Sebuah benua bernama Azure Dragon tempat dimana yang kuat yang bertahan dan tempat bertarung ahli kuat. Setelah ratusan tahun, mereka bersembunyi di dalam tempat yang tidak bisa di jamah oleh masyarakat dan keberadaan mereka juga di lupakan oleh masyarakat.
Di suatu tempat terpencil di masyarakat yang tidak mengenal dan mengingat tentang hukum rimba sebenarnya, hidup seorang pemuda biasa.
Pemuda bernama Ren Yuu yang menyedihkan dan tidak memiliki orang tua. Pemuda pecundang yang sering di tindas oleh orang lain serta di tinggalkan oleh kekasihnya .
Ren Yuu menemukan peninggalan keluarga yang membawanya menuju sesuatu yang tidak pernah di harapkan olehnya.
Saksikan perjalanan Ren Yuu menuju keilahian.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DeaLova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 33. Purple Seinz Fruits
Dimensi kecil baru
Di sebuah jurang lembah yang sangat gelap dan sangat sunyi, terlihat dua orang yang sedang bergerak dengan kecepatan tinggi.
Mereka saat ini sedang di kejar oleh seekor laba laba berukuran lima meter berwarna hitam.
Mereka berdua adalah Ren Yuu dan Xing Jianying.
"Ayo kita harus meninggalkan laba laba sialan itu. Kita tidak punya waktu berurusan dengannya," Ren Yuu terus bergerak tanpa melihat laba laba yang mengejar mereka.
"Apa kita tidak membunuhnya saja Gege?" Tanya Xing Jianying karena laba laba di belakang mereka berada di Tier Core Formation tahap ke tujuh.
"Itu akan membuang banyak waktu Ying'er. Dan jika kita lama baru membunuhnya, binatang monster yang lain akan berdatangan," Jawab Ren Yuu dan menaikkan kecepatannya sampai maximal.
Xing Jianying mengerti dan mengikuti Ren Yuu dengan kecepatan maksimumnya juga.
Laba laba itu tertinggal karena Ren Yuu dan Xing Jianying bergerak dengan kecepatan penuh. Karena Ren Yuu dan Xing Jianying lolos, binatang monster itu berbalik pergi karena merasa mangsanya telah lolos.
"Kita sudah lebih tiga hari berada di jurang ini dan masih belum menemukan jalan keluarnya Gege," Xing Jianying merasa sedikit lelah di tubuhnya karena harus waspada setiap waktu.
Ren Yuu mendesah karena tau Xing Jianying pasti kelelahan karena tidak istirahat semenjak mereka tiba di dimensi kecil ini. Dan tubuh Xing Jianying masih terlalu muda untuk di paksa melakukan banyak aktivitas.
"Ketika kita keluar dari lembah ini, kita akan beristirahat sebentar Ying'er. Jika tidak, kemarilah. Aku akan menggendongmu sementara dan istirahatlah sejenak di punggungku," Ren Yuu menawarkan dirinya agar Xing Jianying bisa beristirahat. Ren Yuu juga tau betapa lelahnya wanita mungil di sebelahnya.
Xing Jianying langsung gugup karena Ren Yuu menawarkan dirinya untuk bepergian sendirian dan sedangkan dia asik tidur.
"Tidak Gege, lebih baik aku istirahat setelah keluar dari jurang ini," Jawab Xing Jianying gugup.
Ren Yuu berhenti dan menarik Xing Jianying kedalam pelukannya.
"Jika kamu tidak mau di gendong, aku akan memaksamu," Ren Yuu terkekeh pelan karena memaksa gadis mungil yang sedang gugup di pelukannya.
"Tapi ... Tapi ..." Kata kata Xing Jianying dan di potong oleh Ren Yuu. "Kamu istirahat lah lebih dahulu beberapa jam. Dan tidak ada tapi. Ini perintah suamimu," Ren Yuu berkata serius dan Xing Jianying menyerah lalu naik ke punggung Ren Yuu.
Dalam hati Xing Jianying, Xing Jianying sangat senang dan berteriak melompat kesana kemari karena Ren Yuu mengatakan suamimu dan Ren Yuu sangat perhatian padanya.
"Jika Yuu-gege cape, Gege lebih baik berhenti dan istirahat sejenak," bisik Xing Jianying pelan di punggung Ren Yuu.
"Ya Ying'er. Aku akan istirahat jika sudah kelelahan," Jawab Ren Yuu dan langsung bergerak lagi ke arah depannya untuk mencari jalan keluar dari lembah.
Dalam satu hari sebelumnya di lembah, mereka bertemu beberapa kali dengan kultivator lain. Ren Yuu dan Xing Jianying mengabaikan mereka dan meninggalkan mereka bertarung dengan monster monster di dalam lembah.
Ada juga beberapa bekas darah dan kain yang berceceran di tengah jalan. Ren Yuu tau sudah banyak orang tewas di dalam jurang ini.
Ketika sudah berlari lagi selama lebih dari tiga jam, Ren Yuu berhenti karena melihat kearah kejauhan dan merasakan binatang monster Tier Gold Core.
Ren Yuu bingung karena walaupun banyak binatang monster yang berlalu lalang di sekitarnya, binatang monster itu tetap berdiam diri.
"Sepertinya dia sedang menjaga sesuatu. Apa aku lihat lebih dulu apa yang di jaga oleh binatang monster itu?" Pikir Ren Yuu dan mulai mendekati binatang monster itu.
Banyak juga pembudidaya yang merasakan hal yang sama dan mendekati binatang monster karena merasa heran.
"Ada apa Gege?" Tanya Xing Jianying yang sudah terbangun dari tidurnya. Xing Jianying sudah merasa segar di tubuhnya dan tidak kelelahan lagi dengan tiga jam istirahat.
"Ada yang aneh dengan monster Tier Gold Core di depan. Seakan di menjaga sesuatu yang penting. Aku tertarik dan ingin melihatnya," jawab Ren Yuu dan menurunkan Xing Jianying dari punggungnya.
"Benarkah?" Tanya Xing Jianying dan mencoba merasakannya.
"Ada banyak juga kultivator yang bergerak ke arahnya. Ayo kita lihat Gege. Aku juga penasaran kenapa binatang monster itu tidak bergerak," seru Xing Jianying lagi.
"Ayo, kita akan lihat apa yang di simpan oleh binatang monster ini di bawah hidungnya," Ren Yuu tersenyum dan bergerak ke arah binatang monster itu dengan Xing Jianying.
Setelah hampir dua menit, mereka tiba di dekat binatang monster itu di jarak 30 meter. Ren Yuu melihat ada sekitar 10 kultivator yang mengelilingi binatang monster itu.
Ada 2 orang puncak Tier Core Formation dan sisanya berada di tahap ke lima sampai ke delapan Tier Core Formation.
Tidak jauh dari mereka, ada binatang monster berbentuk reptil. Bisa di bilang begitu karena itu adalah jenis kalajengking. Ren Yuu mencoba mengingat binatang monster apa itu.
Ren Yuu mengingatnya dan tau apa itu.
"Arachnida Black Scorpion," bisik Ren Yuu pelan.
"Apa kamu tau binatang monster apa itu Gege?" Tanya Xing Jianying.
"Ya. Itu adalah Arachnida Black Scorpion. Binatang monster itu sangat berbahaya. Apa lagi pengait yang berada di ekornya itu."
"Jika kamu tersengat olehnya. Ucapkan selamat tinggal pada dunia dalam waktu beberapa menit," ucap Ren Yuu pelan yang membuat Xing Jianying pucat ketakutan.
"Tapi, aku sangat membutuhkan racun dari Arachnida Black Scorpion itu. Aku ingin mengolahnya dan melapisinya di Daggerku," Ren Yuu tersenyum membayangkan Dagger miliknya di lapisi racun yang berbahaya.
"Apakah itu bisa di olah?" Tanya Xing Jianying sambil melihat Arachnida Black Scorpion dengan serius.
"Ya, itu bisa di olah menjadi dua racun. Racun saraf dan racun sel. Racun saraf relatif mudah untuk di buat. Sementara racun sel sangat sulit. Butuh berminggu-minggu untuk membuat 100 tetes racun sel agar bisa di gabungkan dengan senjata," jawab Ren Yuu pelan dan dengan sabar menjelaskan kepada Xing Jianying.
"Bila kita membuat racun itu, pasti akan lebih mudah berhadapan dengan musuh," ujar Xing Jianying mengerti betapa berharganya racun Binatang monster di depan mereka.
"Ya, apa lagi untukku, karena aku spesialis Weapon Dagger," ucap Ren Yuu.
"Tapi kita tidak mungkin mengalahkan Arachnida Black Scorpion itu Gege."
"Hehehehe!! Memang... Tapi, banyak orang berada di sini, dan kamu pasti lihat apa yang ada di belakang Arachnida Black Scorpion itu," Ren Yuu sambil tersenyum licik sambil menunjuk pohon di belakang Arachnida Black Scorpion.
Xing Jianying melihat dengan seksama dan mengerti mengapa Arachnida Black Scorpion menjaga tempat itu. Semua orang akan ingin memilikinya karena bagi Beast Tamer itu sangat berguna.
Dan itu sangat mahal jika di jual.
"Purple Seinz Fruits," ucap Xing Jianying serius.
"Ya, dikatakan bahwa Purple Seinz Fruits bisa membuat binatang monster berevolusi."
"Tentu saja itu adalah harta Karun bagi Beast Tamer. Dan itu kemungkinan juga bisa membuat binatang monster berevolusi dari Core Formation langsung ke Gold Core."
"Siapa yang tidak ingin binatang monster tingkat Gold Core menjadi tunggangan sekaligus pembantu untuk bertarung?" Tanya Ren Yuu sambil tersenyum.
"Ya, walaupun sangat sulit untuk melatih binatang monster, tetap saja ada banyak Beast Tamer. Banyak orang yang tidak bisa bertarung beralih ke Beast Tamer dan alkemis."
"Bagi Beast Tamer, Purple Seinz Fruits adalah seperti Herbal tingkat satu bagi Alkemis," Ren Yuu sedikit tertarik juga untuk mengendalikan binatang monster dan ingat dengan telur naga yang di simpan olehnya.
Jika itu menetas, Ren Yuu hanya perlu memberi Purple Seinz Fruits kepada naga dan membuatnya berevolusi dengan kecepatan yang mencengangkan.
Apa lagi karena Ren Yuu seorang Alkemis dan dengan itu, Ren Yuu bisa membuat Pil agar efek Purple Seinz Fruits tidak terbuang percuma. Dan jika di olah menjadi Pil, itu akan jauh lebih efektif dari pada binatang monster memakannya secara langsung.
"Sudah ada 13 orang yang berada di sini termasuk kita. Dan ada 3 monster Tier Core Formation tahap akhir dan satu binatang monster Tier Gold Core awal."
"Tidak akan ada yang mau bekerjasama. Mereka akan menunggu binatang monster itu bertarung dan mengambil kesempatan mengklaim Purple Seinz Fruits." Ren Yuu terus memperhatikan sekeliling dan tetap waspada setiap saat.
"Ketika mereka bertarung, aku akan mencuri buah itu dalam sekejap ketika seseorang hampir mencapai buah itu. Itu akan membuang kita dari masalah yang tidak perlu."
"Dan, setelah itu, mereka semua akan bertarung dengan binatang monster itu. Lalu kita hanya perlu menunggu Arachnida Black Scorpion tewas dan mencuri mayatnya." Ren Yuu merencanakan rencana terlicik meraup untung sebesar-besarnya tanpa berusaha sedikitpun.
Xing Jianying yang mendengar perkataan Ren Yuu terkikik.
"Yuu-gege sangat jahat!!" Goda Xing Jianying sambil terkikik senang karena itu akan menghibur mereka.
"Hehehehe!! Aku akan memulihkan sedikit energiku agar aku lebih leluasa berteleport ke depan buah itu," Ren Yuu tersenyum senang karena memikirkan mereka semua menjadi tumbal.
Lalu Ren Yuu melompat ke dahan lain yang lebih dekat dan mengukur jaraknya dari buah itu, ada tiga buah yang ada di pohon itu.
Ren Yuu akan mengambil dua diantaranya agar mereka terus berebut satu yang tersisa. Ren Yuu juga sudah merencanakan itu agar mereka semua tidak menyerbu ke arahnya setelah mengambil buah.
Lalu Ren Yuu duduk bersila di atas dahan untuk memulihkan energinya. Xing Jianying tetap berjaga jaga di sebelah Ren Yuu setiap saat dan tidak lengah sedikit pun.
Setelah hampir sepuluh menit, ketiga binatang monster perlahan mendekati Arachnida Black Scorpion.
Arachnida Black Scorpion mendesis karena merasa terancam dengan tiga binatang monster serta Arachnida Black Scorpion juga merasakan banyak mahluk hidup lain yang sedang mengincar Purple Seinz Fruits yang di jaga olehnya.
Setelah binatang monster yang lain mendekat, Ren Yuu membuka matanya dan bersiap siap mencuri Purple Seinz Fruits.
"Aku akan bersiap siap melakukan pencurian," ucap Ren Yuu dengan nada percaya diri.
Ren Yuu sudah menguasai 80% Silent Teleport semenjak Ren Yuu terus menggunakannya setelah masuk dimensi medan perang.
Ketika binatang monster itu menerjang ke arah Arachnida Black Scorpion dan memulai pertarungan untuk memperebutkan Purple Seinz Fruits, semua pembudidaya juga bersiap siap melompat ketika waktunya tepat untuk mencuri Purple Seinz Fruits.
Arachnida Black Scorpion terus memukul ketiga binatang monster itu dengan delapan kaki serta ekornya secara ganas dan tanpa ampun.
Karena bertempur, Arachnida Black Scorpion agak menjauh sedikit dari pohon agar tidak menghancurkan pohon itu beserta Purple Seinz Fruits.
Semua pembudidaya langsung bergerak ke arah pohon itu setelah melihat keempat binatang monster berkelahi dan sedikit menjauh.
Ketika mereka semua mencapai jarak lima meter Ren Yuu langsung berkata.
"Sekarang saatnya bergerak!"
Silent Teleport!!
(NAFF)