NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Reinkarnasi Istri Kontrak Presdir Kejam

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Nikah Kontrak / Angst / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:867.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: sayonk

"Apa ini?" Tanya seorang pria sambil mengernyitkan keningnya. "Surat kontrak pernikahan yang akan mengakhiri pernikahan kita setelah Tiga Bulan," jawab seorang wanita begitu tegas dan dingin.

Areum mendapatkan kehidupan kembali setelah mendapatkan kenyataan pahit. Di ceraikan oleh suami yang ia cintai, di perlakukan tidak adil oleh ibu mertuanya dan adik iparnya. Dikehidupan kali ini ia tidak ingin mengemis lagi, ia membiarkan suaminya yang ia cintai pergi dengan kekasihnya yang telah datang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sayonk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Sabaran

Nafas Edward semakin berat, kedua tangannya meraba salah satu di bawah pinggang Areum dan bibirnya semakin mendekat hingga sebuah kecupan terdengar sangat merdu.

Areum terbuai, sudah lama ia tidak mendapatkan kehangatan seperti ini. Kedua tangannya pun ia kalungkan ke leher Edward. Ia membalas serangan lidah milik Edward.

Lidah itu semakin membelit satu sama lainnya, saling mengunci. Edward mengendong tubuh Areum seperti layaknya ank kecil.

Dia berbalik, perlahan kakinya menuju ke arah ranjang. Ia membaringkan tubuh Areum dengan hati-hati, hembusan nafasnya terasa panas menerpa wajah Areum. Sebelah tangannya menjalar bagaikan akar yang mencari tempat ternyamannya.

Kimono berbentun dress itu tersingkap memperlihatkan kaki mulus dan putih. Tangan Edward menarik kain segitiga itu dan melemparkannya ke sembarangan arah.

"Hah."

Edward melepaskan kemejanya dan membuangnya ke sembarangan tempat kemudian melepaskan sabuk mahalnya dan menurunkan celananya.

Nafas Areum panas melihat tubuh kekar Edward, milik Edward yang seperti ingin keluar dari kain penutupnya itu. Kedua tangan Edward menarik dress milik Areum. Ia kembali mencium bibir Areum, kedua tangannya memutuskan pengait pembungkus dua bukit kembar itu.

Dengan cepat dia membuang kain itu, lalu melepaskan pembungkus miliknya yang meneegang. Edward menurunkan ciumannya ke leher Areum. Ia memberikan beberapa kiss mark miliknya, kecupan cintanya di tubuh sang istri.

Areum memejamkan kedua matanya, tubuhnya terasa panas dingin. Lidah Edward begitu lihai menyentuh salah satu area miliknya. Bagaikan seorang bayi yang kehausan. Areum mengecup kedua kepala Edward lalu mengusap rambutnya.

Di antara kedua kakinya Areum merasakan ada sesuatu yang menonjol, suatu tombak yang ingin masuk.

Eummm

Arem merasakan kembali kelenjar aneh di bukit tinggi lainnya. Edward kembali menyedotnya dengan rakus. Sedangkan satu tangannya begitu lihai memainkannya.

Edward menghentikan lidahnya, ia menatap wajah cantik Areum. Kemudian kedua kaki Areum di angkat sedikit, tombok saktinya pun ia tancapkan pelan-pelan agar tidak menyakiti milik istrinya.

Areum merasakan sakit luar biasa, perih dan tak ingin di gerakkan. Edward mengecup kedua matanya dan tersenyum.

"Aku akan berhati-hati" Edward tersenyum. Dia kembali mencium bibir Areum dengan rakus, kemudian kembali memainkan dua area kembar milik Areum.

Di bawah sana yang masih sesak, ia lajukan dengan lembut. Sangat pelan dan lembut, mendorong dan menariknya.

Uuemmm

Areum merasakan sensasi lainnya, cukup lama Edward menyusaikan miliknya karena ini hal pertama bagi keduanya.

Edward mengecup kening Areum, dia sedikit mencondongkan tubuhnya dan kaki Areum melingkar di pinggangnya. Edward melajukan tombaknya dengan lembut kemudian membentuk irama dengan cepat.

Ah

Areum mengeluarkan suara merdunya, bukan lagi sakit tapi melainkan kenikmatan yang tak bisa ia ungkapkan. Edward terus melajukan miliknya hingga dua bukit kembar itu naik turun seiring dengan guncangan di bawah sana.

Areum memeluk tubuh Edward dengan erat. Ia terus mengeluarkan suara indahnya dan membuat Edward semakin menginginkan lebih.

Edward mencium kembali bibir Areum. Dia semakin menciumnya dengan rakus. Miliknya semakin sesak dan sesuatu yang ingin di keluarkan.

"Areum aku mencintai mu."

Bebera anak rambut Edward basah, peluh keringat itu keluar dari tubuh kekarnya. Ia terus melajukan miliknya tanpa henti hingga Areum merasakan di dalam perutnya sesuatu yang meledak dan terasa hangat.

Edward mengatur nafasnya sama halnya dengan Areum yang mengatur nafasnya. Edward tak langsung mengeluarkan miliknya karena masih sesuatu yang ingin meledak. Edward mengusap keringat di dahi Areum. Dia mengecup keningnya sangat lama.

"Terimakasih Ar, aku mencintai mu."

Setiap saat ia akan mengucapkan kata itu untuk Areum, mulutnya tak lelah, hatinya selalj menginginkannya. Areum tersenyum, ia akan membuka hatinya kembali untuk suaminya.

"Ya, aku mencintai mu."

Edward tersenyum, ia membaringkan tubuhnya di samping Areum. Areum sedikit memiringkan posisi tubuhnya. Edward pun menenggelamkan kepalnya di ceruk leher Areum. Ia belum melepaskan miliknya karena miliknya masih ingin meledak.

"Edward, hemmmm." Areum berderhem karena sebelah tangan Edward memainkan salah satu bukit kembarnya.

"Aku menginginkannya, rasa kenyal. Kau sudah menjadi milik ku Areum, aku tidak akan melepaskan mu lagi."

Areum mengusap rambut Edward. "Aku tidak akan pergi dari mu kecuali emmm ..." Areum tak melanjutkannya.

"Itu tak akan terjadi," ujar Edward. Dia langsung melahap salah satu bukit milik Areum dan memeluknya dengan erat.

....

Keesokan harinya.

Mommy Amber, Alika dan nenek Mely berada di ruang makan. Ketiga orang itu sarapan lebih dulu dari pada harus menunggu sepasang pengantin yang masih memandu kasih itu.

"Mom kau sudah menyiapkan obat kuat untuk Areum?" tanya mommy Amber. Ia khawatir menantunya di gempur habis oleh putranya itu dan kelelahan.

"Sudah, nanti akan aku berikan pada Areum. Aku sudah tidak sabar ingin memiliki cicit lagi."

Mommy Amber tersenyum. "Aku juga ingin punya cucu, pasti mirip Areum atau Edward."

Mommy Amber membayangkan ia bisa pamer pada teman-teman arisannya.

Sedangkan di lantai atas.

1
Dewi Anggraeni
Thor lanjut dong ceritanya buat Alika ....
Karo Karo
🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻🫰🏻👍🏻
Wine Wins
eh udhan ini..
masa tamat ajh..
alika gmn?
Murni Dewita
👣👣👣
Umun Munawaroh
Luar biasa
Hamidah Hamidah
mlas ngelanjutin masa saudara satu ayah menikah
Hamidah Hamidah
kok ngotot sih thor gak boleh tau nikah sama saudara se ayah, masa gak ngerti agama sih thor nnti salah persepsi loh klo ada kasus yg sama
Moreno: bukan saudara sih Kak. Bapaknya Edward selingkuh sama ibunya Helena. Helena mah anak bapaknya lah 😅
total 1 replies
Hamidah Hamidah
saudara satu bpk kok mau nikah
Hamidah Hamidah
berarti edwaed saudara satu ayah sama helena
Yuni Hartati
Kecewa
Yuni Hartati
Buruk
Yani Agustyawati
Luar biasa
KATLIE🌛
BAGUSSS ALURNYA
Endang Sulistia
Luar biasa
Anastasya
plot twist
Yenisia Afila
Kenapa ribet sekali, coba aja nenek meli bilang siapa helena sebenarnya sama menantu dan cucunya masalahnya selesai
Amriati Plg: Klo orang sudah suka banget sama seseorang mereka ngk bakalan langsung percaya ucapan nenek mely
total 1 replies
VaNiLaLuLaBo
jika nk d ikutkan... nenek melly laaa punca penderitaannya....
Dwy Widya
Luar biasa
Anonim
bagus menarik
Nur Hayati
heeeh.. kukira cewenya aja yg hidup lagi... eh cowo nya juga...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!