Kesalahpahaman dimalam kelam karena Laki-laki itu berfikir gadis di hadapannya itu adalah ja..Lang yang ingin menghancurkan adik angkat nya, membuat Sherkan melampiaskan kemarahannya dan memperkosa gadis yang salah.
Realita nya gadis itu adalah kembaran dari gadis yang dia cari atas banyak kejahatan yang dilakukan pada banyak orang
Dia menghancurkan masa depan gadis yang salah tanpa berfikir dua tiga kali hingga menyeret dirinya untuk bertanggung jawab dan menikahi gadis tersebut, pernikahan tanpa cinta yang diselimuti kebencian dari gadis tersebut membelenggu Sherkan dalam rasa bersalah yang begitu besar.
Belum lagi dia telah melakukan kesalahan fatal, membuat anak buahnya membunuh calon suami Gadis itu tanpa sengaja hingga membuat gadis itu semakin membenci nya.
Pernikahan rumit penuh kebencian terus menyelimuti gadis tersebut, Sherkan harus menerima buah dari hasil perbuatannya, bersabar dan mencoba meraih hati gadis tersebut dengan cara yang luar biasa.
Mampukah dia meruntuhkan hati gadis serapuh kapas dan sedingin es tersebut? dan sebesar apa perjuangan nya untuk mendapatkan hati dan cinta gadis tersebut.
Karya orisinil Eva Hye Seung "Nila kingshop Wati"
Sequel dari Satu atap Tanpa cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila KingShop Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rencana busuk
Bibi Sibah menggeram didalam mobil nya, dia mengerat kan rahang nya untuk beberapa waktu.
Dia fikir bagaimana bisa semua nya menjadi begitu kacau?!.
Dia mengendalikan Liez dimasa lalu Karena uang nya.
Tapi lagi-lagi rencana nya selalu gagal.
Tapi kali ini bukan uang yang menjadi persoalan nya, dia hanya tidak suka Elvitania menikah dengan Sherkan.
Karena dimasa lalu, perempuan itu tahu tentang sesuatu soal putri bungsu nya.
Tidak heran ketika mereka pertama bertemu di mansion Azzura, Elvitania langsung menampilkan ekspresi seolah-olah mengenali dirinya.
Kejadian memalukan dimasa lalu masih menyisakan rasa malu mendalam dirinya atas kelakuan putri nya.
Dia kala itu mengalihkan kesalahan itu pada Elvitania melalui pengacaranya.
Tidak tahu bagaimana bisa perempuan itu keluar dari tuduhan bersalah kala itu, dan jika Elvitania bertemu kembali dengan putri nya dia takut perempuan itu akan mengingat kejadian dimasa lalu.
Elvitania jelas tahu titik kelemahan putri bungsu nya dan dirinya di masa lalu.
Dia takut satu hari Elvitania membuka mulutnya soal putri nya pada seluruh dunia.
Itu akan menjadi ancaman besar untuk mereka.
Karena itu dia fikir dia harus membuat Sherkan dan Elvitania semakin menjauh bagaimana pun cara nya.
Mereka harus bercerai secepat nya.
Apa yang Harus dia lakukan untuk membuat buruk hubungan kedua orang tersebut.
Sibah mencoba menekan keningnya dengan jemari-jemari nya, dia membiarkan keningnya terus menyentuh stir mobil milik nya untuk beberapa waktu.
Hening tanpa pergerakan.
Tiba-tiba dia ingat sesuatu.
Itu dia.
Seketika Perempuan itu menaikkan ujung bibirnya.
*******
Elvitania sejenak berdiri menghadap ke arah kasur mendominasi berwarna putih dihadapan nya itu untuk beberapa waktu, dia terlihat cukup gelisah dengan ucapan Violet tadi.
"Kamu tahu kenapa Zahir melepaskan kamu di tangan kak Sherkan setelah malam itu? karena sejak awal dia tahu dia telah salah jalur untuk mendapatkan kamu"
"Tidak kah kamu ingat pernah bertemu Sherkan sebelum nya?"
"Tentu saja kalian pernah bertemu beberapa kali"
"Bahkan Dia pernah menyelamatkan kamu didalam air ketika kamu terjun dan nyaris mati lemas didalam nya dalam perayaan pesta ulang tahun perusahaan Hillatop"
Seketika Elvitania mencoba mengingat-ingat bagian mana yang pernah dia lewati.
Pesta ulang tahu? Hillatop?. kejadian hampir tenggelam?.
Elvitania terlihat memegang kening nya untuk beberapa waktu, dia mencoba memacu otaknya untuk mencoba mengingat-ingat tapi gagal.
"Nona, apa anda didalam?"
Tiba-tiba suara seseorang mengejutkan dirinya.
Elvitania mencoba membalikkan tubuhnya
"Iya bi"
Dia menjawab pelan.
Dengan gerakan cepat perempuan itu langsung bergerak menuju ke arah pintu depan kamar,. Elvitania membuka pintu nya dengan cepat.
Seorang pelayan terlihat berdiri didepan pintu kamar.
Perempuan berusia sekitar 35 tahunan memberikan sebuah amplop kertas berwarna coklat kearah nya.
Belum amplop itu masuk ke tangan Elvitania, tahu-tahu seseorang berusaha menahan nya.
Sang pelayan kepercayaan Sherkan terlihat berdiri didepan pintu masuk kamar dengan wajah sedikit panik.
"Ada apa bi?"
Elvitania bertanya sambil mengerutkan keningnya.
"Ini...."
Wanita itu bicara sambil mencoba menarik map tersebut, tidak ingin memberikan nya pada Elvitania, dia benar-benar marah dengan pelayan yang ada di samping nya.
"Bi? apa itu untuk ku?"
Elvitania kembali bertanya.
Wanita itu meremas map kertas berwarna coklat yang ada di tangan nya secara perlahan.
Ekspresi wanita itu membuat Elvitania memasang wajah curiga.
"Bi?"
Elvitania terus mengerutkan keningnya.
"Seseorang mengirim nya untuk nona"
Ucap bibi Saimah pelan, dia cukup ragu-ragu untuk memberikan map tersebut kepada istri tuan nya.
"Berikan pada ku, aku akan melihat nya nanti bi"
Saat Elvitania mencoba mengambil map tersebut, wanita itu berusaha menahan tegangan nya.
"Percayakah Nona jika di dunia ini ada banyak orang jahat yang ingin menghancurkan orang yang baik?"
Ucapan wanita itu dengan suara bergetar, membuat Elvitania sedikit bingung dengan ekspresi aneh nya.
"Tentu saja"
"Apapun isi nya berjanjilah nona tidak akan bertindak gegabah, kadang ada yang ingin memecah belah keadaan tanpa pernah kita duga"
Lanjut wanita itu lagi sambil menatap dalam wajah sang istri majikan nya itu.
"Baiklah"
Jawab Elvitania pelan sambil menerima amplop yang diberikan wanita itu secara perlahan.