel🤭🤭
Rinda_Rey
apa maksutnya mela suka sama pras😲
Bunga Diva Ade Cahya Ramadhani
ceritanya menarik
Ricis
Nama Alex pasaran sekali, tiap baca novel pasti seringnya pakai nama Alex 😅
Ricis
cowok baperan 😅
Qhasturi Amazor
Kak Author boleh nanya ngak...kan Kaka sudah prnh ikut lomba...nah aku mau nanya,pada kerngka cerita itu berupa bnyk katanya/kalimatnya?Soalnya say bingung kak paa dikerangka certnya....Plisss kak bales🙏🙏🙏🙏
Ney Maniez
👍👍💪🤗🙏
Ney Maniez
👍
Ney Maniez
😘😍💖🤗👍💪🙏
Ney Maniez
💖😍😘
Ney Maniez
🤗🤗🤗🤗
Ney Maniez
😲😲😲😲
Ney Maniez
🔥🔥🔥🔥🤭
Ney Maniez
🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀
Ney Maniez
😠😠😠
Ney Maniez
😔😔😔😔
Ney Maniez
😲😲😲😲
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!