NovelToon NovelToon
MEMAKSA JODOH

MEMAKSA JODOH

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:585.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Shakar

Yang dikejar tak akan pernah lari. Walaupun tidak di cari namun ia akan hadir sendiri. itulah Jodoh!!

Siapakah yang akan menjadi jodoh Mila?
Dengan siapakah dia berdiri di pelaminan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shakar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

REFRESHING

Gilang dan Mila kini sedang berada di rumah orang tua Gilang. Mereka memutuskan untuk mengantarkan Bu Riris pulang yang tadi pagi sempat mampir ke apartement, maksudnya yang tadi sempat mengganggu kegiatan anak mantunya di apartemen.

"Papah bangga sama kamu Gilang" ucap Pak Harja pada anak sulungnya yang baru saja mendapatkan proyek skala besar, dia tau bahwa bukan sesuatu hal yang mudah bagi perusahaan baru untuk dapat bersaing dengan perusahaan lain yang lebih berpengalaman. Namun ternyata putra sulungnya dapat membuktikan kemampuannya dan Pak Harja tentu saja merasa puas atas pencapaian Gilang saat ini.

"Iya pah , terima kasih, aku juga belajar banyak dari papah" ucap Gilang merendah, bagaimanapun selama ini sang papah lah yang banyak sekali memberikan pelajaran dan pengarahan karena Gilang merupakan pewaris yang pastinya akan menggantikan sang Papah di kemudian hari.

"Tapi kamu jangan lengah Gilang jangan cepat terbuai, setelah ini kamu harus bekerja lebih keras dan memastikan semuanya berjalan dengan baik, jika proyek lancar dan mendapat respon bagus maka ini akan menjadi peluang untuk kamu melebarkan sayap" ucap Pak Harja.

Gilang mengangguk, mengerti, karena tentu saja ini bukanlah akhir, ini adalah awal bagi Gilang untuk memperlihatkan kinerjanya dengan mencurahkan segala upayanya pada proyek ini.

***

Disisi lain Mila saat ini sedang berada di kamar Gladys, asyik berbincang-bincang.

"Ka Mila kenapa pipinya merona sih sejak tadi?" tanya Gladys yang memang sejak datang kemari tak henti-hentinya memandang gadis yang sudah menjadi kaka iparnya itu.

"Masa siiih?" tanya Mila tak percaya, dia menghadap cermin kemudian menyentuh kedua pipinya, "enggak, ini blush on" ucapnya.

Gladys mengambil tisu yang terletak di meja belajarnya kemudian mengusap pelan pipi Mila, "bukan ah, noooh gak merah kan" dia menunjukan bekas tisunya pada kaka iparnya itu, tisunya terlihat bersih bahkan noda bedak pun tak ada, "kaka bahkan gak pake bedak?" ucapnya sedikit tak percaya.

Gladys faham betul memang sejak dahulu Mila tidak pernah mamakai make up, mungkin karena kebanyakan sahabatnya pria jadi dia kurang peka terhadap hal yang berbau wanita. Apalagi dulu sahabat wanitanya Syakila juga sama tak pernah berdandan. Jadi terkesan cuek akan penampilannya namun justru itu daya tarik Mila, dia selalu menampilkan diri apa adanya.

Ketika Mila dan Gladys asyik mengobrol, Gilang datang dengan mengetuk pintu lalu berdiri disana tanpa masuk, lalu berucap "Mil anak-anak ngajak liburan tuh".

Mila menoleh pada Gilang, menatapnya sekilas dan langsung mengalihkan pandangan asal, "kapan?" muka Mila kembali memerah.

Gilang yang melihat Mila salah tingkah jadi tersenyum tipis, "kamu gak baca grup?" tanya Gilang yang dijawab gelengan kepala oleh Mila. "sekarang, katanya mumpung wekend besok sore pulang"

"Oh, emang kamu gak sibuk? aku mah ngikut kamu aja" Mila masih tak berani menatap Gilang.

"Enggak sih, senin baru mulai sibuk lagi"

Gladys yang aneh melihat kedua manusia yang terlihat seperti malu-malu ini jadi tak tahan untuk bertanya, "kalian...." Gladys melihat kearah Mila dan Gilang secara bergantian, "ada yang aneh deh sama kalian".

"Aneh gimana?" Mila menjawab.

"Sikap kalian mencurigakan, kayak ABG lagi PDKT masa"

Gilang berjalan masuk menuju adiknya itu, "Apa sih lo, kepo aja" mengacak rambut gadis itu, kemudian menyodorkan tangannya pada Mila, "ayo" pintanya.

"Sekarang berangkatnya?" Mila sedikit agak ragu untuk menyambut uluran tangan Gilang. Dan Gilang langsung meraihnya dan menarik lalu mengajaknya turun untuk langsung berpamitan kepada orangtuannya.

"Loh baru aja dateng? udah mau pergi lagi?" Bu Riris nampak kecewa ketika mendengar Gilang dan Mila pamit, padahal dia juga kangen sama anak dan menantunya itu, karena Gilang juga beberapa bulan terakhir disibukkan dengan perusahaan barunya.

Gilang menjelaskan bahwa ini juga kesempatan bagus buat Mila refreshing karena beberapa bulan ke depan Gilang sudah pasti akan sibuk dan harus ke B*ndung untuk mengerjakan proyek barunya. Dan akhirnya sang mamah pun menyetujui mereka.

Gilang berjalan menuju mobil diikuti oleh Mila dibelakangnya, kemudian masuk dan mobil berjalan perlahan, rencananya mereka akan berkumpul dicafe.

Gilang fokus mengemudikan mobilnya, dia merasa bosan dengan suasana yang sunyi seperti ini, mereka masih betah diam. Sesekali Gilang melirik ke arah Mila yang tentu saja malah semakin membuat Mila salah tingkah.

"Udah laaah, malu-malunya kayak cewek aja" Gilang berusaha menyentuh pipi Mila agar menengok ke arahnya.

"Diih siapa yang malu coba"

"Laaaah gak ngaku, mau di ulangi lagi?" ledek Gilang yang membuat muka Mila memerah karena malu.

Mila menoleh tak percaya mendengar ucapan Gilang "Mesum, jadi kayak gini aslinya Gilang Raharja, waaah pantes aja mantannya banyak"

"Loh siapa yang ikut menikmati yaa tadi" ucap Gilang membuat Mila mencoba menutup mulut Gilang, namun berhasil mengelak. "Lagian kamu jago juga ya ternyata, jadi ini aslinya Karmila Sanjaya"

"Siapa yang jago sih gak kebalik?"

"Kamu lah"

"Tau ah gak mau dengar lagi"

"Cie ngambek"

Suara gelak tawa terdengar nyaring dari keduanya, mereka sudah kembali seperti sebelumnya udah tidak ada kecanggungan diantara mereka. Sampai tak terasa sudah berada didepan cafe yang terlihat mobil Hans sudah terparkir disana.

"Gece juga tuh anak udah disini aja" kata Mila.

Gilang turun dari dalam mobil, begitu juga Mila dan langsung masuk ke cafe menemui Hans yang terlihat duduk di meja berbentuk bundar.

Hans mengangkat tangannya ketika melihat Gilang dan Mila berjalan kearahnya.

"Udah disini aja lo?" tanya Gilang pada Hans, mereka langsung bersalaman.

"Masih idup lo?" ucap Hans, pasalnya sudah lama Hans tidak bertemu dengan Gilang, kalu sama Mila sesekali mereka masih suka ngopi bareng.

"Untungnya masih idup gue" jawab Gilang.

Kemudian Hans beralih pada Mila, "sehat Mil?"

"Alhamdulillah" jawab Mila.

Tak lama setelah itu Joko datang membawa motor bersama kekasihnya, Silvi.

"Hallo eperi badi" sapa Joko, membuat kekasihnya yang berada disampingnya tertawa malu. Namun dia suka.

"Widih masih ama Silvi emang lo? kemarin sore gue liat bukan si Silvi deh yang lo bonceng, siapa tuh? mana bedaknya putih banget kayak abis nyungsep di tepung" ucap Mila.

"Kunti" pekik Joko, lalu menoleh pada gadis yang ada disampingnya, "Jangan didengerin ya neng, biasa ini orang kalo belum minum obat suka ngaco" rayunya pada Silvi yang masih tertawa-tawa.

"Yang gue liat beda ama lo deh Mil, ceweknya seksi banget, mana meluknya kenceng banget kayak orang takut jatoh" Hans ikut-ikutan mengerjai Joko.

"Kompakan lo ya" membuat semua yang disana tertawa.

Mila kemudian menyalami Silvi, "becanda ya vi" ucapnya.

"Iya Mil, paham gue juga".

Setelah itu muncul satu lagi sahabat yang sudah lama tak ikut berkumpul siapa lagi kalo bukan Syakila yang mucul dengan perut yanh sudah membuncit, dia datang bersama sang suami.

"Syakilaaaaa" teriak Mila, langsung berhambur memeluk sahabatnya. "Ya ampun udah keliatan perutnya" Mila mengelus perut itu.

1
Lizty Amarantia
👍🫰
Lizty Amarantia
🌟🌟🌟🌟🌟
Nabil Az Zahra
ribet klo apa" cuma ngandelin asumsi sendiri,,,🤦‍♀️
Nabil Az Zahra
cemburu bang gil elah,,ga peka
Nabil Az Zahra
itu suami mila yg mna thoor??🤔
Abel Yasmin
good
Iin Ciprut
lucu,menarik....sukses selalu untuk penulisnya🤲🙏🌹
Lia Bhineka
bikin ngakak thor😁😁😁😁
Karti
ole
Tatik R
keren ceritanya❤
Tatik R
sejauh marathon baca ini suka bangets😍
Nasywa souvenir
awalnya aq males tp lama*kok bagus bikin penasaran dan kata* yg d tulis sopan endingnya lucu bikin gemus dan yg baca pasti ketawa
Nasywa souvenir
iii aq suka episode yg ini,saat bercinta kata*yg d tulis g terlalu transparan tp mengasikkan,g bikin risih tp lucu bikin ketawa, sukses author
Karti
bagus Thor 💪
Syaihul
lanjut
julyantilucy julyanti
bagus usia remaja 13 Tahun -29 Tahun
hanna
baru kemarin tak suruh sabar krn blum bisa merawanin mbak mila, sekarang dah bikin ulah aja ni
hanna
lagi mau unboxing juga ada aja halangan dan rintanganya sabar yaa mas gil
hanna
maamah bikin gemess dah culik aja apah bentaran
hanna
tau ah duo sablengg ni emang gabisaa marahan yg ada kudu ngakak trus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!