NovelToon NovelToon
Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Gibran Si Genius Yang Tersembunyi

Status: tamat
Genre:Action / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 5
Nama Author: EuRo40

Dariya Camilla gadis yatim piatu yang memiliki photograpic memory memiliki anak genius tanpa tahu siapa ayahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EuRo40, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 33

Setelah makan , Gibran ke kamarnya membawa laptop dan beberapa berkas dimasukkan ke dalam tasnya dan pamit pada umi dan semua yang ada di ruang keluarga.

Gibran dan si kembar pergi diantar oleh supir dan dikawal dua bodyguard.

Setengah jam kemudian mereka sampai di kediaman Maxwell.

Maxwell menyambut mereka dan di sana juga ada Alvin. Mereka sekarang sedang berada di kamar Maxwell.

" Max , Is your father at home? tanya Gibran

[Max, apakah ayahmu ada di rumah]

" yes, why?" jawab Max

[ Ya, kenapa ?]

" I have something important for him, and it's urgent !" jawab Gibran

[ aku punya sesuatu yang penting untuknya dan ini mendesak ]

" I see.... wait here for a while, i will tell him that you want to meet him !" kata Max.

[ Begitu, tunggu di sini sebentar , aku akan membertahunya kalau kamu mau bertemu dengannya ]

" ok, thanks Max." kata Gibran

[ Baik, terima kasih Max]

Max pergi mencari ayahnya , ternyata ayahnya sedang berada di taman bersama ibunya.

Gibran menunggu di kamar Max bersama dengan Aston dan Adam.

"Kak Gib, ada urusan apa dengan dady Max?" tanya Adam.

" Kalian harus merahasiakan ini dari mami, papi oma apa dan abi pokoknya semua orang tidak boleh tahu ok !" kata Gibran pada si kembar .

Aston dan Adam saling menatap lalu melihat Gibran dan mengangguk.

Gibran menceritakan rencananya pada Adam dan Aston.

" Jadi kak Gib, akan meninggalkan kami dan juga abi ?" tanya Aston.

" Iya, maafkan kakak harus pergi, ini demi umi dan abi , kakak gak mau memaksakan mereka hidup bersama jika mereka menderita, kakak akan bahagia jika mereka juga bahagia, walau kakak marah pada abi tapi kakak tidak bisa benci pada abi, abi sebenarnya baik dan penyayang tapi abi tergoda cinta pertamanya dan kakak akan beri waktu pada abi untuk merasakan bahagia bersama cinta pertamanya, satu usaha terakhir kakak untuk menyadarkan abi, bahwa cintanya pada wanita itu hanya rasa penasaran seperti apa rasanya menjalin kasih dengan cinta pertamanya ,itu saja. Jika ini tak berhasil terpaksa kakak akan biarkan umi mencari pria lain yang bisa membahagiakannya."

" Dengan cara kakak pergi menjauh dari kami semua ?" Adam bertanya dengan sedih.

" Iya, ini untuk sementara, kakak mau tahu jika kami berjauhan apakah abi akan rindu, ini untuk membuktikan pada kakak perasaan abi sebenarnya !" Gibran menjelaskan .

" Bukannya kalau kakak dan umi menjauh , malah akan membuat wanita itu menguasai hati abi ?" Adam tidak setuju dengan Gibran.

" Kau tidak akan mengerti, karena kau selalu dekat dengan orang yang kalian sayang tapi kakak bertahun -tahun tak bersama abi jadi tahu rasanya bila kita berjauhan akan sangat menyiksa, rindu itu berat. Sekarang Kakak ingin abi merasakan beratnya rindu itu seperti apa? agar abi bisa menghargai keberadaan orang yang disayanginya." Kata Gibran.

" Iya, makanya abi senang bertemu wanita itu , karena mereka lama tidak bertemu , abi merasakan rindu pada wanita itu, begitu ya... wah sekarang Aston mengerti !"

" Wah...apa yang kalian bicarakan, kok om dengar rindu-rindu, kalian masih kecil tapi pembahasan kalian seperti orang dewasa saja !" William Aitken ayah dari Maxwell Aitken tiba'tiba masuk.

" Om bisa bahasa Indonesia ?" tanya Aston.

" Iya, dulu om sempat tinggal di Indonesia beberapa tahun." kata William dengan masih ada logat - logat bulenya.

" Nah Gibran ada apa kamu mau bertemu saya, katanys mendesak?" tanya William.

" Terima kasih om mau menemui Gibran." kata Gibran lalu berjslan mengambil tasnya di meja belajar, Gibran mengambil laptopnya dan berkas- berkas.

" Perusahaan om bergerakndi bidang IT bukan ?"

" Iya..," jawab William.

" Gibran mau mengajak om bekerja sama , maaf seharusnya Gibran membuat proposal dan presentasi ke kantor om tapi siapa yang mau percaya anak kecil seperti Gibran , baru sampai resepsionis aja mungki udah diketawain dan diusir. Jadi Gibran memakai cara ini, maaf om telah lancang. Tapi Gibran harap om percaya pada Gibran." Keyakinan Gibran ketika mengatakan itu membuat William takjub.

" Hem.. om tidak tahu tapi om suka dengan percaya diri kamu dan keyakinan kamu , kamu sudah punya jiwa seorang Entrepreneur. Om yakin kamu akan sukses, naj sekarang coba kita liat apa yang lamu punya ?" puji William.

" Ini om.. Gibran ingin mendirikan usaha di bidang IT sama seperti om, dan ini adalah data perusahaan om, tenang om tidak ada yang tahu Gibran retas data perusahaan om hanya untuk membuktikan pada om bahwa Gibran mampu dan juga bahwa perusahaan om lemah, bagaimana mungkin perusahaan IT tapi ternyata perusahaan itu dapat di bobol, jadi Gibran menawarkan kerja sama dengan om, Gibran akan melindungi semua data perusahaan Gibran sudah menciptakan beberapa sistem anti hacker . Di atas langit ada langit dan tenti saja mungkin banyak juga kemampuannya di atas Gibran karena itu Gibran terus meningkatkan kemampuan. Bagaimana om apa om tertarik?"

" Wah...kau iblis kecil, betul kata King, ha...ha..ha. ini memang benar data perusahaanku , terima kasih sebelumnya kau membuka mataku kalau ternyata pegawaiku tidak cukup kompeten , mungkin akan ada pemecatan massal, setelah ini. Memalukan perusahaan IT besar bisa dibobol anak kecil ."

" Jangan om jangan ada pemecatan kasihan mereka, om tinggal membenahi sistem, dan memperkuat pertahanan." kata Gibran.

" Baiklah mari kita bicarakan lebih lanjut mengenai kerha sama kita !" William mengakak Gibran ke ruang kerjanya.

" Sebentar om kita tunggu uncle Bima, dia penasehat hukum saya !" William tertawa mendengar Gibran, anak ini benar-benar amazing .

" Kalau boleh om tahu ada apa kamu ingin membuat usaha apa motivasimu?" tanya William

" Motivasi saya adalah sukses untuk membahagiakan umi, lebih sukses dari abi ." Jawab Gibran.

" Permisi tuan ada tamu tuan Bima Wijaya ingin bertemu ," salah seorang pelayan datang. William mengangguk.

" Ayo om, uncle Bima sudah datang , Gibran tidak punya banyak waktu, kita harus cepat !" ujar Gibran dan berjalan lebih dulu.

William mengernyitkan dahinya dan menggelengkan kepala

" Dia menyebalkan bukan ?"

" Sangat om, dan aku gak tahu kenapa aku bisa tahan dengannya."Adam menjawab.

" Kak Gibran keren !" kata Aston.

" His my bestfriend " kata Max .

[ dia sahabatku ]

William tersenyum dan pergi menemui Gibran.

Mereka bicara cukup alot mengenai pasal- pasal kerja samanya.

Dan besok Gibran akan ke kantor William untuk menanda tangani surat perjanjian kerja sama, didampingi oleh Bima.

Gibran dan twins pulang ke rumah sekitar pukul 3 sore.

Bima langsung pulang ke rumahnya.

Sampai di rumah Gibran langsung masuk kamar dan mandi, lalu dia mencari uminya.

Tok...tok...

"Umi.. umi.." panggil Gibran.

Ceklek

Pintu terbuka dan Gibran dapat melihat wajah uminya yang kacau, mata merah dan agak bengkak, hidung merah .

" Umi , temani Gibran di kamar yuk.. !" Gibran menarik tangan uminya lembut.

Mereka masuk ke kamar Gibran.

" Umi.. boleh Gibran bicara ?" Milla hanya mengangguk karena tenggorokannya sakit menahan tangis.

" Umi besok masukkan surat berharga umi, pasport, buku nikah, ktp dan semua yang menurut umi berharga masukan ke dalam tas , besok umi ikut Gibran ya.!"

" Kita mau ke mana?" tanya Milla.

" Gibran punya rencana biar abi menyadari perasaannya ,umi mau kan ikut Gibran ?"tanya Gibran.

" Rencana apa? " tanya Milla.

" umi tenang aja, umi ikutin Gibran aja ya, besok kita pergi ok !"

" baiklah sayang.... umi ikut kamu aja , sekarang umi lapar mau nasi uduk yuk kita ke bawah !" ajak Milla.

...----------------...

1
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor, tetap semangat 💪💪 berkarya ya 🥰🌹❤️
Silvi Vicka Carolina
aku yg baca aja masib sakig ati kok mau di selingkuin di terima lagi.
rahma loeken
ceritanya bagus... dan secangkir kopi buat thor..
rahma loeken
secangkir kopi ntuk menemani thor.. sukses selalu...
rika mutalib
namanya selalu salah
Maura
sayang ga ada visualnya jadi penasaran
Sumiati 32
Peter lagi Peter lagi
waktu itu sama vanesa
yonahaku
kalau menurutku kalian jangan mengusik keluarga gibran itu saja hidupmu akan aman sudah hentikan dendam yang kau buat sendiri
Khalil Abraham Hardin
bgs
Deliza Yuseva
lanjut...
Deliza Yuseva
makin seru nich certanya..
Deliza Yuseva
senjata makan tuan ,rasain emang enak...
Deliza Yuseva
kembar 2 ada adaaja ...😀😀
Deliza Yuseva
Dasar mama tiri memang kejam ...
Deliza Yuseva
sabar Aston pasangan mudah mudah pasabganmu lagi otw.😀😀😀
Deliza Yuseva
ada ada sajo feli makan minum nonton dakor dikamar mandi 😂😂😂
Deliza Yuseva
thor baru mau bahgia he ... he..
udah bikin mewek lagi...😭😭😭
Deliza Yuseva
pengagum rahasia Gibran ,saingan Feli...
Deliza Yuseva
Genk angker keren...
Deliza Yuseva
Dengan kedewasaan Gibran menjdi Mafia yg menjalan sariatny sebagai muslim.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!