Jika aku bisa memilih antara dia atau dirimu maka aku tak kan pernah ingin mengenal kalian..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selvi Noviyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 33
Sedangkan kedua orang tua Dera terlihat sama-sama mengasuh kedua cucunya dengan rasa bahagia.Kedua cucunya yang selalu membuat mereka tertawa dengan tingkah bayi yang saat ini ada di gendongan mereka.
Sekitar 30 menit perjalanan akhirnya mereka pun sampai di rumah, dan terlihat kedua orang tua Dera yang sedang menggendong Alysia dan juga Aryan.
Sang ayah yang menggendong Alysia sedangkan sang ibu yang menggendong Aryan.
"Assalammualaikum " ucap Dera dan juga Dion bersamaan.
"Wa'alaikumsalam warohmatullahi wabarokatu bunda, ayah" jawab sang ibu yang kini menggendong Aryan
"Yah bu.." panggil Dera dengan mencium punggung tangan kedua orang tuanya secara bergantian dan begitu juga dengan Dion yang mencium punggung kedua mertuanya.
Dan tak lama kemudian nampak 2 suster yang datang mengambil alih gendongan Alysia dan juga Aryan, saat mereka telah di berikan dengan kedua susternya terlihat Dera yang memeluk kedua orang tuanya pun memeluk mereka dengan erat ada rasa sedih dan juga bahagia yang menyelimuti mereka.
"Ibu ayah.." panggil Dera yang kini melepaskan pelukkannya
"Maafin dera, maafin Dera yang selalu menyusahkan kalian. Maafin Dera atas semua yang telah Dera lakukan.." sambung Dera yang kini melihat ke arah kedua orang tuanya yang terlihat menatap wajah cantik ssng putri yang selama ini mereka rindukan.
"Tidak ada yang ingin di maafkan sayang.. Semua adalah takdir dan kita tidak bisa mengubahnya kecuali sifat dan sikap kita. Ibu dan ayah begitu juga dengan Dion, suami kamu hanya ingin kamu yang lebih terbuka, kamu yang jujur atas apa yang kamu lakukan kamu rasakan. Jujur kami sebagai orang tua dan juga suami kamu akan merasakan sakit juga jika kamu tidak mau terbuka kamu tidak mau berkata jujur nak.. " ucap sang ibu yang kini menyentuh wajah sang putri
"Kami merasakan bahwa kami bukan orang yang berguna yang tidak pernah tau akan apa yang kamu alami, Nak ungkapkan dan katakan apa pun itu. Sakit mu sedih mu bahagia mu tolong berbagi lah katakan lah apa pun yang kamu rasakan kepada kami.. " sambungnya yang kini menatap wajah sang putri
"Iya bu.. maafkan Dera, Dera janji akan mengungkapkan apa pun yang dera rasakan. Baik bahagianya dera ataupun sakitnya dera.. " Jawab Dera dengan meraih tangan sang ibu lalu mengenggam dan menciumnya.
Sang ibu pun mencium kening Dera, ia memeluk dengan rasa yang penuh perhatian dan juga kasih sayang yang besar.
Sedangkan sang ayah dan juga suaminya, hanya menatap mereka dengan tatapan haru melihat mereka. Dengan kedekatan mereka yang dekat membuat kedua lelaki itu meneteskan air matanya haru
"Rasa rindu akan tetap ada untuk Dion untuk Dera dan juga mertua. Tapi sayang ini waktunya kamu minum obat dan juga beristirahat.." ucap Dion yang kini melihat Dera
"Iya mas, sebentar lagi ya" ucap Dera yang terlihat masih bergelanyut di tangan sang ibu.
"Minum dan beristirahatlah sayang. Ibu masih tetap di sini" ucap sang ibu dengan mengusap rambut sang putri
"Iya bu" jawab Dera lalu mengambil obat yang di berikan oleh sang suami, lalu berjalan meninggalkan Dion dan juga kedua orang tuanya menuju kamar
"Masuklah ke kamar juga ibu dan ayah, kalian harus beristirahat yang cukup. Dan Dion sangat berterimakasih karna sudah menjaga si kembar dengan sabar" ucap dion yang kini menatap keduanya
Justru karena mencintai itu rela mengalah membiarkan Dia bahagia dengan Dunianya dan kebebasannya tanpa harus terkekang dengan segala aturan yg kita buat.
Level tertinggi mencintai itu, ketika kita rela melepaskannya disaat hati sangat mencintainya 😊
Hingga akhirnya jatuh sejatuh²nya dan berakhir dengan kecewa dan luka.
Apabila semua itu blm siap maka jaga hati untuk tidak jatuh cinta 🤧
Bukan perpisahan yang ditangisi, tapi pertemuan yang harus disesali..
Kecewa sama diri sendiri dan hati yang begitu mudahnya jatuh cinta dan terbuai 🥺
ada hubungan apa merekaa sama dera..