Arizona Debu beterbangan,membawa aroma mesiu dan darah yang belum sempat mengering.Di tengah reruntuhan berdiri dua sosok yang kelak akan menjadi mimpi buruk bagi siapa pun yang mengenal mereka.
Mereka melangkah keluar dari laboratorium tanpa sekali pun menoleh ke belakang.
Beberapa detik kemudian BOOM
Ledakan dahsyat mengguncang langit, Kobaran api raksasa melahap seluruh laboratorium hingga tak menyisakan apa pun selain puing-puing dan abu Cahaya fajar perlahan muncul di ufuk timur, seolah menghapus semua jejak masa lalu mereka.
"Mereka tidak akan berhenti memburu kita" ucap Nayla sambil memandang jalanan yang membentang.
Angga menggenggam kemudi erat. Tatapannya sedingin es, namun dipenuhi tekad yang tak tergoyahkan.
"Biarkan mereka datang, kita lihat siapa predator yang sesungguhnya"ucap angga dingin.
mulai hari itu dunia tidak benar-benar aman bagi mereka, namun mereka tidak akan lari lagi, angga dan nayla akan membunuh siapapun yang akan datang menyerang.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon KSTARIA MALAM, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MANIPULASI
pagi hari di mansion yas seluruh anak-anak telah berkumpul di meja makan mereka mulai makan tanpa suara dan tenang namun kali ini ada yang berbeda angga dan nayla tidak sana.
setelah selesai makan mereka semua berjalan menuju keruang keluarga karena hari ini adalah hari libur mereka semua berkumpul dirumah.
"Papa dan mama belum pulang liburan?"arka bertanya kepada adik-adiknya
sena memasang muka sewot"Iya belum kak padahal sena mau ikut" sena berkata kesal kepada papa dan mamanya.
Kayla menyenderkan kepalanya ke sofa"papa dan mama butuh waktu berduaan karena selama ini hanya tentang perang"
Rayhan mengambil remot Televisa memencet tombol power "haha iya biarkan sekali-sekali, mama dan papa butuh melakukannya" kata rayhan
Tiba tiba telivisi menanyangkan berita terkini yang sangat Menghebohkan dunia presenter berita pagi menyampaikan berita
presenter TV. "selamat pagi pemirsa dimana pun anda berada kembali lagi dengan kami di kabar pagi dunia dalam berita dengan saya putri cantika kami akan menayangkan berita utama pagi ini kekacauan di tanah hongkong daerah Makau"
daerah makau hongkong tadi malam telah terjadi peperangan yang mengakibatkan sepuluh ribu jiwa melayang dengan hancurnya tiga fasilitas pemerintah dan sepuluh gedung bertingkat meledak dan mengakibatkan polusi udara para di sana pemirsa saya baru saja mendapatkan kabar dari tim kami yang berada di Makau bahwa kerusuhan ini di lakukan tiga kelompok mafia, pemimpin dari ketiga kelompok ini adalah kakak beradik ini saling memperebutkan kekuasaan di tanah hongkong disaat pertempuran terjadi berita yang cukup menghebohkan juga tersiar bahwa pejabat-pejabat pemerintah menyewa prempuan dari ke tiga kelompok ini
baik pemirsa dimana pun anda berada saya akhiri berita ini salam satu hati dan satu dalam berita dan wajah wajah pejabat itu dipampang.
setelah berita berakhir di mansion yas Rayhan membuka suara lebih dahulu
"para pejabat bodoh" kesal rayhan
"siapa yang membuat berita ini sampai heboh disaat tiga kelompok itu bertempur" kayla ikut berbicara
mereka saling pandang pandangan ada satu hal yang terbesit di pikiran mereka bahwa semua ini ada sangkut paut dengan angga dan nanayla
"tidak mungkin dak sih" aura berkata.
"hanya firasat kita saja" kael ikut berbicara
akhirnya mereka mengubur pikirannya untuk tetap percaya bahwa ini tidak ada sangkut dengan papa dan mamanya yang berada di Makau.
di markas Eduardo saat ini dia seperti orang kesurupan dia menembak mati para mafioso yang memberi kabar berita ini "Brengsek siapa yang begitu lancang melakukannya" marah Eduardo tidak henti-henti
dona memeluk Eduardo dari belakang"sudah sayang jangan marah-marah nanti kita balas mereka" dona mencoba memenangkan.
Eduardo melempar tangan dona yang memeluknya"sial sial sangat sial!" Eduardo sangat marah dia terus menembak kelangit-langit markas.
di markas the dark knight hongkong saat ini Nayla terus mengotak-atik laptopnya untuk terus menyerang dari segi membocorkan data kelompok mafia Eduardo bahkan sampai perusahaan eduardo di hancurkannya
"sangat seru kak sudah lama tidak seperti ini haha" tawa Nayla kepada angga yang hanya geleng-geleng melihat tingkah istrinya yang begitu liar.
angga mendekat ke arah Nayla mencium tipis bibir mungil istrinya "malam ini pembebasan sandera dan menghancurkan jalur bisnis kelompok Eduardo" kata angga kepada Nayla.
Nayla sangat bersemangat "Bukan kah kita harus ikut turun kak?" tanya Nayla
"belum saatnya love tugas kita adalah membuat Eduardo saling menghancurkan satu sama lain kita buat kerajaan yang dia bangung susah payah hancur dalam sekejap mata" angga menjelaskan kepada Nayla.
"tapi adek rindu perang kak" Nayla berkata kepada tentang kerinduannya dengan darah.
angga melemparkan tubuh istrinya ke kasur "Perang sama kakak saja di kasur ini love" angga berkata nakal
nayla memanyunkan bibirnya "tidak mau aku tidak mau" kata Nayla membuang mukanya.
angga tertawa geli dengan kemarahan istrinya yang masih seperti anak kecil.
malam hari turun sangat cepat bulan malam telah menampakkan dirinya tanpa malu
pada malam ini di Makau markas the dark knight angga berdiri di hadapan para mafioso the dark knight.
raut wajah angga dingin "Sekarang kalian lakukan tugas yang sudah saya berikan"
mereka menunduk "Baik king!!" kata mereka serentak dengan nada yang sangat tegas.
Nayla melangkah kedepan "Setelah para sandera bebas langsung kalian bawa mereka ke yas hospital" Nayla memberi perintah setelah sandera bebas bawa kerumah sakit.
"Baik queen perintah diterima" teriak mereka.
"berangkat!!"nada suara rendah namun dingin
kesya Alvaro salah satu petinggi memimpin pasukan untuk membebaskan para sandera lalu Arthur memimpin pasukan untuk menghancurkan jalur distribusi milik Eduardo.
di markas Eduardo saat ini dia berdiri tegak dengan tatapan dingin dihadapan kakak beradik tiga bersaudara "apa kalian sudah memperketat dan menambah kelompok elit kita untuk menjaga ke-aman seluruh aset kita? tanya Eduardo dingin.
"Sudah tuan jangan khawatir semua sudah aman terkendali" dani membalas perkataan Eduardo
Eduardo memegang dadanya "kenapa perasaan aku tidak enak" gumamnya.
dona mendengar gumaman Eduardo jalan perlahan mendekatinya "Semua baik-baik saja sayang kemarin mereka hanya beruntung" dona menenangkan Eduardo.
"iya benar kenapa aku harus khawatir semua akan baik-baik saja" Eduardo membalas perkataan dona.
beberapa waktu telah berlalu di markas black rose milik Eduardo disana para sandera berada, tim pembebasan dipimpin oleh salah satu petinggi the dark knight hongkong yaitu keysa Alvaro dia memimpin pasukan untuk menyerang musuh.
kesya Alvaro mengangkat tangannya keatas "serang dan bunuh mereka semua" teriakan kesya.
suara tembakan beradu di langit-langit markas satu persatu musuh tumbang
dor
dor
Para mafioso musuh tewas hanya hitung menit Tiga ratus pasukan musuh telah mati tidak tersisa.
kesya berjalan dengan raut wajah dingin "Bebaskan para sandera" perintah kesya kepada mafioso.
"baik nona!!" jawab mereka hormat.
disaat pasukan the dark knight memasuki ruangan penyekapan dengan topeng bertulisan the dark knight para gadis yang melihat kedatangan mereka menangis keras.
seorang gadis menggosok tangan takut "ampuni kami tuan kami tidak akan menolak perintah lagi" gadis itu berkata.
"jangan jangan bunuh kami jangan, ampuni kami" suara seorang gadis begitu ketakutan.
mafioso the dark knight membuka topengnya "Kami datang untuk menyelamatkan kalian, kami bukan anggota mereka ayo ikut kami Kami akan membawa kalian pulang ke rumah" seorang mafioso berkata.
seorang gadis seperti mendapatkan harapan hidup kembali "Kalian tidak bohong?" seorang gadis bertanya.
"Iya cepat keluar kami akan membawa kalian pulang tapi keluar dulu dari tempat ini gedung akan meledak dan hancur"kata para mafioso
para wanita itu untuk mencoba percaya sekali lagi mereka ikut keluar gedung berlarian bersama mafioso the dark knight yang selalu menemani mereka.
sepuluh menit setelah mereka keluar suara ledekan terdengar keras.
bom
bom
gedung itu hancur berkeping-keping asap membumbung tinggi ke langit menerbangkan kenangan buruk para korban sindikat.
kesya merentangkan tangannya seluruh korban berlari memeluk keysa erat tangisan mereka pecah "semua sudah berakhir kalian akan baik-baik saja setelah ini" kesya berkata menenangkan.
mereka terus menangis keras di pelukan kesya tanpa henti namun kesya tidak marah dia biarkan mereka menjadikan pundaknya jadikan tempat mereka menangis.
markas black moon di markas Eduardo lainnya tempat jalur perdagangan Eduardo berada saat ini disana semua obat-obatan bahkan narkotik dan Senjata-senjata Eduardo hancur total bahkan kapal perang milik Eduardo ikut diledekan.
Bom
Bom
Bom
Seluruh gedung hancur terbakar tidak ada yang tersisa kecuali kemarahan Eduardo.
di markas black wolf tempat Eduardo dan 3 kakak beradik kembar berada Eduardo sangat menggila malam ini dia membunuh ketiga orang yang bersujud di kakinya.
dor
dor
dor
mereka mati tanpa mampu membalas perlahan darah mereka Menggenangi lantai ruangan itu
Eduardo menerjang ketiga tubuh yang sudah perlahan kaku"Dasar kalian semua tidak becus" dia benar-benar marah.
sesuai rencana angga, Eduardo akan menghancurkan kerajaan yang sudah dia bangun susah payah orang kepercayaan, bisnis narkoba, senjata bahkan para gadis dia sudah kehilangan semuanya.
BERSAMBUNG...