NovelToon NovelToon
Putri Mawar Yang Dirindukan

Putri Mawar Yang Dirindukan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Keluarga & Kasih Sayang
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Only'Rra

Kehidupan yang dihantui ketakutan dan kelaparan di panti membuat Ella, gadis kecil yang masih berusia 7 tahun, terus bermimpi akan sebuah kehangatan keluarga yang sangat terasa nyata.

Mimpi kecil itu yang membuatnya membulatkan tekad untuk lepas dari bangunan yang seolah terus memeluknya jauh ke dasar.

Dengan kaki kecilnya yang penuh akan luka, ia melangkah menjauh dari panti menuju gelapnya malam yang terasa lebih aman dibanding bangunan tempat ia tinggal.

Namun setelah semuanya kembali terang, perlahan satu persatu keanehan mulai menyerang jiwa kecil Ella.

Akankah kegelapan kembali datang untuk memeluknya sampai mati?

♡♡♡♡♡

Jadwal Up;

Setiap Hari, Jam: 07.30
Double up di Jam: 14.00 [kalo senggang, diusahain seminggu 4x double up]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Only'Rra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Klan Bayangan

"Huh? Klan Bayangan? Apa itu?"

Kaira menggeleng pelan. "Sebenarnya aku tidak tahu banyak, tapi aju pernah mendengar mengenai klan itu dari guruku."

"Katanya klan bayangan itu semacam sebuah organisasi, perkumpulan manusia yang memiliki bakat sihir namun mereka tidak menjadi mage murni, melainkan penyihir yang menjual jiwa mereka pada iblis."

Arcangella membelalakkan matanya terkejut.

'Menjual jiwa, pada iblis? Ka Lucien?'

Kaira menunduk lesu karena merasa tidak mengetahui banyak informasi penting. "Yang jelas kenapa mereka berbahaya adalah cara mereka meningkatkan kekuatan sihir dengan cara membunuh."

"Penyihir murni kan meningkatkan kekuatan mereka dengan cara berlatih. Kamu jelas akan tahu lebih detail tentang itu nanti, karena keluarga mu juga di dominasi oleh darah penyihir."

Arcangella menunduk. Berbagai pikiran tentang Lucien semalam sedikit demi sedikit tercampur dengan prasangka lain.

Genggaman di kedua telapak tangannya kembali menyadarkan dirinya.

Ella menatap Kaira yang juga melihatnya serius.

"Aku tidak bermaksud menjauhimu yang ingin berteman dari orang-orang. Tapi aku berusaha dengan apa yang aku tahu untuk menghindarkanmu dari mereka yang punya niat jahat."

Arcangella tersenyum lembut. Ia mengerti kekhawatiran Kaira yang takut dirinya dicap menjelekkan orang lain.

Ella mengangguk kecil. "Tidak Kai, terima kasih banyak telah memberitahu Ella."

Kaira tersenyum lega.

'Jelas aku tidak akan membiarkan mereka lagi kali ini.'

...****************...

Malam pun tiba, dan pada akhirnya Arcangella sama sekali tidak menemui Lucien untuk mengembalikan mantel bulunya,

-bahkan sekadar berterima kasih seperti niat awalnya juga tidak.

Melihat putri kecilnya hanya terduduk melamun di atas kasur. Alcaluna yang tengah menyalakan beberapa lilin aroma di kamar Arcangella lantas mendekat dan duduk di sebelah putrinya.

Alcaluna mengelus pelan surai putrinya. "Kenapa putri kecil kami ini melamun hm? Apa ada yang mengganggumu Ella?"

Arcangella menatap ibunya, kini sorot mata Alcaluna memancarkan aura kekhawatiran.

Sontak, Ella dengan cepat menstabilkan raut wajahnya menjadi ceria kembali.

Gadis kecil itupun menggeleng cepat. "Tidak ada yang mengganggu Ella kok mama."

Alcaluna mengernyit. Putri kecilnya ini sedang menutupi sesuatu darinya.

Seorang yang dulunya merupakan salah satu ksatria aura terhebat di Astra tidak mungkin tidak peka akan sesuatu yang salah.

Wanita itu lantas mengganti pertanyaannya. "Lalu, apa ada yang ingin Ella tanyakan pada mama?"

Arcangella terdiam sebentar. Ia meremas ujung selimut tebalnya pelan. "Itu ... Apa Ella boleh meminta kelas sihir, Mama?"

"Kelas sihir?"

Arcangella mengangguk kecil. "Apa ... tidak boleh?"

'Mana mungkin aku menjawab tidak! Ini pertama kalinya putri kecilku meminta sesuatu padaku!!!'

"Mana mungkin tidak boleh Sayangku," ucap Alcaluna sembari mengelus lembut surai putrinya.

"Tapi seharusnya kamu menerina kelas itu 1 tahun sebelum kamu menginjak usia beranjak dewasa, mungkin saat usiamu 9 tahun. Kalau sekarang mama khawatir kamu akan terbebani," jelas Alcaluna.

Melihat raut wajah Ella yang kembali lesu, Alcaluna kembali angkat bicara. "Tapi bukan berarti kamu tidak boleh. Mama akan carikan guru pribadi untukmu besok. Kamu bisa belajar materi-materi dasar dulu sebelum resmi mengikuti kelas sihir saat kamu berusia 9 tahun."

Mendengar ucapan Alcaluna membuat guratan senyum di wajah Arcangella terukir lebar.

"Benarkah Mama?!"

Alcaluna tersenyum dan mengangguk. "Tentu Sayang. Rupanya putri kecilku ini sangat mirip dengan kakak-kakanya yang penasaran akan ilmu ya."

Arcangella terkekeh kecil saat diberikan pujian yang memang tidak jauh dari niatnya meminta kelas sihir.

Semenjak mendengar tentang klan bayangan dari Kaira, perasaan anehnya terhadap Ophelia dan malah berbanding terbalik saat berhadapan dengan keturunan langsungnya,

-Ella ingin tahu sebenarnya apa semua itu.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Putriku, apa kamu sungguh tidak apa-apa sekarang?"

Nyve Easton yang mendengar suara wanita yang ia kenali dari arah pintu masuk kamarnya lantas mengalihkan pandangan dari buku yang ia baca.

Nyve tersenyum anggun seperti biasa. "Aku tidak apa sekarang, Ibu."

Nixie dengan netra biru tua itu perlahan berjalan mendekat ke arah sang putri yang kini sedang duduk di sofa kamarnya.

Nixie mengambil tempat di sebelah putrinya. Ia mengelus surai merah muda milik putrinya yang halus.

"Sungguh? Ibu masih khawatir, karena di sepanjang perjalanan kita ke Reis kamu terus terdiam dengan pandangan kosong," keluh Nixie.

Lagi, Nyve hanya tersenyum simpul menatap wanita yang mewarisi warna rambut, persis, kepada dirinya. "Sekarang tidak apa, Ibu."

Nixie berusaha ikut tersenyum menatap raut wajah putri bungsunya yang berusaha meyakinkan dirinya.

'Padahal Nyve dulu selalu memanggilku mama saat kami diluar acara formal.'

1
♛ ⃟$𝑅࿐ナテブー(⁠〒⁠﹏⁠〒⁠)
lau juga dibuang boi 🗿
Ray
Kayanya pernah baca cerita ini dulu, tp lupa isinya gimana. Akan kubaca ulang dari awal
Only'Rra: ini ver udah di revisi dari bab 1 - sekarang, gas baca, sehari double up 🫨
total 1 replies
Ray
Apa apaan sistemnya serakah gini
Alia Chans
keren
mary dice
😱😱😱 serem
mary dice
kembali ke tempat tidurmu Ella , Ksatria itu pasti tidak mau kamu jatuh sakit hmmm
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!