NovelToon NovelToon
The Journey Of Adam

The Journey Of Adam

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / System / Sci-Fi / Tamat
Popularitas:167.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Aro McCoy

Dunia berubah dalam sekejap, seolah-olah diambil langsung dari film-film horor dan fiksi ilmiah. Mayat hidup zombie mulai bermunculan di setiap sudut kota. Hewan-hewan bermutasi menjadi makhluk buas, dan entitas aneh yang belum pernah tercatat dalam sains mulai menjelajahi dunia yang kacau.

Di tengah kekacauan itu, seorang pria bernama Adam Javier secara misterius menemukan sebuah smartphone asing bukan miliknya, dan bukan pula model yang pernah diluncurkan manusia. Perangkat itu muncul begitu saja di tangannya, hanya beberapa detik sebelum dunia benar-benar runtuh.

Dengan segala keanehan yang ditawarkan oleh smartphone itu fitur yang tak masuk akal, notifikasi dari entitas tak dikenal, dan kekuatan yang melampaui logika mampukah Adam bertahan hidup di dunia yang telah berubah menjadi mimpi buruk?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aro McCoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

33. Melawan Zombie Saat Terluka

Adam melihat pesan masuk adalah pemberitahuan dia mendapatkan coin, dan exp setelah berhasil membunuh zombie. kemudian tatapan Adam terfokus pada satu pesan. "Orang yang terpilih mendapatkan smartphone, tidak akan berubah menjadi zombie atau manusia evolusi." "Oh, itu bagus bila aku tidak berubah menjadi zombie setelah tergigit." Kata dam tersenyum.

Namun beberapa detik kemudian Adam berteriak. "Ahhh, aku juga tidak akan bisa menjadi manusia evolusi." Adam terdiam kemudian menghela nafas. "Disetiap kelebihan pasti ada kekurangan."

Adam melihat jumlah coinnya dan menghela nafas. "Masih lama untuk mengupragade smartphone ke versi 2.0." Adam berjalan ke cermin dan melihat wajah dan tubuhnya yang penuh dengan luka. "Aku begitu kacau."

Waktu perlahan perlahan berlalu dan hari mulai gelap. Saat ini Adam sedang menatap Merry yang belum tersadar akibat kecelakaan. "Ughh." Adam melihat Merry yang perlahan membuka matanya.

"Adam." Kata Merry dengan suara lemah. "Aku disini Merry." Balas Adam menggengam tangan Merry. Mendengar kata Adam Merry tersenyum dan berkata. "Adam badanku sakit semua, dan kepalaku pusing."

"Jangan terlalu banyak bergerak, hanya fokus istirahat saja. Benar apa kamu ingin makan." Tanya Adam. "Emm, aku ingin makan Adam." Merry mengangguk. "Bagus, aku sudah menyiapkan kamu bubur." Kata Adam membuka aplikasi shop, dan membeli 1 mangkok bubur.

Beberapa detik kemudian smartphone mengeluarkan cahaya putih dan 1 mangkok bubur yang terbungkus plastis muncul di depan Adam. Adam juga mengambil sepotong steak, yang dia sisahkan untuk Merry saat Adam makan beberapa menit lalu.

"Merry buka mulutmu dan bilang ahh." Kata Adam. "Ahh." Merry mengikuti perkataan Adam dan membuka mulutnya. Adam kemudian menyuapi Merry. Saat merasakan bubur dan steak yang dia makan Merry berkata. "Adam bubur buatanmu sangat enak, aku juga merasa pusing di kepalaku dan rasa sakit di tubuhku perlahan berkurang."

Mendengar kata Merry, Adam tersenyum. "Aku senang kamu menyukai bubur buatanku, jika begitu habiskan bubur ini. Juga sebelum tidur, kamu harus makan lagi agar cepat sembuh." "Baiklah." Merry mengangguk.

Keesokan harinya Adam sedang duduk di samping Merry, yang berbaring di spring bed mini. "Adam, apa rumah yang kita tempati mewah. Kasur ini begitu empuk." Kata Merry. "Tidak, rumah ini sederhana. Hanya pemiliknya mempunyai kasur bagus." Balas Adam berbohong. Sebenarnya Adam kemarin malam membeli spring bed mini di aplikasi shopnya.

"Benar, Merry bagaimana kondisimu sekarang." tanya Adam. "Kepalaku tidak pusing lagi, hanya saja badanku masih sakit." Balas Merry. "Coba gerakan kedua tangan dan kakimu." Balas Adam. Merry mengangguk kemudian menggerakan kedua tangan dan kakinya.

"Apakah kamu tidak merasa sakit, saat menggerakan kedua tangan dan kakimu." Tanya Adam. "Tidak terlalu sakit." Balas Merry. Mendengar balasan Merry, Adam menghela nafas lega. "Syukurlah, jika begitu tidak ada tulang Merry yang patah." Adam bergumam di pikirannya.

"Woarr." "Woaar." Adam mendengar sebuah suara geraman. "Merry tunggu disini." Kata Adam kemudian mulai mengintip dari jendela. Adam melihat dari jendela setidaknya ada puluhan zombie yang sedang berjalan melewati tempat dia berada.

Melihat puluhan zombie Adam bergumam. "Tidak ada zombie evolusi di antara mereka, setidaknya aku bisa mengalahkan mereka semua dengan kondisiku sekarang." Adam menyentuh perutnya yang terluka akibat tusukan cakar zombie tipe kecepatan.

Adam berjalan ke arah Merry berada. "Adam barusan suara geraman apa." Kata Merry merasakan kehadiran Adam yang berjalan ke arahnya. "Oh, itu suara beberapa zombie yang lewat. Kamu tunggu disini Merry. Aku akan membunuh beberapa zombie itu." Balas Adam.

"Hati-hati Adam." Kata Merry khawatir. "Aku akan baik-baik saja, kamu tidak perlu khawatir." Adam tersenyum memegang tangan Merry kemudian berjalan keluar.

Setelah keluar dari rumah, Adam langsung menarik perhatian para zombie. "Hehe, kalian langsung menyambutku." Adam tertawa kemudian mengambil pistol di sakunya dan menembak zombie. "Duar." "Duar." Tembakan Adam mengenai satu kepala zombie.

"Tembakanku semakin akurat." Kata Adam kemudian menarik pedang di punggungnya, melihat puluhan zombie berlari ke arahnya. "Kemarilah." Kata Adam dengan ekspresi serius.

Sementara itu di sebuah rumah yang tidak jauh dari tempatAdam bertarung dengan zombie. Ada sepasang pemuda dan perempuan yang melihat Adam bertarung dengan zombie. "Kak, apa dia manusia evolusi." Tanya perempuan kepada pemuda. "Mungkin saja, bukankah kamu sudah melihat beberapa hari lalu. Seorang manusia evolusi tidak terluka saat ditembak pistol. Pemuda itu pasti manusia evolusi tipe vitalitas." Balas pemuda.

Saat ini Adam sedang bertarung melawan puluhan zombie. "Uuhh, lebih sulit dari yang kubayangkan." Kata Adam melihat dia berulang kali hampir tergigit oleh zombie. "Woar." "Crash." Adam menebas zombie yang hendak mengigitnya dari belakang.

"Uuhh." Adam lengah dan melihat salah satu zombie mengigit kaki kirinya. "Berengsek." "Cepp." Adam menusuk kepala zombie yang mengigit kakinya. "Jika begini terus, badanku semakin penuh dengan luka." Kata Adam kemudian berlari menjauh. "Woar." Puluhan zombie mengikuti Adam.

Setelah berlari sejauh 20 meter, Adam berbalik kemudian mulai menebas zombie dengan pedangnya. "Crash." "Crash." Adam dengan mudah memotong kepala zombie.

"Kak, dia sangat ahli bermain pedang." Kata perempuan melihat Adam yang memotong kepala zombie dengan mudah. "Benar, dia pasti belajar belajar kendo atau wushu sebelumnya." Balas pemuda melihat Adam bertarung tepat di depan mereka tinggal, dan bersembunyi.

"Kak, sepertinya dia kesulitan melawan puluhan zombie." kata perempuan merawa khawatir melihat Adam kesulitan melawan puluhan zombie. "Benar, tidak seperti kemarin dia dengan mudah membunuh zombie evolusi tipe kecepatan. Serta membunuh puluhan zombie biasa." Balas pemuda.

"Mungkin dia terluka, lihat pemuda itu selalu memegangi perutnya saat bertarung." Kata Pemuda. "Ahh, jika begitu. Mengapa dia perlu bertarung melawan puluhan zombie saat terluka." Perempuan kaget. "Aku juga tidak tahu." Pemuda menggeleng.

"Kemarilah." Adam berteriak dan menebas zombie di depannya. "Crash." Kepala zombie jatuh ke tanah. "Masih banyak." Adam terengah-engah melihat zombie yang terus berdatangan ke arahnya.

1
Luken
hiatus
Reza Aditiya
bodoh knpa malah balik ke markas,MC punya kelebihan knpa ga di gunain buat farming heran gw
Reza Aditiya
di shop banyak senjata api yg mempan terhadap hewan mutasi udah di permuda malah ga beli atau seenggaknya belajar menembak gitu hadeh sia sia punya smartphone canggih
Reza Aditiya
kocak MC knpa ga beli senjata padahal punya coin
uwa_botak
Luar biasa
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
Renji? kan aku memang sepertinya pernah membaca cerita ini tp buka Adam namanya
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
wkwkwk🤣🤣 insting monyet tertarik pada pisang 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
kecepatan Ratih
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
iri dia 😅😅😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
sepertinya kamu benar Adam🤭
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
asli aku pernah baca yg mirip banget dengan ini..
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
oke.. next
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
oke.. meskipun sepertinya aku pernah membaca yang semacam ini tp aku suka genre ini.. next
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🇲🇨
kaya gak asing cerita nya... aku pernah baca cerita mirip ini
Crow.
copas ya?
Crow.
bjirr malah jual acc
Vincent Da Vinci
harga daging hanya 1coin sahaja, kenapa sibuk nak cari makanan lagi dengan coin ada 1k lebih. jln cerita bagus, tp gaya penulisan buruk.
Vincent Da Vinci
banyak kelemahan, coin x tunjuk, lepas tu poin x pernah bertambah walau membunuh banyak zombie, Dari awal mula hanya 4 poin sahaja 🤮🤮🤮
Darken Knight
Renji siapa?
ɪᴛs ᴍᴇ, 𝕱𝖎𝖎
Bersyukurlah karna bisa menjadi salah satu manusia dalam hitungan jari tersebut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!