NovelToon NovelToon
Rahasia Pernikahan Suamiku

Rahasia Pernikahan Suamiku

Status: tamat
Genre:Patahhati / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: idaa_nafishaa

Alur slow.

Tidak suka silahkan skip

WARNING !! BANYAK TYPO...

MASIH PROSES PERBAIKAN PUEBI


Di mohon untuk tidak berkomentar negatif. Hargai jerih payah penulis.


Awalnya rumah tangga Naina Dan Bagas berjalan seperti biasa. Mereka memiliki buah hati bernama Hasna Nabila. Bagas begitu menyayangi keluarga kecilnya itu.

Hingga sebuah ujian menerpa rumah tangga Naina Dan Bagas, yang mana Naina harus menelan pil kekecewaan.

Bagas telah menikah lagi, tanpa sepengetahuan Naina. Bahkan Orang tua Bagas juga ikut andil dalam hal itu.

Apa yang akan di lakukan Naina selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon idaa_nafishaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Clara hamil?

" Baiklah Bagas, ini adalah ruangan untuk mu."

" Terima kasih pak."

" kenapa pak?" Ucap Pak Danu sambil mengerutkan dahinya karena Bagas memanggilnya dengan sebutan Pak.

" Karena kita sedang berada di kantor, jadi aku akan menganggap Papa adalah atasanku. Aku akan memanggil Papa dengan sebutan Pak jika kita sedang berada di kantor dan akan kembali memanggil Papa dengan sebutan Papa jika kita sudah berada di luar kantor."

" Baiklah. Kalau begitu papa akan meninggalkanmu disini dan selamat menikmati posisi barumu."

Pak Danu tersenyum lalu dia keluar dari ruang Bagas dengan bangga.

Dia sangat beruntung memiliki menentu seperti Bagas yang begitu sopan.

Bagas dengan senyuman mengambang mengelilingi ruangan baru yang 3 kali lipat lebih mewah dari ruangannya.

" Tidak aku sangka secepat ini aku akan mendapatkan semuanya. Aku yakin jika aku bisa memberikan keturunan pada keluarga Pak Danu. Maka aku mungkin akan memiliki seluruh harta kekayaan Pak Danu." Ucap Bagas yang terlihat mulai lupa diri karena harta dan tahta.

Sementara itu, Ibu yang baru saja tiba di rumah, heran melihat wajah Bik Asih yang terlihat cemas.

" Bik, Kenapa bibi terlihat cemas memangnya apa yang terjadi apakah Naina dan Bagas kembali bertengkar?" Tanya Ibu.

" Bukan nyonya, tapi tadi Non Clara datang ke sini."

" Apa?, Clara?"

" Iya Nyonya."

" Dengan siapa Clara datang kemari?"

" Sepertinya non Clara datang ke sini dengan diantar sopir."

" Kenapa kau tidak menghubungi ku, jika Clara datang?, dia pasti sedang mencari ku dan sekarang dia sedang menungguku."

Ibu bersiap berlalu untuk mencari Clara. Namun baru selangkah Ibu berjalan, bik Asih kembali memanggil ibu.

" Maaf bu, tapi Non Clara datang ke sini bukan untuk bertemu dengan nyonya besar."

" Lalu Clara datang ke sini untuk bertemu dengan siapa jika bukan bertemu denganku?"

" Non Clara ke sini untuk menemui Non Naina."

" Apa?. Lalu dimana mereka sekarang?"

" Mereka sedang berada di taman belakang nyonya."

"Astaga.."

Ibu segera berjalan menuju taman yang berada di belakang. Ibu bergegas ke sana.

Bukan ingin melihat Naina tapi dia khawatir kepada Clara.

Naina yang baru saja berjalan dan mendengar suara, langsung menoleh dan terkejut saat melihat Clara jatuh pingsan.

" Clara.."

Naina segera berlari menghampiri Clara, bersamaan dengan Naina yang baru saja memegang tubuh Clara.

Ibu datang dan langsung berteriak histeris saat melihat Clara terjatuh.

" Clara, oh ya Tuhan Clara apa yang terjadi padamu, kenapa kau pingsan?" Ucap ibu yang langsung meraih tubuh Clara dan dan seakan tidak memperdulikan bahwa di sana juga ada Naina.

" Bu.." Panggil Naina.

" Ini pasti gara-gara kamu kan. Apa yang kamu perbuat kepada Clara sehingga Clara sampai jadi begini?" Ketus Ibu.

" Bu, Naina tidak tahu apa-apa. Tadi Naina sudah berjalan meninggalkan Clara namun tiba-tiba Clara jatuh pingsan."

" Halah, alasan saja kamu. Ibu yakin ini semua pasti ada hubungannya denganmu. Atau jangan-jangan kamu telah mendorong atau menampar Clara sehingga Clara menjadi pingsan."

" Bu, Naina tidak mungkin melakukan itu bu, Naina tidak akan berani melakukannya."

" Halah sudahlah, lebih baik kamu diam saja." Ucap ibu. Kemudian Ibu berteriak memanggil nama Mang Udin dan juga Bik Asih.

" Ada apa nyonya." Tanya bik Asih dan Mang Udin saat mereka sudah tiba di hadapan Ibu.

" Ayo kita segera membawa Clara ke rumah sakit."

" Bu Clara hanya pingsan. Sepertinya dia hanya butuh istirahat dan sesuatu untuk memancingnya tersadar."

" Sudah kamu diam saja. Ibu tidak bisa mengambil resiko. Kamu tahu kan Clara itu adalah anak orang paling kaya, Jadi Ibu tidak bisa membiarkan sesuatu yang buruk menimpanya. Dia harus segera dibawa ke rumah sakit dan biarkan dokter yang langsung menanganinya."

Ibu kemudian segera memerintahkan Mang Udin untuk membopong tubuh Clara dan membawanya ke mobil setelah itu langsung ke rumah sakit.

Naina memilih untuk ikut bersama dengan ibu ke rumah sakit.

" Awas saja jika ternyata Clara pingsan karenamu. Ibu tidak akan pernah memaafkan mu." Ketus Ibu saat mereka sudah dalam perjalanan.

" Ibu, ibu akan menghubungi siapa?" Tanya Naina saat melihat Ibu mengeluarkan ponselnya.

" Tentu saja ibu akan menghubungi Bagas agar dia tahu bahwa kamu telah berbuat yang jahat kepada Clara sehingga membuatnya pingsan."

" Bu, Naina bersumpah bahwa Naina tidak melakukan apapun kepada Clara. Kami hanya berbicara lalu saat Naina meninggalkan Clara, Clara tiba-tiba jatuh pingsan dan Naina tidak tahu kenapa Clara bisa pingsan."

" Ah sudah diam Ibu tidak bisa mempercayai kata-katamu itu. Ibu akan bertanya langsung kepada Clara saat dia sadar nanti." Ucap ibu yang terlihat menekan nomor Bagas dan langsung menghubunginya serta mengatakan bahwa Ibu sekarang sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit Medical Sehat.

Begitu mendapat kabar bahwa Clara pingsan. Bagas segera menemui Pak Danu untuk meminta izin keluar kantor sebentar karena dia baru saja mendapat kabar dari ibunya bahwa Clara pingsan Dan sekarang sedang dalam perjalanan menuju rumah sakit.

" Apa?, Kenapa Clara bisa pingsan?" Tanya Pak Danu dengan nada khawatir.

" Bagas juga tidak tahu Pak, karena itu Bagas datang ke sini untuk meminta izin kepada bapak meninggalkan kantor karena Bagas harus menemui Clara."

" Ya sudah sana cepat pergi dan temui Clara, pastikan dia tidak menderita sesuatu yang buruk. Papa akan menyusul ke rumah sakit Medical Sehat dengan Mama."

" Baiklah pa."

" Ohya Bagas."

Pak Danu memanggil Bagas sebelum Bagas mencapai pintu dan memberikan sebuah kunci mobil.

" Apa ini?"

" Jangan pura-pura tidak tahu, kau dan aku pasti tahu jika ini adalah kunci mobil."

" Iya Bagas tahu, hanya saja kenapa Papa memberikan Bagas sebuah kunci mobil bukankah Bagas sudah memiliki mobil sebelumnya?"

" Kau sudah menjadi wakil CEO The Company Group. Jadi kau juga harus mendapatkan fasilitas nya juga."

Bagas tersenyum dan mengambil kunci yang berada di tangan Pak Danu.

" Sudah sana segera temui istrimu dan pastikan dia baik-baik saja."

Bagas tersenyum, bukan karena ingin pergi dari ruangan itu, tapi karena Bagas telah memiliki mobil baru.

Jika dilihat dari kuncinya Bagas tahu jika mobil yang akan dia dapatkan adalah mobil Alphard.

Dan benar saja saat Bagas sudah berada di lobby parkiran, dan menekan tombol yang ada dikunci itu. Yang berbunyi adalah sebuah mobil Alphard berwarna hitam.

" Istimewa. Dalam sehari aku mendapatkan 2 kejayaan. Pertama aku menjadi wakil CEO The Company Group, dan sekarang aku juga mendapatkan sebuah mobil yang sudah lama aku impikan." Ucap Bagas saat dirinya baru saja memasuki kursi kemudi mobil itu.

Bagas segera menancap gas menuju rumah sakit Medical Sehat untuk mengetahui kondisi Clara.

" Clara sebenarnya apa yang kau lakukan di rumahku. Dan Kenapa bisa tiba-tiba pingsan, apakah kau mencoba untuk berbicara dengan Naina?" Lirih Bagas.

Sesampainya di rumah sakit Clara langsung mendapat penanganan dari dokter.

Ibu dan juga Naina begitu cemas menunggu hasil pemeriksaan dari Clara.

" Keluarga pasien.." Tanya seorang dokter yang baru saja keluar dari ruang pemeriksaan.

" Saya adalah ibunya. Apa yang terjadi dengan putri saya." Ucapan ibu yang mengatakan jika dia adalah ibu dari Clara dan juga menyebut Clara sebagai putrinya membuat Naina begitu sakit dan kecewa.

Oke. Jadi sekarang aku bukanlah lagi putri dari ibu. Karena sekarang putri Ibu adalah Clara bukan lagi diriku.

" Begini menurut perkiraan saya, putri Ibu sekarang sedang hamil."

" Apa?" Ibu begitu terkejut saat dokter mengatakan kemungkinan Clara hamil. Naina juga tidak kalah terkejutnya saat mendengar penuturan dari dokter.

" Benar bu, untuk lebih jelasnya pasien akan saya bawa ke dokter obgyn untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut."

" Hamil?"

...****************...

......................

...----------------...

......................

...****************...

......................

...----------------...

......................

...****************...

1
Sri Watigustami
basar laki2 goblok
Pisces97
ditinggu² Bru tamat Thor 🥺
Pisces97: tamatnya sangat mengharu Thor ,,
gk bisa membayangkan Kamila ,Amelia,Andre jadi akrab setelah huru hara pernikahan
total 2 replies
Mice Maizarni
Luar biasa
Ma Em
Clara sekarang merasakan apa yang dulu Naina rasakan yang dihianati sama suaminya
Ma Em
ibu Halimah mendengar Mainan sudah sukses si Bagas disuruh rujuk dulu menghina bilang Mainan miskin kalau cerai dengan bagas tidurnya dikolong jembatan lah katanya.
Dina Sutarlim
bagus
Pisces97
buang ajahh laki² modelan gini
kamu cantik naina bisa dapat lebih tampan lebih segalanya ....
Pisces97
ayo labrak Clara saja naina 😏
Pisces97
pantas naina pinta pisah dengan Bagas beda dengan Kamila lebih bertahan dengan Andre dari kelakuan lebih buruk Bagas 😂😂😂
Pisces97
jijik aku dengan kelakuan Bagas padahal sudah sepanjang hari sama Clara bersenang² terus naina digarap juga
kalau jadi naina jijik sumpahh 😏
Pisces97
mana katamu mau setia dengan naina seorang
hanya bulsit baru disuguhkan nikmat nya lupa dengan istri sah mu 😏😏
Pisces97
pantas sajahhh Clara di selingkuh hi hihihi ternyata karma nya emang sepadan dengan kelicikan tanpa melihat perasaan naina 😏😏😏😏😏
Pisces97
cara Clara dan Kamila mendapatkan cinta dengan obsesi tapi lebih bersalah Clara mendapatkan suami orang
beda dengan Kamila masih pacaran sah² saja merebut toh masih pacaran 😂😂
entah kenapa Thor sosok pelakor berasa tokoh utama Clara dan amelia 😀🤭🤣🤣🤣🤣
Pisces97
Bagas bodoh !!!
laki² punya hati lembut emang mudahh diperdaya dibohongi
kayak mantan pacar ku terlalu baik semua orang sama perempuan sampai² tega menyakiti ku
orang lembut lebih bahaya Jika sudah menyakiti....
Pisces97
tau kenapa ibu diawal² tidak setuju kamu menikah dengan Bagas sudah punya feeling gk baik untuk mu naina tapi kamu nekat ya itulah akibatnya
kadang isting ibu tajam na
tapi kadang pilihan ibu juga salah
hanya kita² lebih berhati² memilih pasangan....
Pisces97
inilah akibatnya mertua ikut campur rumah tangga anak dan mantu
Pisces97
aku mendukung mu naina..
setiap orang punya cara masing² menjalankan biduk rumah tangga
apalagi sifat naina seperti ku lembut pada pasangan selalu mempercayai pasangan
jika mencurigai laki² pasti bosan ya gakk ..biar lah waktu yang jawab
tau takdir seseorang tidak akan salah
apalagi jika dipisahkanitu tanda bukan jodoh yang baik untuk kita beress 😁
Pisces97
baca ulang melihat nasip naina jadi kesel lagi Thor
Pisces97
ceritanya bagus buat contoh yang berkeluarga nomor 1 keluarga
soal penghianat sudah penyakit
Pisces97
Thor baca ulang sambil nunggu up lagi 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!