NovelToon NovelToon
Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Lembaran Diary : Istri Seorang Preman

Status: tamat
Genre:Romantis / Badboy / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Sosial / Tamat
Popularitas:78.6k
Nilai: 5
Nama Author: AMY DOANK

Martini Salsabila Utari.

Dia adalah istri seorang preman terkenal bernama Gres Sandy.

Ini adalah kisahnya dan juga isi diarynya sejak masih di bangku SMP.

Kisah cinta juga persahabatannya yang penuh gejolak rasa serta dilema berwarna.

Kisah perjalanan hidupnya hingga menjadi istri dari seorang preman yang penuh suka serta duka pastinya.

Selamat membaca🙏🙏🙏Semoga tulisan sederhana author amatir ini mendapat kesan di hati para reader🙏🙏🙏

Mohon dukungan like, komen serta votenya jika berkenan🙏🙏🙏 Terimakasih banyak🙏🙏🙏😍😘💞

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AMY DOANK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Martini Tanpa Diary 2

"Udah makannya?"

"U-udah!"

Hampir Martini melonjak saking kagetnya. Entah kapan masuknya itu Bang Gres kedalam kamarnya.

Lagi-lagi ia hanya bisa menahan nafas. Suaminya mengelus rambut hitamnya tanpa ia sangka.

"Lu harus kuat tinggal disini! Jangan lemah. Lawan mereka jika semena-mena! Ngerti?!?"

"Iya."

Martini menunduk.

"Liat gue!... Jangan lemah! Jangan perlihatkan kelemahan lu pada mereka! Ingat itu Rie!"

"Iya, bang!" jawab Ririe sambil mengangguk.

"Kalo perlu..., lu harus lebih gahar dari mereka! Gertak lebih dulu ga mengapa! Buat mereka males membully lu!"

"Siapa Mariyana itu?"

"Emak tiri gue! Bini muda si aki-aki tua itu!"

"Bapak tua itu..."

"Bapak gue! Tapi gue benci dia sebenci-bencinya!"

"Abang..."

"Kenapa? Mau nasehatin gue, kalo perkataan gue itu ga bagus? Hah?"

"Engga'."

Abang Gres melotot pada Martini.

Matanya seolah ingin loncat menerkam, *******-***** tubuh mungil Martini yang semakin dalam menunduk saking takutnya.

"Dan satu perlu lu umumkan pada mereka. Katakan kalau lu lagi hamil anak gue!"

Kali ini Martini tak berani melihat ke wajah Abang Gres.

Ingin sekali menangis,... tapi... pasti imbalannya bukanlah seperti yang kuharapkan.

Abang Gres membuka t-shirt hitamnya. Kini polos tubuhnya penuh gambar menjijikkan terpampang di depan mata Martini.

Dia menggelosor tubuhnya ke atas kasur dan rebahan di samping istrinya yang tengah duduk.

"Tidur!" perintahnya dengan suara bariton cetarnya.

"I-iya."

Ririe seperti robot yang menuruti setiap perintah pria itu. Tubuhnya lurus menghadap langit-langit kamar. Miring ke arah Bang Gres, ia tak mau. Memunggungi tubuh suaminya, apalagi, takut juga Martini.

Bayangan dirinya bagaikan tahanan penjara yang diborgol tangan serta dirantai kaki kini kembali menari-nari di atas kepalanya.

Seperti inikah akhir hidupku, Tuhan? Menjadi budak **** apakah tidak lebih baik daripada ini?

Isi hatinya begitu penuh pertanyaan. Bahkan nyaris bertumpuk saling mendorong inginkan keluar terpental lewat bibir mungilnya.

Haruskah ia menjadi perempuan lemah yang selalu direndahkan derajatnya oleh kaum pria?

Apakah karena ia adalah seorang gadis cilik yang hanyalah ANAK HARAM?

Lantas hidupnya harus pula MENYEDIHKAN?

Semua begitu membuatnya muak, sesak, tapi tak bisa berbuat apa-apa.

Jika Martini sedikit saja melakukan tindakan prontal,... kemungkinan besar ia bisa saja 'mati'.

Tapi bukankah mati masih lebih baik daripada terpenjara cinta seperti ini?

TERPENJARA CINTA? CINTA YANG MANA? CINTA YANG TULUS, SUCI DAN ABADI? BULLSH*T!

"Rie...!"

"Iya, Bang!"

"Kakiku kram, Rie...! Usap pelan, Rie..."

Ririe mematung seketika. Haruskah ia bertindak seperti perempuan bayaran yang manut pada apa perintah yang menyewanya?

Hhh...

Jemari mungilnya perlahan memegang ujung kaki Gres yang tanpa bungkusan kain kassa.

"Kau tahu, Rie?... Aku... Aku..., aku ini haus kasih sayang!"

Deg.

Ririe tak mengerti ucapan suaminya yang dia kira sudah mimpi ke alam nirwana itu.

"Rie... Bicaralah! Jangan diam terus seperti patung!"

Martini menelan salivanya. Ambigu sekali kata-kata abang Gres dimatanya.

Kalau aku bicara, dia suruh diam. Ketika aku diam, kenapa dia protes...pakai bilang jangan diam terus seperti patung. Hhh... Pria gila!

Pria yang menyuruhnya bicara itu akhirnya mendelik ke arah Martini.

"Nyanyi!"

"Nyanyi a-pa?" jawab Ririe bingung.

"Terserah! Hibur aku!"

Hhh... Beginikah jadi wanita penghibur? Sama sekali tak punya harga diri karena harus menuruti perintah orang! Hiks.

"Lagu apa? Rie ga bisa nyanyi, Bang!"

"Puisi juga boleh, kalo lu ga bisa nyanyi!"

"Puisi?"

"Iya. AKU... AKU INI BINATANG ******. DARI KUMPULANNYA TERBUANG... BIAR PELURU MENEMBUS KULITKU. AKU TETAP MERADANG MENERJANG. LUKA DAN BISA KUBAWA BERLARI. HINGGA HILANG PEDIH PERI. DAN AKU...AKAN LEBIH TIDAK PEDULI... AKU...MAU HIDUP SERIBU TAHUN LAGI."

Martini tertegun. Abang Gres tiba-tiba berpuisi dengan suara lantang dan lancar kata perkatanya.

Hahaha... Kenapa juga jadi dia yang ber-puisi? Bukannya tadi dia nyuruh aku ya, tuk berpuisi?

"Bagus ga?" tanya Gres pada Ririe.

"Bagus, Bang!"

"Cuma bagus?"

"Bagus banget! Abang pandai berpuisi!"

"Menjilat lu ya?"

Hadeh ni orang! Kasih kopi sianida kayaknya boleh juga kali ya!? Paling ko'it 'kojor'... Dosanya yang bejibun, aku yang tanggung. Hiks... No no no.

Ririe menghela nafas. Bingung harus berbuat apa.

Tangan Gres menjawil dagu lancipnya. Senyumnya perlahan menyeringai.

"Kamu benci aku, pasti ya?"

Pertanyaan bodoh apa itu! Ya jelas lah... gue benci elo, Bodoh!

Martini menatap dua bola mata Gres yang kelam. Maniknya berpendar seolah menelisik kedalaman tatapan pria yang menyerongkan tubuhnya ke arahnya.

Tubuh polos Gres membuat sakit mata hatinya. Hingga tanpa sadar, Martini menunjuk pada gambar gelas berkaki panjang yang indah berisikan mariyuana dan berkata...

"Ini... nama dari ibu tiri Abangkah?"

Gres mematung seperti lupa bernafas. Semoga selamanya.

"... Apa... Yang ada dipikiran lu, Rie?" ujarnya setelah cukup lama diam membisu bak patung Pancoran.

Martini menggeleng lesu. Hampir saja ia lupa, siapa pria dingin dihadapannya itu. Suaminya, memang. Tapi preman kelas kakap yang bukan kaleng-kaleng pastinya dalam berbuat anarkis dan kekasaran.

Hhh...

"Ya. Perempuan sundal itu adalah pacar pertamaku. Dia... perempuan setan yang..., haish!! Buat apa gue ceritain semua ke elu! Hadeuh..."

Gres bangkit dari kasur. Melangkahkan kakinya yang sedikit pincang karena luka yang entah luka kenapa.

Martini hanya menghela nafas pendek.

Tak faham lagi kelakuan suami anehnya itu.

Baginya, dunia ini benar-benar dunia perampok dan perompak yang kejam. Yang banyak sekali setan-setan bergentayangan.

Banyak jiwa-jiwa sakit yang kotor dan berlumuran dosa.

Yang hilir mudik manusia-manusia hina tak bermoral namun dengan bahasa tinggi dan keren.

Dunia yang tidak ingin dia fahami, segala kerusakannya.

-Bersambung-

1
Qaisaa Nazarudin
Ternyata nikah dgn temen yusof..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Kok feeling ku mengira kalo jodohnya itu Yusof..🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Biasanya aku baca kisah CEO nikah sama2 Sultan..Tapi tetap selingkuh dan gak pernah bersyukur memiliki isteri yg cantik juga kaya,Dan istri yg selingkuh walaupun sudah punya suami yg baik dan Tajir, Noh sekarang aku baca kisah preman insyaf,Tapi sayangnya Sad ending..huaaaaaa...😭😭😭
Embun Kesiangan: huaaaa😭😭😭terhura otor🫰🥰 lope2 buat Kakak ♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Untung aja Ahmad udah tobat ya..kalo dia meninggal karena penyakitnya juga,Dia meninggal dlm keadaan beriman,bukan dlm keadaan nya yg dulu..
Qaisaa Nazarudin
KOK MALAH SAD ENDING SIH THOR..😭😭😭
Qaisaa Nazarudin
Syurga Allah tempat mu Martini..Penderitaan mu sudah berakhir,Tapi kasian anak dan Suami yg kamu tinggalkan..😭😭😭😭
Embun Kesiangan: lope2 Kakak 🙏 makasih banyak udah dukung Martini 🥰♥️
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Ririe gak ada riwayat sakit jantung kan,Lalu kenapa tiba-tiba ada serangan jantung mendadak...
Qaisaa Nazarudin
Gak pernah aku denger yg kayak gini..Tuh juga ketubannya udah beberapa jam pecah tapi masih belum lahiran,bisa lemas baby di dalam tuh,Harusnya di Caesar aja biar cepat, biar dua2 nya selamat ibu dan anak..🤦🤦🙇🙇
Qaisaa Nazarudin
Tapi sayangnya kebahagiaan yg Ahmad rasakan tidak lah lama,Ririe meninggalkan nya utk selama2 nya..
Qaisaa Nazarudin
Ternyata Fahmi sodaranya Martini,Aku tertanya-tanya kemana Fahmi selama ini,Katanya dia suka sama Martini,Kok Martini malah nikahnya sama org lain..
Qaisaa Nazarudin
OMG..😳😳😳
Qaisaa Nazarudin
SEKERAS APAPUN HIDUP,TIDAK SEMESTI NYA KAMU MELUKAI PERASAAN ISTRI KAMU,HATI WANITA ITU LEMAH,MUDAH MENANGIS,SEKALI HATI WANITA ITU PATAH DAN DILUKAI DIA TDK AKAN PERNAH MEMANDANG KE BELAKANG..
Qaisaa Nazarudin
🙄🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
KARMA IS REAL...👍👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Dasar JALANG...😡😡😡
Qaisaa Nazarudin
Cinta katanya?? Bulshit..Kalo CINTA gak mungkin dia nyiksa istrinya,Kalo CINTA gak mungkin di memperlakukan isterinya dgn kasar,Kalo CINTA gak mungkin dia masih memikirkan MANTAN dari isterinya sendiri... BENAR2 GILA NIH ORANG..DUH JANGAN SAMPAI DIA KETEMU SAMA MARTINI LAGI..PLEASEEEE 🙏🙏🙏🙏🥹🥹THOR
Qaisaa Nazarudin
Sokorin..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah Semiga di permudahkan..🤲🤲🤲
Qaisaa Nazarudin
Dudi pleaseee bawa Martini pergi sejauh mungkin..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa perannya Martini jadi vewek lemah thor, kesel aku ama Martini..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!