Sebuah sekolah elit dimana para anak-anak orang kaya bersekolah disana, tanpa terkecuali Lucas Wayne, salah satu pewaris Angkasa group, yang memiliki kepribadian cool. Banyak para gadis disekolahnya yang menyukainya, tapi perhatiannya tertuju pada seorang gadis bernama Ayana Meilan, Satu-satunya gadis yang memakai hijab di sekolahnya. Karena kecerdasan yang ia miliki,dia berhasil mendapatkan beasiswa, sehingga bisa masuk di sekolah elit tersebut.
Setelah lulus SMA Lucas berusaha membawa Ayana masuk ke dalam keluarganya. Bagaimana perjuangannya setelah mendapat pertentangan dari keluarga besarnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tinayuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kau adalah mataku
"Apa kau senang? " Ayana tersenyum.
"Bagaimana tidak senang, ini adalah hal terindah bagiku, apalagi untuk Ibuku "
"Kalau aku, apa bukan sesuatu yang indah bagimu? " tanya Lucas.
Ayana hanya tersenyum. Bagaimana tidak terindah, Lucas adalah lelaki pertama yang mengisi hatinya sejak dia mengenal lebih dalam laki-laki itu. Dia yang selalu mengisi semangatnya di saat dia akan berangkat sekolah, saat berada di kelas, sampai saat ini.
"Aku tidak perlu mengatakannya Lucas" Ayana menunduk malu.
"Banyak sekali rintangan yang aku alami untuk mendapatkanmu Ayana. Sekarang, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini. Aku akan mengatakan kalau aku akan menikahimu di depan seluruh keluargaku "
"Besok bersiaplah, aku akan menjemputmu untuk memperkenalkan dirimu kepada keluargaku! "
Ayana membuka matanya lebar-lebar. Dia tidak pernah berpikir secepat itu Lucas mengambil keputusan. Sedangkan Ayana merasa tidak memiliki modal apa-apa untuk dibawanya ke rumah Lucas.
"Lucas, apa harus secepat ini? " Lucas mengerutkan kening melihat keraguan Ayana.
"Kenapa, apa kau tidak mau menikah denganku? " telisik Lucas.
"Bukan begitu, tapi aku tidak memiliki apa-apa Lucas, pendidikanku tidak sebanding dengan keluargamu, aku tidak memiliki uang atau apapun yang bisa aku andalkan, selain itu, keberanianku juga belum ada sama sekali Lucas"
"Kau hanya akan ikut denganku, kalau ada yang bertanya, jawab saja apa adanya, aku tidak ingin kau menjawab melebihi apa yang kau miliki Ayana! "
"Ingatlah, aku menyukai dirimu apa adanya " imbuh Lucas, membuat ketenangan sendiri bagi Ayana.
Mata Ayana sudah membendung air mata haru, senyumnya yang begitu indah merekah dari bibir indahnya. Betapa bahagia hatinya memandang laki-laki penuh semangat di depannya.
"Terima kasih Lucas" air mata Ayana sudah mengalir deras membanjiri pipinya, isak tangis bahagia keluar dari mulutnya, membuat hati Lucas begitu terenyuh, betapa bahagiannya wanita di hadapannya itu.
"Kau jangan menangis, kau akan jelek nanti kalau menangis! " Lucas hanya memegang pundak Ayana tanpa berani memeluk gadis pujaan hatinya.
Ayana segera mengusap kedua matanya, mencoba mengeringkan air matanya dengan kedua telapak tangannya.
"Cuci dulu mukamu, biar lebih segar, aku akan mengajakmu untuk membeli sesuatu! "
"Kemana? " tanya Ayana.
"Sudah jangan banyak tanya, cepat sana! " Ayana segera beranjak menuju ke kamar mandi, membasuh mukanya agar terlihat lebih segar.
Lucas masih menunggu Ayana di ruang tamu sambil menatap rumah itu.
Rumah ini sangat sempit, tapi banyak kebahagiaan di sini.
Tak lama kemudian, Ayana berjalan mendekati Lucas setelah mengganti bajunya dan berpamitan dengan Ibunya..
"Ayo! " ajak Ayana.
"Kemana? " tanya Lucas menggoda gadis manis itu.
"Kau tadi mau mengajakku kemana? " Ayana hendak mendudukkan tubuhnya, namun Lucas sudah menarik tangannya untuk keluar dari rumah.
"Kau ini selalu menarik tanganku " seru Ayana yang kesulitan mengikuti langkah Lucas.
"Memangnya kenapa? aku menarik tanganmu tapi tidak menyentuh kulitmu? " seru Lucas sambil berjalan mundur.
"Kau selalu berjalan seperti itu, kalau di belakangmu ada kendaraan bagaimana? " tanya Ayana.
"Kau adalah mataku, tidak mungkin kau akan membiarkanku menabrak apa yang di belakangku"
Ayana hanya tersenyum malu, sedang Lucas masih menatap lekat wajah gadis itu. Gadis manis dengan kulit wajah yang begitu mulus tanpa banyak polesan make up.
"Kau mau mengajakku kemana? " tanya Ayana setelah mendekati mobil Lucas.
"Belanja, aku ingin membelikan sesuatu untuk dirimu "
"Apa? " tanya Ayana penasaran.
"Lihat saja nanti, aku akan membelikanmu sesuatu dengan uangku sendiri, Ayana " Lucas membukakan pintu untuk Ayana.
Lucas berlari dan membuka pintu mobil yang berada di sebelah kemudi lalu memasukinya dan duduk di belakang kemudi.
"Lucas, bukankah itu Sam dan Bram " Ayana menunjuk ke arah depan yang memperlihatkan Samuel dan Bram sedang berdiri di samping mobil.
"Iya, kenapa mereka ada di sana? " Lucas segera memasukkan kunci pada tempatnya dan melajukan mobil mendekati mobil Sam.
"Sam" panggil Lucas sambil mengelurkan setengah badannya agar terlihat oleh Sam.
"Hai Lucas " jawab Sam membuat Bram segera menoleh ke arah mata Sam.
"Lucas di sini " gumam Bram membawa langkahnya dan Sam mendekati mobil Lucas.
"Hai, lama sekali tidak bertemu " seru Bram sambil memeluk separo tubuh Lucas membuat Bram melihat kalau ada Ayana di samping Lucas.
"Wahh, sepertinya kalian awet sekali " seru Bram sambil tertawa menatap Lucas dan Ayana bergantian, membuat Sam menjadi penasaran lalu ikut melirik ke dalam.
"Hai Ayana " sapa Sam, Ayana hanya tersenyum menatap kedua temannya yang selalu menjahilinya saat sekolah dulu.
"Kalian ada apa di sini? " tanya Lucas.
"Baru beli minum di supermarket di sana " jawab Sam.
"Lucas, kau ingat Felly kan? " tanya Bram.
"Apa kau pikir aku hilang ingatan? " timpal Lucas.
"Haha aku kira kau lupa. Felly akan menikah "
"Dengan siapa? " tanya Lucas.
"Entahlah, dia di jodohkan oleh kedua orang tuanya "
"Kenapa? apa dia tidak bisa mencari pendamping sendiri? " tanya Lucas.
"Karena dia masih berharap kepadamu BRO, karena itu kedua orang tuanya khawatir, lalu mereka menjodohkan Felly dengan pengusaha kaya " kata Sam.
"Syukurlah kalau begitu, baiklah aku pergi dulu, kalau ada apa-apa kabari aku! "
Kedua temannya mempersilahkan mobil Lucas untuk melaju meninggalkan mereka.
"Apa kau pikir hubungan mereka berjalan lancar? " tanya Bram sambil menatap mobil Lucas yang semakin menjauh.
"Lucas pasti akan membuatnya lancar, kau pikir saja dirimu yang belum memiliki kekasih " Sam melangkah menjauhi Bram, Bram berjalan mengikutinya.
"Memang kau tidak jomblo, lihatlah badanmu semakin gendut, siapa wanita yang mau bersamamu? " gelak tawa keluar dari mulut mereka sembari memasuki mobil mereka.
ijin promo thor 🙏
jgn lupa baca novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" 🍭🍭🍭
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak dg like and comment ya 🙏😁
ijin promo sekalian thor 🍓
jgn lupa mampir di novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE",
kisah cinta beda agama,
jgn lupa tinggalkan jejak ya 🍓🍓🍓
aq mampir...
jgn lupa jg mampir dikaryaku dg judul "AMBIVALENSI LOVE"
kisah cinta beda agama 🍰🍰🍰
ku tunggu jejaknya ya 🍰🍰🍰
jgn lupa mampir jg ke novelku dg judul:
"AMBIVALENSI LOVE"
kisah cinta beda agama,
ku tunggu like and coment nya ya 🐳🐳🐳
🦊ijin promo ya🦊
jgn lupa mampir di novel dg judul "AMBIVALENSI LOVE"
kisah cinta beda agama.... 🦊
ku tunggu feed back nya ya 🙏🙏🙏😁
keren thor...
ijin promo ya 🙏
jgn lupa mampir jg ke novelku dg judul "AMBIVALENSI LOVE" ❤️
kisah cinta beda agama,
ku tunggu jejaknya ya 🤗🙏
Jangan lupa feedback 🤭