NovelToon NovelToon
Ketika Mencoba Mempercayaimu

Ketika Mencoba Mempercayaimu

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Pelakor / Tamat
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Okta Farliana P

Uuuuhhhhh.....
Betapa lelahnya diriku, seharian bekerja dengan gambar-gambar yang harus diselesaikan sesuai target dari proyek yang kupegang.

Demi menghilangkan rasa stress yang menghantuiku, kuputuskan untuk berjalan-jalan disekitaran apartemen yang kutinggali.

Tiba-tiba seseorang menabrakku...
Bruuukkk...
"Auuu.. Maaf.." kata gadis itu tanpa menatapku.

Sesaat kulihat mata gadis itu, dan betapa terkejutnya aku. Satu kata yang terlintas dibenakku tentangnya "Cantik".

Aku begitu terpesona dengan gadis yang menabrakku barusan. Saat kuperhatikan kembali, gadis itu benar-benar cantik, dengan gamis yang menutupi keindahan tubuhnya.

"Astaghfirullah..." Batinku. Ada apa denganku, biasanya aku tak tertarik dengan wanita manapun. Tapi kenapa berbeda dengan gadis yang ntah ku tak tau siapa namanya. Baru saja melihatnya membuat rasa penasaranku memuncak.

"Maaf, aku tidak sengaja... Permisi" Ucap gadis itu membuyarkan lamunanku.

"Ehh.. Ehh.... Tunggu" Teriakku tetapi tak dihiraukan oleh ga

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Okta Farliana P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"KELUHAN ALISYA"

Assalamualaikum...

Selamat pagi, siang, sore dan selamat malam bagi pembaca setiaku..

Semoga sehat selalu dan dilancarkan segala urusan.

Maaf atas segala keterlambatan updatenya. Semoga para pembaca ku yang setia menunggu cerita ini dapat memaafkan nya.

Selamat Membaca ceritaku yang biasa saja ini yaaa, tolong dukungannyaaa agar aku selalu semangat untuk mengupdate tiap babnya...

Happy reading

*******************

"Om.. jangan begitu. Namanya kita manusia tidak bisa hidup sendiri. Saat kita melihat orang lain butuh bantuan, yaaa kalau kita mampu kita harus bantu. Sebab ada saat dimana kita berada diposisi itu, maka akan ada uluran tangan dari orang lain yang akan membantu kita. Benar kan Om?" Ucapku pada lelaki paruh baya tersebut.

"Bijak sekali kamu nak.. Om senang sekali bisa bertemu dengan anak muda yang punya pemikiran luar biasa seperti kamu. Sangat jarang sekali anak muda zaman sekarang yang berpikiran demikian." Ucap Om memberikan pujian kepadaku.

"Semua anak muda berpikiran begitu Om, hanya saja mungkin mereka belum menemukan waktu yang tepat untuk melakukannya" Ucapku kembali.

Dan tanpa ku sangka , lelaki paruh baya tersebut tersenyum lebar lalu merengkuhku kedalam pelukannya. Aku cukup terkejut tapi seketika ku balas pelukan tersebut. Nyaman rasanya, seperti dipeluk oleh Papa.

*******************

Sebulan Kemudian...

Alisya sudah sadar 3 hari setelah kecelakaan satu bulan yang lalu. Sekarang gadis itu masih tetap berada di Rumah Sakit disebabkan beberapa luka yang dideritanya masih harus dalam pengawasan Dokter.

"Sayang.. ayo makan dulu buburnya. Nanti masuk angin loh nak" Terdengar suara bujukan dari seorang wanita paruh baya yang merupakan ibunda dari Alisya.

"Gak mau Mommy" Ujar gadis itu membalas perkataan orang tuanya.

"Nak.. Ayo makan dulu, kamu gak kasian melihat Mommy yang dari tadi berusaha merayu kamu untuk makan?" Kata Daddy berkata tegas.

"Adek bakalan makan kalau Mommy and Daddy janji kita bakalan keluar dari Rumah Sakit ini hari ini juga" Ucap Alisya.

"No!!" ditolak tegas oleh Daddy Alisya.

"Kamu tau kalau kondisi kamu baru aja stabil? dan sekarang kamu bersikeras buat keluar dari Rumah Sakit? kamu kenapa sih keras kepala banget nak?" Ucap Daddy Alisya dengan sedikit marah.

Sebab beliau sangat khawatir dengan kesehatan anak semata wayangnya. Cukup sudah melihat kesakitan yang dirasakan oleh anak gadisnya itu selama satu bulan ini. Jangan sampai sakit yang dirasakannya sampai berkelanjutan kedepannya. Karena itulah lelaki paruh baya itu sangat menjaga dan bersikeras agar anaknya tetap dalam pengawasan Dokter hingga sang anak sembuh total dan tidak merasakan keluhan apapun.

Tapi dia juga paham kalau sang anak pasti sudah sangat bosan di Rumah Sakit. Tidak bisa keluar dari ruangan bahkan untuk melihat halaman Rumah Sakit pun tidak di izinkan. Tapi semua ini dilakukan untuk kebaikan sang anak.

"Hiks.. Hiks.. Hiks.. Mommy... Adek mau pulang, huaaa" Tangis gadis itu.

"Apa bosan banget disini. Gak ada yang ngeliatin adek. Mas Dim juga gak pernah datang buat ngeliat adek kan? adek gak pernah tanya-tanya karena adek pikir mungkin karna sibuk, tapi kayaknya semua orang bukan sibuk hanya gak peduli lagi sama adek. Iyakan?" Keluh gadis itu.

"Nak.. bukan begitu. Mas Dim memang lagi sibuk Sebulanan ini. Karena itu gak ngunjungin adek. Tapi waktu awal Mas Dimas tau adek kecelakaan, Mas Dimas langsung datang loh ngeliat adek. Semua khawatir sama keadaan adek. Jadi jangan berpikiran negatif yaa nak gak baik" Ucap sang ibu mencoba menenangkan sang anak.

Memanglah benar adanya jika selama sebulan ini tidak ada seorangpun yang berkunjung melihat keadaan Alisya, semenjak anak semata wayangnya itu bangun setelah operasi. Mereka semua bukannya tidak ingin berkunjung, hanya saja mereka semua sedang membereskan orang yang menyebabkan kecelakaan anak gadisnya yaitu Alisya.

*******************

"Sayang... Adek yang sabar yaa, nanti setelah keluar dari Rumah Sakit juga bakalan jumpa dengan Mas Dim" Ucap sang ibu kembali menenangkan sang anak semata wayang.

Alisya tidak lagi merespon apa yang dikatakan oleh Mommynya, gadis itu hanya diam.

Lelaki paruh baya itu menatap sang istri untuk menenangkan. Sebab dia tau bahwa istrinya pasti kelelahan juga sedih dengan sikap sang anak.

"Sayang.. Jangan sedih-sedih yaaa, sabar sebentar lagi adek pasti akan keluar dari RS" Ucap sang Daddy kembali.

"Daddy bilang semua orang sibuk sekarang kan? karena itu mereka tidak bisa datang kesini untuk melihat Alisya" Kata gadis manis itu.

"Iyaaa, semua sedang sibuk-sibuknya" Balas sang Daddy.

"Tapi sesibuk apa sih sampai gak bisa angkat telpon dari Alisya Dad? Orang sibuk aja tuh bisa angkat telpon dari kliennya loh, ini Alisya Dad, yang katanya berharga untuk mereka tapi kenapa saat Alisya sakit begini, telpon dari Alisya aja gak pernah di angkat" Jelas gadis itu panjang lebar sarat akan kekecewaan.

"Alisya harus kemana lagi yaa Dad agar gak direndahkan oleh orang lain? Sampai kepikiran begituu" Ucap gadis itu dengan tiba-tiba.

"Hey... Sayang, liat Daddy" Ucap sang ayah mendekati sang anak lalu duduk ditepi ranjang kemudian memegang dagu sang anak lalu menatap tepat ke mata Alisya.

Dapat terlihat jelas bahwa gadis itu sangat kecewa. Mata gadis itu sudah diselimuti oleh kabut yang sebentar lagi akan turun hujan.

Lelaki itu pun merengkuh sang anak lalu mengelus belakang kepala sang anak untuk menenangkan.

"Nak... Jangan berpikir negatif tentang segala hal, sebab belum tentu apa yang kamu pikirkan itu benar. Kita ini manusia nak, bukan malaikat yang tak pernah buat kesalahan. Namanya manusia hanya bisa berencana dan Allah yang menentukan segalanya. Jadi jangan hanya karna semua keinginan kamu gak terpenuhi, kamu jadi ngerasa segalanya menjauhi kamu. Bukan begitu caranya menyikapi segala permasalahan nak" Ucap sang Daddy dengan lembut.

"Tapi Dad, Alisya sedang sakit loh. Okelah Daddy bilang kalau Mas Dim datang saat Alisya tidak sadar. Nah sekarang Alisya udah sadar, kenapa gak nemuin Alisya? Dad?" Ucap sang anak kembali berkeluh kesah.

"Sayang.. Nanti setelah kamu sembuh dari keluar dari RS, kamu bisa tanyakan langsung pada Mas kamu, sekarang kamu sabar dulu yaaa" Ucap sang Mommy.

"Gak, Alisya gak akan bertanya apa-apa setelah hari ini. Gak akan nanya kenapa Mas Dim gak datang, kenapa Oma gak datang, kenapa kenapa kenapa ... Alisya gak bakalan tanya lagi" Ucap gadis itu.

"Sudahlah, banyak istirahat aja gak usah dipikirkan hal-hal seperti itu" Sambung sang Mommy.

"Kamu kalau gak mau makan yaudah, tidur lagi aja. Mommy dan Daddy mau keluar sebentar ada sedikit urusan. Kalau ada apa-apa, tinggal panggil susternya yaaa" Ucap sang Mommy dengan wajah yang sudah sedikit marah.

"Yuk Dad, kita udah terlambat ini" Ucap sang Mommy.

"Iyaa iyaaa.. Sayang Daddy keluar sebentar yaaa" Jelas lelaki paruh baya itu kepada sang anak.

Alisya hanya menganggukkan kepala sekali dan kedua orang tua itu berlalu keluar dari ruangan sang buah hati.

----------------------- NEXT CAP --------------------------

Terima kasih sudah membaca, jangan lupa like, komen dan follow yaaa.

Maaf terlalu lama update, Ceritanya segini dulu ya guys..

Terima kasih telah membaca guys..

1
sry rahayu
lanjut..
Itsmeofp: Terima kasih telah meninggalkan jejak🙏✨
total 1 replies
Itsmeofp
❤️
azizah
penggunaan kata "ujar " dan "ucap" lebih realistis sih kak maaf kalo salah cuma pas ku baca rasanya nyaman gitu tapi kalau menurut kakak gini bagus ga papa senyaman aja ku cuma koreksi dikit karena ngebaca nyaman nya gitu🥰 tapi bagus novelnya
Itsmeofp: Terima kasihh kak atas kritikan dan sarannya yang membangun🙏 Tiap babnya akan author revisi kak, senyaman pembaca❤️ Terima kasihh telah mampir, jangan lupa like dan dukung terus kak🙏
total 1 replies
azizah
Saat kulihat mata gadis itu dan betapa terkejutnya aku, terlintas satu kata yang ada dipikiranku "Cantik". bagus nya gini Thor biar ga dobel juga jadi bagus bacanya.
Itsmeofp: Terima kasihh kak atas sarannya yang membangun❤️🙏
total 1 replies
Senajudifa
cinta yg unik ya😁😁
Itsmeofp: Hihihi.. Semoga ceritanya makin bagus yaa hehe.. mohon dukungannya selalu
total 1 replies
Senajudifa
aku mampir thor
Itsmeofp: Terima kasihh menyempatkan untuk mampir🙏
total 1 replies
Wichan606
maaf kak sedikit masukan. tanda seru itu di gunakan untuk memerintah atau berkata dengan nada tinggi. jadi kalau memanggil seseorang mungkin bisa pakai tanda titik aja kak.

semangat nulis ya kak
Wichan606
semangat berkarya kak
Wichan606
aku isi absen dulu ya kak.

janji datang ke karya kak sudah terpenuhi. semangat berkarya kak. aku mulai meraton like 🔥
Dhina ♑
Seorang dokter juga perlu refreshing agar pikiran nya kembali jernih, dan bisa optimal ketika dia kembali bekerja
Itsmeofp: Benar sekali Kakak 😍

Btw terima kasihh telah mampir🤗
total 1 replies
Dhina ♑
Waalaikumsalam

eh, selalu begini ya
Dhina ♑
dikala teman sedang dalam masalah, tak ada salahnya kita coba memberi nasehat dan saran
Itsmeofp: Terima kasihh kak atas komentarnya🙏
total 1 replies
Dhina ♑
ketika orang sedang dalam dilema, tiada yang mendampingi anak mensupport, maka dia akan depresi
Dhina ♑
Author sayang, yang penting semangat, sehat selalu
Itsmeofp: Terima kasihh banyak kakak🤗
total 1 replies
Dhina ♑
Waalaikumsalam
Selamat Sore
Dhina ♑
mengulang kembali dukungan
Itsmeofp: Hahahha😂Terima kasihh telah bersedia mengulang kak😍
total 1 replies
Dhina ♑
Selamat datang di Welcome
Ani Tiara°°☆^☂⃝⃞⃟ᶜᶠ ♡~~
Wa'alaikumsalam....
aku mampir kak
Itsmeofp: Terima kasih sudah mampir kakak🙏
total 1 replies
MUHAMMAD FERDIANSYAH
keren mbak. baru tiga bab aku baca. tapi udah biat aku kaget bisa nemuin kata kata majas yang bagus di sini.

jadi pengen maraton sampe bab akhir.

semangat buat karya lainnya mbak. aku mnunggu
Itsmeofp: Terima kasihh atas komentar baiknya🙏 😂
total 1 replies
MUHAMMAD FERDIANSYAH
aku suka dengan syair, quotes dan susunan kata-kata indah. kata apapun itu. dan di tulisan ini aku jumpa dengan itu. beberapa kata majas yang bagus disajikan jadi bumbu cerita ini lebih wow
MUHAMMAD FERDIANSYAH: kreatif mbak. detail latarnya dapet. masih gk percaya mbak bisa buat cerita ini
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!