NovelToon NovelToon
Istri Kecil Untuk CEO Tampan

Istri Kecil Untuk CEO Tampan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Action / Mafia / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:644.7k
Nilai: 5
Nama Author: Melisa stevani

Warning🌈

Novel ini penuh dengan cerita baper dan menegangkan. Jadi jangan lupa siapin tisu ama jantungnya..

Meisya Michelle seorang mantan Nona Muda berumur 19 tahun yang sudah menjadi yatim piatu karna ulah orang terdekatnya di umurnya yang masih muda.

=====

William Edison seorang CEO muda dengan wajah tampan dan coolnya yang bisa meluluhkan hati banyak kaum wanita. Namun di balik semua itu ada hal mengejutkan yang hanya segelentir orang yang mengetahuinya.

======

Pertemuan berujung cinta.
Itulah sebuatan yang tepat bagi mereka. Masa masa indah terjalani, sampai suatu badai besar datang ke hubungan mereka.

Apakah mereka bisa melewatinya?

Atau malah hanyut ikut terbawa badai?

Bagaimana kelanjutan dari ceritanya?

Yukk langsung aja di baca...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melisa stevani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dorrr

**Soryy update ga nentu**🙏🏼

**Ini hanya karya abal-abal author**☺️

🌹🌹 Happy Reading 🌹🌹

"Ya sih, tapi kata mommy itu memfitnah lebih kejam dari pembunuhan. Jadi lu yang lebih kejem dari gue" ucap Leo polos membuat semua orang di sana ternganga.

"Auk ahh, kalah gue sama anak mommy" kesal Nathan pada sepupu itu.

"Kalau bukan anak mommy, terus anak siapa?" Mode bego Leo on.

"Anak kambing lu..."

"Sudah-sudah kalian cukup" tegas William menghakhiri perdebatan yang tak bermanfaat itu.

Setelah ucapan William terlontar soktak membuat Leo dan Nathan diam. Namun berbeda dengan matanya, yang masih saja beradu pandang-pandangan tajam nan sinis.

"Jika mata kalian tak bisa diam akan ku keluarkan dari tempatnya" geram William dengan sorot tajam langsung membuat kedua orang yang bersepupuan itu menegang. Sedangkan Meisya dan Vero hanya diam membisu.

"Baik, kita akan berangkat sebentar lagi. Apa kalian sudah mempersiapkan segalanya?" Tanya William tegas.

"Sudah, semua sudah siap" jawab trio curut bersamaan.

"Oh, ayo berkumpul" William kembali mengajak Meisya mengikutinya.

Namun, belum sampai William menyentuh gagang pintu, Vero menahannya dengan subuah bertanyaan aneh.

"Apa Meisya akan ikut?" Tanya Vero yang dari tadi bingung akan ke hadiran istri sahabatnya.

"Iya kak, aku akan ikut. Lagi pula William telah mengizinkanku, jadi aku harap kalian tak keberatan membawaku hehe.." jawab Meisya senang menampilkan geretan gigi putihnya.

"APAA???" Teriak Nathan dan Leo bersamaan.

"Berisik" William menatap tajam.

"Emang kenapa? Apa aku ga boleh ikut hah?" Tanya Meisya kesal dengan tangan di pinggang (hehehe sorry othor lupa apa namanya😔).

Glekk...

"Hehehe, kita cuma kaget aja. Sumpah" gugup Nathan menaikkan jarinya membentuk huruf v tanda damai.

"Iya bener tu, tapi kau tau kan apa bahayanya kalau kau ikut?" Leo menatap datar.

"Iya kak, Aku sudah tau. Dan William sudah janji akan menuruti semua permintaanku hari ini. Jadi dia mengizinkanku" jelas Meisya menggandeng mesra William.

Mendengar pernyataan Meisya sontak membuat trio curut menatap ke arah William dengan tatapan yang sulit di artikan.

William mengangguk "Gue bisa menjaganya, lagi pula Michelle gak mau di tinggal" ucap William mengarti akan maksud tatapan semua orang.

"Ohhh, ya sudah yang penting Meisya kau harus berhati-hati walaupun William dan kami akan selalu melindungimu, tapi kau harus menjaga dirimu sendiri. Dan yang paling penting, adalah kau tak boleh panik dan gegabah menghadapi situasi yang akan terjadi nanti. Karna kita tak bisa memastikan apa yang akan terjadi, jadi selalu kau ikutin arahan dari kami. Kau siap ikut?" Nasehat panjang lebar Vero.

Meisya mengangguk dan mengangkat tangannya seolah berjanji " mm, aku berjanji akan berhati-hati" janji Meisya yang di balas William dengan mengacak-acak rambut Meisya.

"Ayo pergi" titah William yang meninggalkan ruang senjata beriringan Meisya di ikuti oleh ketiga curut di belakangnya.

______________________________________

"Semua sudah berkumpul di tempat Will" ucap Leo memberitahu bos besarnya.

"Hm"

Tak, Tak,, Tak,,,

"Malam, kalian semua sudah siap untuk tugas kali ini?" Tanya William tanpa pembesar suara yang menggelegar.

"Sudah tuan" jawab serempak anak buah di depannya.

"Bagus. Sebentar lagi kita akan berangkat. Sebelum itu..."

"By ayo sini" panggil William yang langsung di ikuti Meisya.

"Kalian pasti bingung siapa dirinya, dia adalah istri saya Meisya Michelle Edison. Dia akan ikut dalam misi kita hari ini. Jadi saya perintah kalian semua harus melindunginya dengan baik"

"Kalian paham?"

"Paham tuan"

☘️☘️☘️☘️☘️

Matahari mulai menghilangkan sinarnya menerangi bumi dan semua makhluk di dalamnya. Hawa dingin menusuk ke dalam tulang terdalam manusia yang masih beraktivitas seperti burung hantu dalam versi segerombolan manusia.

Sinar bulan purmana mulai menginari ke gelapan dalam dunia. Suatu jalanan sudah mulai gelap namun masih nampak bayangan pohon dengan langit yang terlihat akibat sinar bulam. Gerimis rintik rintik, tepat setelah suara telpon genggam terdengar mereka memasuki hutan larangan sebagian ada yang bilang hutan tersebut angker namun hal tersebut sudah terbiasa mereka keculai Meisya lewati.

Jalan yang berkelok kelok dengan tepian jurang dan semak belukar, sampailah mereka disebuah jembatan tua dengan sebuah bangunan tua yang ada di pinggiran hutan yang terkenal angker. Orang sekitar menyebutnya pondok setan. 

Ada mitos yang mengatakan kalau calon pengantin atau pengantin baru yang lewat daerah itu. Lalu ada suara orang yang memanggil nama salah satu dari pasangan tersebut, maka salah satu dari calon pengantin atau pengantin tersebut akan meninggal. Karena itu calon pengantin atau pengantin baru pasti di larang lewat daerah itu setelah matahari tenggelam. Lebih baik menginap di kota jika pulang kemalaman.

Setiap mobil yang di kendarai berhenti tepat sebelum memasuki jembatan. Semua orang turun sudah bersiap dengan perlengkapannya masing-masing.

Langkah demi langkah sengaja di buat hening agar sang target tidak merasa curiga. Tanpa ada obor, tanpa senter mereka maju hanya mengandalkan sinar rembulan.

Hingga sampailah mereka di depan bagunan tua yang konon katanya merupakan tempat penyiksaan nenek moyang oleh para penjajah. Beradius kurang lebih 60 meter mereka berhenti, dan mengamati keadaan sekitar.

"Tetaplah di sampingku by, berhati-hatilah jaga dirimu baik-baik" ucap William melepas genggaman tangannya untuk memegang sebuah pistol.

Meisya mengangguk "mm, aku juga berhati-hati"

William membagi anak buahnya menjadi 2. Tugas pun di mulai, kedua tim mulai memasuki tpk saling bekerja sama melindungi teman-temannya. Tim Leo dan Nathan bersama beberapa anak buahnya menyelipan dari belakang, sedangkan William, Meisya dan Vero serta sisa anak buah yang lain akan masuk dari depan.

Berhati-hari mencari cari musuh yang mereka yang bersembunyi pada bangunan tersebut.

Namun di luar dugaan mereka, sang musuh juga memiliki anak buah yang terbilang banyak. Dengan perlahan Leo dan Nathan mendekati dua penjaga yang sedang berjaga di belakang rumah.

Dengan langkah kilat mereka langsung memukul tengkuk musuh sampai si target pingsan. Mereka sengaja tak menggunakan pistol, karna itu sama saja akan menjadi alarm bagi musuh.

Namun tiba-tiba datang lagi beberapa musuh lengkao dengan senjata rakitan ilegal yang tak di ketahui asalnya. Ternyata mereka sudah memasang camera cctv pada sudut -sudut terpencil.

"Chik, hanya segerombolan sampah yang tidak berguna" dercak Leo.

Aksi saling tembak tak dapat di hindari. Dengan cepat Tim belakang berhasil melumpuhkan segerombolan sampah bagi mereka.

Tak berbeda dari mereka, tim depan juga di hadang oleh beberapa musuh. Aksi tembak kian memanas ketika sang tersangka sudah terkepung bersama anak buahnya.

"Nando..." lirih Meisya tak percaya.

"Hehh, kau sudah terkepung. Hanya seorang yang tak tinggi dari sampah mencoba bermain-main pada kami" ucap Vero dengan senyum mengerikannya. Vero, dia orang yang jara tersenyum, namun ketika dia tersenyum maka sang malaikat maut akan berada di belakangnya.

"Kau cuma bisa mengandalkan anak buahmu. Kalau kau brani Aku duel 1 lawan 1 denganku" tantang Nando pada William.

"Hehh, kau berani menantangku? Ayo kita buktikan"

Perkelahian sengit terjadi antara kedua petinggi, sedangkan anak buah Nando telah semua berhasil di lumpuhkan. Saling tonjok, saling tinju mereka membuktikan siapa yang terkuat. Hingga satu tendangan di lontarkan William membuat Nando terpental cukup jauh.

"Cihh, cuma segitu kemampuanmu mau menantangku" ucap William sedikit lengah.

Entah dari mana, tiba-tiba Nando telah menodongkan sebuah pistol ke arah William.

Dorr....

Akhh...

\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=

**Hayoo tebak kaka, siapa yang tembak dan siapa yang triakkk🤔 kalo ada yang bener othor abal-abal ini akan up gila-gilan hehe😌**

**Makasih buat yang selalu nungguin cerita author yang up ga nentu ini😉**

**Sorry kalo rada-rada garing ya temen temen, author masih baru, jadi mohon di maklumi 🙏**

Tambahkan ke Favorite ya teman-teman.

Like, Coment, Vote, dan Hadiah ya.

Biar author makin semangat.

Hehehehehehehehhe.

Tap Be Continue.

Terima kasih.

bay bay.

🙏🏼

1
Bongkeng Bongkeng
mantap
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Koq jahat ya Gita....🤔🤔🤔
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...gmn tuh Wil..bisa smpai mabuk berat bgtu...? ? ?
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
mulai seru n Meisya mulai brani utk k b'naran tdak lgi lebai n lemah...👍👍👍
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
S9mbong amat s'pa yaaak...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Betul PD baper hi...hi...hi....🥰
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm....ni'mat nya di kiss...
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Aduuuuh...seandai nya bunda ada di posisi Meisya sungguh bahagia yg di impikan jadi kenyataan yg indah....
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...klo org syirik itu hati nya g prnh ada baik nya yaaa....🤔🤔🤔
Mulyanthie Agustin Rachmawatie
Hmm...dua org yg ber- bunga2 hati nya tnpa mrka sadari....🥰
Sleastino Abbim
masih penasaran sih kelanjutanny
Jean Wonga
nti buat gita digilir banyak orang algojo thorr
Jean Wonga
kok pggil wal wil wal wil....usia jauh dg wili...beda 6 thn pas tpi hrus pggil kak gitu lo u smtara...jgn nma sja kyak g sopan
Jean Wonga
jgn pake pov dong mles krn ulang2 mndingann lgsungbae
Raden Selian
semakin romantis aja niii asekk.
Χιαα.
biasanya yg model" kek gini jadi bucin akut nan posesif nih, dan juga, jadi sableng klo lgi ma istrinya
Mfftah Afni
koq sama
dengan istri kecilku steve
sendy kiki
ceritanya ngegantung..
ceritanya bagus.. semoga happy ending. ditunggu up y. kalo bisa sampai anak William dan Meisya y..
Juwan Mirza
uh keren thor visual ny cocok
Nitapaldi
lnjut kk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!