NovelToon NovelToon
Reuni Berujung Perselingkuhan

Reuni Berujung Perselingkuhan

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:187.7k
Nilai: 5
Nama Author: She_Na

Perselingkuhan yang dilakukan secara tidak sengaja karena pertemuan kembali dengan teman lama. Sedangkan cinta sang pria awalnya bukan untuk wanita yang berselingkuh dengannya, bukan juga untuk istrinya. Cintanya untuk cinta pertamanya yang selalu ada di dalam hatinya.
Apakah kisah mereka akan berakhir dengan kebahagiaan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon She_Na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33 Terkuak

"Maafkan aku Sayang, maaf... aku akan jelaskan semuanya," aku berlutut meminta maaf dengan penuh penyesalan.

"Alex, apa semua ini benar?" Diana memukulku kembali dengan tangannya yang penuh dengan energi kemarahan.

Aku memeluk kakinya memohon ampunannya. Diana tetap saja memukulku dengan sekeras-kerasnya, bahkan kini dia memukulku dengan patung hiasan dari kayu yang dia raih dari lemari yang berada di belakangnya.

Jujur saja punggungku sangat sakit sekali, tapi aku tidak mengeluh sekalipun karena aku memang merasa bersalah padanya.

Setelah dia agak tenang, aku menuntunnya untuk duduk dan aku menceritakan apa yang terjadi antara aku dan Reni.

Tentu saja dia sangat syok dan histeris dengan tangisannya. Dan dia kembali memukuliku seiring dengan tangisnya.

Aku membiarkannya untuk memukuliku karena aku tahu dia butuh pelampiasan untuk amarah dan kekesalannya.

Aku tahu dia butuh waktu untuk menenangkan diri dan memaafkanku, karena itulah aku biarkan dia menyendiri.

Naasnya di saat istriku sedang tidak mau diganggu, popok anakku habis, dan ya... akhirnya akulah yang keluar untuk membelikannya.

Laura aku berikan pada Diana yang ada di dalam kamar kami. Dan aku berpamitan padanya untuk membelikan anakku popok di mini market. Diana tidak berkomentar, mungkin dia tahu jika popok Laura memang benar-benar habis.

Punggungku dan lenganku sangat sakit sekali. Bahkan tanganku dan leherku ada banyak bekas cakaran yang berasal dari kuku Diana. Aku menutupinya dengan hoodie dan aku melajukan mobilku ke mini market yang terdekat.

Sayangnya merk popok yang di pakai Laura biasanya sudah habis di mini market tersebut. Akhirnya aku melajukan mobilku untuk melaju ke mini market selanjutnya.

Lagi-lagi aku sial. Mini market dan supermarket sudah banyak yang tutup karena memang sekarang sudah malam.

Ku lajukan mobilku ke mini market yang buka dua puluh empat jam. Dan aku nisa bernafas lega karena barang yang ku cari ternyata ada. Langsung saja aku mengambilnya dua pack dengan ukuran yang paling besar.

Ketika aku mengantri di kasir, mataku tertuju pada satu sosok yang juga sedang membayar di kasir. Ku pandangi wajahnya yang sangat menenangkan hatiku. Dialah wanita yang sangat aku inginkan, wanita yang aku idam-idamkan untuk menjadi istriku sejak dulu. Dialah Celine yang selalu ada di dalam hatiku.

"Cicel," aku menyapanya dengan panggilan khusus yang ku sebut panggilan sayangku untuknya.

Celine menoleh ke arahku, namun dia sepertinya tidak mengenaliku karena aku memakai hoodie dan memakai kaca mata hitam.

Dahinya mengernyit, mungkin dia heran dengan nama yang aku panggilkan untuknya, karena hanya akulah yang memanggilnya seperti itu.

Celine mendekatiku, dia memperhatikanku dan bertanya padaku.

"Al, apa itu kami?"

Aku tersenyum karena ternyata dia tahu jika itu memang aku. Ku buka kaca mataku dan dia tertawa. Aku tertegun melihat tawanya yang sangat manis. Andai saja Celine benar-benar menjadi Celine ku, menjadi istriku dan menjadi ibu dari anak-anakku.

"Al, itu giliran kamu bayar," Celine menyadarkan lamunanku.

"Eh iya," aku kikuk karena gugup seperti tertangkap basah memikirkannya.

Celine tertawa melihatku berjalan ke kasir dengan kikuk.

"Al, aku tunggu di depan ya," Celine menepuk bahuku dan aku anggukkan kepalaku menyetujuinya.

Celine menungguku di kursi depan mini market dengan meminum kopi yang dia beli tadi di mini market ini.

"Cel kamu kenapa di sini?" tanyaku seraya duduk di samping Celine.

Celine menoleh padaku dan tersenyum seperti biasanya yang lagi-lagi membuatku terpanah.

"Belanja lah Al, kamu lupa tempat tinggalku di daerah sini?" Celine terkekeh mendengar pertanyaan bodohku sambil memukul pinggungku.

"Aduh...," aku merintih kesakitan ketika punggungku dipukul oleh Celine.

"Al, kamu kenapa? Masa' dipukul gitu aja udah kesakitan," Celine memegang punggungku dan aku meringis kesakitan.

Aku berusaha tersenyum dengan menahan rasa sakit. Tentu saja Celine mengerti jika aku memang menahan sakit.

"Kamu kenapa Al? Cerita Al ada apa?" Celine terlihat sangat khawatir padaku.

"Nanti aku ceritakan Cel, sekarang kamu aku antar pulang dulu ya," aku berdiri dan berjalan menuju mobilku.

"Tapi Al aku-"

Celine sepertinya akan menolak ku antarkan pulang. Oleh karena itu ku cepatkan langkah kakiku agar Celine mengikutiku.

Tepat seperti dugaanku, Celine mengikuti si belakangku. Ku bukakan pintu mobil untuknya. Setelah Celine masuk ke dalam mobil, aku pun segera masuk agar cepat sampai dan kembali pulang.

Ku lajukan mobilku ke tempat tinggal Celine yang sekarang.

"Al, kenapa punggungmu?" Celine menhibak hoodie ku.

"Al...," Celine menatapku dengan mata berkaca-kaca.

"I-ini kenapa?" suara Celine bergetar, aku tahu dia menahan tangisnya.

"Cel...," aku menatap Celine yang dia sepertinya menghindari tatapan mataku.

"Mau cerita sekarang?" tanyanya tanpa menatapku.

"Maaf Cel, popok anakku habis, dan aku terburu-buru sekarang."

Celine langsung membuka pintunya, mungkin dia kecewa padaku. Dan benar saja dia mengatakannya setelah itu.

"Aku kecewa Al, karena kamu tidak menganggapku sebagai temanmu. Kamu memaksaku untuk bercerita tentang Gio padamu, dan sekarang... sekarang... sekarang kamu tidak mau bercerita padaku. Aku kecewa pada diriku sendiri Al karena selama ini aku membebanimu dengan ceritaku, dan kamu...," Celine mengusap dengan kasar air mata yang tiba-tiba menetes di pipinya, kemudian dia membuka pintu mobil.

Namun aku menghentikannya ketika dia akan keluar dari mobilku.

"Cel, aku janji akan bercerita padamu besok. Tolong jangan marah padaku," aku mengiba padanya, sungguh aku tidak mau dia jauh dariku.

"Aku tidak marah Al, hanya saja aku merasa tidak berguna bagimu," Celine berjalan cepat masuk ke dalam apartemennya.

Aku menghela nafasku berat, sungguh aku frustasi dengan semua masalah yang di sebabkan oleh Reni. Ku lajukan mobilku dengan kecepatan tinggi agar cepat sampai di rumah.

1
Safa Almira
seru
Upriyanti II
dasar reni pelakor
Wiwin Zahira
Sebel sama reni
aira aira
good
She_Na: 🥰makasih kak udah baca karyaku😘
total 1 replies
Mimik Pribadi
Yng jls pondasi rmh tangga itu terletak pada istri,klo istri msh baik,sabar,dan pemaaf mngkn rmh tangga Alex msh bisa lanjut,tapi klo skrng Diana seperti ini entahlah,seolah Diana ingin Balas Dendam dan melupakan kalimat"semua orng pernah salah",klo emng skt hati dan gk bisa memaafkan Alex sehrsnya minta pisah baik2,bukan mlh tmbh memperkeruh suasana,,,,
Fei Hung Wong
penulis nya kelompok reni dan gio,tak percaya karma...itulah walau diana istri setia di tuliskan berakhir buruk
She_Na: mau ada season 2 kak😁
total 4 replies
Agus Tina
Disini yg selingkuh kaya yang twraniaya. Apapun alasannya selingkuh tetap tidak dibenarkan ...
Sri Andani
jadi males mbacanya aturan yang jadi selingkuhannya cetlin pasti seru
Lina Erlawati
tetep aja Celine ktnya wanita baik. tp g ada hubungan baik teman antara wanita n laki2. km munafik.laki itu mungkin g slingkuh fisik tp hati udah mendua. yg wanita salah jg suami kerja luarkota km g mau ikut. pantas pelakor suci itu bs masuk suamimu
Lina Erlawati: iyep... pelakor berwujud malaykat
total 3 replies
Veronica Maria
itu emak2 smpe segitunya ngomongin org ttg pelecehan sexual. kalo diperkosa nah iya bu. cbak ngaca diri sendiri dah
Veronica Maria
mantan lo mnt duit fantastis, krn ga sanggup keluar dr sosialitanya. pdhl 1 saat itu bkl ngejeret dia sndiri lagian knp kmrn jg g jual semua brg2 istrimu itu. skrg mantan ya
pengen gue bejek tuh org
Veronica Maria
nah lo giliran ditagih hutang bingung. sdh tau suami lo bkn horang kaya. ga tau diri banget. diajakin pindah ke tmpt suami biar suami g selingkuh lagi ga mau. alasan sklh dave. helooo ... sekolah itu di mana aja sama, yg pntg anak lo ga bego kyk emaknya
Veronica Maria
dah ceraiin aja. itu berarti slma dave tdk di rmh, kelakuan diana jg spt itu. sllu pulang malam dan tdk perduli anak2nya
Veronica Maria
pantes aja dave gak blh pindah sekolah. sdh jdi kaum sosialita ikut2an org kaya. bgtu jdi miskin krn suamimu tdk bs byar tagihanmu, baru tau rasa. diana2 .. lo itu kacang lupa kulit
Veronica Maria
knp diana sllu blng mnt cerai ?
Veronica Maria
laki sdh mulai insyaf tpi bini mlh ga mau diajak pindah. ya jgn salahin laki lo kalo selingkuh lagi.
Veronica Maria
sdh dibilang dr awal, jauh2 dr janda. dia cmn niat ngerusak aja dan itu buat dia puas. itulah janda krn di mna2 janda mmg gitu. tpi tdk semua janda itu tdk punya akhlak. cmn model reni aja yg sableng
Veronica Maria
janda kaya kyknya sehingga bs mendapatkan semua laki2 yg dia inginkan. tpi sygnya akhlakmu gak ada kalau cmn cri batangan dan ngancurin hidup org lain
Veronica Maria
nah kan bner. janda reni cmn cri batangan buat muasin nafsunya. mbok y setop jdi jalng ei
Veronica Maria
hancur pernikahanmu kalo lo kawin sama tuh jnda gatel. janda itu cmn cri batang. aplgi kyk reni. masa iya anak org kaya kelakuannya minus
Mimik Pribadi: Bisa smpe gak berkutik gitu,,,nie cewe nekad pokoknya gila bngt,urat malunya jga udh putus kynya,itu pelajaran buatmu lex karna sdh berani main gila,,,ak jdi penasaran gimana sikap Alex selanjutnya terhadap Reni
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!