NovelToon NovelToon
I'M Footballer

I'M Footballer

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Masalah Pertumbuhan / Pemain Terhebat / Karir / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: c a i n

Demi mimpi besar yang harus di raihnya, Sean rela berpisah dengan orang tuanya dan keluarganya.

Pergi ke Eropa menimba ilmu sepak bola, untuk mewujudkan mimpinya. Namun yang terjadi di Eropa ialah Sean tidak dimainkan di setiap pertandingan.

Dengan usaha kerasnya dalam berlatih, Sean perlahan bangkit untuk benar benar mewujudkan mimpi besarnya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon c a i n, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chptr 33.

Di Estadio de Barreiros, pertandingan babak pertama antara Uniao yang berstatus sebagai tuan rumah tertinggal 1 gol oleh tim tamu yaitu Arouca.

Meski begitu, tim Uniao tidak segera membalas atau menyamakan skor, yang menjadikan pertandingan hari ini di Estadio de Barreiros yang merupakan home ground dari Uniao terlihat alot.

Namun ini juga menjadikan para pemain Arouca tidak berleha leha atau santai karena mereka takut tiba tiba para pemain Uniao menyerang.

Menit ke 25, 8 menit setelah terjadi gol pertama tadi, pertandingan masih berlangsung alot.

Penguasaan bola kini masih ada di Uniao, namun tadi pernah terebut oleh Arouca, hanya saja Arouca kehilangan bolanya karena harus melakukan tembakan ke gawang yang hasilnya masih melenceng dari gawang.

Santos yang merupakan komando lini tengah tim Arouca masih terlihat berjalan jalan sambil memperhatikan sekitar, dia tidak mau bola tiba tiba masuk ke dalam wilayah pertahanannya.

Dengan komando dari Santos, para pemain juga menutup setiap ruang dan celah yang mungkin akan menjadi jalur laju umpan para pemain Uniao.

Waktu terus berlalu, dan pertandingan hanya bisa berjalan alot, dimana penguasaan bola berubah ubah.

Entah itu Uniao atau Arouca. Uniao kehilangan bola karena salah oper dan di rebut, sedangkan Arouca kehilangan bola karena mereka harus menembak ke gawang.

Dalam 39 menit ini, Uniao belum mencatatkan percobaan ke gawang Arouca.

Di lihat dari segi statistik pertandingan hari ini, Uniao terlihat terlalu berhati hati dan terlihat tidak berniat menang.

Namun hal ini tidak membuat pelatih Jorge Costa dan para pemain Arouca lengah, mereka hanya bisa melakukan segalanya dengan baik agar tidak kecolongan.

Menit 41, penguasaan bola ada di para pemain Arouca. Sean dan Lopes yang merupakan winger tim Arouca bergerak menyusuri sisi lapangan masing masing.

Mereka berniat menekan, karena waktu babak pertama juga akan segera berakhir.

Sesuai dengan instruksi pelatih, manfaatkan waktu sebaik mungkin ketika waktu babak pertama akan berakhir dengan menyerang dan terus menggempur.

Biasanya gol kecolongan akan terjadi di menit akhir akhir babak pertama agar di babak ke dua nanti Uniao tidak terlalu sulit untuk menahan gempuran Arouca.

Menit 43, Ericson tiba tiba melakukan umpan panjang ke depan. Umpan itu menuju Roberto yang berada di depan dengan posisi yang masih di kawal.

Tidak tahu apa tujuan Ericson, namun melihat Sean yang berlari menuju Roberto mungkin Roberto akan menjadi pemantul bagi Sean agar Sean bisa menembak.

Benar saja, saat bola sudah di dekat Roberto, Roberto menahan sedikit bola dengan kakinya dan menyisakan ruang untuk Sean menembak.

Sean yang berlari ke arah bola yang sudah di siapkan Roberto itu tidak langsung menembak, dia melakukan umpan terobosan ke dalam kotak penalti.

Dimana tidak ada tujuan jika di lihat dari para pemain Uniao, namun yang tak di sangka sangka adalah Lopes berlari dari arah belakang pemain yang tidak terlihat.

Lopes yang mendapatkan umpan terobosan itu langsung menembak bola dengan tembakan melengkung ke sisi kiri gawang.

Dengan bola yang melengkung datar dan pelan namun terarah, penjaga gawang Uniao berusaha menyelamatkan bolanya.

Namun bola tetap tak tersentuh dan tak terselamatkan.

Lopes tidak berlari ke sudut lapangan, namun dia tersenyum sambil mundur ke belakang dan melihat ke arah Sean sambil menunjuk nunjuk Sean.

Sean pun berlari ke arah Lopes dan melompat ke arahnya.

Lopes pun menangkap Sean dan menggendongnya dan memeluknya.

Selebrasi Lopes merupakan penghargaan karena Sean memberikan umpan yang bagus untuknya.

Dengan selebrasi yang sederhana, para pemain kembali tanpa adanya perintah dari wasit.

Setelag beberapa saat kick off pun kembali di mulai.

Dengan Uniao yang tertinggal 2 gol, Uniao berniat ke luar lebih sebelum babak pertama berakhir.

Staff official di pinggir lapangan juga sudah memberikan tambahan waktu 3 menit.

Uniao terus melakukan penguasaan bola sambil sedikit semi sedikit maju ke wilayah Arouca.

Namun Arouca hanya tenang dan mencoba menutupi segala celah yang mungkin akan adanya operan ke celah itu.

Ketika 1 menit tersisa, pemain tengah Uniao yang sudah berada dalam wilayah Arouca melakukan tembakan jarak jauh dari luar kotak penalti.

Bola pun dengan keras dan cepat melaju ke arah gawang, kiper Arouca yang selalu siap kapan saja segera bereaksi untuk menyelamatkan bola.

Bola yang di tendang oleh gelandang Uniao dari jauh itu melambung ke atas namun saat akan dekat dengan gawang, bola tiba tiba menukik.

Penjaga gawang Arouca juga melompat untuk menepis bola, namun saat tangannya hendak menyentuh bola, bola tersebut membentur mistar gawang.

Bola kembali dengan cepat ke luar kotak penalti karena tendangan yang keras sehingga pantulannya juga jauh.

Pemain gelandang Uniao tadi sangat menyayangkan bahwa itu tidak jadi gol, kemudian dia kembali sadar dan berusaha merebut bola yang sekarang sudah berada di kaki para pemain Arouca.

Sean pun berlari ke depan, meski masih ada penjagaan, Sean tetap percaya diri maju ke depan mungkin akan di lakukan serangan balik.

Melihat Sean yang berlari ke depan para pemain bertahan lawan juga segera mundur untuk menutupi ruang kosong yang mereka tinggalkan karena takut pemain Arouca melakukan umpan panjang.

Namun yang tak mereka duga adalah, pemain Arouca tidak melakukan umpan panjang tapi penguasaan bola.

Gerakan Sean tadi hanya untuk menarik perhatian saja agar wilayahnya tidak panik dan bisa menguasai bola dengan santai sampai peluit babak pertama berakhir.

Ini tentu saja sesuai dengan permintaan pelatih yang tak terburu buru melakukan serangan balik.

Para pemain Uniao yang sudah terlanjur mundur akhirnya hanya bisa menunggu peluit tanda akhir babak pertama.

Dan tak lama wasit pun meniupnya, para pemain segera kembali ke ruang ganti untuk istirahat dan menerima arah baru dari pelatih untuk babak ke 2 nanti.

Pemain cadangan ke dua tim memasuki lapangan melakukan pemanasan.

"Bagaimana tanggapanmu mengenai pertandingan hari ini?"Tanya komentator.

"Sangat alot, seharusnya Uniao yang berstatus sebagai tuan rumah dan bermain di homenya sendiri harus lebih berani bermain ke luar. Apalagi mereka belum mendapatkan 1 kemenangan pun untuk musim ini."

"Jika ini terus berlanjut di babak ke 2, sudah di pastikan bahwa Arouca akan kembali dengan membawa pulang 3 poin penuh lagi."

"Jika menang lagi, Arouca sudah mendapatkan 4 kemenangan, dengan 2 kali away namun hasilnya masih menang." Sahut komentator satunya.

"Memang benar, jika pelatih Paulo Alves tidak merubah gaya permainan nanti di babak ke 2, sudah di pastikan Arouca menang."

"Mungkin juga Arouca akan menambah jumlah golnya lagi nanti."

Komentator terus berbicara menilai pertandingan babak pertama kedua tim tadi.

Sedangkan di ruang ganti, Sean dan rekan rekannya sedang beristirahat sembari mendengarkan intruksi baru dari pelatih.

1
Parningotan
emang dah dari Sononya ya boss, Indonesia susah bermain dipiala dunia kenyataan juga sih..oke semangat thor
Jay Wijaya
sampah novel paling sampah yang gw baca ,, biaya pendangan ga ada karna dari akademi lu KLO Mao bikin novel sepak bolaa harus tau dulu pasar sepak bola dan sejenisnya booodooh
IRAWAN: Hai kak, bosen sama cerita bola yang gini-gini aja? Coba baca "Perjalanan Menjadi Seorang Legenda" dijamin bikin ketagihan.
total 1 replies
Jay Wijaya
gajelas -- orang mah pasar Indonesia itu besar dengan 270+ juta jiwa { biaya agen aturan 5% untuk gaji dan sponsor { mana ada 10% sampe 15% bodoh apah tolol yang bikin ini
Khasim BKL: tolol ngk ada otak
total 2 replies
Hh Hij
dan juga pas pelatih nyuruh def ketinggalan ,padahal final berarti itu ga waras kmu nya . harus keluarkan saja total semua yang di miliki pake . bukan def biar kalah tol*l emng yng punya di novel.
Hh Hij
tapi yang ga abis pikir tu kmu buat novel tapi ga jelas , atau lu cewe yang merasa semua benar. mending lu pikir sean bakatnya tinggi , di masa mudanya harus latihan bukan nyari cewe. kok tolol sih MC nya .
Hh Hij
lain kali buat novel untuk MC gwsh kasi tim lemah kek Indonesia kecuali kmu buat novel kalau kmu buat akademi pelatihan pemuda di Malaysia kalau di Indonesia malah di pajak sana sini malah ga jelas, kalau di Malaysia lebih baik selagi bantu ² tetangga
Hh Hij
ku kasi bintang 2 karena bagus dalam sepakbola tapi MC nya selalu harus ada cewe , ga gitu cara nyatukan nya dengan paksa sedangkan MC lagi berkembang dan belum ada klub yang Nerima jadi MC jadi si paling lemah. pasti yang punya ini novel cewe tik tok karena cowo di bawah dan cewe di atas itu adalah idealnya cewe yang sering nonton tiktok. jika mau yang baik pasangan boleh banyak tapi jangan di paksakan gitu alurnya.
IRAWAN: Hai kak, bosen sama cerita sepak bola yang cuman gina gini. Kalau gitu, ayo baca "Perjalanan Menjadi Seorang Legenda"
total 1 replies
Andikk Jaya
manchester united mungkin
Mr HUGA
Luar biasa
Ro Ni
lanjut
Bayhaqi
M U
Uripno Yusup
Luar biasa
swek lord
City
Rico R
Luar biasa
Daan: mampir bang
total 1 replies
Rico R
Kecewa
wihhh demen ni gua tunggu²
caca/letta
goblok, thorr anjg, pilkas bgt, aku tau elo pengen cerita ini gk boring, tapi ini keterlaluan loh, sering mengalami kekalahan yg menurut gw gk perlu, trs gendong tim yg cupu+lemah
Daan: mampir bang
total 1 replies
caca/letta
bgst anjg beban keluarga ny
caca/letta
mc nya malah dibikin gk op
caca/letta
anjg, beban yh lo pemain indo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!